NovelToon NovelToon
Istri Kontrak Sang Mafia

Istri Kontrak Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Mafia / CEO
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: ocha Via

Hidup tidak pernah mudah bagi Alya, dan menjadi jauh lebih berat sejak *ibunya meninggal saat Alya baru berumur 12 tahun.*

Sejak hari itu, Alya yang masih kelas 6 SD harus langsung menjadi ibu untuk adik-adiknya. Ia yang menyuapi Dinda yang masih balita, ia yang menemani Bima yang masih di dalam kandungan saat ibunya meninggal.

Karena itulah, ia tidak pernah merasakan masa remaja. Tidak ada waktu untuk manja.

Tinggal di rumah sederhana bersama ayah dan kedua adiknya, Alya adalah anak pertama yang harus menjadi tulang punggung keluarga. Ayahnya yang sejak ditinggal istrinya semakin sering sakit-sakitan membuat keadaan ekonomi mereka semakin sulit.

Jadi pernikahan kontrak itu bukan hanya untuk pengobatan ayahnya, tapi juga rasa bersalahnya karena merasa gagal menggantikan posisi ibunya untuk Dinda dan Bima.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ocha Via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Telat 5 Hari

Hari ke-33. Penthouse Virel.

Pagi ini Alya aneh. Jam 6 pagi ia sudah bolak-balik kamar mandi. Mual. Sangat mual.

Padahal kemarin malam ia hanya makan sop ayam dan buah.

Rafael yang baru bangun langsung panik melihat istrinya muntah-muntah.

"Alya! Kamu kenapa? Masuk angin? Keracunan sop ayam saya kemarin?" Rafael menggosok punggung Alya yang pucat.

Alya menggeleng lemah setelah muntah. "Gak tau... mual banget..."

Rafael langsung ambil air putih hangat. "Minum dulu."

Setelah mual reda, Alya duduk lemas di tepi ranjang. Rafael menatapnya khawatir.

"Ke dokter ya hari ini?"

"Gak usah, mungkin telat makan aja," jawab Alya, tapi dalam hatinya ia menghitung sesuatu.

Ia membuka aplikasi kalender di HP-nya. Kalender menstruasi.

Tanggal terakhir: 28 hari yang lalu.

Seharusnya 5 hari yang lalu ia sudah datang bulan. Tapi belum.

Telat 5 hari.

Jantung Alya berdegup kencang. Tidak mungkin. Mereka memang... aktif. Sangat aktif. Hampir tiap malam sejak pulang dari Bali. Dan mereka tidak pernah pakai pengaman karena Alya pikir masih aman, masih muda, masih skripsian.

Tangan Alya gemetar.

Rafael yang melihat Alya melamun sambil pegang HP langsung duduk di sebelahnya.

"Mikirin apa?"

Alya cepat mengunci HP. "Gak ada!"

"Bohong. Kamu kalau bohong kupingnya merah," kata Rafael sambil mencubit pelan kuping Alya.

Alya semakin panik. Ia belum siap bilang. Bagaimana kalau tidak jadi? Bagaimana kalau cuma telat karena stres skripsi? Nanti Rafael kecewa.

"Aku... aku cuma pusing skripsi," bohongnya lagi.

Rafael tidak percaya, tapi tidak memaksa. Ia hanya memeluk Alya dari belakang.

"Yaudah, hari ini gak usah ke kampus. Istirahat di rumah sama saya. Saya WFH."

Siang harinya, Rafael meeting di ruang kerja. Alya sendirian di kamar. Ia tidak tahan. Ia harus cek.

Ia diam-diam memesan testpack lewat ojek online. Pesan 3 merek berbeda, biar yakin. Ia minta driver taruh di lobi bawah, jangan diantar ke atas.

Jam 2 siang, saat Rafael masih meeting dengan suara keras membahas proyek, Alya menyelinap ke bawah, mengambil kantong hitam kecil dari resepsionis.

Ia lari ke kamar mandi utama dan mengunci pintu.

Tangannya gemetar membuka 3 kotak testpack itu.

Ia baca petunjuknya. Kencing. Tunggu 5 menit.

5 menit terasa seperti 5 jam.

Alya duduk di atas closet, menatap 3 testpack yang ia jejer di wastafel. Matanya merem melek, takut lihat.

Menit pertama: masih satu garis.

Menit kedua: masih satu garis. Alya menghela napas. Mungkin memang telat biasa.

Menit ketiga: di testpack kedua, muncul bayangan garis kedua. Samar. Sangat samar.

Jantung Alya hampir copot.

Menit keempat: garis kedua di testpack pertama dan ketiga mulai muncul juga. Samar, tapi ada.

Menit kelima...

Dua garis. Dua garis jelas di ketiga testpack itu. Walaupun satu masih samar, tapi jelas dua.

Alya menutup mulutnya dengan tangan. Air matanya langsung mengalir deras tanpa suara.

Positif.

Ia hamil.

Alya hamil anak Rafael.

Ia hamil di umur 21, saat skripsi belum selesai, saat pernikahan mereka baru 33 hari.

Ia tidak tau harus senang atau takut. Ia senang karena ia mengandung darah daging Rafael, laki-laki yang sangat ia cintai. Ia takut karena ia belum siap jadi Ibu.

Di luar kamar mandi, Rafael mengetuk pintu.

"Alya? Kamu di kamar mandi lama banget. Gapapa?"

Alya panik. Ia cepat menyembunyikan 3 testpack itu ke dalam laci baju kotor.

"Iya! Sebentar!"

Ia cuci muka, hapus air mata, dan keluar dengan senyum dipaksakan.

Rafael menatapnya curiga. "Kamu nangis?"

"Enggak! Mata kelilipan sampo!"

Rafael mendekat dan memeluknya. "Bohong lagi. Kuping merah lagi."

Alya memeluk Rafael erat, menyembunyikan wajahnya di dada Rafael agar Rafael tidak lihat matanya yang bengkak.

"Rafael..."

"Iya?"

"Kalau... kalau aku kasih kamu kejutan besar, kamu bakal seneng gak?"

Rafael tertawa. "Kejutan apa? Kamu mau beliin saya moge baru?"

"Bukan..."

"Kamu mau lulus cumlaude?"

"Bukan juga..."

"Terus apa?"

Alya ingin bilang saat itu juga. Tapi ia menahan. Ia mau kasih kejutan yang proper, bukan sambil masih bau muntah dan habis nangis di kamar mandi.

"Nanti... nanti malam aku kasih tau. Sekarang aku mau tidur lagi ya, masih mual," kata Alya.

Rafael langsung gendong Alya ke ranjang.

"Tidur aja. Saya jagain."

Alya tidur di dada Rafael, tapi matanya tidak bisa terpejam. Tangannya mengelus perutnya yang masih rata pelan-pelan, di bawah selimut, agar Rafael tidak lihat.

Di dalam perut itu, sekarang ada calon Alina Virel.

Malam nanti, ia akan kasih tau Rafael. Dengan cara yang paling Alya banget.

Sore itu, Alya diam-diam pesan di online shop: Sepatu bayi kecil warna putih, dan kaos bertuliskan "Best Dad Ever".

Rencananya malam nanti, saat Rafael pulang makan malam, sepatu bayi itu akan ada di atas piring Rafael.

Rafael belum tau, bahwa hidupnya akan berubah selamanya dalam 6 jam ke depan.

Bersambung...

1
ocvia
sudah kak
Mia Camelia
lanjut thor
Nda
mampir disini thor..😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!