NovelToon NovelToon
SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:77.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dinda Natesya

seorang gadis berparas cantik yang mempunyai sahabat lelaki dari kecil. gadis itu memiliki perasaan kepada sahabatnya itu. tetapi ia tak berani mengungkapkan perasaannya karna ia takut akan kehilangan sahabatnya itu.

dibalik itu gadis itu juga menyimpan luka yang amat dalam karna kehilangan setengah bagian dari dirinya yaitu kembarannya.
Kehidupannya benar benar di uji ketika calon suaminya yang bernotabe sahabatnya meninggalkan nya untuk selama lamanya.

Dan ia berusaha bangkit untuk masa depannya dan ia memutuskan menjadi seorang dokter.
Bisakah ia bangkit dan menggapai impiannya? Dan bisakah ia membuka hatinya untuk pria lain?



yukkkk kepoin. silahkan mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinda Natesya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berusaha menjauh

setelah sampai aku pun langsung memasuki kamar hotel. tak lupa aku meminta mangkok dan sendok kepada concierge hotel.

"nih pesanan lu " ujarku pada mona. aku sangat tak bersemangat

mona yang melihat kedatanganku bersorak ria "yesss yang ditunggu udah datang. dari mana lu dapat mangkok dan sendok al? " tanyanya heran

"gue mintak tolong sama concierge hotel lah " ujarku cuek

mona pun membuka bungkusan bakso dan menuangkan kemangkok. ia segera memakan makanan nya "lu kenapa sih bukannya senang diajak jalan jalan eh malah cemberut gini" ujar mona disela makannya

mendengar mona menanyakan keadaanku air mata ku tak bisa ku bendung lagi. aku pun menangis sejadi jadinya. melihat itu mona panik dan langsung menghentikan aktivitas makannya "al lu kenapa sih? " tanyanya

aku terus menangis tak sanggup untuk menjawab pertanyaan mona. ia langsung memelukku dan menenangkan ku. sedikit mulai tenang aku pun menceritakan semua yang ku alami. ia mendengarkan semua tanpa memotong ceritaku.

setelah selesai menceritakannya akupun cukup lega " lu ga boleh kaya begini al, kalau lu suka sama raka lu bilang. jangan lu diamin aja. lagian raka juga ga menyebutkan siapa cewek yang disukainya. jangan jangan elu lagi"

"udah lah mon gue ga mau berharap. lagian ga mungkin lah raka suka sama gue. gue ga mau bikin dia kasihan sama gue kalau gue jujur pasti dia akan terpaksa buat nerima gue. gue ga bisa hancurin kebahagiaan dia" ujarku yang masih segukan akibat tangisanku tadi.

"jadi lu mau lakuin apa? " tanya mona

"setidaknya gue akan ngejauhi dia dengan cara menjaga jarak darinya" jawabku sedikit ragu

"ga ada cara lain al? lu kan sama dia ga pernah berjauhan atau pisah dan itu cukup membuat dia bertanya tentang sikap lu mendadak gini"

"hmmm ga ada cara lain mon. gue ga mau karna gue dia ga bisa dekat sama cewek yang dia suka itu. insyaallah walaupun berat demi kebahagiaan raka gue lakuin" ujarku sedikit menenangkan mona yang terlihat panik

itu semua terlihat dari matanya yang menunjukkan ada kekhawatiran disana.

ia menggenggam tanganku " yaudah al gue ngedukung apapun yang lu lakuin. semoga lu bisa melupakannya dan mendapatkan orang yang sayang sama lu" ucapnya memelukku lagi. aku hanya mengangguk dan mengeratkan pelukan kami.

sekarang jam menunjukkan pukul 1 malam. namun mataku enggan untuk tidur, aku mengecek hp ku ternyata ada pesan dari mama. bahkan aku lupa buat memberi kabar pada mama jika aku sudah sampai disini. aku langsung menekan nomor mama dan segera menghubunginya.

"**hallo sayang. ada apa nelfon malam malam? kamu gapapa kan? " tanya mama disebrang sana

"mama kok belum tidur?" tanyaku menghiraukan pertanyaan mama

"ini loh nak papa barusan nelfon mama nanyain kabar kamu. nomor kamu kok ga aktif tadi papa nelfon kamu dan juga sekalian ngecek laporan perusahaan kita dibandung" jawab mama

"hmm iya ma soalnya ponsel al lowbet. lagian mama ga boleh terlalu berlebihan dalam bekerjanya. ini udah malam mama harus istirahat"

"iya nak mama akan istirahat. ada apa kamu kok belum tidur udah jam segini loh"

"ga bisa tidur ma. kangen mama" jawabku jujur

"mama juga kangen sama kamu. cepat pulang ya sayang" ujar mama

aku pun mengangguk "ma gimana kalau lusa aku kebandung ma. sekalian aku pengen tau perusahaan kita disana" ujarku menemukan ide agar aku bisa berjauhan dengan raka untuk sementara waktu

"loh bukannya kamu sekarang ada studytour ya dan bukannya pulang masih 3 hari lagi?" tanya mama

"aku bosan mah disini. studytour nya ga seru. lagian kan ini juga ga terlalu penting" jawabku mencari alasan

"baiklah nanti mama akan menghubungi wali kelasmu sayang. yaudah besok pagi banget mang ujang jemput kamu kesana dan lusa kita akan kebandung. sekalian mama ingin memperkenalkanmu sama perusahaan kita disana. mama berharap kamu bisa meneruskannya sambil kuliah" ujar mama

aku pun mengangguk setuju " oke ma. yaudah mama istirahat ya al juga mau istirahat " jawabku

"iya sayang. good night baby i love you" ujar mama

"love you too mam*"

panggilan pun berakhir.

**

" apa kamu tak menyukai tour kali ini al? " tanya pak bambang setelah aku memberitahunya dan meminta izin agar pulang lebih awal daripada teman ku yang lainnya.

"iya pak maaf ya pak saya mengecewakan bapak kali ini" jawabku menunduk

"baiklah al, bapak izinkan kamu pulang. bapak juga ga bisa memaksakan jika kamu tak menyukainya disini"

mendengar ucapan pak bambang aku pun tersenyum "makasih ya pak makasih" ujarku lagi. akhirnya aku akan segera pergi dari sini dan menjauhi raka untuk beberapa minggu kedepannya. libur sekolahku cukup lama yaitu 3 minggu. waktu yang cukup lah untuk belajar ngejauhin raka dan terbiasa tanpa raka.

sebenarnya aku sangat suka disini namun aku harus bisa lepas dari raka. aku ga mau jika raka mengorbankan perasaan nya karna aku selalu disampingnya. aku pun berjalan kembali kekamar untuk segera mengemasi barang barang dan menunggu mang ujang.

"lu yakin al ga mau pamitan sama raka? ntar raka marah lagi" ujar mona yang membantuku berkemas

"biarin aja mon. kalau dia tau ntar dia ikut sama gue lagi, lagian lu tau kan tujuan gue ngejauhin dia"

"hmmm terus kalau dia nanya gimana? "

"ntar kalau dia nanya bilang aja gue balik duluan terus mau kebandung buat ngurusin perusahaan bokap gue disana. ntar baliknya sehari mau masuk sekolah" jawabku tak melirik mona sedikitpun. aku sebenarnya sangat sedih jika berpisah dengan raka ataupun mona.

terdengar isakan kecil, aku pun mencari sumber suara dan ternyata mona yang menangis. baru kali ini aku melihat mona si tomboy menangis "hei mon lu kenapa kok nangis? " tanyaku menghampiri mona yang sedang duduk ditepi ranjang.

ia menatapku " gue kasihan banget sama lu al. pasti itu berat buat lu kan. kok gue jadi ga iklas ya kalau raka sukanya sama cewek lain bukan sama lu. lagian lu sih pakai pendam pendam perasaan segala. kan dia jadi ga tau dan malah kecantol sama yang lain" ujarnya panjang lebar

aku hanya tersenyum "udah lah mon. ga usah ditangisi jugak, gue gapapa kok. lagian kan jodoh udah ada yang ngatur. baru kali ini gue liat lu nangis" ucapku sambil menghapus air mata dipipi mona.

ia hanya diam tak menjawab ucapanku. dan terdengar bunyi ketukan pintu, aku pun segera membukanya.

"hai al, lu udah siap? soalnya bus nya juga mau berangkat" ucap riski

"oke ris makasih ya. gue kasih tau mona dulu" jawabku. riski pun mengangguk dan berjalan meninggalkan kamar kami.

"mon buruan lu kesana. busnya mau berangkat loh" ujarku mendekati mona.

"lu gapapa tinggal sendiri disini? "

"ga lah. palingan siang mang ujang sampai disini. ayo buruan ntar ketinggalan" jawabku dan mengambilkan tas mona yang berada disebelahku.

ia melambaikan tangannya dan segera meninggalkanku. tour kali ini mengunjungi kebun teh di solok. itu sangat menyenangkan tapi sayangnya aku tak dapat mengikutinya.

"*tenang al, lu bisa kok kesini lagi dilain waktu dan lu juga bisa kok pergi kekebun teh walaupun ga sama raka" batinku

*****

**mohon bantu vote dan comentnya ya gaes jika kalian suka sama cerita autor ini dan biar author makin semangat up ceritanya.

please jika kalian tidak suka mohon tidak meninggalkan coment yang negatif. itu sangat menganggu author.

thankss gaes***

1
MAX38
astaga siapa yg naruh bawang putih disni kok pedas bnget ya mata gue
MAX38
ad prbedaan antara kembar ad yg cuek ad yg sok akrab trll bar bar gt lah
MAX38
buset klau dah dket kasur pengen nempel rasanya aplg mau it wkwk canda thor
Neny Mardiyanti
Maasyaallah mau dr kang😍
Catatan Okyk Dan Dwi
hukum aja rim yg berat
DNtsy
Maaf ya kaka. Ntar Author cepetin update nyaa. Jangan lupa meninggalkan like dan vote untuk Author yaaa
sunny: siiip sudah like + kopii + vote
total 1 replies
sunny
thooor... lama amat baru up
DNtsy
Hahahha didoain aja ya ka secepatnya😂
mama n3
#1,, makasih udah up,,nunggu undangan Al nihh 😍😍😍
𝐀⃝🥀Ossy
semangat kakak
Siti Jubaedah
suka.. semangat kk..
Bunda Indira
ga suka Alena dpt org korea
DNtsy
Aduhh maaf ya kaka. Author ga bisa upload visual nya karna part nya ga bisa diupload🥺
Fitri Yuliastuti
Bawang merah nih😭
Catatan Okyk Dan Dwi
visualnya ya thor, ayo thor
mama n3
#1,,gercep donk dokter kang,,ditunggu undangan nya 😍😍😍
mama n3
#1😍😍😍
Firah Wati
knp Lama!
Firah Wati: D tunggu Setiap hari kk😉
total 2 replies
mama n3
#1,,
Catatan Okyk Dan Dwi
sukak banget kok thor, selalu semangat update ya thor
DNtsy: Makasih ya kaka udah bikin semangat Author 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!