NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*20

Hari terasa sangat cepat berlalu. Sejak kejadian di kantin waktu itu, tidak banyak yang berubah. Namun, bagi Asha maupun Irza, udara yang mereka hirup bisa sedikit lebih ringan. Entah karena apa, mereka juga tidak terlalu memahami akan semua itu. Yang jelas, mereka bisa lebih bisa menjalani hari dengan sedikit lebih tenang.

Gosip tentang mereka tidak berkurang. Tapi mereka sudah mulai terbiasa. Telinga itu seakan sudah kebal akan gosip-gosip yang sedang lewat masuk tanpa permisi.

Seperti waktu yang berlalu, takdir pertunangan pun langsung terjadi. Malam itu, pertemuan dua keluarga berlangsung. Mereka tidak terlalu banyak membahas hal-hal yang tidak penting. Bahkan, pertemuan itu langsung menentukan tanggal pernikahan untuk kedua anak mereka.

"Karena niat baik tidak perlu di tunda terlalu lama, bagaimana kalau pernikahan anak-anak kita ini dilangsungkan dua minggu lagi?" Papa Irza mengusulkan.

"Dua minggu?" Papa Asha pula ikut bicara.

"Iya. Dua minggu sudah cukup kok untuk melakukan persiapan," ucap mama Irza pula. Sepertinya, mereka ingin cepat-cepat menerima menantu.

"Kalian tenang saja. Pernikahan anak kita gak akan dilangsungkan secara sederhana kok. Dua minggu sudah cukup untuk kita menyiapkan acara besar."

"Tapi ... bukan itu maksudnya."

"Apa jangan-jangan, dua minggu terlalu lama buat kalian?" Papa Irza bicara dengan nada penuh selidik.

"Ah, bukan." Papa Asha berucap cepat. "Kalau kalian bilang dua minggu cukup, maka kami ikut saja. Dalam waktu dua minggu, kita akan menyiapkan semuanya."

Kedua orang tua Irza pun tersenyum lebar.

"Baik. Kita siapkan sebaik mungkin pernikahan anak kita dalam waktu dua minggu."

Pertemuan dua keluarga akhirnya mencapai kesepakatan. Dua minggu, itu adalah waktu yang paling singkat sebenarnya. Tapi teruntuk Irza, waktu itu cukup lama.

"Dua minggu, Ma? Kenapa gak satu minggu aja?"

Sang mama tersenyum menggoda. "Dua minggu lama banget ya, Za? Sabar dong Irza. Mama tahu kamu udah nunggu lebih dari sepuluh tahun. Tapi, masa gak sabaran sih nunggu hanya dua minggu aja lagi."

"Bu-- bukan gitu, Ma. Han-- hanya saja ... dua minggu itu .... "

"Terlalu lama?" Papanya pula angkat bicara.

"Nggak. Bukan gitu. Aduh ... mama papa kok godain aku mulu sih. Aku kan cuma nanya aja. Gak maksud apa-apa. Gak bilang kalo dua minggu itu lama juga."

Irza sedikit merona. Karena nyatanya, bagi Irza, dua minggu memang terasa sangat lama. Ia ingin segera meresmikan Asha sebagai istrinya. Wanita yang menjadi milik dia sepenuhnya dengan diikatkan oleh hukum yang sah.

Sementara itu, Sha juga sedang bicara dengan kedua orang tuanya saat ini. Ekspresinya tentu saja jauh berbeda dengan apa yang Irza perlihatkan. Bahkan, ekspresi Sha berbanding terbalik dengan ekspresi Irza yang bahagia dan menunggu dengan perasaan tak sabar.

"Apa? Dua minggu, Ma? Kenapa cepat banget? Kenapa gak empat atau lima bulan? Atau paling nggak, lebih dari dua bulan dong Ma .... "

"Ya ampun, Sha. Dua minggu itu mereka yang tetapkan. Bahkan, mereka pikir, itu waktu yang lebih dari cukup untuk melakukan persiapan. Mereka bahkan bilang, dua minggu adalah waktu yang lama, Asha."

Sha melepas napas berat. "Hah ... bagi mereka. Tapi bagi aku, nggak. Dua minggu adalah waktu yang sangat singkat."

"Tenang saja, Nak. Semua persiapan, mereka yang lakukan kok. Mereka punya koneksi, mereka punya kuasa, mereka punya uang. Gak akan butuh banyak waktu buat mereka melakukan persiapan. Pernikahan kalian, mama jamin, akan dilangsungkan dengan sangat meriah."

Sontak, Sha langsung menoleh, memberikan sang mama tatapan lekat dengan perasaan yang tak nyaman. "Meriah? Pernikahan itu akan diadakan dengan pesta yang meriah, Ma? Kenapa gak sederhana saja? Kenapa-- "

"Sha." Potong sang papa. "Mereka orang terpandang. Anak mereka adalah pewaris satu-satunya dalam keluarga. Mana mungkin mereka rela melangsungkan pernikahan secara sederhana, Nak. Mereka pastinya ingin memperkenalkan pada dunia, pewaris mereka sudah punya pasangan. Jadi, tentu saja pernikahan itu akan diadakan secara besar-besaran dan juga akan di gelar dengan sangat meriah."

Sha terdiam. Benaknya berusaha mencerna dengan keras apa yang baru saja papanya katakan. Kemudian, benak itu membenarkan perkataan tersebut. Karena sebelumnya, kabar pertunangan saja mereka umumkan di internet. Lalu sekarang, saat pernikahan, tidak mungkin mereka adakan secara sederhana.

"Sha .... " Suara papanya lembut memanggil. Asha langsung menoleh. Pertanyaan berikutnya langsung muncul. "Kamu keberatan?"

Satu pertanyaan yang sesungguhnya tidak perlu ia berikan jawaban lagi. Karena ia yakin, papanya sudah tahu apa jawaban dari pertanyaan tersebut.

Lalu, belum sempat ia menjawab, papanya malah kembali berucap. "Papa tahu kamu keberatan, Sha. Karena pernikahan ini bukan kemauan kamu, kan?"

"Tapi, Sha. Papa sangat berharap kalau kamu bisa menjalani pernikahan ini dengan baik. Lalu, perlahan bisa menerima Irza sebagai pasangan hidup kamu secara perlahan. Papa tahu, itu berat. Bahkan, sangat berat. Tapi, cobalah untuk menilai seseorang dari sisi yang berbeda, Sha. Jangan lihat fisiknya saja. Lihatlah juga hatinya seperti apa."

Asha terdiam sambil menatap manik mata papanya. Iya. Manik mata itu, raut wajah itu, itu sungguh nyata. Sangat-sangat nyata bahwasanya, papanya benar berharap agar pernikahan tersebut terlaksana.

Sha melepas napas berat. Namun, belum sempat ia berucap, sang mama malah angkat bicara. "Sha. Kami selaku orang tua merasa yakin dengan apa yang telah kami pilihkan untukmu. Memang, pilihan kami tidak sempurna menurut pendapat kamu. Tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Tapi-- "

"Mama papa tenang saja. Aku gak akan bikin kalian kecewa. Kan sebelumnya aku udah bilang kalau pernikahan aku dan Irza akan dilaksakan. Aku akan jalani pernikahan ini dengan baik, Ma, Pa. Aku gak akan kecewakan kalian. Percayalah."

Manik mata sang mama terlihat berkaca-kaca.

"Sha. Kami tahu kamu terpaksa. Tapi, terima kasih banyak, Nak. Terima kasih sudah mau memenuhi perjodohan ini."

*

Iya. Dua minggu tidaklah lama. Karena setiap hari dalam dua minggu itu, terlalu banyak persiapan yang datang menyapa Asha. Mulai dari persiapan gaun nikah, hingga gaun resepsi yang datang berturut-turut beberapa hari. Bahkan, perhiasan juga ikut berdatangan ke hadapan Asha sampai gadis itu dibuat pusing karenanya.

"Maaf, mbak. Yang ini pilihan tuan muda. Katanya, mbak suka yang mewah tapi cenderung sederhana," ucap pelayan tersebut dengan sangat sopan.

Sha menaikkan sedikit alisnya.

"Irza ... bilang begitu?"

Pelayan itu mengangguk mantap. "Iya, mbak. Tuan muda pilihkan sendiri semua ini dengan sangat teliti dan hati-hati. Dia juga bilang, sebenarnya, ia ingin pesan sendiri perhiasan untuk calon istrinya. Sayang, waktunya tidak cukup. Takut perhiasannya gak selesai sampai hari pernikahan nanti."

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!