NovelToon NovelToon
Istri Palsu

Istri Palsu

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Romansa
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Zhefinca yang dua tahun telah menikah dengan Giovano, ia hanya bertemu satu kali saat pernikahan, dan setelah itu keduanya hidup dengan masing-masing namun status tetap menjadi suami istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Rosa

“Wanita tadi—”

 

“Tunangan Pak Kevin. Hanya karena Pak Kevin fotoin aku saat acara, lalu dia berspekulasi kalau aku adalah selingkuhannya, dan aku adalah penyebab dari retaknya hubungan mereka” jawab Zhefinca dengan cepat.

 

“Rencana kamu apa?”

“Gak ada”

“Zhefinca, kamu harus menyusunnya. Kamu gak mau kan karirmu di hancurkan begitu saja?”

 

Deg!

 

Zhefinca menatap kearah Giovano yang masih bertelanjang dada, bukan masalah karirnya yang membuat Zhefinca tertegun, tapi ini pertama kali Giovano berbicara panjang lebar.

 

Ada sedikit rasa hawatir, apakah Giovano sengaja mengingatkan karena kontrak pernikahan akan segera selesai, atau justru yang lain.

 

Cup!

 

Bibir Giovano mendarat singkat di bibir Zhefinca dan berhasil membuatnya sadar dari lamunannya.

 

“Karirku tidak akan hancur begitu saja aku rasa”

“Kenapa?”

“Karena memang aku bukan penyebab dari retaknya hubungan mereka”

 

Giovano meraih tubuh istrinya, kemudian memeluknya. Dan mereka mulai memejamkan matanya.

 

Sementara Lukas yang sudah meninggalkan Rosa dan kembali ke Canada, membuat Rosa terburu-buru untuk meninggalkan bandara dan segera menuju ke hotel dimana biasanya Giovano beristirahat.

 

Di hotel, Rosa tidak menemukan keberadaan Giovano. Ia bertanya kepada resepsionis jika Giovano tidak datang sudah lebih dari tujuh hari.

 

Pikiran Rosa bercabang, saling terhubung dengan penampilan Zhefinca yang baru. Tidak ingin menunggu lama, Rosa segera menuju apartemen Giovano.

 

Sampai di apartemen, Rosa menghubungi kekasihnya tersebut, dan membuat Gio terbangun dari tidur siangnya.

 

“Hmm” – Gio

“Baby, aku di apartemen kamu” – Rosa

“Aku tidak di apartemen” – Gio

“Tapi aku melihat mobil kamu ada” – Rosa

“Mobil itu setiap hari ada di apartemen” – Gio

“Baby, aku kangen” – Rosa

“Aku sibuk, Rosa!” – Gio

 

Kalimat Giovano membuat Zhefinca mengerjap dan kembali membuka matanya, ia menatap kearah Giovano, namun Giovano tidak mengatakan apapun, dia justru melu-mat bibir Zhefinca dengan lembut.

 

“Sudah sore, mau bangun?” tanya Gio.

 

“Iya, aku harus mandi”

“Bersama?”

 

Zhefinca tidak menjawab, ia hanya tersenyum. Namun Giovano segera bangun dan meraih tubuh istrinyalalu menggendongnya dan membawanya kekamar mandi.

 

Berbeda dengan Zhefinca yang tengah berbahagia, Kevin justru penasaran dimana Zhefinca hingga ia membawa semua barang-barangnya.

 

Panggilan dari Kevin juga tidak diangkat oleh Zhefinca, yang membuatnya sedikit merasa hawatir. Apalagi ia baru saja bertemu dengan Sanaya.

 

“Kamu dimana Zhe” batin Kevin.

 

.

.

 

Sementara dirumah Rosa merasa gusar karena Giovano benar-benar tidak menghubunginya, dan jika biasanya ia akan menerimanya begitu saja, ini kali pertama Giovano menolak Rosa untuk bertemu.

 

Prang!

 

Rosa melempar gelasnya hingga pecah, dia begitu marah karena Giovano telah berubah. Ia begitu takut jika Giovano akan berpaling darinya, itu tandanya ia akan kehilangan pundi-pundi rupiahnya.

 

“Baby, aku tunggu di hotel. I miss you” – Rosa

 

Tanpa berpikir panjang, Rosa segera membersihkan tubuhnya, lalu bersiap dengan menggunakan baju tipis yang menggoda, ia tidak peduli lagi dengan kehamilannya. Karena yang paling penting saat ini bagi Rosa adalah uang.

 

Rosa sudah menunggu Giovano hampir satu jam lamanya, namun tidak ada balasan. Dia mencoba menghubunginya, namun hasilnya sama.

 

“Gioo!” Triak Rosa frustrasi.

 

Ting! Ponsel Rosa berdering.

 

“Sorry Rosa, aku sibuk” – Gio

“Baby, tidak biasanya kamu begini” – Rosa

 

Lagi dan lagi, Giovano tidak membalas pesannya. Rosa yang merasa marah segera meninggalkan kamar tersebut dan segera pulang kerumahnya.

 

Untuk saat-saat begini, Rosa tidak lagi bisa mengandalkan marahnya dan mengancam untuk meninggalkan Giovano, karena ia yakin pasti ada penyebab perubahan Giovano yang membuatnya begitu acuh kepadanya.

 

Rosa tidak ingin gegabah, ia akan mencari tahu alasan Giovano berubah tanpa sepengetahuannya.

 

Malam ini Rosa mulai menyusun rencananya, dengan kembali menghubungi kolega  Giovano yang begitu tidak disukai, karena Giovano terlalu cemburu kepada koleganya yang selalu terlihat begitu tertarik dengan Rosa.

 

“Kita lihat Gio, seberapa tahan kamu” batin Rosa, lalu ia memejamkan matanya dan mulai beristirahat.

 

Pagi ini sinar matahari menyeruak masuk melalui celah tirai hingga membuat pemilik mata indah itu mengerjap karena silau.

 

Zhefinca meraih ponselnya, memandangi layar ponsel dengan banyaknya notifikasi dari Kevin, Sanaya bahkan beberapa orang dari pekerjaannya.

 

Perempuan cantik itu segera membalas satu per satu pesan yang masuk, termasuk menanggapi celotehan Sanaya yang tidak masuk akal menurutnya.

 

Melihat Giovano yang masih terlelap, ia enggan membangunkannya. Membiarkan suaminya tersebut beristirahat lebih lama lagi.

 

Setelah Zhefinca rapi, dia bergegas membangunkan Giovano. Kemudian membantunya menyiapkan pakaian kerjanya.

 

Saat Zhefinca tengah memasukan beberapa barang-barangnya ke dalam tas, Giovano yang juga sudah rapi memeluknya dari belakang dengan begitu erat.

 

“Ada apa?” tanya Zhefinca dengan mengusap punggung tangan Gio yang melingkar di perutnya.

 

“Hari ini aku sibuk, pastikan kamu jauh-jauh dari Kevin, karena aku tidak suka milikku bersama orang lain”

 

“Iya, oke”

 

Zhefinca berbalik menghadap kearah suaminya, hal yang baru di sadari Zhefinca adalah dibalik wajah tampan dan sikap dingin ini ada sisi manja yang yang orang tidak pernah lihat.

 

“Aku berangkat sekarang ya?”

“KITA, kita berangkat sekarang” ucap Gio tegas namun dengan nada rendah.

 

Keduanya menuruni apartemen mewah tersebut, kemudian masuk kedalam mobil yang sudah menunggu keduanya. Lalu Giovano mengantar Zhefinca menuju tempat syuting.

 

Sampai lokasi, Zhefinca segera berbaur dengan sutradara dan juga produser untuk mengawasi jalannya syuting hari ini. Dan dari jauh, ada Kevin yang juga baru datang.

 

Dengan wajah yang segar, seperti tidak ada beban. Dia datang untuk menemui Zhefinca yang tengah sibuk dengan timnya.

 

“Zhe, break jam berapa?” tanya Kevin.

 

“Belum tahu Pak, nanti saya kabari”

“Oke, aku tunggu di mobil”

“Baik Pak”

 

Setelah kepergian Kevin, Zhefinca mendapat tatapan aneh dari Roy, selaku produser film tersebut.

 

“Sepertinya, Pak Kevin ada sesuatu sama kamu” goda Roy.

 

“Pak Roy bisa aja, saya sudah ada pasangan Pak, dan Pak Kevin sudah bertunangan dengan Bu sanaya”

“Sanaya model internasional itu?”

“Benar Pak”

“Banya cerita tentang perempuan itu Ariel”

“Hmm?”

“Bad attitude”

“Tapi selama saya mengenal, sepertinya baik-baik saja Pak”

“Kamu belum tahu bagaimana dia marah, diluar dugaan. Sikap lembutnya selama ini seketika terlihat pura-pura”

 

Zhefinca hanya mengangguk pelan, kemudian ia kembali mendengar dengan jelas cerita Roy mengenai Sanaya.

 

“Hati-hati berurusan dengan dia Ariel”

“Baik Pak, terimakasih banyak”

 

Syuting pagi ini sedang istirahat, semua kru sedang menikmati makan siangnya, kemudian Zhefinca mengirim pesan kepada Kevin jika saat ini mereka semua tengah beristirahat.

 

“Bicara di mobil saja Zhe” – Kevin

“Maaf Pak, saya tidak mau ada tuduhan-tuduhan lagi. Apalagi film ini sekarang sedang dikerjakan, kalau sampa Bu Sanaya membuat onar, semua orang yang bekerja hari ini akan dirugikan” – Zhefinca

 

Kevin menatap lekat layar ponselnya, membaca kata demi kata yang Zhefinca tulis, dingin, dan sedikit menusuk. Tapi Kevin memakluminya karena apapun yang dikatakan Zhefinca memang benar adanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!