NovelToon NovelToon
Mas Bule Kekasihku

Mas Bule Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: xeynica_10

Merasa kesal karena ada yang mengatakan bahwa dirinya tidak akan laku bahkan akan terus menjomblo seumur hidup, tidak ada satu pun pria yang tertarik padanya.

"Enak aja dia bilang begitu padaku! Awas saja kau! Akan aku buktikan diriku ini bisa memiliki seorang kekasih dan layak untuk dicintai!" geramnya wanita cantik itu.

Ia bersumpah pada dirinya sendiri, setelah mendapatkan kekasih justru ia akan langsung memamerkan kemesraannya terhadap orang yang telah berani berkata seperti itu.

"Tapi tunggu! Dari mana aku akan mendapatkan seorang kekasih!?" ia gelisah dan mondar-mandir.

"Astaga..." dirinya mengusap wajah dengan kasar.

"Hah, semoga dapat ya?" batinnya berdoa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xeynica_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode Duapuluh

"Tok tok tok" Aleix mengetuk pintu kamar sepupunya.

"Halo? Kakak ada di dalam?" panggil Aleix sambil berteriak keras.

"....." akan tetapi tidak ada sahutan di dalam kamar tersebut.

"Yasudah lah, nanti aku ketuk lagi kamarnya, mungkin Kak Cell lagi siap-siap" celetuk remaja lelaki itu, dirinya pergi dari sana.

***

"Astaga malas banget sih buat mandinya!" wanita cantik itu bergumam pelan, ia saat ini tengah berada di dalam kamar mandi, terduduk di kursi.

"Tapi mau bagaimana lagi ya?" pikirnya wanita itu, segera ia mulai ritualnya yaitu membersihkan diri.

Lamanya dia membersihkan diri disana kurang lebih selama 15 menit, wanita itu selesai ritualnya dan kemudian mengambil bathrobe lalu dipakainya ke tubuh.

"Hm..." berjalan keluar dari kamar mandi dan langsung memakai baju yang telah ia ambil sebelum membersihkan diri.

"Selesai" wanita cantik itu bercermin lalu berhias diri dan memoleskan tipis ke wajahnya.

Setelah itu bergegas mengambil tas, ponsel lalu dompet, kemudian keluar dari kamar.

***

"Kak Cell, apakah masih siap-siap?" tanya Aleix dengan pandangannya menatap ke arah kamar sepupunya.

Tidak lama kemudian muncullah orang yang ia bicarakan.

"Nah itu, datang juga Kak Cell" celetuknya remaja lelaki tersebut.

Wanita cantik itu menghampiri Aleix, lalu berdiri dihadapannya dan berkata.

"Ayo, Leix, kita berangkat" titahnya wanita cantik itu, dibalas anggukkan kepala oleh Aleix.

Keduanya berjalan menuju pintu dan keluar dari rumah, Cellsyia tidak lupa menutup pintunya.

"Oh iya, Leix, apakah semua jendela dan pintu sudah kamu kunci rapat?" Cellsyia memastikannya.

"Kak Cell tenang saja, aku sudah mengunci semuanya saat Kakak sedang bersiap-siap" balasnya Aleix.

"Sip, terima kasih" elusan lembut mendarat di kepala remaja lelaki itu.

"....." senyuman hangat Aleix diberikan pada sepupu cantiknya itu.

Lalu tidak lama kemudian suara klakson mobil terdengar kencang.

Tin Tinn

Sontak mereka menoleh dan terlihat sebuah mobil berwarna biru gelap yang sedang terparkir di luar pagarnya.

"Kak Cell, itu mobil siapa, ya?" tunjuk Aleix pada mobil disana.

"Itu mobil milik kekasihku" jawab Cellsyia.

"Ayo kita kesana" wanita itu menarik lengannya Aleix dan berjalan ke arah mobil tersebut.

***

"Itu siapa? Main tarik segala tangan kekasihku?" batinnya Aren berkata.

Kedua matanya menatap tajam pada sang kekasihnya yang sedang menggandeng tangan remaja lelaki itu.

Lalu dirinya Aren, teringat perkataan kekasihnya.

(Flashback On)

"Aku izin pulang, ya?" mendengar hal demikian Aren menggelengkan kepala pertanda tidak menyetujuinya.

"Ih! Jangan pulang!" Aren menolak keinginan kekasihnya.

"Tapi aku harus pulang karena sudah ada janji dengan sesorang" ujar Cellsyia.

"....." Aren menatap tajam kekasihnya.

"Seseorang? Siapa?" pria itu bertanya tegas.

"Aleix" Cellsyia menjawabnya dengan singkat.

"....." alis terangkat satu ke atas.

"Hah? Aleix? Siapa dia? Seorang pria?" tanya Aren dengan raut wajah polos.

"Astaga!" wanita itu seketika menepuk jidatnya.

"Hm, iya. Dia seorang pria, sekaligus sepupu jauh aku sih" jawab Cellsyia seraya menundukkan kepalanya.

"Oh, kirain siapa.." balas pria bule itu seraya menganggukkan kepalanya.

"Boleh?" dibalas senyuman.

"Janji apa memangnya?" Aren menjadi penasaran.

"Kepo ih!" kata Cellsyia, namun Aren terdiam saja.

"Janji apa, Sayang?" pria itu mendesaknya agar pertanyaanya dijawab oleh kekasih.

"Itu, nanti sore ini dia memintaku untuk membeli buku yang dirinya perlukan" mendengar hal itu Aren tersenyum tipis.

(Flashback Off)

1
bila la
bagus ceritanya menarikkk, rekomendasi guys untuk dibaca🥰🥰🥰
xeynica_10: terima kasih sudah mampir☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!