NovelToon NovelToon
Istri Kedua

Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:891.7k
Nilai: 5
Nama Author: triy

Rezza pria tampan dan mempunyai kehidupan cukup mapan sejak lahir dengan terpaksa harus menerima perjodohan dari ibunya dengan seorang wanita yang bernama Artiya sepupu dari kekasihnya sendiri,yang menurut Rezza wanita itu sama sekali tidak menarik dilihat dari segi manapun juga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon triy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OLEH OLEH UNTUK TIYA

Pagi harinya Rezza dan Amel bersiap kerumah sakit untuk cekup kandungan Amel,setelah cekup mereka berencana ke mall berbelanja bulanan.

Dirumah sakit mereka menunggu antrian yang tak begitu panjang,sebab Amel sudah menentukan waktu untuk betemu dengan dokter kandungannya.

"nyoya Amelia silahkan masuk" ucap seorang suster yang berjaga didepan pintu dokter SPOG.Dengan tersenyum sumringh Amelpun bangun dari duduknya berjalan masuk keruang dokter diikuti oleh Rezza dibelakangnya.

"nyoya Amelia,silahkan duduk" "dan ini suaminya?"tanya dokter ramah

"iya saya suaminya dok" jawab Rezza,

dokterpun menanyakan kandungan Amel yang sudah menginjak hampir empat bulankepada Amel,kemudian dokter pempersilahkan Amel berbaring ditempat tidur pasien untuk melakukan USG.

"silahkan lihat perkembangan janin istri bapak dilayar televisi didepan bapak ya"

Rezzapun mengikuti intruksi dari dokter tersebut,dokter menunjukkan bagian bagian tubuh dan bagian organ tubuh janin Amen melalui USG 4D.

Rezza merasa tersentuh dengan pergerakan janin Amel yang sudah terbentuk sempurna namun masih terlihat sangat kecil,dalam hatinya Rezza berniat akan menganggap bayi Amel seperti anaknya sendiri dan Rezza berencana untuk menjelaskan semuanya kepada Tiya.Rezza berharap Tiya akan menerima dan memahami keputusannya menikahi Amel.

Rezza meyakinkan dirinya untuk berkata jujur pada Tiya,diapun berniat jika Tiya setuju Rezza dan Tiya akan membesarkan anak Amel seperti anak mereka sendiri tentu dengan ijin dari Amel.

Selesai memeriksa Amel dokterpun memberikan hasil USGnya kepada Rezza dan memberikan resep yang harus Rezza ambil dibagian obat.

"ini hasil USG janin anda,ini bil pembayaran, dan yang ini resep obat serta vitamin yang harus anda ambil dibagiang obat"

"terimakasih dok" ucap Rezza,setelah Amel merapikan pakaiannya merekapun keluar ruangan dokter untuk menyelesaikan pembayaran dan mengambil vitamin Amel.

"Kamu pengin jalan kemana Amel?"

"aku mau ke OGM aja mas,mau belanja"

Rezzapun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju mall yang disebutkan oleh Amel tadi.Sesampainya disana merekapun menuju tempat yang Amel y,Rezza hanya mengikuti kemauan Amel dan membayar semua hasil belanjaan Amel yang lumayan berlebihan.

"mas aku aku udah laper,kita makan dulu yuk"

"mau makan apa"tanya Rezza datar,

Amelpun meminta Rezza membawanya kerestauran yang suasananya romantis.

Amel memilih tempat nyaman dan indah untuk mereka berdua,dalam hati Rezzapun bekata "dari awal ia menikahi Tiya belum pernah sekalipun Rezza membawa Tiya berbelanja dan memanjakannya,belum pernah ia membawa Tiya keluar untuk makan malam yang romantis seperti yang ia lakukan sekarang dengan Amel,dan selama Tiya menjadi istrinya belum pernah sekalipun dia menuntut Rezza untuk membelikannya sesuatu semurah apapun itu",Rezza menelan air liurnya dengan susah payah mengingat bahwa ia belum pernah melakukan semua yang ia lakukan kepada Amel seperti sekarang ini kepada Tiya,rasa bersalah semakin Rezza rasakan pada istri pertamanya itu, hingga diapun merasa tak berselera makan makanan yang sudah Amel pesannkan untukkya.

"kenapa nggak disentuh makannannya mas?"

"aku nggak lapar" jawab Rezza datar,

"mas sakit,mas tadi pagikan cuma minum teh mas?"

"nggak,kamu habiskan aja biar bayi kamu sehat mel",

"bener ni mas nggak mau", Rezza hanya menggelengkan kepalanya "ya udah deh aku abisin aja, sayang nie kalo nggak dimakan" Amelpun mengambil makanan Rezza dan memakannya dengan lahap,semenjak mengandung selera makan Amel memang meningkat dua kali lipat dari biasanya.

Setelah membayar bil makanan,Rezza dan Amel melangkah keluar menuju parkiran.

Mereka tak menyadari sedari mall tadi mereka sudah diikuti oleh seseorang.

Didalam mobil "Amel setelah ini aku akan pulang kekota S,kamu disini jaga diri baik baik ya"

"iya mas" jawab Amel malas, "sebenarnya aku masih pengin jalan jalan mas" lanjut Amel merajuk,

"laen kali aja aku bawa kamu jalan lagi,ini udah sore,aku pulangnya juga harus nyetir sediri Amel"

"mangkanya biarin aku balik kekota S mas,biar kamunya nggak bolak balik sana sini, kan jauh"

"nggak usah mulai lagi Amel,kamu harus fokus kependidikan kamu dulu"

Amel mencebikkan bibirnya,dia merasa tak senang dengan sikap Rezza yang tegas pasanya.Merekapun tak berbicara lagi hingga tak terasa mobil Rezza berhenti didepan rumah kontrakan Amel.

Amel keluar mobil lalu masuk kedalam rumah begitu saja,dan Rezza mengambil semua barang belanjaan Amel yang tak kurang dari limabelas buah kantong kertas,mbak Sumi yang melihat Rezzapun langsung membantunya,selesai membantu Rezza mbak sumipun membuatkan teh untuk Rezza

"mbak,tolong masakin mie rebus dikasih sayuran sama telur ya"

"iya pak"

Rezzapun duduk diteras lalu mengambil handponenya untuk menghubungi Tiya "halo,assalamualaikum sayang"

"waalaikumsalam suamiku,gitu dong mas ucap salam dulu baru ngomong,kan adem dengernya"ucap Tiya dialam telpon.

"iya..siap bidadariku"

"aduh...aku jadi melayang layang denger panggilanmu mas" canda Tiya,

"nanti kalo mas udah pulang,kamu bakalan tak bikin melayang teru lho..sayang,nggak akan aku biarin kamu keluar kamar"

"apaan sih mas,jadi ngelantur deh ngomongnya"

"beneran sayang",

"kalo gitu, sekarang aku pulang aja kerumah bude ya mas,takut aku sama kamu"

"hheeiii jangan dong sayang,aku nggak ijinin kamu pergi kemana mana sampai aku pulang" ucap Rezza tak tenang,

"silahkan mas,mienya udah mateng"

"siapa mas barusan?"tanya Tiya,Rezzapun gelagepan mendengar pertanyaan istrinya Tiya.

"eemmm ini aku lagi jajan ditepi jalan kok sayang" jawab Rezza tegang,

"tumben makan dipinggir jalan mas,makannya mie rebus lagi"

"iya,lagi pengin aja kok sayang"

"sebentar lagi aku mau jalan pulang,kamu mau oleh oleh apa" Rezzapun mengalihkan pembicaraan mereka.

"oleh olehnya,mas pulang dengan selamat dan sehat aja udah cukup bagiku mas"

Rezzapun menghirup udara lalu menghembuskannya dengan pelan "sayang,terimakasih sudah mau menjadi istri terbaikku,jangan pernah tinggalkan aku ya..apapun yang terjadi kelak,tataplah disisihku hingga akhir hayatku"

"iyaaa mas makan dulu,keburu dingin tu mienya"

"oke sayang,mas tutup dulu ya telponnya.Assalamualaikum istriku"

"waalaikumsalam suamiku".

Selesai makan Rezzapun berkemas lalu mencari Amel dikamarnya,"tok tok tok,Amel..Amel..aku mau berangkat sekarang" tak mendapat jawaban Rezzapun mengetuk pintu kamar Amel lagi "masuk mas,nggak dikunci kok" ucap Amel membuka kamar

setelah mendapat ijin dan dibukakan pintu oleh Amel Rezzapun melangkah masuk "astaga Amel kamu pake baju apaan ini",

Amel mengenakan lingerei berwarna merah marun yang transparan, yang benar benar tertutup hanyalah bagian dada dan dibagian bawah pusatnya,perutnya terlihat sedikit menyembul,menunjukkan kehamilannya.

"nyoba baju yang aku beli tadi mas,gimana mas suka nggak" Amel berjalan mendekati Rezza dan ingin memeluknya, namun Rezza mendorong Amel hingga Amel terjatuh keatas tempat tidurnya,

" mas,kamu kok kasar banget sih sama aku" ucap Amel menahan isak

tangisnya,

"Ameeelll sudah berkali kali aku katakan bahwa aku ini udah nikah dengan Tiya sepupumu,apa kamu lupa kenapa aku nikahin kamu,dan aku rasa kamu juga sudah memahami poin poin surat perjanjian yang kamu tandatangani Amel"

"aku hanya ingin kita balikan kayak dulu lagi mas,aku hanya ingi mas mencintai aku kayak dulu lagi" tangis Amelpun pecah juga.

"Amel aku tegaskan sekali lagi,jika kamu melanggar isi dari surat perjanjian yang sudah kamu tandatangani,aku akan benar benar menjatuhkan talak dan tidak akan memperdulikanmu lagi" Rezzapun keluar kamar dengan menahan amarah,kemudian Rezza mencari mbak Sumi didapur " mbak,saya pulang dulu,nanti kalo ada apa apa hubungi saja saya dinomer ini ya" Rezza memberikan monernya kepada mbakSumi.

"iya pak"

"ini gaji mbak sumi selama satu bulan dan tolong berikan kartu ini pada Amel ya mbak" Rezzapun menyerahkan amplop coklat berisi gaji mbak Sumi dan sebuah kartu ATM untuk Amel.

Sebelum kembali ke kota S, Rezza melajukan mobilnya ke salah satu mall ternama dikota setelah kota M,dia berencana mencarikan oleh oleh untuk istrinya Tiya.

Rezza menuju toko perhiasan,dia ingin membelikan Tiya satu set perhiasan yang indah dan sebuah cincin berlian,setelah mendapatkan perhiasan yang sesuai seleranya,kemudian Rezzapun menuju ke butik baju muslim dimall tersebut dia mengambil beberapa baju muslim untuk istrinya tak lupa Rezza juga membelikan tas dan sepatu bermerek untuk Tiya.

Setelah puas berbelanja Rezzapun melanjutkan perjalanannya untuk kembali ke kota kelahirannya.

Rezza sampai dirumah sekitar kurang lebih jam satu malam,setelah menurunkan barang bawaanya Rezzapun langsung menuju kamarnya.Diletakkannya barang barang yang ia belikan untuk istrinya diatas meja,dilihatnya Tiya sudah terbangun dari tidurnya "mas baru nyampe ya?"berjalan menghampiri suaminya.

Rezzapun memeluk istrinya dengan penuh kerinduan.

"iya sayang aku baru nyampek",setelah puas memeluk istrinya dan mencium kening Tiya "aku mandi dulu ya"

"aku buatin susu hangat dulu ya mas"

"aku mau teh saja sayang"

"baiklah,mas mau makan?"

"ya aku lapar sekali"

"mau dibuatin apa mas?"

"yang ada aja sayang" Rezzapun berjalan masuk kekamar mandi,

"oke,aku siapin dulu ya",

Setelah merasa segar dan memakai baju santai,Rezzapun turun menuju ruang makan menyusul istrinya "masak apa sayang"

"bikin sup tomyam mas"jawab Tiya sambil memasak,

"jadi ngrepotin kamu ya" Rezza mendekati istrinya lalu memelukknya dari belakang,

"nggak kok mas,bumbunya udah jadi,tinggal masukin sayuran sama seafoodnya aja,ni udah mateng,cepet kan"

"makasih ya sayang"ucap Rezza masih sibuk memeluk istrinya dan menciumi pucuk kepala Tiya.

"kalo mas kayak gini terus aku nggak bisa gerak lho mas",Rezza tertawa dan malah mengencangkan pelukannya sebentar, lalu mengambil mangkuk berisi sup dari tangan istrinya sambil berkata "aku tu gemes sama kamu sayang,habis kamu ini terlalu mungil"

"bilang aja pendek mas" ucap Tiya datar, "iya kamu pendek tapi aku suka lho..kalo dipeluk rasanya kayak guling"

"aduh masak aku disamain sama guling sih"

"iya guling aku yang bisa gerak trus bisa aku...ajak bikin baby" Rezza menggoda istrinya sambi menatapnya penuh makna,

mendengar ucapan dari suaminya Tiyapun mengalihkan wajahnya kesamping sebab tak bisa menahan rasa malunya "mas ini ngomong apaan sih".

Rezza tersenyum sambil menikmati masakan istrinya,diapun merasa terhibur melihat istrinya yang malu malu jika Rezza menggodanya,hal itu membuat Rezza ketagihan untuk selalu ingin menggoda istrinya.

Setelah kenyang dan membereskan meja makan pasangan suami istri itu kembali kekamarnya untuk istirahat.

Setelah mereka masuk Rezzapun mengajak istrinya duduk disofa "sayang duduk sini dulu" Tiya hanya mengikuti perintah dari suaminya.

"ini semua oleh oleh buat kamu" ucap Rezza penuh semangat,

"buat aku semua mas" tanya Tiya meyakinkan,"banyak banget mas,apa nggak terlalu boros ini" lanjut Tiya

"kamu nggak suka ya?" tanya Rezza sedih,

"bukannya nggak suka mas,apapun yang mas kasih ke aku,aku pasti sukaa banget,makasih ya mas" Tiyapun memeluk suaminya penuh haru dan air mata bahagiapun menetes juga,

"alhamdulillah ya Allah,karena engkau telah mengabulkan do'a do'a hamba,engkau telah membalikkan hati suami hamba, yang dulu sangat membenci hamba dan sekarang sudah mulai dengan tulus menyayangi hamba,berikan hidayahmu padanya ya Allah agar dia kembali menunaikan kewajibannya padamu supaya dia bisa menjadi imamku disetiap solat solatku,aamiin" do'a Tiya dalam hatinya.

"kenapa malah menangis sayang" Rezzapun menghapus airmata istrinya dengan cemas,

"aku nggak nangis kok mas,cuman mbrebes mili aja" jawab Tiya bercanda,

"ah...kami ini bisa aja",

lalu Rezzapun mengambil kotak beludru berwarna marun,ia membukanya terlihat satu set perhiasa emas putih yang desainnya simpel namun terlihat elegan "ini buat kamu sayang" kemudian Rezza memakaikan kalung dileher istrinya,memakaikan gelang ditangannya dan kemudian memakaikan cincin pada jari kiri bagian tengah istrinya.

Tiya tak bisa berkata kata,iya hanya menutup mulutnya supaya tak terdengar isak tangis harunya oleh suaminya,iapun kemudian memeluk suaminya dan disela isak tangis harunya iapun berkata "makasih ya mas,aku nggak bisa ngasih apa apa buat kamu lho mas"

"aku nggak minta apa apa dari kamu sayang,aku hanya minta jadilah ibu dari anak anak kita kelak dan jangan pernah tinggalkan aku apapun yang akan terjadi suatu hari nanti "

Tiya hanya menganggukkan kepalanya, "udah malem ayo tidur" ajak Rezza pada istrinya,

Ditempat tidur mereka tidur dengan berpelukan sesaat kemudian "sayang kamu capek nggak?" bisik Rezza ditelinga istrinya,tak ada sahutan dari Tiya

"sayang kamu capek nggak?" tanya Rezza lagi,

masih tak ada jawaban juga,lalu Rezza menunduk melihat istrinya yang ternyata sudah terlelap dalam tidurnya,

" lha...perasaan baru aja nangis nangis terharu,ini baru dipeluk gitu aja kok udah angkler(nyenyak)"

"yaahh...mesti nahan dulu deh sampek besuk malem" Rezzapun menggaruk garuk kepalanya yang tak gatal,lalu membetulkan posisi tidurnya dan mencoba memejamkan matanya.

1
Safa Almira
singkat dan berkualitas
Anih Suryani
ayah sontoloyo
Anih Suryani
s rezza punya bini terllu bego polos polos oon
Anih Suryani
hilang satu tumbuh seribu pelkor
Anih Suryani
diih rumah tngga masih ngurusin mantan knpa g d masukin aja s surya ke bui
Anih Suryani
s rezza oon s tiya terllu dungu baik hati g gitu juga x
Anih Suryani
bpk s amel terllu bego y
Anih Suryani
orang tua s amel goblog atau bego masih aja ketipu dgn akl licik y orang tua bodoh
Anih Suryani
s tiya jgn jd orang bego lh tegas ke ke s amel walpun sodra
Anih Suryani
bego aja s rezza orang mantan ko d kasih tunjangan
Anih Suryani
itu nmnya istrinya bego lemah lma lama dia bisa d kancungi sma cewe laun s tiya itu oon
Alanna Th
tq bnyk", othor 👍😘😍🤣😂🙏👋👋👋
Alanna Th
amel sdh dcerai, bkn kwjbn rezza tuk mngurusny, kan msh ada ortuny; kabarin aja k ortuny agar mrk tau klakuan anakny 🤔😠😜
Alanna Th
beu, pelakor satu blm beres, udeh muncul pelakor baru! 😱😠😜
Alanna Th
thor, aq ngebut baca novelmu, penasaran bgmn akhirnya stlh bu sanusi tau kronologisnya n bgmn nasib s amel stlh 'dberi pljrn' oleh rezza? 😱😫😰😥😭💔💔💔
Anisa 977
kok gk enak yah bacanya. besok lan bukan besuk
Anisa 977
emang gk pake leging
Alanna Th
rezza mulai trgoda 😱😜
Sur yani
semangat rezza ..
Nur Ain
hahaha sayang tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!