NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:958.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: gigiwww

Alya terbangun di tubuh Sabrina—seorang wanita hamil yang dibenci suaminya sendiri. Dalam novel yang pernah ia baca, Sabrina akan mati tragis setelah melahirkan.

Kini hidup sebagai Sabrina, Alya berusaha mengubah takdirnya dan menjauh dari Leon, suami dingin yang tak pernah mencintainya. Namun semakin ia mencoba pergi, semakin Leon mulai memperhatikannya.

Di balik kebencian, perlahan tumbuh rasa yang tak seharusnya ada. Tapi apakah cinta bisa lahir dari hubungan yang sejak awal dipenuhi luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 — Panggilan Setiap Malam

Sudah seminggu sejak Leon kembali ke Indonesia.

Dan anehnya…

Apartemen kecil Alya terasa jauh lebih sepi.

Pagi hari masih sama seperti biasanya. Alya membuka toko bunga, Kate membantu pelanggan, dan Liora sibuk bermain dengan boneka kelincinya.

Namun setiap malam…

Ada satu kebiasaan baru yang selalu ditunggu seseorang.

“Maamaa!”

Suara Liora terdengar heboh dari sofa.

“Om video call!”

Alya yang sedang menyiram tanaman langsung menoleh. Dan benar saja, layar tablet kecil di tangan Liora menunjukkan wajah Leon.

Pria itu terlihat masih mengenakan kemeja kerja hitam dengan dasi sedikit longgar. Rambutnya tampak berantakan seolah baru selesai meeting panjang.

Namun begitu melihat wajah Liora…

Tatapan dingin Leon langsung berubah lembut.

“Hai.”

“Om!” Liora tertawa kecil. “Hari ini lama banget!”

Leon terkekeh samar.

“Kerja dulu.”

“Nggak boleh kerja terus.”

“Terus Om makan apa?”

“Lio.”

“Hm?”

“Kamu nanya atau marahin?”

Liora langsung tertawa geli.

Alya diam-diam memperhatikan dari jauh sambil tersenyum kecil.

Sudah seminggu ini Leon selalu menelepon.

Pagi kadang hanya chat singkat.

Namun malam?

Pasti video call.

Dan yang paling lucu—

Kadang alasannya selalu tentang Liora.

“Lio udah makan?”

“Lio tidur jam berapa?”

“Lio tadi main apa?”

Namun lama-lama Alya sadar…

Tatapan Leon sering berhenti terlalu lama padanya.

Seolah pria itu juga ingin melihat dirinya.

“Mama hari ini jual bunga banyak!” lapor Liora semangat.

“Hm, hebat.”

“Terus ada pelanggan nakal.”

Leon langsung mengernyit.

“Nakal gimana?”

“Dia pegang bunga terus nggak beli.”

Alya spontan tertawa kecil mendengarnya.

Sementara Leon menatap datar pada putrinya.

“Itu bukan nakal.”

“Terus apa?”

“Miskin.”

Alya langsung tersedak minumnya sendiri.

“Leon!”

Sementara Liora tertawa keras sampai hampir jatuh dari sofa.

“Om jahat!”

Leon malah tersenyum kecil puas melihat putrinya tertawa.

Dan pemandangan itu membuat hati Alya kembali hangat.

---

Hari-hari berjalan jauh lebih ringan sejak kehadiran Leon kembali dalam hidup mereka.

Walaupun terpisah jarak…

Pria itu tetap hadir setiap hari.

Kadang mengirim bunga ke toko Alya.

Kadang mengirim hadiah kecil untuk Liora.

Dan yang paling sering—

Mengirim pesan singkat pada Alya tengah malam.

“Apa Liora udah tidur?”

Awalnya Alya hanya membalas seperlunya.

Namun perlahan percakapan mereka mulai lebih panjang.

Kadang membahas Liora.

Kadang membahas toko bunga.

Kadang hanya obrolan random sebelum tidur.

Hal-hal kecil yang dulu bahkan tidak pernah mereka lakukan saat masih menikah.

“Mama senyum terus.”

Suara kecil Liora tiba-tiba membuat Alya tersadar dari lamunannya.

“Hm?”

Anak kecil itu menunjuk ponsel Alya yang masih menyala dengan chat Leon.

“Kamu kangen Om ya?”

Deg.

Pipi Alya langsung memanas.

“Nggak.”

“Boong.”

“Astaga anak kecil ini.”

Liora malah terkikik geli lalu kembali fokus menggambar.

Namun beberapa detik kemudian tablet kembali berbunyi.

Leon menelepon lagi.

Alya langsung mengangkat.

“Kenapa?”

Wajah Leon muncul di layar dengan latar ruangan kerja besar.

“Aku lupa bilang.”

“Apa?”

Tatapan pria itu langsung melembut saat melihat Alya.

“Besok aku ke Roma.”

Deg.

Jantung Alya langsung berdetak cepat.

“Besok?”

“Iya.”

“Ada kerja lagi?”

“Hm… ada.”

Namun entah kenapa Alya merasa jawaban itu tidak sepenuhnya benar.

Karena tatapan Leon sekarang terlalu jelas.

Pria itu datang bukan hanya karena pekerjaan.

Melainkan karena mereka.

“Om balik?!” teriak Liora heboh begitu mendengar.

Leon langsung mengangguk kecil.

“Iya.”

Anak kecil itu langsung melompat senang di sofa.

“Mamaaa Om balik!”

Alya hanya bisa menghela napas kecil sambil menyembunyikan senyumnya.

Dan untuk pertama kalinya sejak bertahun-tahun…

Ia mulai menunggu kepulangan seseorang lagi.

1
Hadi Mulyono
di sini karakter Alya ibu rumah tangga biasa ya Thor ..ga yg wanita pinter karier
Jadi masro sinaga
👍👍
✨Susanti✨
ini gimana maksudnya ya,
kan disini Alya sebagai Sabrina kok berulang kali Leon manggilnya Alya ?
Hadi Mulyono
sampai bab ini cerita seputar Leon SM istri anaknya doang
Hadi Mulyono
ga balikan SM mantan si leon
Bela Viona
udah lah stop baca dsini 😄,krn ending ny udh bisa ketebak,sabrina bakal luluh dan balikan sama leon. sementara Leon tinggal gampang bilang maad udah selesai,balikan lgi.
anjay...alur yg membosan kn. gak ad gitu bikin adegan yg ngenes ,hukum Leon dulu sampe kapok. kasih rintangan dulu buat Leon dpt kn hati sabrina lgi
ini cuma modal kata maaf, modal tampang, modal dada berdebar..
cihhhhh ...gedeg.
pamit Thor...
terima kasih udh hadir kn karya yg menarik,mungkin alur ny kurang cocok di aku pribadi,
Bela Viona
lama² kesal aku dgr nama Alya 🤣
Bela Viona
mboh,aneh author nya 😄
Ds Phone
dia maseh sayang bangat
Ds Phone
melepas kan ridu
Ds Phone
susah untuk di lepas kan
Ds Phone
takut akan ke hilang lagi
Ds Phone
dia berubah habis
Ds Phone
hati maseh sayang lagi kot
Ds Phone
dia tetap ber azam untuk bersatu
Ds Phone
hati nya dah dekat situ
Ds Phone
kesal nya tak bertepi
Ds Phone
baru ada rasa cemburu
Ds Phone
kau yang terlalu sombong dulu siapa suruh
Ds Phone
dia tahu itu papa nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!