Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
APA KECELAKAAN!!!!!Jangan bercanda kamu !!!!Gimana kondisi anak saya, Ya Allah Dara anakku!!!!ujar Adiguna berteriak kepanikan."Dimana dia sekarang?" lanjutnya.
"Bapak langsung saja sekarang ke Rich Hospital untuk mengetahui kondisi anak bapak", saya sudah menelpon polisi sebentar lagi mereka datang ke lokasi " ujar Bram.
" Baik terima kasih saya langsung ke RS sekarang" ujar Adiguna sambil mematikan ponselnya.
Sesaat setelah Bram menelpon keluarga gadis itu, polisi datang ke lokasi kecelakaan.
Bram langsung menemui polisi yang berjumlah sekitar 10 orang dan menjelaskan bahwa korban kecelakaan sudah dibawa ke Rumah sakit.
Polisi melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi disekitar hutan kota untuk dimintai keterangan mengenai kronologi kecelakaan itu.
Mereka juga memeriksa kondisi mobil sport mewah yang sudah rusak parah. Mereka juga mengumpulkan serpihan bekas kecelakaan untuk dijadikan barang bukti.
\=\=\=\=\=\=
Sementara di dalam mobil Keenan terus menatap wajah gadis muda yang ada di pangkuannya.
"Deg..deg..deg..."jantung Keenan berdegup keras saat ia menatap wajah pucat gadis itu.
" Cantik , muda , kulitnya putih bersih sepertinya masih belasan tahun" ujarnya dalam hati.
" Pak agak cepetan jalannya, kita harus segera tiba di rumah sakit, kondisinya sudah kritis sekali karena banyak darah yang keluar"
" Baik tuan" jawab sang sopir sambil menambah kecepatan mobil.
Tanpa ia sadari kemeja yang dipakainya juga terkena bercak darah dari luka gadis itu tetapi ia sudah tak perduli lagi. Baginya menyelamatkan nyawa gadis itu lebih penting.
Dalam hitungan menit mobil sudah memasuki gerbang rumah sakit. Sopirnya langsung menuju ke lobi unit gawat darurat.
Setelah tiba disana mereka sudah disambut oleh dokter dan perawat , dengan sigap mereka memindahkan tubuh mungil itu ke ranjang brankar.
" Cepat masukan kedalam ruangan, pasien sudah kritis, tubuhnya sudah pucat sekali!!!" ujar dokter kepada perawat disana.
" Baik dok" jawab perawatnya.
" Dok lakukan yang terbaik untuk gadis ini, tolong selamatkan dia", saya yang akan bertanggung jawab atas seluruh biayanya"
Ujar Keenan kepada dokter itu.
" Baik tuan Keenan kami akan lakukan tindakan sebaik mungkin untuk pacar tuan Keenan" ujar dokter dengan nada polos.
"Ehh..hmmm dia bukan pa-...." belum selesai Keenan bicara dokter sudah berlari menyusul para perawat yang membawa Dara.
Mereka berlarian di koridor rumah sakit mendorong ranjang brankar itu masuk kedalam ruangan pemeriksaan.
Keenan berniat menyusul masuk kedalam tetapi dilarang perawat.
" Maaf tuan silakan menunggu diluar kami akan menangani pasien" ujar perawat.
Setelah Dara dibawa kedalam ruangan pemeriksaan, Keenan duduk dikursi tunggu dengan penampilan yang sedikit berantakan.
Ia yang biasa terlihat rapi dengan setelan jas mahal, dengan style rambut yang rapi. Kini tampak kontras dengan kemeja putih yang sudah basah, terlihat bekas bercak darah yang mulai kering dan rambut yang sedikit acak-acakan karena terkena hujan deras saat menyelamatkan gadis itu. Tetapi penampilannya yang seperti ini membuat ia tambah sexy dan maskulin.
Tiba-tiba ponselnya berbunyi tampak nama Bram muncul dilayar.
"Halo Bram" ujar Keenan.
"Halo bos saya sudah menelpon keluarga gadis itu, ayahnya akan ke rumah sakit, sebentar lagi mungkin akan tiba kesana" ujar Bram.
"Oke Bram,sepertinya mereka masih dijalan"
Bagaimana apakah polisi sudah sampai ke lokasi kecelakaan?" tanya Keenan.
" Sudah bos, polisi sedang menanyai saksi-saksi didekat lokasi kejadian" jelas Bram.
" Kalau sudah selesai penyelidikannya nanti saya langsung ke rumah sakit bos".
"Iya oke" jawab Keenan sambil mematikan ponselnya.
Bersambung...
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏