NovelToon NovelToon
Life After Marriage With Zidan

Life After Marriage With Zidan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Persahabatan
Popularitas:11.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira Ramadhani

Shakira Naomi hanya ingin lulus kuliah tataboga dengan tenang. Namun, mimpinya terusik saat ia dipaksa menikah dengan Zidan Ardiansyah, sahabat masa kecilnya yang paling tengil dan tidak bisa diam.
Bagi Shakira, pernikahan ini adalah bencana. Bagi Zidan, ini adalah kesempatan emas untuk memenangkan hati gadis yang selama ini ia puja secara ugal-ugalan. Di antara sekat guling dan aturan "aku-kamu" yang dipaksakan, mampukah Zidan meruntuhkan tembok dingin Shakira? Atau justru status "sahabat jadi suami" ini malah merusak segalanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Happy birthday Zidan!

Udara pagi itu terasa sangat menyegarkan bagi Shakira. Untuk pertama kalinya dalam berbulan-bulan, pundaknya terasa ringan seolah beban berton-ton baru saja diangkat setelah ia resmi menyerahkan draf akhir skripsinya kemarin. Namun, pagi ini ada misi lain yang jauh lebih penting dari urusan akademis.

Di teras rumah, Zidan sedang memanaskan mesin motor besarnya yang menderu rendah. Ia mengenakan jaket denim favoritnya di atas kaos hitam, tampak sangat siap untuk menghadapi tumpukan mesin yang menantinya di bengkel.

"Hati-hati ya, Mas. Jangan ngebut bawa motornya. Ingat, ada istri cantik yang nunggu di rumah," ujar Shakira sambil merapikan kerah jaket Zidan.

Zidan mematikan mesin motor sejenak, lalu menarik Shakira mendekat ke arahnya. "Iya, Sayang. Pasti hati-hati. Kamu sendiri hari ini libur kan? Nggak ada acara ke mana-mana?"

Shakira mengembangkan senyum misterius. "Ada... tapi rahasia."

Alis Zidan bertaut, rasa penasaran langsung terpancar dari wajahnya. "Kok rahasia? Kamu mau main sama Nina lagi? Atau mau ke mal beli baju baru?"

"Udah deh, Mas. Berangkat sana, keburu dipatok ayam nanti rezekinya. Nggak usah banyak tanya," goda Shakira sambil mendorong pelan bahu suaminya menuju motor.

"Dih, galaknya balik lagi," kekeh Zidan. Ia memakai helmnya, lalu sebelum berangkat, ia mencium kening Shakira cukup lama. "Iya iya, aku berangkat. Bye sayang, i love you."

"I love you too," sahut Shakira lirih sambil melambai hingga motor Zidan menghilang di tikungan komplek.

Begitu deru mesin motor itu tak terdengar lagi, wajah Shakira langsung berubah siaga. Ia masuk ke dalam rumah dengan langkah cepat. "Oke, misi dimulai!" gumamnya semangat.

Hari ini, 7 April, adalah ulang tahun Zidan yang ke-23. Shakira tahu Zidan bukan tipe pria yang suka merayakan ulang tahun dengan pesta mewah atau kue tart yang penuh krim. Zidan lebih suka sesuatu yang mengenyangkan dan bisa dinikmati bersama-sama. Itulah sebabnya, Shakira memutuskan untuk membuat tumpeng nasi kuning lengkap dengan segala lauk-pauknya.

Di dapur, bahan-bahan sudah tertata rapi. Ia mulai mencuci beras, menyiapkan santan, dan memarut kunyit segar. Saat ia sedang sibuk mengulek bumbu, ponselnya bergetar. Sebuah pesan masuk dari grup WhatsApp rahasia berjudul "Operasi Kejutan Mas Karatan".

Nina: Gue udah jalan ke pasar beli ayam potong sama bahan sambal goreng ati ya, Ra!

Bobby: Tenda sama spanduk kecil udah aman di gudang belakang bengkel, Bos Putri. Zidan nggak bakal curiga, dia lagi asyik bongkar mesin Vespa sekarang.

Indra: Gue bagian jaga gerbang. Kalau dia mau ke belakang, gue tahan pake alasan ada pelanggan rewel.

Shakira tersenyum membaca laporan dari para "agen"-nya. Tak lama kemudian, Nina datang dengan dua kantong belanjaan besar.

"Gila, Ra! Semangat banget lo! Ini ayamnya udah dapet yang seger-seger," seru Nina sambil meletakkan belanjaan di meja dapur.

"Makasih ya, Nin. Aduh, gue agak deg-degan nih. Zidan itu orangnya peka banget, takutnya dia curiga kenapa Bobby sama Indra agak aneh hari ini," ujar Shakira sambil mulai menggoreng tempe oreg.

"Tenang aja, Bobby itu aktor kelas Oscar kalau soal nipu Zidan. Lo fokus masak aja, tumpeng lo harus jadi mahakarya paling cantik buat si Mekanik Ganteng itu," goda Nina sambil mulai membantu mengupas bawang.

Selama hampir empat jam, dapur rumah dipenuhi dengan aroma harum nasi kuning yang dimasak dengan kayu manis dan pandan, ayam goreng lengkuas yang gurih, perkedel kentang yang lembut, hingga urap sayuran yang segar. Shakira menghias tumpeng itu dengan sangat telaten, membentuk nasi menjadi kerucut sempurna dan mengelilinginya dengan lauk-pauk yang tertata estetik.

"Cantik banget, Ra! Zidan pasti terharu," puji Nina saat melihat hasil akhirnya.

Sekitar pukul satu siang, Shakira dan Nina berangkat menuju bengkel menggunakan mobil Papa Ardi agar tumpengnya tetap aman. Sesampainya di depan bengkel, Indra sudah memberikan kode lewat kedipan lampu.

Shakira masuk lewat pintu belakang gudang yang sudah dibuka oleh Bobby. Mereka semua berkumpul di ruang istirahat kecil yang biasanya digunakan para mekanik untuk makan siang. Di sana, sudah ada balon-balon berwarna biru dan perak serta spanduk bertuliskan: "Selamat Ulang Tahun, Bos Karatan! Panjang Umur dan Makin Bucin!"

"Sssttt! Orangnya lagi cuci tangan di depan! Kayaknya mau masuk buat minum!" bisik Bobby panik.

Shakira berdiri di paling depan, memegang piring berisi potongan tumpeng pertama dengan lilin angka 23 di tengahnya yang sudah menyala. Nina, Bobby, dan Indra bersiap di posisi masing-masing.

Cklek.

Pintu terbuka. Zidan masuk sambil mengusap tangannya yang basah dengan handuk kecil. Ia masih mengenakan kemeja montirnya yang penuh noda oli.

"Woi, Ndra! Air galon abis ya? Kok di dep—"

"HAPPY BIRTHDAY TO YOU! HAPPY BIRTHDAY TO YOU!" suara teriakan kompak memenuhi ruangan kecil itu.

Zidan mematung di ambang pintu. Matanya membelalak lebar melihat pemandangan di depannya. Ada Nina, Bobby, Indra yang memegang konfeti manual, dan yang paling membuatnya tak bisa berkata-kata adalah Shakira—istrinya berdiri tepat di depannya dengan senyum paling manis dan tumpeng buatan sendiri yang harumnya memenuhi ruangan.

"Ra? Kamu... kalian?" Zidan tergagap, wajahnya yang penuh noda oli perlahan memerah.

"Selamat ulang tahun, Mas Karatan sayang," ujar Shakira lembut. "Ayo tiup lilinnya dulu, terus buat keinginan."

Zidan mendekat, matanya tampak berkaca-kaca—sesuatu yang sangat jarang terjadi pada pria setangguh dirinya. Ia memejamkan mata sejenak, membisikkan doa di dalam hati, lalu meniup lilin itu dalam satu tarikan napas.

Duar! Bobby dan Indra meledakkan konfeti, membuat kertas warna-warni jatuh di atas rambut Zidan.

"Gila! Gue beneran nggak kepikiran kalau hari ini ulang tahun gue sendiri!" seru Zidan sambil tertawa haru. Ia langsung merangkul Shakira, mengabaikan noda oli di bajunya yang mungkin akan mengotori baju istrinya. "Makasih ya, Sayang. Jadi ini rahasia yang kamu bilang tadi pagi?"

"Iya dong. Masa suami ulang tahun aku diem aja," sahut Shakira.

"Woi, Bos! Jangan pelukan terus! Tumpengnya udah manggil-manggil nih!" celetuk Indra yang sudah memegang piring plastik.

Zidan tertawa, ia mengambil pisau kecil dan memotong pucuk tumpeng itu. "Potongan pertama buat istri paling hebat di dunia," ujar Zidan sambil menyuapkannya ke mulut Shakira.

"Cieeee!" sorak mereka semua.

Suasana bengkel yang biasanya bising dengan suara mesin kini berubah menjadi pesta sederhana namun sangat hangat. Mereka makan bersama di atas meja kerja yang dilapisi koran, bercengkerama, dan menertawakan wajah Zidan yang benar-benar kena prank telak.

"Gue baru sadar kenapa Bobby tadi pagi sok sibuk banget sampe nggak mau gue bantu," kata Zidan sambil mengunyah ayam goreng. "Ternyata dia takut gue liat spanduk itu di gudang."

"Sori ya, Dan. Habisnya bini lo protektif banget, gue diancem kalau sampe bocor, jatah sate kambing gue dicoret!" balas Bobby disambut tawa yang lain.

Setelah makan siang yang meriah itu selesai, teman-temannya kembali ke depan untuk melanjutkan pekerjaan, memberikan ruang bagi Zidan dan Shakira berdua di ruangan itu.

Zidan menarik kursi dan mendudukkan Shakira di pangkuannya—sesuatu yang membuat Shakira reflek memukul bahunya pelan. "Mas! Masih di bengkel, malu kalau ada yang liat."

"Biarin aja. Ruangan ini udah aku kunci," bisik Zidan. Ia memeluk pinggang Shakira erat, menyandarkan kepalanya di bahu istrinya. "Makasih ya, Ra. Ini ulang tahun terbaik aku. Bukan karena tumpengnya, tapi karena aku ngerasa punya rumah yang bener-bener nyata buat pulang."

Shakira mengusap pipi Zidan yang sedikit kotor, lalu menciumnya tanpa peduli noda oli yang menempel di bibirnya. "Selamat ulang tahun, Mas. Semoga makin sabar sama aku, makin sukses bengkelnya, dan... tetep jadi Mas Karatannya aku selamanya."

"Iya, Sayang. Janji," sahut Zidan mantap. Ia menatap mata Shakira dengan dalam. "Tapi karena sekarang kita lagi di bengkel... dan kamu udah kasih hadiah luar biasa ini... aku boleh minta satu hadiah lagi nggak?"

"Apa? Kan udah ada tumpeng," tanya Shakira curiga.

Zidan menyeringai nakal. "Nanti malam, pas di rumah... aku mau rayain ulang tahun ini cuma berdua sama kamu. Tanpa batas, tanpa interupsi. Gimana?"

Shakira tertawa kecil dan mengalungkan tangannya di leher Zidan. "Udah aku duga. Oke, Mas. Hadiahnya... terserah kamu."

Malam itu, bengkel Ardiansyah Motor tutup lebih awal. Sang bos ingin segera pulang, membawa pulang tumpeng sisanya dan tentu saja, merayakan tahun baru di hidupnya dengan wanita yang telah mengubah dunianya menjadi jauh lebih indah.

1
Rita Rita
lama nunggu up mas karatan akhirnya AQ suka tipe tipe suami yg meratukan istri nya. mas Zidan,mas ajudan. definisi istri adalah rumah untuk pulang,,😍😍
Penulis GenZ: karena kita juga pengennya dapet lagi kayak gitu kan🤣
total 1 replies
apiii
akhirnya pasutri karat ini up lagi🤭
Penulis GenZ: ditunggu terus yaaa
total 1 replies
apiii
kangen bngt sama mas karatan beberapa hati ga up🥲
Penulis GenZ: sabar ya kak. nanti aku usahain hari ini double hehe. tungguin trs sampe ada baby zidan
total 1 replies
Rita Rita
semangat kerja untuk ngeraih rezeki buat pak boss dan Bu bos Zidan.💪💪😍😍
Rita Rita
disini mas Zidan karatan sedang ngadain syukuran dan sebelah mas Langit lagi konser tunggal bersikipapap,,🤭🤣🤣
Rita Rita: sedikit jujur Thor 🤭🤣
total 2 replies
apiii
gaada notif🥲
apiii
semangat ya mas zidan🥲
apiii
semangat terus ya qq, aku tunggu mas mekanik sama istri sarjana tataboga up lagi ❤️
Rita Rita
tetap semangat Thor,, di tunggu up nya dan AQ mau mampir di novel author yg baru up keknya
Penulis GenZ: boleh mampir silakan.. kasih riview jangan lupa hehe
total 1 replies
Nurminah
semangat
Rita Rita
asyik banget jadi mas Zidan,,, semoga rumah tangga nya samawa 🤲❤️
apiii
mentang" dirumah sendiri main dimna pun di gas wkwkw
apiii
kasian bngt yg abis turun mesin🤣
apiii
aduhhh🤣
Rita Rita
dikasih kode mas suami langsung gass poll 🤭🤣🤣 gacor syukuran nya🤭🤣🤣🤣😍
Rita Rita
gemes banget dengan pasangan ini mas karatan dan Bu pelicin 🤭🤣🤣😍
Rita Rita
makin gacor aja tuh syukuran paksu makin dingin makin anget 🤭🤣😍😍
apiii
ayo guys kasih komentar dan like nya biar author semangat up nya❤️
apiii
makin suka sama pasangan ini😍
Rita Rita
pokoknya mas Zidan suami idaman banget,,, peka terhadap pasangan 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!