NovelToon NovelToon
Ayahku Memiliki Sistem

Ayahku Memiliki Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

Saat ia pikir hidupnya berakhir, seorang pria tiba-tiba mendapatkan sistem. Namun, bukannya menjadi kaya, ia justru terbangun di masa lalu... di dalam tubuh ayahnya saat masih muda.

Kini, dengan sistem di tangannya dan mengetahui masa depan, ia harus mengubah takdir keluarganya.

Mampukah ia menyelamatkan keluarganya... tanpa menghapus keberadaannya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Batin 20

​"Hah?" Remaja tersebut tampak bingung. "M-mau apa ya, Bang?"

​Raka terdiam sejenak. Padahal tadi dia ngerasa udah ngomong pakai gaya yang keren dan berwibawa banget, tapi respons bocah di depannya ini malah kayak orang kebingungan.

​Kael membetulkan letak kacamata tebalnya, lalu melirik ke arah layar monitornya lagi sebelum kembali menatap Raka. "Mau by one, kah?"

​Raka menyipitkan mata. Dalam hati dia langsung membatin, "Wah, nih bocah cupu malah nantang gua. Belum tahu dia kalau gua dari masa depan. Harus dikasih paham nih biar nggak belagu."

​"Boleh. Buka PC sebelah lu, kita main. Yang kalah bayarin billing ya," tantang Raka balik sambil tersenyum percaya diri.

​Raka langsung duduk di bilik PC sebelah Kael dan menyalakan paket bermainnya. Game pun dimulai.

Raka sengaja memilih mode satu lawan satu untuk membuktikan omongannya.

Di otaknya, Raka punya segudang strategi makro dan taktik tingkat tinggi yang dia pelajari dari masa depan.

​Tapi begitu pertandingan dimulai, realitas langsung menampar Raka dengan keras.

Otak Raka emang tahu harus bergerak ke mana, tapi refleks motorik dan jari-jari dari tubuh yang dia tempati ini bener-bener kaku.

​Sebaliknya, pergerakan tangan Kael di atas keyboard luar biasa lincah. Karakter game milik Kael bergerak lincah seperti tidak punya beban, sedangkan karakter Raka berkali-kali kena bantai tanpa ampun.

​GAME OVER.

​Raka bersandar di kursinya sambil mengosok-gosok jarinya yang pegal. "Gila... Gua rata. Kalah telak, wkwk," aku Raka jujur sambil tertawa pasrah. "Tangan lu cepet banget, Dek. Gua ngaku kalah deh."

​Melihat Raka yang langsung mengakui kekalahan tanpa ada rasa gengsi atau marah, sikap canggung Kael perlahan-lahan mulai luntur.

Sifat asli remaja itu akhirnya keluar. Ternyata, kalau sudah menyangkut urusan game, Kael sama sekali nggak cupu atau pendiam.

Dia justru tipe orang yang cerewet, blak-blakan, dan asyik diajak mengobrol.

​"Lagian Bang tadi gerakannya kaku banget, ketebak semua," celetuk Kael sambil terkekeh, mulai berani meledek Raka. "Sini, Bang, gua kasih tahu triknya. Tadi itu Bang salah pencet tombol kombonya, makanya jedanya kelamaan."

​Dari yang awalnya cuma iseng by one, mereka berdua malah berakhir main bareng (mabar) di dalam satu tim.

Kehadiran Raka yang punya strategi bagus digabungkan dengan mekanik milik Kael membuat mereka berhasil memenangkan belasan pertandingan berturut-turut.

​Suasana di pojokan warnet itu jadi ramai oleh tawa mereka berdua.

Kael berulang kali berteriak heboh saat berhasil menjatuhkan lawan, sementara Raka sibuk memberikan arahan taktik.

Mereka benar-benar menikmati permainan sampai-sampai lupa waktu.

​Raka baru sadar ada yang aneh ketika dia melirik jam di sudut kanan bawah layar PC-nya. Angka di sana sudah menunjukkan pukul setengah satu malam.

​Raka langsung menoleh ke arah Kael yang asyik memakai headphone. "Eh, bentar, Kael. Lu kagak pulang? Ini udah lewat tengah malam lho. Emang besok lu kagak sekolah apa? Malah betah amat begadang di warnet."

​Kael mendadak menghentikan ketukan jarinya di keyboard. Dia melepas headphone-nya, lalu menatap Raka dengan cengiran kuda sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

​"Hehe... Sebenarnya gua udah dari pagi di sini, Bang," jawab Kael tanpa dosa.

​Raka melotot kaget. "Hah? Dari pagi? Berarti lu..."

​"Iya, Bang. Hari ini gua bolos sekolah, wkwk. Dari seragam gua yang masih rapi pas berangkat tadi pagi, gua langsung belok ke warnet ini sampai sekarang," aku Kael santai sambil melanjutkan gamenya.

1
Bryan
keren thor, banyakin ya update nya, 1 vote udh melayang 💪👍
Maul: terima kasih banyak kak😆
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
Reno bocil bikin ngakak deh🤣🤣
Maul
/Blush/
Maul
duit 😘
Maul
/Hey/
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Yuliana Tunru
knp verota x jd maju mundur sih kan yg baca bingung 🤭🤭
Maul: hehe, mungkin ke depannya gak akan maju mundur🙏
total 1 replies
Maul
Sistemnya plin-plan wkwk
Maul
waduh, yang ini gk cadel😅
Maul
ngasuh diri sendiri 🤭
Maul
women
Maul
Ayahku adalah diriku sendiri🤔
Maul: cuma bercanda kak, soalnya kan mc nya masuk ke tubuh ayahnya sendiri😅 🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!