NovelToon NovelToon
The Goblin

The Goblin

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:146
Nilai: 5
Nama Author: Nash

Kebangkitan goblin yang akan menjadi kuat dan akan melampaui semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20.

Goblin berdiri di atas bukit tatapannya tidak pernah lepas dari pasukan manusia di bawah sana, wajah-wajah itu adalah manusia yang sama, manusia yang dulu membawa api, manusia yang membantai keluarganya, manusia yang menghancurkan tempat tinggalnya.

Tangan goblin mengepal semakin kuat.

KREKH

Kemudian 'FWISH!!'

Tubuhnya menghilang dari samping orc king, dan orc king pun hanya diam, ia tidak mencoba menghentikannya, ia sudah memahami maksud goblin hanya dari ekspresinya saja.

Goblin melesat sangat cepat, tanah yang diinjaknya pecah 'DUAKH!' dalam sekejap goblin sudah berada di depan barisan manusia.

Seorang prajurit manusia melihatnya "Apa-"

SLASH!

Tubuh goblin menerobos barisan pertama, para prajurit bahkan tidak sempat bereaksi, goblin tidak berhenti, ia terus bergerak.

Satu manusia, kemudian manusia berikutnya, lalu manusia lainnya.

Tidak ada satu kata pun keluar dari mulutnya, tidak ada teriakan, tidak ada ancaman, hanya suara langkah kaki, benturan tubuh dan mata yang sangat tajam.

DUAKH!

BUKH!

BRAKH!

Para manusia yang berada di dekatnya mulai panik.

"Apa itu?!"

"G-goblin??!"

"Kenapa dia sangat cepat?!"

"Kepung dia!!"

Beberapa prajurit menyerang bersamaan, pedang mereka datang dari berbagai arah, namun goblin bergerak di antara serangan-serangan itu seperti tidak ada apa-apa.

FWISH!

Satu langkah, satu serangan, satu manusia terlempar, goblin terus mencari, matanya hanya tertuju pada satu hal, wajah-wajah dari masa lalu, para manusia yang pernah berada di desanya.

Mereka tidak mengenali goblin, bagi mereka goblin hanyalah monster kecil biasa yang lemah.

Namun bagi goblin, mereka adalah wajah yang tidak pernah bisa ia lupakan, seorang manusia mencoba melarikan diri karena ketakutan dengan kekuatan goblin.

FWISH!

Goblin mengejarnya dan dalam sekejap ia sudah berada di belakangnya. Manusia itu menoleh dengan wajah sangat pucat "Ti-tidak..."

Goblin tidak menjawab 'DUAKH!' tubuh manusia itu jatuh lalu goblin lanjut bergerak untuk menyerang manusia lain.

Para manusia semakin ketakutan, mereka mulai menyadari sesuatu kalau monster kecil itu bukan lah seekor goblin biasa "Jangan dekati dia!..."

"Dia terlalu kuat!"

"Kenapa tidak ada yang bisa menghentikannya?!"

"Dia hanya sendirian!"

"Apa dia benar-benar seekor goblin?!"

"Kenapa bisa goblin sekuat ini?!"

"Kenapa goblin ini membantu orc?!"

Namun goblin tidak mendengar dan tidak peduli dengan ocehan para manusia itu, ia terus maju, semakin banyak manusia mencoba menghalanginya, semakin banyak yang tumbang.

Di sisi lain medan perang, para orc juga melihatnya.

Beberapa orc bahkan berhenti menyerang untuk sesaat "Dia benar-benar mengamuk!.."

Salah satu orc menelan ludah "Tatapannya..."

Tidak ada yang berani mendekat, bukan karena mereka takut tapi karena mereka bisa merasakan sesuatu dari ekspresinya.

Kemarahan yang sudah disimpan cukup.

Tiba-tiba-

BOOOM!!!

Beberapa sosok manusia melompat masuk ke medan perang, tekanan mereka berbeda, jauh lebih kuat dibandingkan prajurit biasa, dan mereka sudah pasti para manusia yang memimpin pasukannya.

Melihat para pemimpin manusia sudah mulai turun ke medan perang, para orc general langsung maju menghadapi mereka.

CLANG!

Benturan keras mengguncang tanah, orc general terdorong beberapa meter, matanya membesar "...Kuat!"

Pemimpin manusia lainnya langsung menghadang orc general lainnya, sementara satu sosok berdiri tepat di depan orc king, kemudian orc king menggenggam senjatanya, tatapannya menjadi serius, tapi manusia itu malah tersenyum.

"Menyerah lah pada kami.. wilayahmu ini akan kami rebut!"

BOOM!

Pertarungan mereka langsung pecah, orc general melawan para pemimpin manusia, orc king menghadapi pemimpin manusia terkuat, pedang mereka beradu dengan kuat.

CLANG!

CLANG!

DUAKH!

Tanah bergetar setiap kali serangan mereka bertabrakan, para orc yang melihat pertarungan itu terkejut, para pemimpin manusia itu juga benar-benar kuat, bahkan orc general kesulitan.

Lalu Orc king.

Untuk pertama kalinya ia dibuat kewalahan oleh manusia.

Namun goblin tidak memperhatikan semua itu, ia masih bergerak di antara pasukan manusia, mencari, mengejar, mengingat, satu demi satu, wajah-wajah itu semakin sedikit, sampai akhirnya goblin melihat orang terakhir yang ia tandai selama ini.

Manusia itu berlari menjauh tapi goblin langsung mengejarnya.

FWOOSH!

Ia muncul tepat di depannya, manusia itu membeku "G-Goblin?!..." goblin hanya menatapnya dengan wajah datar namun penuh amarah yang dalam, matanya penuh kemarahan dan kemudian 'DUAKH!' manusia itu jatuh.

Di hancurkan sehancur-hancurnya hingga tak tersisa.

Sunyi.

Goblin berdiri sendirian, tidak ada lagi wajah dari masa lalu yang ia cari, semuanya sudah ia habisi di sini, goblin menatap sekeliling dan untuk beberapa saat mendongakkan kepala, ia melihat langit.

Langit yang sama yang dulu ia lihat ketika kehilangan keluarga, teman, kerabat dan desanya.

Goblin tidak tersenyum, tidak menangis, ia hanya menatap langit dalam diam "....."

Balas dendamnya selesai, namun sebelum ia sempat melakukan apa pun-

DUAKH!

Suara benturan besar terdengar dari belakang, goblin menoleh melihat orc king sedang bertarung sendirian melawan beberapa pemimpin manusia.

Ia masih bertahan, namun gerakannya mulai melambat, salah satu serangan manusia hampir melukai tubuh orc king.

Goblin langsung bergerak untuk membantunya.

SWOOSH!

Goblin muncul di samping orc king, pemimpin manusia bahkan tidak sempat menyadarinya, goblin langsung mengayunkan pedangnya dengan kecepatan maksimal.

SLASH!!!

Salah satu lengan manusia itu terpotong "AAARRRGH!!!..."

Pemimpin manusia mundur dengan wajah pucat, para pemimpin yang ;ainnya ikut shock berat melihatnya, mereka menatap goblin, kemudian melihat lengan yang jatuh ke tanah.

"...Apa?!"

"Seekor goblin memotong lengannya?!"

"Bagaimana bisa??!"

Goblin berdiri di depan orc king tapi orc king sendiri terdiam sambil menatap goblin yang masih berwajah marah. Goblin tidak mengatakan apapun ia hanya menatap para manusia itu.

Tatapan itu membuat para pemimpin manusia mundur beberapa langkah, bahkan prajurit biasa langsung gemetar ketakutan, mereka baru saja melihat sesuatu yang tidak masuk akal.

Seekor goblin kecil, sendirian, menerobos pasukan, membantai banyak prajurit, dan sekarang melukai salah satu pemimpin manusia dengan sekali serang.

Salah satu pemimpin manusia akhirnya berteriak.

"TARIK MUNDUR!!.."

Para manusia mulai mundur, salah satu dari mereka menatap goblin dengan ketakutan "Kalian pikir ini sudah selesai?!"

"Kami akan kembali!"

Pemimpin itu menggertakkan gigi "Marshall Winsey akan membalas semua ini!!"

Tubuh orc king seketika menegang mendengan nama Marshall Winsey, wajahnya memucat, lalu goblin menoleh "...?"

Para manusia mulai menjauh dan mundur dari medan perang.

Orc king tetap diam membeku, goblin memanggilnya, tapi tidak dijawab, lalu memanggilnya lagi dan lagi.

"Orc king.."

Orc king akhirnya menoleh dan menarik napas panjang "...Marshall??" nada suaranya berbeda.

"Siapa dia?" tanya goblin.

Orc king terdiam beberapa saat lalu berkata "Dia seorang manusia... dia salah satu dari tiga emperor"

Goblin menyipit "...Salah satu dari tiga emperor? apa maksudnya?"

Tatapan orc king mengikuti pasukan manusia yang menghilang di kejauhan "Emperor adalah julukan mahluk terkuat... Marshall Winsey adalah salah satunya!"

Goblin akhirnya memutuskan untuk menghentikan perjalanannya itu dan memilih untuk tetap tinggal di pemukiman orc karena alasan tertentu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!