NovelToon NovelToon
Perjodohan Dengan Pria Arogan

Perjodohan Dengan Pria Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: mul

"Daddy, bagaimana bisa menjodohkan Lily dengan pria Arogan itu?" pertanyaan Lily meronta-ronta di hadapan Daddy-nya menunjuk Lucas yang duduk disofa dengan wajah datarnya.

"Lucas itu pria yang baik, Daddy sudah menjodohkan kalian sejak kecil" pernyataan Daddy menatap Lucas yang sejak kecilnya sudah dia anggap seperti anak sendiri.

"Sejak kecil apanya, Lily baru lahir dia sudah tua" komplen Lily, selain terkenal arogan Lucas juga beda 8 tahun darinya.

"Lily menolak perjodohan dengan pria Arogan itu" pernyataan Lily.

"Berani kamu menolak saya?" pertanyaan Lucas dengan suara beratnya.


Yuk baca cerita Lily.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20 Rasa bersalah

Seketika Lucas mengingat kejadian 14 tahun yang lalu, ketika Lily ingin main dengannya namun karena tidak mau Lucas mendorong Lily.

Karena kehilangan keseimbangan Lily terjatuh dan kepalanya terbentur ke ujung meja kaca.

Terakhir kali yang Lucas lihat adalah kepala Lily berdarah setelah itu Lucas tidak pernah tahu lagi kabar Lily selama 14 tahun ini.

"Wajar Papi marah sampai mengirim aku ke luar negeri," batin Lucas yang tidak terbayang sesakit apa yang Lily rasakan saat itu.

Betapa sedihnya kedua orang tua Lily ketika melihat putri yang mereka tunggu selama delapan tahun bahkan tiada kurang sedikit pun kasih sayang untuknya, terluka sampai separah ini.

Melihat bekasnya saja Lucas sudah bisa menyimpulkan kalau luka itu dalam, karena sampai Lily dewasa pun bekasnya masih ada.

"Apa masih sakit?" tanya Lucas mengelus bekas luka itu.

"Ya enggak lah, kan udah lama," jawab Lily terkekeh mendengar pertanyaan Lucas.

"Maafkan aku," ucap Lucas dengan tulus menatap Lily dengan rasa bersalah, selama ini Lucas tidak pernah kepikiran dalam dorongannya akan membuat Lily terluka separah itu.

"Mmmmh, nggak mau, Kak Lucas jahat, dari kecil selalu nggak suka Lily, padahal Lily nggak pernah jahat sama Kakak," kata Lily memangku tangannya.

Dulu itu Lily juga tidak tahu walaupun sering dicuekin bahkan tidak disukai Lucas, dia tetap saja ingin bermain dengan Lucas padahal teman Lily banyak.

"Maafkan aku ya," ucap Lucas yang benar-benar merasa bersalah, apalagi pada orang tua Lily.

"Lily mau maafin tapi dengan satu syarat?" kata Lily memanfaatkan kesempatan.

"Katakan," ucap Lucas akan melakukan apa pun untuk menebus kesalahannya.

"Beliin Lily satu barang nanti ya di pelelangan," kata Lily.

"Kamu ingin apa?" tanya Lucas.

"Lihat nanti, kalau ada yang Lily suka," kata Lily yang diangguki Lucas.

......

Sesampai di ruangan acara Lily terus saja terkagum-kagum sampai beberapa kali menutup mulut melihat barang-barang yang dipajang di ruang ini.

Ini adalah kali pertama Lily datang ke pelelangan elit dan bertemu langsung dengan para konglomerat kelas kakap yang jarang menampakkan dirinya.

"Banyak crazy rich juga," batin Lily terus berjalan mengikuti Lucas yang ternyata meja untuknya berada di barisan paling depan.

"Kayaknya Kak Lucas memang punya pengaruh luar biasa deh," Lily mendadak merinding melihat aura suaminya ketika berada di tengah orang-orang kaya ini.

Lily duduk menatap ratusan orang-orang yang duduk di meja menunggu acara dimulai.

Pelayan menuang dua gelas minuman lalu menaruhnya di hadapan Lucas dan Lily.

"Silakan dinikmati Tuan Lucas," kata wanita itu dengan suara manjanya.

"Menyingkir dari hadapanku," ucap Lucas dengan begitu arogan bahkan mengusir wanita itu hanya dengan kibasan jari.

Beberapa saat kemudian beberapa pria datang menghampiri Lucas untuk sekadar basa-basi.

"Dave, aku tidak ingin berbicara dengan siapa pun cegat setiap orang yang ingin kemari," perintah Lucas pada asistennya.

Lucas langsung menarik kursi Lily sampai duduk dekat dengannya, "Kak Lucas sombong banget," kata Lily mengatakan apa yang dia pikirkan.

Kalau soal arogan Lucas tidak ada tandingannya!

"Bukan sombong tapi privasi, untuk apa bicara dengan orang-orang tidak penting," ucap Lucas, dia adalah pebisnis namun bukanlah tipe yang suka basa-basi.

"Kak Lucas ini pria normal namun seperti tidak menyukai seorang pun wanita," batin Lily memperhatikannya.

Lucas selalu saja merasa terganggu sampai marah dan kesal jika ada wanita di sekitarnya, apalagi kalau yang ingin mendekati jelas langsung diusir pria itu.

"Tapi dia normal kok," batin Lily yang merasakan tubuh Lucas bereaksi saat dia sentuh.

"Lily, malah melamun, katanya kamu ingin beli barang, lihatlah yang kamu sukai," ucap Lucas mencolek pipi Lily yang malah melamun.

"Kak Lucas pikir aku suka barang antik?" ucap Lily dengan lesu karena di sesi pertama yang dipamerkan adalah barang antik untuk pajangan rumah.

"Terus kamu cari apa?" tanya Lucas.

"Perhiasan," kata Lily yang diangguki Lucas.

Sejak awal sampai pelelangan berjalan setengah acara Lucas sama sekali tidak membeli apa pun.

"Kakak mau beli apa sih?" tanya Lily dengan heran.

"400 juta," kata Lucas tiba-tiba mengangkat bid paddle untuk melakukan penawaran.

"450"

"550"

"700," kata Lucas yang akhirnya memenangkan barang itu.

Lily hanya melot melihat Lucas yang membeli sebuah belati seharga 700 juta.

Lucas mengeluarkan kartunya dan melakukan pembayaran, lalu bodyguard memegang barang-barang yang Lucas beli.

Selain belati Lucas membeli pistol, peluru, mobil baja, tanah dan tambang.

"Gila," batin Lily masih tidak percaya Lucas mengeluarkan uang sampai triliunan untuk mendapatkan semua yang dia cari.

"Lily!" panggil Lucas tiba-tiba memegang tangan Lily yang lama melamun.

"Apa?" tanya Lily menatap Lucas, setelah sejenak hanyut dengan pikirannya.

"Katanya ingin beli perhiasan, lihatlah yang mana yang kamu sukai," kata Lucas menunjuk empat kalung di atas panggung yang dipajang.

"1,2 M," baru juga Lily akan memilih tiba-tiba kalung yang dia sukai sudah ditawar 1,2 M oleh seorang wanita.

"1,5," tawar Lucas melihat Lily yang menyukai kalung itu.

"Jangan Kak, itu terlalu mahal," ucap Lily berbisik.

"Lily jika suka tawar sampai kamu mendapatkannya," kata Lucas yang memberikan istrinya kebebasan.

"1,6," ucap wanita yang sama kembali menawar.

"1,7," kata Lily kali ini mengangkat sendiri bid paddle.

"2 M," ucap wanita itu melirik Lily.

"2,5 M," ucap seorang wanita lain tiba-tiba menawar dengan harga jauh lebih tinggi.

"3 M," kata Lily tiba-tiba malah terpacu untuk adu sampai dapat karena dibolehkan Lucas.

Semua orang langsung terdiam begitu Lily menawar dengan harga yang tidak tertandingi lagi.

Lucas membayar lalu memakaikan langsung kalung dengan liontin Ruby yang begitu eksotis ke leher Lily.

"Wahhhh, terima kasih, suami," kata Lily kesenangan dan mengecup pipi Lucas sebagai bentuk ucapan terima kasihnya.

"Kamu ingin barang apa lagi?" tanya Lucas mengelus kepala Lily.

"Boleh beli lagi, bukan cuma satu?" tanya Lily yang diangguki Lucas.

"Belilah apa pun yang kamu inginkan," ucap Lucas tiba-tiba mengecup kening Lily bahkan seperti tidak melihat situasi dan kondisi.

Sepanjang acara pelelangan Lucas hanya menatap Lily dan menikmati setiap ekspresinya tanpa memikirkan apa pun lagi di sekitarnya.

......

Di perjalanan pulang, Lily yang sudah merasa mengantuk sekali bersandar ke lengan Lucas yang duduk di sebelahnya.

"Lily," kata Lucas segera melepas jas lalu mengangkat Lily agar tidur miring di pangkuannya.

"Lily ngantuk," kata Lily yang sudah mengantuk berat bersandar ke dada Lucas.

"Tidurlah," kata Lucas memeluk dan menyelimuti Lily dengan jasnya.

Setelah Lily benar-benar tertidur, Lucas kembali melihat bekas luka di pelipis Lily yang tertutupi rambutnya.

"Dave tolong cari tahu apa yang terjadi setelah aku mendorong Lily 14 tahun yang lalu," perintah Lucas mengecup Lily dengan rasa bersalah.

"Baik Tuan," kata Dave.

"Pelankan laju mobil, istriku sedang tidur," ucap Lucas mendekap Lily lebih erat.

Ting

Lucas langsung menoleh menatap tas Lily ketika beberapa pesan masuk ke ponsel di dalam tasnya secara bersamaan.

1
Yel
ditunggu 🤣
Linda Ayu Tong-Tong
uuuuh dah panggil sayang tuhh...
Linda Ayu Tong-Tong
kasihan lily...udah lily gak usah minta maaf sma lukas lagi..
Yel
lucas sama lily harus hidup ber2 dulu jgn serumah sm alena dkk. kpn perlu alena di pecat aja 🤣
mul: Alena toping itu🤣
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gedeg gue sama alena..bisa gk sih dihempaskan aja dr hidup lukas
Yel
yuk bisa yuk lily bucin wkwk🫠
Linda Ayu Tong-Tong
gue gak suka alena titik.
Linda Ayu Tong-Tong
aku gk suka alena
I Pehh
lanjut kak💪
Yel
lucas udh mulai bucin, tinggal nunggu lily aja 🤭
Yel
lanjutt 🤭
Linda Ayu Tong-Tong
iih apaan lu lukas lu yg nyuekin bini lo ug kasar sma bini lu..giliran bini dideketin lelaki lain ngamukk..lucu lu tuh🤣
Astrid Fera
kenapa cerita yg lma GK dilanjutin kak
mul: karena ceritanya tidak lulus kontrak kak 🙏
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gtu kek kas gk usah galak² ke lily....
Linda Ayu Tong-Tong
alena gatel sih mangkanya ditendang 🤣🤣🤣 syukurin
Linda Ayu Tong-Tong
telat lukas kau menyadarinya..memang kau boodoh..cemburu sma lily krna ortunya syang sma anak mereka sendiri...oon lu ya🤣🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
wakakkaka hayoloh dikecupi lily tantrum gk lu
Yel
wkwk 🤣 baper
Yel
kecintaan nih nanti dua2 nya wkwk. up lagi thorr
Linda Ayu Tong-Tong
good lily🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!