NovelToon NovelToon
Pendekar Empat Mata Angin

Pendekar Empat Mata Angin

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:6.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Andryano Shevchenko Limbong

Bintang Utara

Harimau Putih, Phoenik Merah, Naga Biru, Kura-Kura Hitam, dan Kirin Hitam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andryano Shevchenko Limbong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap. 19 Bunga Tulip Perak

Lelang Akbar sudah hampir mencapai puncaknya, saat ini barang yang tinggal di lelang ada 10 barang. 10 barang yang diyakini yang dapat menguncang dunia persilatan.

Saat barang ke-90 sudah selesai di lelang ia langsung menghentikan Lelang Akbar sejenak untuk mempersiapkan ke-10 barang lelang yang tersisa.

Setelah menunggu beberapa lama Ye Xiatian akhirnya naik kembali ke panggung untuk melanjutkan Lelang Akbar kembali.

"Maaf, karena para senior jadi lama menunggu. Tanpa menunggu lama lagi kami akan memulai kembali Lelang Akbar." Ye Xiatian membuka kembali lelang "Barang ke-91 harta yang dapat mengguncang dunia persilatan."

Seorang perempuan yang dikawal beberapa pria berbadan besar naik ke atas panggung membawa sebuah kotak Besar.

Ye Xiatian langsung membuka kotak besar tersebut, ia mengangkat sebuah pot besar dengan tanaman berwarna keperakan menyerupai Bunga Tulip.

"Kuperkenalkan Bunga Tulip Perak, tanaman ini dapat menyembuhkan segala racun yang ada di dunia persilatan bahkan racun yang berasal dari Perguruan Penguasa Racun sekalipun bahkan tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai penawar racun, tanaman ini juga dapat membantu para Senior untuk menaikkan level bela diri dengan sangat cepat dengan tanaman ini."

Semua peserta Lelang Akbar langsung ricuh karena baru mendengarkan hal ini, mereka sangat terkejut karena ada tanaman yang dapat menawarkan semuanracin yang berasal dari Perguruan Penguasa Racun.

"Bunga Tulip Perak akan di lelang dengan harga awal 500.000 keping emas dengan kelipatan dua 250.000 keping emas."

"1.000.000." Suara yang sangat sepuh keluar dari kursi peserta lelang biasa.

Semua orang langsung terkejut karena suara itu, semua peserta Lelang Akbar langsung mengarahkan kepada pria sepuh bertopeng yang mengeluarkan suaranya.

Semua peserta yang berada di sekitar pria sepuh itu langsung berlari ketakutan karena terkejut siapa yang berada di dekat mereka dari tadi tapi tadak menyadari siapa dia.

"Guru, siapa pria sepuh itu?" Tanya Wu Bai.

"Oh.. dia adalah Kaisar Seribu Racun, Xiao Hei."

Li Wang mulai menjelaskan tentang Xiao Hei yang diberi julukan Kaisar Seribu Racun dan kenapa ia sangat sitakuti oleh para pendekar di dunia persilatan ia bahkan menjadi buronan yang paling dicari oleh aliran putih dan netral karena kekejamannya.

Ruangan VIP lainnya juga merasa sangat terkejut karena kedatangan Kaisar Seribu Racun, Xiao Hei ke Lelang Akbar, mereka merasa Xiao Hei meremehkan aliran putih sampai berani datang ke sini sendirian.

"Ha..ha...ha..., sepertinya kalian masih mengenalku setelah sekian lama." Pria sepuh itu tertawa dengan keras dan membuka topengnya.

Banyak Pendekar Tingkat Tinggi langsung turun dari ruangannya dan menghampiri pria sepuh tersebut termasuk Shui Hailang, Pendekar Tingkat Tinggi dari ruangan VIP juga semuanya turun kecuali Li Wang dan Ketua Assosiasi Pendekar Sakti.

"Kaisar Seribu Racun, Xiao Hei apa urusanmu datang kemari." Tanya Shui Hailang.

"Oh... ternyata saudari dari Perguruan Teratai Biru sudah lama tidak berjumpa, apa kalian akan menggeroyok pria rua ini sekarang?" memandang sekitarnya."Aku hanya Pria Tua yang sendirian."

"Saudari kepalamu! kau bahkan banyak membunuh murid-murid perempuan yang berasal dari Perguruan Teratai Biru."

"Kau tahu, mereka selalu menganggu ketenangan kami meracik racun makanya mereka mati dengan sangat mengenaskan."

Kemarahan Shui Hailang berada di puncaknya ketika mendengar hal itu.

"Jangan banyak omong kosong." Seorang pria sepuh dari Perguruan Daun Semanggi menarik pedangnya. Diikuti para Pendekar Tingkat Tinggi lainnya.

Seorang Pendekar yang kelihatannya sepuh segera berjalan menuju ke tempat Kaisar Seribu Racun.

"Oh.. ternyata Saudara Xiao, bagaiman kalau kita bekerja sama membinasakan para pendekar aliran putih yang berada di hadapan kita sekarang."

Lagi-lagi semua orang terkejut dengan suara tersebut mereka melihat pria sepuh bertopeng dengan jubah berwarna merah.

"Maafkan aku, Saudara Zhu aku kesini bukan untuk berkelahi." Mengibaskan tangannya.

"Ohh.. begitu." Pria sepuh itu kembali ke tempat duduknya semula.

Saat semua Pendekar Tingkat Tinggi ingin menyerang. Tiba-tiba suara keras keluar dari ruangan VIP Assosiasi Pedagang Sakti.

"Jika, kalian ingin bertarung silahkan ke luar jangan membuat keributan disini dan menggangu Lelang Akbar yang sedang kami selangarakan." Ye Xingwang membuka suara.

Mendengar hal itu Xiao Hei langsung lega karena tidak perlu bertarung dan segera kembali duduk di tempatnya.

Para Pendekar Tingkat Tinggi juga langsung kembali ke tempatnya masing-masing setelah mendengar suara yang berasal dari Assosiasi Pedagang Sakti. Mereka merasa ini bukanlah saat yang tepat untuk menangkap dan membunuh Kaisar Seribu Racun, Xiao Hei.

"Tian'er, tolong lanjutkan lelangnya." Ucap Ye Xingwang kepada Ye Xiatian.

Ye Xiatian akhirnya melanjutkan kembali Lelang Akbar setelah semuanya kondusif dan terkendali tapi tidak satupun pendekar yang cukup waras duduk di dekat Kaisar Seribu Racun, Xiao Hei.

1
Binner Pratama
0 Besar
tidak usah buat cerita baru kalau tidak jelas
Binner Pratama
selalu ceritanya loncat loncat tidak jelas
Binner Pratama
ga jelas
Binner Pratama
ceritanya loncat loncat dan nyasar tidak jelas
Ituk
lama lama ceritanya tidak nyambung
spooky836
dia dri aliran hitam patut jahat kafir lagi.
Andrew Tito Ramos
lebih bagus lagi suaranya krompyaang gt..
Wanta Ru
Biasa
Jambon 03
ceritanya berbelit2222222222222.klo crita mbok yg singkat-satu bab crta ga habis2 trus berbelit22222222222222
Luo Zan Thian
menjadi biksu
tdk ada hareem kah?
K4k3k 8¤d¤
💝🤞🏽💝🤞🏽💝🤞🏽💝🤞🏽💝
K4k3k 8¤d¤
semangat semangat terus semangat thor lanjutin update sampai tamat ditunggu sama para reader yang setia menanti mu update kembali
Bambang tri poetro
Kecewa
Bambang tri poetro
Biasa
Akira
awal mula cerita sangat menarik, nyaman di baca dan enak saat di simak alur cerita nya tapi lama2, terlihat ketidak konsistenan dalam penulisan nama org2, penggunaan bahasa/kalimatt (harus nya siapa yg berucap malah org lain), bukan typo tapi justru jadi bahasa nya amburadul, blm lagi banyak hal lebih menceritakan orang lain secara detail di banding mc nya, sedangkan mc nya malah seperti pemeran pedukung, sehingga keliatan datar makin di baca dan bertele-tele, sampai pd akhir nya alur nya makin lebar dan berkepanjangan, hanya berjalan di tempat di satu wilayah saja dan masih membahas org lain dari dari pd fokus pd mc nya..
Bukan cerita yg buruk, cerita nya bagus tapi sangat kecewa dgn penuturan dan penempatan otor pd tata kata dan bahasa., jd tdk ba bisa lanjut baca nya lagi ...
Akira
nah ini yg di tunggu, setelah sekian chapter baru fokus ke mc nya dgn latihan dan peningkatan dan ini baru seru, sebelum nya walau Wu Bai mc nya tp tapi tdk spt mc di cerita ini, hanya jd bunga cerita atau sampingan saja saja 😂😂😂
Akira
Tanya Shui Hailang... bukan Li Wang donk yg berucap,... aduh penempatan kata/bahasa nya makin amburadul
Akira
masa iya Li wang terkejut dgn Li Wang,, naah penggunaan tanda baca dan kata2/kalimat spt ini harus nya di revisi tp ternyata tdk
Akira
ketika anda membuat cerita ini dan menulis kata2 tsb, apa diri anda tdk menyadari byk nya saran, masukan serta kritikan yg membangun tapi anda sbg penulis mengabaikan sehingga byk sekali kekacauan dalam kata, kalimat di cerita (bukan typo) dan tdk sedikit pun di revisi, walau terbilang cerita yg menarik tapi lama2 bisa tdk menarik di tengah perjalan, untung saja untuk cerita ini masih sedikit nyaman untuk di baca tapi blm tau kedepan nya akan terjadi spt apa...
Pembaca dan penulis akan saling take and give, pembaca akan senang dan nyaman bila mana cerita bagus, baik itu alur nya maupun penempatan kata, bahasa/kalimat nya dan akan mengapresiasi kepada penulis dgn hormat (karena tdk mudah membuat cerita yg bagus) dan penulis akan mendapatkan penghargaan dan kebanggan atas karya nya yg di sukai byk pembaca.. ini hanya saran saja, walau cerita nya sudah tamat tapi gak ada yg tau siapa saja bisa berhenti ditengah jalan 😊
Akira
pengulangan yg di ulang2 terus tapi tetap aja penyembutan nama nya masih sama, cerobsh dan tdk teliti itu jelas, jadi terlihat datar alur nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!