NovelToon NovelToon
Menikahi Ipar

Menikahi Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: harsupi fakihudin

Disarankan untuk membaca novel sebelumnya "Jodoh Sang Dokter Duda" karena disana ada silsilah seluruh keluarga ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Tangan Hanan tiba tiba memegang pengelangan tangan Alana, dan membawanya kepelukan "Apa laki laki yang ada dikafe tadi, teman kuliahmu ?" Pertanyaannya masih ringan

Alana mengangguk tapi ragu

"Kuliahnya menggunakan dasi?"

"I- iya" Jawab Alana bohong

"Oh... Kampus mana dia. Sama ?" Ucapnya dengan datar, sambil membenahi rambut Alana yang sedikit berantakan

"Iya, sama" Jawabnya takut

"Jurusan, sama juga ?"

Alana menggeleng cepat "Ekonomi"

Hanan melepas Alana dari pelukan

Plok plok plok

Hanan bertepuk tangan

Hanan mulai emosi "Waw bagus ya, sekarang sudah pandai main kucing kucingan. Yang mengajari seperti itu siapa, ha??" Tangan Hanan mencengkram pergelangan tangan Alana. Dan menariknya kedada.

Wajah Hanan begitu sangat dekat sekali dengan wajah Alana

Alana menunduk takut, tangan kanannya ia tarik kedadanya, berharap Hanan melepas tangan Alana

Hanan sudah melepasnya, ia memutari Alana, sambil mengabsen gaun yang dipakai Alana.

Bibir Hanan tersenyum mengejek, meski sebenarnya hatinya berbohong

Hanan mulai menarik saringan empang yang dipakai Alana, sampai benangnya ketarik "Maksudnya kamu memakai baju beginian mau apa. Merayu? agar aku tergoda begitu. Haha, Sayangnya tidak " Bohong Hanan, lalu melepas benang dari baju yang Alana pakai

Alana tambah kaku dan terus memilin lingerie, yang sudah tidak berbentuk, karena benangnya ketarik tarik.

Hanan kembali memegang kedua bahu Alana, lalu memutari Alana yang sedang berdiri kaku sambil mainan kaki yang sudah berwarna pucat

Hanan memegang dagu Alana "Dia bahkan tau, melihat fotoku diruang tamu rumah mama.. Bagus ya.. Dan sekarang mengadakan pertemuan? hebat kamu" Hanan melepas dagu Alana, lalu terdiam sejenak

Ia mulai mengangkat tangannya hingga kepinggang.

Sekarang, Hanan sudah berkacak pinggang didepan Alana "Hubunganmu dengannya sebagai apa Alana ?! Jawab !!" Bentak Hanan dan mencengkram dagu Alana

Alana sudah merinding, ketika jari Hanan mulai lembut mengusap pipi Alana. Kemudian bibir Hanan mendekati pipi Alana.

Alana memejamkan mata, takut dicekik

Cup

Hanan mencium pipi Alana, sambil meremas buah dada Alana yang sudah melambai lambai

Mata Alana terbuka, dan langsung mendorong Hanan "Jika aku tidak mau menjawab, kakak mau apa ?!" Jawab Alana menantang

Jawaban Alana mengejutkan Hanan. Dikira, Alana tidak akan berontak. Ternyata dugaannya meleset.

Alana yang terpancing emosinya, keberaniannya timbul ingin menelan Hanan juga

"Oh, sekarang sudah pandai membantah ya ?! mentang mentang dibebaskan, jadi lepas, bebas !! Rupanya kau sudah lupa, kodratmu sebagai istri hm" Kembali Hanan menekan tubuh Alana kepelukan

Alana mendorong Hanan. Mata lebarnya menatap Hanan siap untuk berperang "Terserah kakak. Jika kakak ingin tau perbuatanku diluar sana, kenapa kakak tidak mengirimkan seseorang untuk memataiku"

Hanan Diam lagi

"Atau tidak, kakak rantai aku saja kak !! nggak usah suruh aku berangkat kuliah !! nggak usah !! Percuma aku teruskan !! karena aku tidak suka jurusannya. Semuanya paksaan!! Termasuk...." Alana sudah tidak bisa meneruskan. Dadanya sesak, pandangannya sudah kabur karena sudah berkaca kaca

"Termasuk apa?! katakan !!!"

"Menikah !!" Jawab Alana lantang

Hanan terpaku mendengar kejujuran Alana, sakit, iya sangat sakit

"Satu lagi. Kami memang saling mengagumi. Namun sayang, orang tua Budi belum sempat kerumah untuk melamarku, tetapi kakaklah yang lebih dahulu menikahiku ketimbang dia. Sekarang, apakah kakak puas dengan penjelasanku !!"

Hanan memegang lengan kecil Alana, tapi lebih mencengram karena Hanan sudah tertutup emosi "Kau yang membangunkan singa tidur Alana. Kita menikah itu orang tua kita yang mengatur. Bukan aku !!"

Alana sudah mewek

Tes tes tes

"Termasuk menggauliku, itu juga paksaan dari orang tua?" Alana sudah kembali mengusap airmatanya yang terus terjatuh

Hanan mulai terdiam, mencerna satu persatu ucapan Alana

"Oh, jadi selama ini benar, kakak menggauliku juga terpaksa !! Berarti sampai sekarang, kakak juga belum mengakui aku sebagai istrimu. Iya kan kak, benarkan ??" Alana mengusap airmata yang sudah banjir

Hanan diam

"Keluar, kakak keluar!! Aku tidak mau melihat kakak berada dikamarku!!! " Alana mengusir dan mendorong Hanan sampai keluar pintu

Brakk

Alana mengambil sepatu milik Hanan, Alana mengambilnya dan membuka pintu

Ceklak

Alana mengambil tangan kiri Hanan, lalu menaruh sepasang sepatu milik Hanan "Ini !!" Alana kembali membanting pintu

Brakk

Alana langsung tengkurap diranjang, dan menangis sejadi jadinya

"Hwa.. Kenapa aku percaya dengan ucapan manisnya hwahaha, dia itu tidak bakalan mencintaiku !! Sayangnya bohong !! Cintanya hanya untuk kak Aina.... Mamaaaa!!!" Alana nggebrak nggebrak ranjangnya dengan kakinya yang terus ia hentak hentakkan

-

Sementara dikamar sebelah, Hanan mengusap wajahnya dengan kasar "Kenapa ini terjadi padaku"

Hanan terdiam melamun "Apa yang telah kulakukan sangat keterlaluan? tapi aku tidak tahan Alana.. Aku tidak mau kehilanganmu ALANA..!!!"

Hanan berdiri didepan pintu balkon, ia membukanya, dan duduk dikursi yang ada disana "Pemuda yang bernama Budi memang tampan, betul kata Alana. Ia menikah denganku karena terpaksa. Tidak dikasih waktu untuk berfikir. Menolakpun tidak ada yang menggubris"

Hanan menerawang langit gelap, tapi ada satu bintang yang berkilau seakan menyapanya.

Hanan kembali ingat kepada Aina, seakan Aina yang menyapanya ada diatas sana "Kenapa kau meninggalkan aku Aina. Jika kau tidak pergi. Tidak akan ada drama yang menyakitkan seperti ini"

Hanan menoleh pada balkon kamar Alana "Benar kata Alana, semuanya memaksanya. Dia bahkan rela melakukannya demi keluarganya"

Hanan teringat Alana sewaktu magang dirumah sakit. Wajah pucat Alana sebelum muntah muntah "Kasihan, cita citanya terkubur semua. Aku yang seharusnya membimbing, justru membuatnya tambah frustrasi"

Flash back

Hari ini kebetulan Hanan ada tugas kampus mengisi materi di fakultas kedokteran, dikampus tempat Aina menimbah ilmu disana.

Hanan Dan kawan kawan dosen sedang makan siang. Tak sengaja melihat seorang cowok, begitu mesra menatap wanita itu didepannya

"Siapa dia" Batin Hanan menatap punggung wanita yang ditatap oleh pria depannya

Dari samping seperti tau punggung siapa, baju yang dikenakan juga pernah dipakai sebelumnya oleh seseorang yang ia kenal

Terlihat dari tempat Hanan duduk, siwanita tidak ada reaksi apapun. Tapi yang membuat Hanan panas didadanya, pria didepannya cara memandang dan perhatiannya melebihi seseorang yang sedang jatuh cinta

Hanan penasaran, iapun mengambil ponsel dan menelpon Alana. Alana menerimanya, namun Hanan terdiam lalu memutuskan panggilan tersebut

Dari situlah, Hanan duduk menghampiri Alana. Alana terkejut mendapati Hanan yang telah duduk disampingnya

Singkat cerita, Hanan mengajaknya pulang, lalu menggandeng Alana untuk membayar tagihan pada meja, yang diduduki Alana dan kedua teman Alana, katanya

Sampai dirumah, perangpun tak bisa dihindarkan.

Hanan lupa menghadapi siapa.

Karena Alana dan Aina berbeda sifat.

Sifat manja Alana, memang sudah melekat sejak dulu

Semua keluarganya menganggapnya kecil

Tetapi harus digaris bawahi, keinginannya semuanya kandas. Karena kedua orang tua Alana, menganggapnya kecil. Jadi, segalanya diatur semua oleh orang tuanya

Termasuk cita cita dan jodohnya

Flash back end

BERSAMBUNG......

1
ika krisdianti
alur ceritanya bagus, tidak vulgar saat ada adegan dewasa.
cerita dan penokohannya bagus2, ceritanya penuh dengan ilmu baru, terutama ttg kesehatan
ika krisdianti
nangis kejer
ika krisdianti
/Sob/mewek lagi, padahal sudah beberapa kali membaca sampai tamat, dan diulang kembali, tapi tetap mewek saja /Sob//Sob/
ika krisdianti
di bab ini mulai deh, kisah sedihnya /Sob/bikin mewek
Safa Almira
bagus
indah
Luar biasa
Suratmi Michele
Biasa
Suratmi Michele
😂😂mamanya lucu.... mana bapak Budi mana ibu Budi...?😂😂😂
Elizabeth Zulfa
gak jdi Ena-ena nya
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍
Saekhul Game
Aku sukka ceritamu thorrrrrrrr
Saekhul Game
/Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin/
Saekhul Game
hhhhhh
Saekhul Game
part ini bikin ngakak
Saekhul Game
Nggak tauuuuuuuu hhhhhhhh
Saekhul Game
😂😂😂😂😂😂😂 apanya yg dijembreng thorrrrr
Saekhul Game
😁😁😁😁 pasiennya jujur. Tp jwbn Hanan okelah sdkt kesal
Saekhul Game
😆😆😆😆😆😆😆😆😆
ika krisdianti
tambah ilmu,
saya suka saya suka saya suka
ika krisdianti
lucu dan seru jika keluarga besar kumpul, papi anand gercep dan mantul, bi Lis sudah hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!