NovelToon NovelToon
SUAMIKU TAKDIRKU

SUAMIKU TAKDIRKU

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:47.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

JANGAN DIBOM LIKE YA 😊🙏

Reno Pradipta, pengusaha tampan dan kaya raya, pria yang bisa dikatakan sempurna itu nyatanya tak tersentuh oleh wanita manapun setelah patah hatinya di masa lalu.

Karena itulah, banyak rumor beredar yang mengatakan kalau Reno adalah penyuka sesama jenis. Tentu saja, kabar itu membuat Sang Bunda khawatir terhadap anak satu-satunya dan demi menepis rumor itu, Reno harus menikah, itu lah permintaan Bundanya.

Lalu, Reno pun berpikir untuk mencari gadis yang sama-sama membutuhkan status pernikahan, beruntung, Reno bertemu dengan Aliya yang malang.

Aliya yang akan terjun bebas itu diselamatkan oleh Reno yang ternyata akan menjadi takdirnya.

Ikuti kisah cinta Aliya yang berusaha meruntuhkan dinding es diantara dirinya dan Reno💙

Jangan lupa like, komentar dan vote.
Subscribe supaya tidak tertinggal update terbarunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Lupa, Kita Adalah Teman

Merasa telah membuang-buang waktu, Aliya pun turun, ia memakai sandal tipisnya, lalu, pergi meninggalkan Reno yang memperhatikan dan langkah kaki Aliya berhenti saat Reno kembali memanggilnya.

"Al!"

Aliya berhenti tanpa melihat ke belakang.

"Aku mau berubah, menjadi suami yang baik!" kata Reno dan tentu saja apa yang Reno katakan itu belum selesai sehingga membuat Aliya berpikir yang lain.

"Apa mungkin pernikahan ini akan jadi pernikahan sungguhan?" tanya Aliya dalam hati dan pertanyaan Aliya segera terjawab setelah Reno melanjutkan perkataannya.

"Selama kontrak itu terjalin, aku akan menjadi suami yang baik!" kata Reno dan Aliya yang mendengar itu pun berbalik badan.

"Apakah Bapak sedang berpura-pura?" tanya Aliya seraya menatap Reno yang berdiri tidak jauh darinya.

Reno pun menjawab menggunakan jawaban Aliya kemarin, kalau semua tidak harus pura-pura termasuk apa yang baru saja ia katakan.

"Aku sungguh-sungguh, Al! Benar kata kamu, tidak semua harus menjadi pura-pura," jawab Reno, dalam hati, Reno berharap semoga Aliya tidak salah mengartikan kebaikannya.

Setelah itu, Reno pun pergi ke kamar, ia pun pamit pada Aliya, mulai sekarang, ia tak ingin melukai lagi perasaannya.

"Aku lelah, aku ingin istirahat, kamu juga!" kata Reno yang kemudian pergi ke kamar.

Tanpa Reno ketahui, perilaku baiknya itu, membuat Aliya jatuh semakin dalam terhadapnya.

Aliya yang berdiri sendiri itu pun merasa bingung, bingung akan perasaannya, Aliya merasa kalau cintanya bertepuk sebelah tangan. Lalu, apakah Aliya akan memperjuangkan perasaannya terhadap Reno? Orang yang baru dikenalnya.

"Pak, anda membuat ku bingung!" lirih Aliya.

"Al, seandainya kamu bisa membuatnya jatuh cinta, apa salahnya! Selain kamu juga menyukainya, itu akan menjadi bonus karena anak kamu akan memiliki ayah!" kata Aliya dalam hati.

Setelah berpikir, Aliya pun memutuskan akan mengikuti permainan sesuai dengan alurnya.

****

Keesokannya, Reno menunjukkan kesungguhannya dengan menjemput Aliya.

"Arman! Aku harus keluar, urus pekerjaan sampai selesai!" perintah Reno dari sambungan teleponnya dan Arman pun mengiyakan.

Setelah itu, Reno pergi dengan mengendarai mobilnya ke kampus Aliya. Sesampainya di sana, Aliya yang sedang bersama dengan teman-temannya itu tersenyum, tersenyum melihat Reno yang juga tersenyum padanya.

"Cie, udah baikan!" ledek Zulfa dan Aliya hanya tersenyum, terlalu bahagia saat ini, sehingga Aliya merasa sulit untuk mengekspresikannya.

Reno yang keluar dari mobil itu berdiri dan Aliya pun segera pamit pada teman-temannya.

"Aku pulang dulu, ya. Sampai jumpa!" kata Aliya seraya melambaikan tangan pada semua temannya.

****

"Bapak, tumben, ada apa?" tanya Aliya yang sekarang sudah berada di depan Reno.

"Ikut aku!" perintah Reno seraya membukakan pintu untuk Aliya.

Aliya merasa senang dan berharap Reno tidak akan kembali seperti semula.

Dan ternyata, Reno mengajak Aliya untuk berbelanja semua keperluannya.

"Apa yang kamu inginkan? Ambillah, aku yang bayar!" kata Reno dan Aliya pun mengangguk.

Setelah itu, Reno melihat isi keranjang Aliya yang terisi dengan aneka cemilan, Reno pun mengusap pucuk kepala Aliya.

"Dasar, bumil!" kata Reno seraya tersenyum, lalu, berjalan ke arah kasir diikuti oleh Aliya.

"Astaga, Pak. Anda semakin membuat ku meleleh!" kata Aliya dalam hati. Aliya merasa kalau Reno adalah tipe pria yang sangat perhatian dan akan merasa beruntung bila menjadi orang yang Reno pilih untuk menjadi teman hidupnya.

Sepanjang perjalanan pulang, Aliya dan Reno saling diam, hanyut dalam pikirannya masing-masing.

"Al, aku harap, kamu tidak akan salah paham dengan semua kebaikan ku!" kata Reno dalam hati.

"Pak, apa arti semua ini? Apa Bapak mulai menyukai ku?" tanya Aliya dalam hati.

Sesekali, Aliya melirik, melihat ke arah Reno yang sedang fokus mengemudi.

Reno menyadari itu, tetapi, Reno memilih untuk tetap fokus, ia tidak ingin bertanya atau apapun.

Setelah sampai di parkiran, Aliya yang manja itu meminta pada Reno untuk membawakan belanjaannya.

"Pak, ini semua terasa berat," lirih Aliya seraya menunjukkan dus kantung belanjaannya.

Dan Reno pun mengambil itu, Reno juga meminta pada Aliya untuk menyerahkan tas gendongnya yang berisi laptop dll.

Dengan senang hati, Aliya segera melepaskan itu, Aliya memberikannya pada Reno dan terlihat, Reno seperti robot yang penuh dengan barang bawaannya, tetapi, Reno tetap tersenyum saat melihat Aliya yang berjalan dengan riangnya.

Reno tersenyum dan Aliya yang berjalan dengan bernyanyi-nyanyi itu pun menjadi malu saat menyadari kalau sedang diperhatikan.

Aliya pun berhenti dah menunggu Reno, setelah itu, Aliya merasa tak tega melihat Reno, Aliya pun meminta kembali belanjaannya.

"Kasian sekali, Bapak. Sini, biar Aliya bantu, Aliya bantu bawakan yang paling ringan, ya, Pak!" kata Aliya seraya meminta satu kantung belanjaannya.

"Heem," jawab Reno dan Reno merasa kalau kini hatinya tidak lagi kosong.

Reno menatap Aliya dan Aliya tersenyum.

Setelah itu, keduanya melanjutkan langkah kakinya dan selama perjalanannya itu, Aliya tak berhenti bercerita dan sesampainya di depan pintu apartemen, Reno menjawab Aliya, "Bawel!"

"Harus bawel, Pak. Supaya kita saling melengkapi!" jawab Aliya yang kemudian masuk ke apartemen.

"Aliya!" kata Reno dan Aliya pun berhenti. Ia berbalik badan, menatap Reno yang masih berdiri di balik pintu.

"Iya?" tanya Aliya.

"Kebersamaan kita saat ini memang bukan pura-pura, tapi ingat, pernikahan kita tetap pura-pura!" kata Reno, ia ingin mengingatkan Aliya supaya tidak salah paham.

"Iya, aku tau!" kata Aliya yang kemudian tersenyum tipis.

Dalam hatinya, ada sedikit goresan luka yang baru saja ia rasakan.

"Jangan pernah lupakan itu, Al!" kata Aliya dalam hati, setelah itu, Aliya berjalan meninggalkan Reno yang menatapnya.

"Maaf, Al. Aku tidak mau jatuh hati lagi! Setelah mendapatkan status, sudah tidak ada lagi yang kubutuhkan!" kata Reno dalam hati. "Aku tidak mau buatmu terluka, kita hanya bisa menjadi teman baik!" Reno masih berbicara dalam hati.

Setelah itu, Reno meletakkan semua belanjaannya di meja dapur, kecuali belanjaan pribadinya, Reno membawanya masuk ke kamar.

Reno meletakkan belanjaannya yang berupa parfum, deodoran dllnya.

Setelah itu, Reno pun mandi, Reno yang sedang melepaskan penatnya di bawah guyuran air shower itu sampai tak menyadari kalau Aliya masuk ke kamarnya, Aliya menyiapkan baju ganti, setelah itu, Aliya segera keluar sebelum Reno menyudahi mandinya.

Reno pun mengambil pakaian yang sudah Aliya siapkan.

"Al, sepertinya, besok tidak perlu lagi kamu siapkan ini untukku!" kata Reno dalam hati.

Ia tak mau mendapatkan perhatian dari Aliya dan Reno pun menyampaikan itu pada Aliya di meja makan.

Reno yang keluar dari kamar itu melihat Aliya sedang menyiapkan makan malam.

"Al," lirih Reno yang sudah berdiri di dekatnya.

"Iya," jawab Aliya seraya menuang air minum untuk Reno.

"Berhenti melakukan semua tugas seorang istri," kata Reno dan Aliya pun menghentikan apa yang sedang ia lakukan.

Dan sebelum menjadi salah paham, Reno pun melanjutkan perkataannya.

"Kita ini teman," kata Reno kemudian.

Aliya pun tersenyum, lalu menatap Reno yang juga menatapnya.

"Ah... iya. Aku lupa, kita teman, tidak ada siapapun di sini, aku tidak perlu melakukan itu," jawab Aliya.

Setelah itu, Aliya menarik tempat duduknya dan segera menyantap makan malamnya. Keduanya, makan malam tanpa bersuara.

Satu mencintai dan yang satu belum menyadari, sehingga ada rasa canggung diantara keduanya.

Sampai kapan? Reno dan Aliya pun tak tau, mungkin sampai kontrak itu selesai, begitu lah pikir Aliya.

Jangan lupa like dan komen setelah membaca, ya. Dukung author dengan vote/giftnya, Terima kasih 💙

Mohon maaf untuk typonya.

1
Vera
aku suka
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
mampir lg Thor..

hei Aliya...kl km bunuh diri dosa km mlah 2x lipat lho..
km aja bego jd prempuan...
Mala–Bell: Silahkan, kak 🤗🤗🤗
total 1 replies
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
ya elaaahhh si detun ganngu aja papa lagi di ujung itu🤣🤣🤣🤣
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟: jahad iihhh kasian kan itu cenat cenut🙈
total 2 replies
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
woooaahhhh Cappadocia its my dream🤭🤭🤭🤭🤭
Mala–Bell: ayo ke sana🤭
total 1 replies
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
heellleeh malu malu meoooongggg
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
😱😱😱😱😱😱😱tuaa bangeeetttttt Reno Oemjii
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
si Ayah lempar batu sembunyi kaki🤣🤣🤣
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
sudah bertahun2 aja 😱😱😱😱
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
aliya semangat menjalani hidup bersama suami mu,bikin dia jatuh cinta karena sifat mu yg berani.go aliya 💪
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
reka udah pulang siap2 diamuk singga aliya
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
nah gini aja yerus aliya jawab aja omonggan reno kalau emang salah biar dia puyeng
Mala–Bell: puyeng atas bawah 😅😅🤣
total 1 replies
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
kan kalian jodoh tu sama² pernah menangis karena mencintai orang yg salah
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
semenakitkan itukah reno 🤣🤣🤣 tanggung jawab ren udah bikin alea ngompol sangking takut nya
Mala–Bell: 🤣🤣🤣🤣🤣 baru kenal udh main bentak aja takut atuh 🤭
total 1 replies
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
lah diperjanjian kan cuman istri kontrak gak dijadiin pembantu kau reno 🙄🙄🙄
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
cuekin aja renonya aliya biar dii tau rasa
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
reno bisa tahu juga aliya hamil ya,kalau udah suami istri jangan panggil bapak lagi ya aliya 🤭
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
dipanggil bapak🤭 astaga kok jadi ngakak 😂😂
Mala–Bell: Iya, umurnya beda jauh 🤭🤭
total 1 replies
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
saling nolong aja lha kalian,aliya kamu emang bodoh sih mau menghakri hidup karena gilang
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
bundanya juga wanita kali,ngerepotin gak ?
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
laki² tak guna buang aja ke tempat pelupusan sampah gak oerlu ngemis² aliya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!