Seorang gadis yang cerewet dan suka emosian itu bekerja sebagai CEO di perusahaan kosmetik terbesar di indonesia namun sialnya gadis itu malah bertemu dengan seorang chef yang sangat jutek awalnya mereka saling benci namun lama kelamaan di antara mereka ada rasa sayang yang mulai tumbuh bagaimana kisah kelanjutan nya silahkan kalian baca saja novel nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kriwil86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep.16
Clarissa dan Kelvin duduk di taman yang indah,dikelilingi oleh bunga bunga segar dan dekorasi elegan. Kelvin memegang tangan Clarissa dengan lembut sambil menatap matanya dengan perasaan.
"Clarissa aku sangat mencintaimu. Aku tahu kamu adalah wanita yang kuat,cerdas,dan cantik. Kamu adalah orang yang sangat spesial buatku. Intinya aku ingin kamu menikah denganku. Apakah kamu mau menjadi calon istriku" ucap Kelvin.
"Kelvin maaf untuk kali ini aku belum bisa menerima lamaranmu karena aku masih ingin fokus ke karirku dulu." ucap Clarissa.
"Apa? Kenapa Clarissa" tanya Kelvin.
"aku masih ragu dengan perasaanku. Aku belum siap untuk berkeluarga" ucap Clarissa.
"aku mengerti. Aku tidak ingin kamu merasa dipaksa untuk melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan. Tapi aku ingin kamu tahu bahwa aku akan selalu ada untuk kamu. Kapanpun kamu siap" kata Kelvin.
'kok gue jadi kaku gini sih,terus sejak kapan gue panggilannya aku kamu sama ini cowok nyebelin haduh Clarissa fokus lu gak boleh terpesona sama wajahnya' ucap Clarissa dalam hati.
"Clarissa besok aku membuka kelas memasak di restoran. Kamu ikut hadir ya" ucap Kelvin.
"tapi gue gak bisa masak. Kalau masak telur sama mie baru bisa" ucap Clarissa.
"gak papa nanti aku ajarkan" ujar Kelvin sembari tersenyum bahagia.
"gue lihat besok jadwalnya padat atau gak" ucapnya.
"pokoknya harus datang aku tunggu jam 11 siang ya di restoran aku yang ada di Jakarta pusat" kata Kelvin.
"lihat besok saja" ujar Clarissa tidak bisa berjanji.
"Ok sudah jam 8 malam,aku antar pulang ya" ucap Kelvin.
"yaiyalah lu antar gue ke rumah, orang lu yang ngajak gue ke sini secara mendadak" ucap Clarissa dengan wajah judesnya.
"jangan marah marah dong nanti cantiknya hilang" ucap Kelvin.
"tuh kan mulai gombal deh" ucapnya.
"gak gombal kamu emang cantik. Cantiknya melebihi bidadari tahu gak" ucap Kelvin.
"gue manusia ya masih bisa jalan bukan bidadari yang turun dari kayangan seperti yang ada di dalam dongeng" ucap Clarissa memasang wajah datar.
"iya aku tahu itu. Ya udah yuk kita pulang keburu malam" ajak Kelvin sembari menggandeng lengan Clarissa.
Dan secara gak sadar Clarissa mengikuti langkah Kelvin menuju mobilnya.
Esok harinya...
Karena hari Sabtu jadi ia free karena kantor sabtu minggu memang libur. Di pagi hari Clarissa membantu ayahnya menguras kolam aquarium di belakang halaman rumah. Pak leo banyak memelihara ikan mahal dan elegan. Seperti ada ikan koi S legend, Arwana platinum,koi kohaku, dan juga ada ikan Diskus. Dan masih ada ikan tawar lainnya. Seperti ikan cupang,ikan molly dan ikan mas koki pun ada.
"ayah ikan apa saja yang gampang di pelihara?" tanya Clarissa.
"Ikan yang mudah dipelihara untuk pemula antara lain Guppy, Cupang, Neon Tetra, Molly, dan Platy karena mereka tangguh, mudah beradaptasi, dan tidak memerlukan perawatan rumit, ideal untuk pemula yang ingin belajar merawat ikan hias. Ikan seperti Guppy dan Platy bahkan bisa berkembang biak dengan mudah, sementara Cupang cantik namun teritorial, dan Neon Tetra cocok dipelihara dalam kelompok." jelas Pak Leo.
"oh begitu" ujar Clarissa.
Pak leo segera menguras air di aquarium dan memindahkan ikan ikan itu ke dalam wadah yang besar.
Beberapa jam kemudian...
Clarissa pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan.
"Bi Sari lagi masak apa?" tanya Clarissa.
"eh ini non bibi masak opor ayam sama telur balado kesukaan non Clarissa"
"udah wangi ini. Aku bantuin ya" ujar Clarissa.
"eh gak usah non. Nanti biar bibi yang siapkan di meja makan" ucap Bi Sari.
"ya udah aku bawa telur balado saja nanti bibi Sari nyusul ke meja makan" ucap Clarissa.
"siap non" jawab Bi Sari.
Clarissa duduk di meja makan,menikmati sarapan bersama ayahnya. Suasana pagi yang tenang dan hangat dengan sinar matahari yang masuk melalui jendela.Pak Leo menyajikan telur balado di piring Clarissa.
"Terimakasih ayah" kata Clarissa dengan senyum lebarnya.
"tidak perlu berterimakasih,sayang. Ayah tahu kamu suka sarapan dengan telur balado" jawab Ayahnya sambil tersenyum.
Clarissa segera melahap makanannya dan mulai mengunyah perlahan. Mereka berdua menikmati makanannya.
Setelah selesai sarapan pagi Clarissa segera ganti baju karena Kelvin sudah menunggunya di depan gerbang padahal ini baru jam 9 pagi.
"ngapain juga sih tuh siluman kera datang ke sini mana masih jam 9 lagi. Mending rebahan di kamar aja. Kalau bukan karena perkataan ayah tadi. Ogah gue pergi sama tuh si Kelvin" ucap Clarissa pada dirinya sendiri.
Hari ini Clarissa memakai crop top blazer dipadukan dengan kemeja crop lengan panjang. Dan bawahnya ia memakai celana jeans biru muda. Dan alas kakinya memakai sneaker berwarna hitam bergaris putih.
Sesudah memakai make-up Clarissa keluar dari kamarnya dan turun lewat anak tangga.
"ayah aku berangkat dulu ya. Temanku sudah menunggu di depan" ujar Clarissa.
"iya,kamu hati hati di jalan ya" ucap Pak Leo.
Clarissa keluar dari rumah dan mulai masuk ke dalam mobil Kelvin.
"Selamat pagi cantik,silahkan masuk tuan putri" ucap Kelvin.
"emang kita mau kemana sih pagi pagi gini" tanya Clarissa.
"udah masuk aja dulu. Nanti juga tahu sendiri" ucap Kelvin.
Clarissa pun duduk di kursi depan bersama Kelvin di sebelahnya. Kelvin mulai menyalakan mesin mobil dan mulai melajukan mobilnya secara perlahan.
Kelvin mengajak Clarissa ke pasar modern untuk membeli bahan bahan yang akan di masak di kelas memasaknya.
"pasti kamu baru pertama kali ke pasar modern ya" ucap Kelvin.
"iya aku jarang ke tempat seperti ini. Kegiatan sehari hari aku habiskan di kantor untuk bekerja" ucap Clarissa.
"pantas saja. Ayo ikut aku" ajak Kelvin menuju rak daging sapi yang masih segar.
Beberapa menit kemudian...
Semua bahan bahan sudah terkumpul dan Kelvin segera mengantri di kasir.
Selanjutnya mereka berdua pergi ke restoran milik Kelvin.
"ini masih jam 10 lebih. Aku mau ngapain di sini" ucap Clarissa.
"kamu temani aku menyiapkan semua bahan bahan masakan sebelum para peserta datang" ujar Kelvin.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 11.
Chef Kelvin mengadakan kelas memasak di dapur restorannya yang modern dan elegan. Dia menyambut para peserta dengan senyum ramah dan memperkenalkan diri.
"Selama kelas memasak hari ini, kita akan membuat hidangan Jepang yang lezat dan unik. Saya akan membimbing kalian langkah demi langkah, jadi jangan khawatir jika kalian belum pernah memasak sebelumnya," kata Chef Kelvin.
Para peserta, yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan pecinta kuliner, sangat antusias dan siap untuk memulai. Chef Kelvin memulai dengan memperkenalkan bahan-bahan yang akan digunakan, seperti ikan salmon, sayuran, dan bumbu-bumbu Jepang.
"Kunci membuat hidangan Jepang yang lezat adalah menggunakan bahan-bahan segar dan bumbu-bumbu yang tepat," jelas Chef Kelvin sambil memotong ikan salmon dengan gerakan yang cepat dan rapi.
Para peserta kemudian mulai memasak, dengan Chef Kelvin membimbing mereka langkah demi langkah. Suasana dapur menjadi hangat dan riang, dengan aroma lezat yang menyebar ke seluruh ruangan.
Setelah selesai memasak, para peserta duduk di meja untuk menikmati hidangan yang telah mereka buat. Chef Kelvin memberikan tips dan trik untuk membuat hidangan Jepang yang lezat, dan para peserta sangat puas dengan hasil masakan mereka.
"Terima kasih, Chef Kelvin! Saya tidak pernah tahu bahwa memasak bisa sesenang ini," kata salah satu peserta dengan senyum lebar.
Chef Kelvin tersenyum dan membalas, "Saya senang kalian menikmati kelas memasak hari ini. Jangan lupa untuk terus memasak dan bereksperimen dengan resep-resep baru!".
"baru kali ini saya lihat chef Kelvin begitu bahagia di kelas memasak. Biasanya dia selalu memasang wajah datar dan sangat jutek." ucap salah satu asisten cowok bernama Bram. Bram adalah asisten Chef Kelvin.
Clarissa mendengar apa yang dikatakan oleh asistennya Kelvin.
"bagaiamana Clarissa kau suka memasak kan" tanya Kelvin.
"yah lumayan menyenangkan tapi sedikit ribet juga" ujar Clarissa.
"nanti aku ajari kamu memasak setelah kau menjadi istriku" kata Kelvin.
Entah kenapa Clarissa sangat senang saat Kelvin bilang begitu.
Tanpa Clarissa sadari. Kelvin dari tadi memotret Clarissa yang sedang tersenyum bahagia di ponselnya.
'kau sangat cantik saat tersenyum seperti itu' ucap Kelvin dalam hati.
#Bersambung...
#selamat membaca semuanya...