NovelToon NovelToon
LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: ꧁Diajeng rini꧂

Elara Safira Nirmala hanyalah gadis yatim piatu biasa di dunia modern, ia ditinggal oleh orang tuanya sejak kecil dan dia tinggal di kos-kos an sederhana di salah satu kota. Pagi itu Elara hanya ingin pergi ke sekolahnya tetapi ada suatu yang terjadi padanya, ada sebuah tragedi membuatnya terbangun sebagai Elara Mirabel Astoria, lady terbuang dan tak berguna di kerajaan kuno, dengan kemampuan modern yang canggung dan komentar sarkastiknya Elara harus bertahan di tengah drama keluarga bangsawan, intrik politik, dan mungkin sedikit cinta yang tak terduga. Langsung baca aja yuk ceritanya daripada penasaran!!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ꧁Diajeng rini꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Roda kereta kuda yang membawa lambang Kekaisaran itu berderit pelan, memecah kesunyian hutan pinus yang mulai diselimuti kabut sore. Di dalamnya Elara menyandarkan kepala ke jendela empuk menatap pepohonan yang lewat dengan tatapan kosong. Di pangkuannya, sebuah kalung yang ia masukkan ke kotak kayu kecil dan didekap erat, seolah-olah kotak itu adalah satu-satunya jangkar yang menahannya agar tidak melayang hilang dari dunia ini.

​"Barang berhargamu cuma itu Elara?" suara berat Kaelen memecah lamunan Elara.

​Elara menoleh, mendapati Pangeran Mahkota itu sedang memperhatikannya dengan alis bertaut. Di samping Kaelen, Rhea duduk tegak seperti patung tembaga, sementara Mina terlihat sedang merapikan beberapa botol ramuan di tasnya, wajahnya nampak waspada meski sesekali ia menguap kecil.

​"Iya, Pangeran. Isinya cuma ini dan beberapa catatan tua yang ada dikamar jadi aku bawa aja. Lagian, kalau aku bawa lemari pakaian nanti kakek sakti itu mikirnya aku mau pindahan panti asuhan" jawab Elara asal.

​Kaelen terkekeh tipis "Setidaknya kau punya prioritas yang benar"

​Namun, di balik jawaban santainya, detak jantung Elara sebenarnya tidak beraturan. Sejak mereka melewati perbatasan wilayah Astoria sepuluh menit yang lalu, tengkuknya terasa dingin. Ada sebuah perasaan janggal yang merayap di kulitnya, perasaan seperti sedang diamati oleh sepasang mata yang sangat tajam.

​Xander atau bawahan Xander? Sepertinya bukan batin Elara.

​Dia mencoba mencari keberadaan sosok pria itu lewat pantulan kaca jendela. Biasanya jika Xander mengikutinya akan ada hawa dingin yang familiar.

​Tapi kali ini berbeda. Hawanya lebih berat dan haus darah "Sial, kalau bukan Xander berarti Duke Alaric atau seseorang beneran niat kirim paket kematian secepat ini? Kurir pembunuh bayarannya gercep banget ya" gumam Elara dalam hati.

​"Lady, Anda baik-baik saja? Wajah Anda sedikit pucat" Rhea tiba-tiba bersuara.

​"Oh, ini? Ini pucat karena laper Rhea. Tadi cupcake nya udah habis" Elara berdehem keras menutupi kegugupannya.

​CITTTTTTT!

​Kereta berhenti mendadak dan kuda-kuda meringkik keras penuh ketakutan.

​"Tetap di dalam" perintah Kaelen tegas. Dia segera menghunus pedang peraknya sedangkan Rhea sudah lebih dulu melompat keluar.

​Di luar kabut putih tebal sudah menyelimuti jalanan. Elara mengintip dari celah tirai, di sana, di tengah kabut berdiri sebuah siluet tinggi berjubah abu-abu gelap dengan lencana taring serigala perak yaitu organisasi pemburu bayaran "Garmr" pembunuh yang sangat terampil dan bayarannya sangat mahal. Dia pernah membaca informasi itu di ruangan rahasia milih Xander di Toko cupcake pingky-pingky nya.

​"Kaelen! Hati-hati! Dia bukan orang sembarangan" teriak Elara tanpa sadar.

​CLANG!

​Pedang Kaelen beradu dengan musuh di luar. Tiba-tiba, suara langkah kaki mendarat di atap kereta. DUG! DUG! DUG! dan sebuah pisau kecil menembus atap kayu kereta nyaris mengenai hidung Elara.

​"Eh buset! Ini atap kereta apa kerupuk, lemah amat?!" teriak Elara emosi.

​Mina langsung berdiri di depan Elara, tangannya membentuk lingkaran sihir kecil yang memancarkan percikan listrik biru "Lady merunduk lah!" teriak Mina.

​Mina menghantamkan telapak tangannya ke arah langit-langit kereta, kemudian Mina membaca mantranya lalu Ledakan listrik kecil menghantam atap memaksa orang di atas untuk melompat menjauh agar tidak tersetrum.

Meski tangannya sedikit gemetar karena tekanan mana musuh, Mina tetap berdiri kokoh melindungi Elara "Jangan harap bisa menyentuh nonaku dasar penyusup bau tanah"

​Di luar, Kaelen dan Rhea sedang sibuk menahan serangan kabut yang tajam. Si pengintai itu entah memakai sihir apa untuk menciptakan kabut ini. Mina yang melihat celah di pintu kereta langsung melemparkan bola-bola petir kecil ke arah luar untuk membantu Rhea "Rhea, kiri!" teriaknya sambil menembakkan sihir.

​Di tengah kekacauan itu suhu di dalam kereta mendadak stabil. Elara merasakan hawa "aman" yang ia kenal.

​Sebuah tangan dengan sarung tangan hitam muncul dari bayangan di sudut kursi kosong. Tangan itu menarik Elara ke arah bayangan sementara tangan satunya lagi menangkap pisau yang menembus atap tadi hanya dengan dua jari.

​"Tidak usah teriak-teriak Elara" sebuah bisikan dingin menyentuh telinga Elara.

​Elara membelalak, Xander?

​Pria itu muncul dari kegelapan seolah dia memang bagian dari kursi itu. Dia menatap Elara dengan mata tajam di balik topeng. Xander sama sekali tidak melirik Kaelen atau Rhea yang bertarung di luar.

​"Diam di sini. Aku tidak ingin 'rekan kerja' ku terluka oleh pembunuh bayaran itu" ucap Xander pendek. Nada bicaranya mengandung peringatan.

​"Eh Xander? Kamu dari tadi liatin doang ya ngga ngebantuin?!" bisik Elara menuntut.

​Xander tidak menjawab. Dia melirik ke arah atap kereta lalu dengan gerakan secepat kilat dia menghujamkan telapak tangannya ke hutan Tekanan udara yang dihasilkan begitu kuat hingga sosok misterius di atas kereta terpental jauh ke dalam hutan.

​"Kaelen dan ksatria wanitanya bisa menangani sisanya. Orang itu hanya pengalih perhatian" ucap Xander lagi. Dia lalu mengambil kotak kayu milik Elara yang sempat terjatuh "Barang rongsokan ini... lebih penting bagimu daripada nyawamu sendiri?"

​"Dih, ini tuh nemu di gudang tau, kan lumayan kalo dijual bisa dapet duit!" Elara merebut kotaknya "Lagian kamu telat! Tadi hidung aku hampir kepotong, katanya kita rekan kerja terus kamu bakalan jaga aku, hmphh"

​Xander menatap Elara lama lalu tangannya bergerak mengusap pipi Elara dengan ibu jarinya "Selama aku di sini, tidak akan ada yang bisa menyakitimu Elara, bahkan Pangeran Mahkota itu sekalipun"

​Baru saja Elara mau membalas pintu kereta terbuka. Kaelen muncul dengan napas terengah-engah dan noda darah di lengannya "Elara! Kau tidak apa—"

​Kaelen terhenti. Dia melihat Elara sedang duduk sendirian dengan Mina yang masih memasang posisi sihir di dekat pintu, Mina sendiri tidak sadar xander barusan datang ke dalam kereta dan Xander kini sudah menghilang kembali ke dalam bayangan.

​"Pangeran ngga apa-apa? Itu lengannya lecet mau aku kasih jampi-jampi biar sembuh? Eh ngga canda" Elara buru-buru berdiri.

​Kaelen menatap sekeliling dengan curiga. Aura haus darah yang tadi menekan atap menghilang begitu saja "Ada seseorang di sini tadi. Aku merasakannya"

​"Ah perasaan Pangeran aja! Mungkin itu hantu hutan yang mau minta tanda tangan sama aku mwehehe" sahut Elara nyengir.

​Mina menoleh, napasnya sedikit pendek karena baru saja menggunakan sihir "Lady tadi ada tekanan mana yang aneh di dalam sini... Anda benar-benar tidak apa-apa?"

​"Aman Mina! Kamu tadi keren banget, petirnya cetarrrrr membahana!" puji Elara sambil menepuk bahu pelayannya.

​Kaelen tidak terlihat yakin tapi dia menyimpan kecurigaannya. Rhea mendekat membawa kepingan koin hitam taring serigala "Mereka mundur Yang Mulia."

​Elara melirik ke arah bayangan pohon di kejauhan. Dia tahu Xander masih di sana

​"Ayo jalan lagi" ucap Elara membetulkan capingnya "Aku laper banget serius sumpah, pengen makan nasi campur rendang enak kali ya!"

1
Pa Muhsid
linggis itu linggis
Diajeng rini: hai kakk jangan lupa tunggu kelanjutannya yaa
total 1 replies
aku
sumpahmu basi li 😌 krn yg kluar dr mulutmu cm bau jigong 🤣
Diajeng rini: hai kakkk jangan lupa baca kelanjutannya yaaa
total 1 replies
aku
beneran iq ndlosor kluarga siji ki. udh kyk gt loh pdhl sifate 😌 msh d blg kesayangan 🙄 😌
aku: kan yg nulis anda autooooorr 😭😭 napa jd ikut heran 🤣🤣🤣
total 2 replies
Pa Muhsid
awokawok
Pa Muhsid
jangan sampai ada plot cinta segi tiga
Pa Muhsid
Xander tor chemistry nya dapat di Xander kalo kaelen dari awal seperti,,,, teman👯👯👯 asik aja gak ada feel nya
Diajeng rini: YAKANNNNNNN, tunggu aja kelanjutannya gimana, kira2 xander atau kaelen😍
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🗿
Diajeng rini
makasiiii🫶🫶🫶🫶
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* moga-moga nggak ada genre haramnya
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* hancurkan dan bumi hanguskan wanita murahan itu
Diajeng rini: ahahahah😭😭
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 👍
McBos
pilih Kaisar Udin aja thor
Diajeng rini: haha udin
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* up
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Smile/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🙂
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Shy/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
McBos
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
McBos
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
McBos
ingat komen ya kalau suka~
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!