NovelToon NovelToon
Istri Kecil Kapten Josh

Istri Kecil Kapten Josh

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Nikah Kontrak / Beda Usia / Tamat
Popularitas:871k
Nilai: 4.9
Nama Author: Astuty Nuraeni

Cinta pada pandangan pertama, sebuah kata yang tepat untuk menggambarkan seorang gadis bernama Freesia Lovina.

Pertemuannya dengan seorang Pilot tampan bernama Joshua Janzsen membuat gadis yang baru berusia 18 tahun itu tergila-gila pada pria yang usianya terpaut jauh darinya.

Namun sepertinya takdir berpihak kepada gadis yang masih duduk di bangku SMA tersebut, sebuah kejadian tak terduga mengharuskan Frey menikahi Josh, pria yang dia claim sebagai miliknya.

Apakah Freesia akan menemukan kebahagiannya setelah menikah dengan Josh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astuty Nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling peduli

"Pergi dari sini, aku tak sudi melihatmu lagi!" usir Anne dengan rahang mengeras, dadanya kembang kempis menahan amarah saat tau keponakannya telah menikah tanpa seizinnya.

"Baiklah bi," ucap Freesia pasrah,jawaban gadis itu tentu saja membuat Josh dan Lynda begitu terkejut. "Jaga diri bibi baik-baik," imbuhnya dengan mata memerah, sebisa mungkin Freesia menahan air matanya.

"Ayo kita pergi," ajak Freesia pada dua orang yang sedang menatapnya tak percaya, bagaimana mungkin gadis itu tidak mencoba untuk membujuk Anne.

"Biarkan Granny bicara pada bibimu dulu," ujar Lynda.

Freesia menggeleng dengan cepat. "Tidak sekarang grann, biarkan bibi tenang dulu," lirih Freesia, gadis itu lalu mendorong kursi roda Lynda keluar dari toko bunga tersebut dan di ikuti oleh Josh.

Setelah Lynda masuk ke dalam mobilnya, Freesia menghampiri Josh yang menunggunya di samping mobil.

"Tuan, karena kita sudah menikah apakah artinya saya bisa tinggal di tempat anda?"tanya Freesia dengan wajah datar,namun sorot matanya tak bisa berbohong jika gadis itu sedang tidak baik-baik saja.

"Tentu," jawab Josh, pria itu semakin merasa bersalah dan menganggap jika dia harus bertanggung jawab atas Freesia selama mereka terikat dalam hubungan pernikahan. "Sekarang kita kemana dulu?"

"Ke rumah, saya harus mengambil baju dan keperluan saya."

Josh mengangguk, pria itu lalu membukakan pintu mobil untuk Freesia.

"Terima kasih tuan," ucap Freesia pelan.

Josh tak menjawab, setelah Freesia berada di dalam mobil pria itu segera menyusulnya dan mengemudikan mobilnya menuju kediaman Freesia. Sekitar lima menit hingga keduanya tiba di depan rumah sederhana, Freesia turun dari mobil begitupun dengan Josh yang menyusul di belakangnya.

"Silahkan masuk tuan,maaf rumahnya jelek," ucap Freesia setelah membuka pintu rumah. Josh mengikuti langkah Freesia dan mengamati sekeliling ruang tamu. "Silahkan duduk tuan, tunggu sebentar. Saya akan mengemasi barang-barang saya!"

"Ya."

Freesia lalu pergi ke kamarnya, di dalam ruangan yang tak terlalu besar itu, Freesia duduk di tepi tempat tidurnya. Air mata yang sejak tadi tertahan akhirnya keluar dan membasahi wajahnya yang cantik. Mengingat tatapan kemarahan Anne membuat dada Freesia terasa sakit, namun tak ada yang lebih menyakitkan lagi saat melihat wajah Anne bengkak akibat di pukul preman penagih hutang itu.

"Maafin Frey bi, Frey tidak sanggup melihat bibi terluka. Semoga bibi mau memaafkan Frey," gumamnya sambil terisak. Setelah cukup puas menangis, Freesia lalu mengeluarkan koper dan mulai memasukkan baju serta keperluannya.

Setengah jam kemudian, Freesia keluar dari kamarnua dengan mendorong koper berukuran sedang serta tas ransel yang berada di punggungnya.

"Sudah selesai?" tanya Josh memastikan.

""Sudah, mari kita pergi."

Josh mengambil alih koper Freesia dan membawanya masuk ke dalam mobil, sementara Freesia masih berada di dalam rumah yang sudah di tempatinya beberapa tahun, rasanya begitu berat meninggalkan rumah yang di penuhi kenangannya saat bersama Anne. Namun Freesia harus kuat, gadis itu sudah bertekad untuk membantu Anne.

Sementara di toko bunga, Anne menatap kepergian mobil yang di tumpangi keponakannya. Wanita cantik itu menyeka air matanya dengan kasar. "Maafkan bibi Frey, bibi tidak bermaksud mengusirmu. Mungkin saat ini membiarkanmu pergi adalah keputusan terbaik yang harus bibi pilih. Bibi tidak ingin kau terlibat dalam masalah ini. Bibi akan mencarimu saat keuangan bibi jauh lebih baik," gumam Anne sedih, sama halnya dengan Freesia yang tak menginginkan bibirnya terluka, Anne pun tidak ingin jika sampai preman-preman itu datang lagi dan menyakiti Freesia. Pada dasarnya kedua wanita itu saling peduli dan menyayangi, hanya saja mereka terlalu gengsi untuk mengucapkannya.

Setelah merasa tenang, Anne kembali membereskan tokonya yang berantakan akibat ulah para preman tersebut. Namun tiba-tiba pintu tokonya terbuka, Anne menoleh dan sedikit terkejut melihat sosok yang berdiri di ambang pintu.

"Annastasya Zantman."

BERSAMBUNG...

1
Jayy
mungkin yang namanya lynda sudah meninggal
Mukmini Salasiyanti
udahlah frey...
ma axel aj. ..
😃🤣
Mukmini Salasiyanti
Lynda lagi...

. sabar, Free
Mukmini Salasiyanti
salken thor
Astuty Nuraeni: salken juga kak,makasih dah mampir yaa
total 1 replies
Julietta Hutapea
Luar biasa
Julietta Hutapea
Lumayan
Maya Imuch
makin seru
Sumarni Tina
mantap
muti mau
terimakasih banyak thor. ...semangat terus..
Astuty Nuraeni: terima kasih juga supportnya kak♥️
total 1 replies
TDT Angreni
ceritanya bagus
TDT Angreni
kisahnya bagus, dan cara penulisnya rapi. Nyaman untuk di baca. Sukses selalu ya kakak.
👑Keluarga author
⭐⭐⭐⭐⭐
Citoz
hadir kk😘
Risfa
Hadir ka
Rapunzel🌹
Keren ceritanya ❤️❤️
Karakter Frisia lucu. apalagi sllu ngucapin mantra yg kadang bkin ngakak 😂
Nenieedesu
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
Nenieedesu
sudah aq favoritkan kak
myla amalia
bagus ceritanya
Aca
setangkai mawar untuk freesia meluncur 💐
Astuty Nuraeni: makasih sayangkuh
total 1 replies
Aca
yuhu..... aca comeback nih😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!