NovelToon NovelToon
Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Cerita Ini bersifat fiktif belaka!

Kais Arfan Syailendra melakukan kesalahan satu malam dengan Anisa Syafa sekertaris nya sekaligus sahabat dari istrinya.

Kais menjerat Anisa dalam hubungan rumit dengan tujuan membongkar pengkhianatan yang di lakukan Marsya istri Kais bersama Bagas tunangan Anisa.

Bagaimana Kais membuat Anisa tetap disisinya dan membongkar rahasia masalalu mereka? ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan Kais ( Revisi )

Jam sebelas malam Kais pulang dari kantor. Ada beberapa pekerjaan yang memang harus dia selesaikan.

Sampai di rumah dia melihat Marsya menyambut kedatangannya.

"Akhirnya kamu pulang juga Kai, aku hubungi hp kamu tapi nggak aktif."

Marsya dengan pakaian super sexy nya menyambut kedatangan Kais.

Namun di mata Kais penampilan itu sudah tak membuat dirinya berdebar seperti dulu. Bahkan melihat penampilan Marsya sekarang yang ada dalam otaknya hanya satu kata yang muncul di sana 'murah*n'. Kais mengingat gambar yang sempat dia terima tadi dari orang suruhan nya.

"Hp ku lowbet. Kenapa kamu belum tidur?"

"Aku sengaja nungguin kamu." Kais masuk ke dalam kamar nya dan di ikuti oleh Marsya dari belakang.

Kais mulai menanggalkan pakaiannya. Dia ingin segara membersihkan diri dan tidur. Terlihat Marsya duduk di samping Kais dan menahan tangan Kais yang sedang membuka kancing kemejanya. "Biar aku bantu." dengan nada menggoda Marsya menyingkirkan tangan Kais dan tangannya mulai membuka kancing kemeja suaminya itu.

Tanpa di sangka, Marsya tiba-tiba beranjak dari duduknya dan beralih ke atas pangkuan Kais. "Apa yang kamu lakukan Sya!" dengan suara sedikit keras Kais bicara pada Marsya.

"Aku rasa kita sudah lama nggak melakukan nya Kai, aku mau malam ini kita___

"Sorry Sya, aku lelah." sebelum Marya meneruskan ucapannya, Kais memotong ucapan istrinya dan membuat alasan untuk menolak Marsya.

"Kenapa Kai, kenapa kamu seperti nya akhir-akhir ini berubah. Kamu sudah nggak cinta aku? Kamu punya perempuan lain di luar ! Jawab Kai!" Marsya yang mendapatkan penolakan dari Kais akhirnya naik darah.

"Marsya, apa-apaan kamu! Kamu jangan sembarangan! Aku cuma lelah, kenapa jadi kamu nuduh yang bukan-bukan, hah!!"

"Bohong! Kamu sudah punya perempuan lain di luar kan, jujur sama aku Kai! Aku nggak pernah dapat penolakan dari kamu, dulu kamu bahkan dua hari kita nggak melakukan nya kamu pasti maksa aku, tapi akhir-akhir ini kamu itu berubah. Kamu itu bahkan cuekin aku!!" Kais meraup wajahnya dengan kasar dan mengacak rambut nya dengan frustasi.

"Kamu nuduh aku macam-macam. Kalau kamu nggak percaya lagi, lebih baik aku benar-benar punya perempuan lain di luar, aku malas dengar segala tuduhan kamu yang ngawur itu!!"

"Kais! Jahat kamu, breng*ek!!" Marsya yang sudah naik darah pun langsung melempar Kais dengan bantal dan juga barang yang dia raih.

Kais yang melihat Marsya sudah hilang kendali pun memilih untuk pergi meninggalkan kamarnya.

Brak..

Dengan kasar Kais menutup pintu kamarnya dan dia pun segera turun ke lantai bawah meraih kunci mobil dan pergi dengan menggunakan mobilnya menuju mansion utama.

 

Pagi harinya, Kais bersiap ke kantor. Beruntung di mansion utama masih ada banyak baju-baju nya di kamar lamanya.

Kais keluar dari kamar nya dan turun ke bawah menuju ke meja makan. Di sana sudah ada kedua orang tuanya yang sedang sarapan.

"Pagi ma, pa.." Kais menyapa kedua orang tuanya dan duduk di salah satu kursi di meja makan itu.

Sekar dan suaminya saling pandang sesaat. "Kapan kamu datang Kai, kok mama nggak tahu?"

"Tadi malam jam satuan ma, mama sama papa sudah tidur." dengan santai Kais menjawab pertanyaan sang mama sembari menyuapkan makanan ke mulutnya.

"Kenapa malam banget, berantem lagi sama istri kamu? Kebiasaan kamu Kai, kamu kalau lagi berantem jangan kabur-kaburan dong, selesaikan secepatnya jangan nunggu-nunggu. Kamu itu bener-benar sih Kai..'' Sekar tak bisa lagi berkata-kata. Anaknya terlalu keras dengan pendirian nya.

"Aku malas ribut ma, lagi pula Marsya nggak bisa dengar penjelasan aku kalau lagi marah-marah gitu."

"Sekarang apa lagi yang buat kalian berantem sampai kamu kesini ninggalin istri kamu?" sekarang papa Kais yang bertanya pada putranya itu.

"Dia nuduh aku macam-macam lah." Sekar mengernyitkan keningnya.

"Tuduh kamu apa? Selingkuh? Emang iya kan kamu awalnya selingkuh sama Nisa, nggak salah juga istri kamu." Sekar dengan nada menyindir pada sang putra.

Kais yang mendengar sindiran sang mama berdecih. " Mama kenapa jadi belain Marsya sih, dia duluan yang bohongin Kais, dia duluan juga yang selingkuh dari Kais."

"Terus, sudah tahu istri kamu begitu..kamu masih diamkan saja? Itu namanya kamu suami dayus Kais. Jangan sampai semuanya berlarut-larut. Kalau kamu masih mau pertahankan rumah tangga kamu, setidaknya kamu benarkan dari sekarang. Kamu coba bicara dengan Marsya dan minta penjelasan dari dia soal Bagas."

Kais rasanya susah untuk menelan makanan yang ada di mulutnya saat sang papa mulai bicara. Ada benarnya juga perkataan sang papa. Dia harus segera bertindak.

"Iya pah, sedikit lagi Kais akan bongkar semuanya. Anisa sekarang sudah nggak sama Bagas lagi."

"Benarkah, lihat tuh Anisa bisa kok bertindak cepat. Walaupun memang pasti dia masih menyembunyikan status nya. Setidaknya dia sudah menyelesaikan masalahnya satu persatu." Kais mengangguk dan dia pun bertekad untuk segera membuka semua rahasia yang selama ini dia pendam.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Keesokan harinya, Kais bersiap untuk meeting di luar. Meeting kali ini dia bersama dengan Rendi tanpa membawa Anisa bersamanya.

Saat Rendi dan Kais keluar dari ruangan Kais, mereka melihat Anisa yang duduk melamun di meja kerjanya.

"Kenapa lagi dia?" Rendi menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Kais yang juga baru keluar bersamanya.

Kais menoleh ke arah Anisa lalu memberikan isyarat pada Rendi untuk jalan lebih dulu.

Tok tok tok

Kais mengetuk meja kerja Nisa sebanyak tiga kali. Mendengar ketukan Anisa pun terkesiap dan tersadar dari lamunannya. Spontan dia menoleh ke arah Kais yang kini berdiri di depan meja kerja nya dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya.

"Eh..pak, maaf saya___

"Ngelamun lagi? Kenapa kamu sekarang sering ngelamun?" Kais mencondongkan tubuhnya dan kembali bicara dengan nada lirih di depan wajah Anisa dengan jarak yang begitu dekat. "Kamu lagi mikirin siapa? Mantan kamu atau saya?" Anisa melebarkan matanya mendengar pertanyaan Kais.

"Bu_bukan siapa-siapa pak, saya cuma mikirin kerjaan saja." Anisa dengan terbata menjawab pertanyaan Kais.

Cup

Sebuah kecupan singkat di kening Anisa. Hal itu membuat Anisa melebarkan matanya melihat ke arah Kais.

"Bapak apa-apaan, kalau ada yang lihat gimana? Bapak ini terlalu ceroboh!" Anisa benar-benar di buat terkejut dengan tindakan Kais yang nekad itu.

Kais tersenyum miring mendengar ucapan Anisa. "Dengar sayang, aku nggak perduli apa kata orang, sampai mereka berani macam-macam, aku akan menghabisi mereka lebih dulu." Setelah selesai mengatakan hal itu, Kais pun langsung meninggalkan Anisa yang terlihat kaget dengan ucapan Kais yang terdengar serius itu.

Bersambung

1
Irma Luthfah
terlalu mengulur waktu kais ini
Nar Sih
jdi gak sbr nunggu kebongkar nya hubungan mereka
Nar Sih
seharus nya kmu jujur kais ,biar gk semakin slh phm ,sblm anisa bnr,,pergi dri mu
Nar Sih
seperti nya ibu mertua mu kurang suka dgn mu nisa
Arum Dyah
ayo kais buruan ambil keputusan mau gmn
Nar Sih
kais ..bnr kta org tua mu klau emg udh gk bisa diterus kan rmh tngga mu dgn marsha ya buruan di selesai kan biar cpt jls
Arum Dyah
yg satu udh putus... yg satunya bakal cerai
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
pasti yg sedang dilihat kais adalah marsha dan selingkuhan nya
Nar Sih
lebih baik sgra terbongkar sja ,perselingkuhan dan tuker psngn nya biar sgra jelas kemana tujuan masing,,🤣
Nar Sih
kpn perselingkuhan marsha dan arga kebongkar di dpn anisa ,walau mereka sama ,,selingkuh biar ramai klau saling tau
Nar Sih
msih ngk ngerti dgn maksut ucapn sekar pada nisa
Azril Ali
Sekar ngmng gitu bt Marsya...tp Anisa tersentil..akn ucpn sekr
Azril Ali
knpa kais msh g cerita,ma Anisa..JD buat bingung Anisa..
Nar Sih
harus nya kmu jujur sja kais sama anisa tentang bagas dan marsha biar status anisa yg tunangan nya bagas sgra berahir gk di gsntung lgi
Nar Sih
awal mungkin slh marsha dan bagas yg mulai selingkuh duluan sampai kais marah gantian dgn anisa yg tunangan nya bagas dan marsha istri nya kais ,ini cerita kak puspa jdi tukar psngn ya😂
Irma Luthfah: ini yg punya kendali kais ya kan thor?
total 2 replies
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
psangan yg sama,,,lupa diri dan dosq🤣🤣
Irma Luthfah: tuh kan masa lalu mereka gimana. pantesan kais begituuu ke anisa, dia udah di kecewakan sm s marsya
total 3 replies
Nar Sih
jdi semakin slh kmu ya anisa ,
Irma Luthfah: entah itu di masalalu atau pun di masa ini
total 2 replies
Nar Sih
anisa kmu kok mau jdi istri kedua pdhl dia suami sahabat mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!