NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:70.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tersadarkan

"Thanks, Mika. Udah mau aku repotkan. Bahkan tadi siang sudah menyelamatkanku dari tembakan orang asing itu," ucap Reska yang kini ada di depan rumah keluarga Roberto.

Reska membawa motor listrik Mika untuk pulang. Motor milik El yang dipinjamnya sudah dibawa ke bengkel oleh pengawal Mika. Reska menatap Mika yang tampak berbeda saat ini. Bukan Mika yang menggunakan sepeda pinknya dan mengancamnya agar bisa ikut balapan. Namun Mika saat ini seperti orang biasa yang sama sekali tidak terlihat kaya anak dari keluarga konglomerat. Dia seperti remaja pada umumnya yang tidak mempunyai skill balapan atau menembak. Wajahnya seperti remaja yang masih suka bermain dan belanja.

"Untung ada kamu. Kalau nggak, mungkin aku udah mati. Tinggal nama doang," Reska terkekeh pelan membayangkan jika dirinya sampai tertembak. Rasanya antara ngeri dan tak percaya karena dia berhasil lolos dari maut.

"Kira-kira siapa ya targetnya? Aku atau El? Terus siapa itu yang menembak? Apa musuh dari geng motorku? Tapi kami kayanya nggak ada musuh di geng motor. Oh... Atau mungkin hanya orang iseng aja," tanyanya dengan raut wajah kebingungan.

"Kaya wartawan aja, banyak nanya mulu dari tadi. Mana dijawab sendiri pula," sindir Mika pada Reska yang melontarkan banyak pertanyaan tapi dijawab sendiri.

"Ya gimana? Penasaran aku. Baru kali ini lho ngalamin kaya gini,"

Reska menggaruk tengkuknya yang tak gatal setelah mendengar ucapan Mika. Dia juga merasa bersalah saat mengingat sepeda Mika yang masih belum dirinya hilangkan catnya. Mika pun tak berniat untuk mengatakan sesuatu yang menurutnya masih abu-abu. Mika tidak mau membuat Reska berpikiran macam-macam dan terlalu negatif thinking pada sekitarnya. Jika dia sudah mempunyai bukti, Mika akan mengatakannya apa yang sebenarnya terjadi.

"Aku belum tahu. Intinya hati-hati saja sama orang di sekitarmu. Jangan terlalu percaya sama orang," ucap Mika memberikan saran.

"Jadi ini perbuatan orang terdekatku?" seru Reska membuat Mika mendengus sebal. Padahal itu hanya saran, malah membuat Reska sudah berpikiran macam-macam.

"Saran aja, Reska. Kita tuh nggak tahu siapa orang jahat di sekitar kita. Mereka kan kadang sembunyi di balik kata keluarga, saudara, atau sahabat. Nah... Itu yang paling sulit," seru Mika dengan raut wajah kesalnya.

"Benar juga ya. Kalau gitu, aku pulang dulu. Udah malam," seru Reska yang kemudian membawa motor listrik Mika pergi.

Om Kara, ikuti Reska. Pastikan dia selamat sampai rumah,

Siap, Nona Mika.

***

"Motorku kemana, Reska? Kenapa lo malah bawa motor listrik sekarang?" seru seseorang yang tak lain adalah El.

Reska tidak langsung pulang ke rumah. Reska menuju ke tempat tongkrongan teman-teman geng motornya dengan menggunakan motor listrik milik Mika. Namun Reska tidak akan memberitahu jika kendaraan itu adalah milik Mika. Saat sampai di sana, sudah banyak anggota geng motor yang berkumpul. Tidak hanya dari geng motor AMOR saja, melainkan yang lainnya juga. Saat bersama dan berkumpul dengan yang lainnya, Reska dan teman-temannya tidak menggunakan bahasa formal.

"Motor lo mogok, Res. Rugi banget punya motor mahal gitu tapi baru gas bentar aja udah mogok." ucap Reska melebih-lebihkan. Dia ingin tahu bagaimana respons dari El dan teman-temannya.

"Mogok? Nggak mungkin lah. Itu motor habis diservice ya kemarin," seru El tak terima.

"Kalau mogok, kok lo nggak kabarin kita?" tanya Axel dengan tatapan bingungnya.

"Coba lihat ponsel kalian semua. Di grup chat dan spam telfon kalian semua. Pada nggak ada yang respons," seru Reska dengan tatapan sinisnya.

"Gue nggak buka grup. Gue kan jadi panitia MOS. Nggak sempat pegang ponsel," ucap Axel memberikan alasan yang mungkin bisa diterima oleh Reska.

Reska hanya berdecih sinis mendengar alasan dari Axel. Walaupun mungkin benar adanya kalau Axel sedang menjadi panitia MOS. Namun tadi Reska menghubungi mereka itu setelah selesai MOS. Bahkan yang menolongnya saja baru pulang dari MOS. Reska melihat semua teman-temannya yang baru membuka ponselnya.

"Nggak mungkin kalau semua orang di sini ikut jadi panitia MOS kan? Atau nggak buka hp sama sekali sampai malam. Dari sore lho woyyy..." seru Reska dengan raut wajah kesalnya. Padahal Reska mencoba menghubungi teman-temannya itu sejak sore dan mereka baru membukanya saat malam hari.

"Sekarang motornya El ada dimana?" tanya Ega pada Reska. Ega merasa adanya ketegangan antara anggota geng motor AMOR setelah pertanyaan dari Reska.

"Bengkel motor lah. Masa di toko bangunan," ketus Reska dan Ega pun memakluminya. Jika dia jadi Reska, mungkin sudah mengobrak-abrik tempat tongkrongan.

"Sabar... Ega juga cuma nanya, Reska. Besok motornya biar gue yang ambil. Kasih aja alamatnya," ucap El sambil menepuk bahu Reska.

Cih...

"Baru tahu gue, nyatanya geng motor kita tuh solidaritasnya nol besar kalau lagi begini. Kalau jajan atau balapan aja, pada gercep. Tapi kalau temannya susah, pada slow respons." sindir Reska membuat teman-temannya merasa sedikit tersinggung.

"Sabar, Xel."

Ega langsung menarik tangan Axel saat melihat temannya itu emosi. Apalagi Axel yang mau mendekati Reska. Sedangkan El dan lainnya tampak bingung harus merespons seperti apa. Mereka merasa bersalah pada Reska. Seharusnya mereka langsung mengangkat panggilan dari Reska. Namun entah mengapa, mereka seperti bersamaan tak bisa dihubungi oleh Reska.

"Sorry, Reska. Kita mengaku salah," ucap El mewakili teman-temannya.

"Ya, dimaafkan. Tenang aja sih, gue juga biasa aja. Lagian udah ada orang yang bantu gue dengan ikhlas sampai antar motornya El ke bengkel," ucap Reska sambil terkekeh pelan. Itu adalah sebuah sindiran menohok bahwa sudah ada orang yang bisa membantu Reska.

"Pemikirannya yang dewasa dan mengerti sedikit, Reska. Tidak semua orang standby dengan ponselnya. Ada yang harus kerja atau pergi kemana. Kita juga nggak tahu kalau lo butuh bantuan secepatnya," ucap Axel yang kemudian memilih pergi dari sana.

Axel tidak mau menumpahkan emosinya. Saat di sekolah, dia sudah lelah dan tadi sempat emosi dengan Mika. Axel mencoba menahan diri untuk tidak emosi kepada Reska. Bagaimana pun juga, Reska adalah sahabatnya dan salah satu anggota geng motornya. Dia tak mau geng motornya bubar hanya karena masalah sepele. Padahal yang tak Axel sadari, geng motornya itu memang sedang menghadapi masalah besar.

Jangan membesar-besarkan masalah, Reska. Kalian ini sudah berteman lama, masa gara-gara masalah sepele begini langsung pada berantem.

Ini bukan hanya masalah sepele, Ega. Aku hampir kehilangan nyawa kalau tidak ada yang datang menolongku,

Apa?

Apa maksudnya, Reska?

Res... Mau kemana lo? Jelasin dulu,

Jangan sampai Reska curiga denganku,

1
PengGeng EN SifHa
TRIO MRC
.BER AKSI👏👏👏👏👏👏👏❤️❤️❤️
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄😄😄
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
tia
ralia seperti papa ronal
Dewiendahsetiowati
otaknya kali mambu encer kali
mbaa An
thor mau sih di kasih tripel up atau banyak2🤣🤭
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 harus berani dong👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 setuju
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
Healer
aduhhh callie 👍👍👍👋👋
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
T&K
gaskan thor🙏
Rai Gojess
Callie mau cubit pipinya
T&K
hahahaha Callie tdk ketipu yeee plastik Mika🤭
mbaa An
kasih up banyak banyak yokk thor🤭😍
tia
lanjut thor,, tambah satu bab lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!