NovelToon NovelToon
Hubungan Terlarang

Hubungan Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Ketika cinta harus dipisahkan oleh perjodohan orangtua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Egois

"Leya tunggu!" Angkasa mengejar Leya yang sudah keluar dari pagar.

Air mata gadis itu mengalir deras, ia terisak, kedua bahunya bergetar hebat. Ia tak percaya, jika ibunya jadi sama persis seperti kakeknya. Padahal ia masih menyimpan harapan, jika suatu saat nanti... ibunya bisa kembali seperti dulu.

Angkasa mengerti kekasihnya. Ia mengamit tangan Leya lembut. Mengajaknya masuk ke dalam mobil.

Mereka tak suara. Angkasa melajukan mobilnya, membawa mereka pergi menjauh dari tempat itu.

"Sakit, Mas!" ucap Leya pelan.

Leya menatapnya. Angkasa bisa melihat dengan jelas, luka menganga yang ada disana.

"Aku tahu sayang! jangan dipikirkan. Kamu masih punya aku yang sayang dan mencintai kamu!" ucapnya tulus. selalu tulus, tanpa ada kebohongan sedikitpun.

Air mata masih mengalir, hatinya juga masih terluka. Tetapi setidaknya, ia masih memiliki seseorang yang selalu ada untuknya.

Angkasa mengehentikan laju mobilnya. Ia membuka seatbelt, lalu membawa tubuh Leya masuk ke dalam pelukannya yang hangat.

Leya merasa nyaman. Hatinya seketika damai dan mulai tenang. Ia tidak sendiri. ia masih memiliki Angkasa yang jadi pendukung utamanya.

Awalnya pelukan itu hanya sebatas pelukan untuk menenangkan kekasihnya. Tetapi karena tubuh mereka yang berdekatan, terutama buah dadanya yang melekat sempurna. Angkasa mulai merasakan perasaan yang lain.

"Mas!"

Tanpa izin. Tentu saja! Angkasa melumat bibir Leya. Pelan, lembut tapi juga menuntut. Leya yang mudah sekali terhanyut mulai membalas ciuman itu.

Dalam mobil yang berhenti, terdengar suara cecapan. Peraduan kedua lidah yang saling membelit satu dengan lainnya.

"Mas cari kesempatan dalam kesempitan!" ucap Leya, memukul pelan dada kekasihnya.

"Tapi kamu sukakan?" godanya.

Leya kembali memukul, tapi senyum mulai terbit di wajahnya.

Angkasa kembali memeluknya. "Mas akan selalu ada untuk kamu sayang! jangan pernah sedih dan jangan pernah pikirkan mereka yang tidak menyukaimu!"

Leya mengangguk, membiarkan tubuhnya terus dipeluk. Karena rasa hangatnya, membuat Leya tak ingin segera menyudahinya.

Namun karena waktu yang semakin merangkak naik. Mereka harus segera berangkat agar tidak terlambat.

Ting!

Suara notifikasi masuk ke ponsel Leya. Gadis itu penasaran, ia membuka dsn melihat bukti transferan dari kekasihnya.

"Mas kirim aku uang lagi? Bukannya uang bulanan aku baru aja Mas kirim Minggu lalu?" tanya Leya dengan bingung.

Angkasa tersenyum. "Sengaja! Sepulang sekolah belilah apapun yang kamu inginkan sayang. Kalau uangnya kurang, nanti Mas kirimkan lagi!"

Senyum Leya merekah. Inilah yang ia suka. "Terima kasih sayangku!" Leya sangat senang. Ia mencium pipi Angkasa sebagi hadiahnya.

Tetapi bukan Angkasa namanya, jika ia hanya diam tanpa mengambil kesempatan. "kalau cuma pipi, kureng sayang!"

Ia lantas menyambar bibir Leya. Bibir manis dan lembut yang menjadi candunya.

Untungnya kaca mobilnya gelap. Hingga mereka yang ada diluar sana tidak bisa melihat ke dalam. Karena saat ini, posisi mobil mereka ada di depan gerbang kampus tempat Leya menimba ilmu.

"Udah ah! nanti bibir aku bengkak!" Leya menyudahi ciuman itu. padahal Angkasa masih ingin lebih lama lagi.

"Itu juga udah bengkak!" sahut Angkasa.

Leya segera melihat cermin, dan untungnya angkasa cuma berbohong. Hanya bekas lipstiknya saja yang hilang.

"Mas menipuku!" rajuknya sambil mengoleskan lagi lipstiknya.

Angkasa hanya menatap Leya. Tatapan yang selalu dalam, lembut, dan penuh dengan cinta.

"Mas jangan menatapku terus! bersihin dulu bekas lipstiknya!" ucap Leya.

Tetapi bukannya membersihkan sendiri. Angkasa justru memajukan wajahnya, minta dibersihkan. Sebagai kekasih yang baik, Leya tentu dengan senang hati langsung membersihkan.

Setelahnya selesai, Leya keluar dari mobil. Ia melangkah cepat hampir berlari. Karena ia hampir terlambat karena terlalu lama di dalam mobil.

"Kalau aku sampai terlambat! Kamu akan aku hukum Mas!" kesalnya sambil berlari.

Tapi untungnya ia tidak terlambat. Tepat saat ia baru saja duduk di kursinya... dosen yang mengajar pun datang.

Leya mulai mengikuti pelajaran. Ia belajar dengan fokus, karena suatu hari nanti, semua ini pasti akan digunakan...

 

Sedangkan di rumah keluarga Hardiman...

"APA! LEO DIKELUARKAN DARI KAMPUSNYA!" Hardiman syok. Ia terkejut saat menerima panggilan dari Sukma.

Setelah Sukma mencari tahu kenapa ponsel putranya mati. Ia mendapatkan kabar buruk yang sangat mengejutkan. Ternyata, malam tadi Leo masuk ke dalam penjara. Karena ia mencoba melakukan pemerkosaan terhadap teman kampusnya sendiri. Akibat perbuatan bejat nya, pihak kampus mengambil tindakan tegas, yaitu Drop out.

"Iya Pa! Leo mencoba memperkosa teman kampusnya dan ketahuan!" lanjut Sukma menjelaskan.

Hardiman semakin syok. Ia sampai memegang dadanya sendiri. "Cepat tolong Leo. Keluarkan dia dari penjara dan suruh dia pulang sekarang!" titah Hardiman.

Sukma tidak setuju. "Aku gak setuju Pa! biarkan saja anak itu didalam penjara. Biar dia kapok dan tidak buat onar lagi!" balasnya.

Tetapi sayangnya, penolakan Sukma justru membuat ayahnya marah besar.

"Jangan gila kamu Sukma!" bentaknya. "Kamu mau menghancurkan masa depan Leo? Dia itu penerus keluarga Hardiman. Namanya tidak boleh rusak. Nanti dia yang akan membawa perusahaan kita menjadi perusahaan nomor satu di dunia!"

"Tapi aku juga bisa melakukannya Pa!" sahut Sukma.

Bukannya mendapatkan dukungan. Sukma malah kembali di remehkan oleh ayah kandungnya sendiri. Tentu masalah gender yang menjadi topik utama.

"Jangan ngawur kamu Sukma! Apa sih yang bisa dilakukan oleh anak perempuan? sudah lah jangan bicara kamu. Pokoknya kamu harus selamatkan Leo dan pastikan beritanya hilang dari mana-mana!"

"Tapi dia ada di negara orang Pa. Pasti sangat sulit untuk melakukannya. Dan lagi pula, butuh banyak uang!"

"Papa gak peduli. Pokoknya kamu harus menyelamatkan Leo!" paksanya.

Tanpa menunggu jawaban dari putrinya, Hardiman sudah memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak. Jika sudah begini, Sukma tidak memiliki pilihan lain selain menuruti kemauan ayahnya.

Dengan kemampuan koneksi dan tentu saja uang yang mengatur. Sukma berusaha untuk menyelamatkan putranya. Meskipun ia sendiri tahu bagaimana kelakuan putranya diluar sana yang hanya bisa berfoya-foya. Tetapi selama ayahnya masih hidup, ia tidak akan pernah bisa punya suara dalam hal memutuskan.

Pusing. Kepalanya terasa berdenyut nyeri. Ia membutuhkan waktu yang lama untuk mengeluarkan mengeluarkan Leo dari penjara. Bukan hanya satu hari, bahkan sampai berhari-hari. Dan itupun, hasil dari mereka membujuk keluarga korban yang membuat perusahaan mengeluarkan uang dalam jumlah yang fantastis.

Hasilnya? Leo berhasil dibebaskan. Namun perusahaan kembali goyang.

"KAMU INI BAGAIMANA SIH!" bentak Hardiman, mara. Saat ia mengetahui jika perusahaan sedang tidak baik-baik saja. "menjaga perusahaan aja gak becus. Dasar gak berguna!"

"Papa lupa, perusahaan jadi seperti ini karena Papa memaksa aku untuk mengeluarkan Leo dari penjara! keluarga korban meminta uang ganti rugi yang besar. Belum lagi untuk meredam semua gosip itu..." jawab Sukma menjelaskan.

"Itu bukan alasan Sukma, kalau kamu becus, perusahaan gak akan jadi seperti ini! Intinya sekarang kamu harus mengembalikan perusahaan seperti semula, bagaimanapun caranya!" paksanya.

Sukma stres ia sakit kepala. Selalu seperti ini jadinya. Padahal ayahnya yang memaksa dan ia hanya sekedar mengikuti, tapi sekarang malah ia yang disalahkan.

1
Jhesika Cika
bagus cta ny
Dew666
👑👑👑
Dew666
💜💜💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!