NovelToon NovelToon
Black Alice in the Murder Land

Black Alice in the Murder Land

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Dunia Lain / Light Novel
Popularitas:86.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ayano Kaname

Berawal dari link aplikasi aneh yang masuk dalam obrolan chat grup kelasnya, Yufuin Tenn, Demon Lord yang bereinkarnasi menjadi seorang manusia akhirnya harus mengikuti sebuah game aneh karena terpaksa.

[Code Name: Alice Liddell]

[Welcome to the Murderland]

Game dengan seribu kisah dongeng sebagai setting permainan membuat Tenn semakin penasaran dengan orang di balik permainan ini tersebut.

Hanya satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui sosok di balik game ini dan menyelesaikan permainannya yaitu mengumpulkan kartu klondike untuk masuk ke level selanjutnya.

Demi mengetahui apa alasan dia terpilih dalam game pembunuhan dalam kisah dongeng tersebut, Tenn harus berusaha membuat dirinya lolos ke level berikutnya tanpa ada yang tau identitasnya sebagai demon lord hingga akhir permainan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayano Kaname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19. Perburuan di Alam Liar bag. 6

Tenn tiba di tempat Code Name: Tarzan berada. Saat tiba di sana, pemuda itu berhasil menumbangkan semuanya.

Dengan cara yang sama seperti yang dia lakukan pada zombie sebelumnya, pemuda itu menusuk perut mayat zombie tersebut dan menariknya dengan kayu yang dipegangnya.

Setelah itu, dia mengoyaknya.

“Tidak ada.” katanya.

Suara semak-semak dan ranting yang patah karena terinjak menyita perhatiannya dan membuat Code Name: Tarzan berdiri dengan kuda-kuda penuh kewaspadaan.

“Aku pikir sudah mati, ternyata masih hidup. Hebat juga kamu.”

“Suara ini…Alice-kun?!” Code Name: Tarzan terlihat senang, “Aku pikir kamu meninggalkan aku sendiri, Alice-kun!!”

“Haha.” Tenn tertawa kecil sambil bergumam dalam hati, “Mana mungkin aku meninggalkannya di saat sistem miliknya itu lebih berguna dibandingkan sistem tsundere milikku yang menyusahkan?”

“Lagipula kalau ada hal yang tidak terduga, dia bisa aku korbankan.”

Sungguh pemikiran yang cukup kejam dari demon lord yang satu ini. Tapi itulah demon lord yang satu ini, tidak perlu belas kasihan selama bisa menang.

Tenn menghampirinya dan bertanya, “Sudah menemukan kartunya?”

“Yang ini dan yang di sana sudah kulihat tapi tidak ada. Alice-kun, Cinderella yang tadi?”

“Sudah mati. Aku dapat kartu suit yang kucari.”

“Huwaaa~benarkah?” Code Name: Tarzan terlihat senang. “Mana, aku mau lihat!” katanya antusias.

Tenn menunjukkan kartunya, “Ini, “King of Diamonds” yang aku temukan di tempurung kepala zombie Cinderella. Ada di otaknya. Hebat kan?”

“Otak?!” Code Name: Tarzan terkejut, “Jadi yang dimaksud di dalam kepalanya itu…ada di otaknya?”

“Entahlah, tapi yang jelas aku sudah menemukannya. Kalau kamu lama membelah perut mereka, biar aku yang lakukan dengan cepat.”

“Dengan cepat?”

Tenn menancapkan tangan kirinya ke perut salah satu mayat zombie yang tergeletak di tanah. Posisi Tenn saat ini membelakangi Code Name: Tarzan sehingga dia tidak melihat bahwa kuku jari tangan kiri Tenn menjadi tajam.

-Craat

Darah kembali mengenai pakaiannya dan Tenn merobek habis perut mayat tersebut. Dia bahkan menarik sesuatu yang panjang seperti organ dalam yang tidak asing untuk manusia, usus.

Code Name: Tarzan menghampirinya dari belakang. Dia benar-benar dibuat terkejut.

Ingin muntah tapi dia ingat dia sendiri sudah pernah melakukannya satu kali.

Tenn mengeluarkan organ tersebut dan membuangnya.

“Alice…-kun.”

“Apa? Aku sedang sibuk.”

“Kenapa membuang…benda itu?”

“Sistem mengatakan bahwa dua kartu lain ada di dalam perut kan? Kita bongkar saja semua isinya agar…ketemu!!”

“Serius?!” Code Name: Tarzan terkejut. Meskipun tidak berharap melihat adegan menjijikkan itu dari dekat, namun dia lebih tertarik dengan kartunya.

“Akh, sial! “Clover 3”. Jelas bukan kartu yang kita cari.” gerutu Tenn sambil membuang kartunya.

“Masih ada satu kartu lagi. Berarti, kita harus…”

“Membuka semua isi perut mereka.” ucap Tenn dengan penuh percaya diri.

“Glek” suara Code Name: Tarzan yang menelan ludah dengan wajah pucat. Akhirnya dia juga mengikuti cara rekan tim barunya tersebut.

Setelah beberapa zombie sudah dibuka dan nihil, tersisa dua zombie yang belum dikoyak.

“Ini yang terakhir. Satu diantara dua mayat zombie ini memiliki kartu yang kita cari. Mungkin saja kita akan beruntung kali ini.” ucap Tenn dengan ekspresi serius.

“Aku mengerti. Semoga satu dari kombinasi syarat suit kartu yang kita butuhkan untuk permainan ini ada di dalamnya.”

Keduanya memeriksa bagian dalam mayat tersebut dan akhirnya kartu yang dicari ada di dalam mayat yang dibuka oleh Code Name: Tarzan.

“Alice-kun, ada sebuah kartu!”

“Benarkah?! Lihat kartunya!”

Saat mereka melihatnya…

“Ini…”Queen of…Clovers”...benar kan?”

“Akh, bukan lagi ternyata!” gerutu Tenn.

“Mau diapakan kartu ini, Alice-kun?”

“Buang saja. Tidak berguna juga kalau kita pegang.” katanya dengan wajah cemberut.

Code Name: Tarzan mendapatkan sebuah masukan.

[Saran untuk Code Name: Tarzan dari sistem]

“Eh?”

“Kenapa?”

“Sistemku…mau memberiku saran.”

“Apa?! Sistem milikmu bahkan mau memberimu saran?!” Tenn terlihat semakin syok sekarang. “Aku ingin bertukar sistem dengan miliknya!!” teriaknya dalam hati.

Code Name: Tarzan mendengar saran dari sistem.

[Kartu “Queen of Clovers” bisa disimpan sebagai alternatif lain dalam permainan]

[Tidak ada larangan bagi pemain untuk mengumpulkan kartu klondike yang ada]

[Selama suit yang ditemukan dapat menghasilkan kombinasi “Royal Straight Flush” maka Code Name: Tarzan bisa mengumpulkan yang paling sering didapatkan]

[Sistem menyarankan untuk tidak terpaku pada satu suit karena ada 3 suit yang dapat dikumpulkan]

Code Name: Tarzan mengerti maksud sistem dan menyampaikannya pada Tenn. Sejenak, Tenn berpikir ulang tentang rencana tersebut.

Setelah beberapa saat, dia akhirnya mengangguk.

“Baiklah, kalau begitu kamu yang simpan.”

“Sungguh? Apa kau yakin, Alice-kun?”

“Aku tidak mau direpotkan dengan dua suit sekaligus. Incaranku tetap suit “Diamonds” jadi sebaiknya itu untukmu.”

“Aku mengerti.”

Setelah itu, keduanya pergi dari sana dengan tubuh bersimbah darah. Sepanjang perjalanan, mereka mencari di area hutan, pepohonan besar, melewati rawa dan semak belukar serta nyaris terjun bebas ke jurang.

“Aku nyaris mati.” ucap Code Name: Tarzan sambil mengatur napas.

“Kamu belum mati, hanya nyaris jatuh. Paling hanya patah tulang.”

“Alice-kun! Aku bukan manusia yang punya sembilan nyawa!”

“...” Tenn terdiam. Dia sendiri baru ingat sesuatu, “Benar juga. Regenerasiku baru bisa kudapatkan di level 21, berarti aku akan mati juga kalau sampai jatuh ke sana.”

“Gawat, aku harus tenang sekarang. Intinya jangan sampai terluka berat dan mati.”

Sekarang Tenn baru menyadari batasannya.

Saat mereka berjalan kembali, Code Name: Tarzan bertanya pada rekan barunya.

“Alice-kun…”

“Apa?”

“Apa yang terjadi pada sistem milikmu?”

“Oh, dia sedang merajuk sekarang.”

“Hah?”

“Merajuk. Dia mematikan bantuannya selama 2 jam dan meninggalkanku sendiri. Mirip seperti perempuan yang marah pada pacarnya.”

Sedikit tidak percaya tapi Code Name: Tarzan tidak mau bertanya lebih dari ini. Sekarang, di saat mereka merasa aman, mereka harus disambut oleh sosok lain.

*****

1
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
sistemnya alice pasti bahagia karena mary ditinggalkan🤣🤣
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀 : 🤣🤣🤣iya
total 2 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
persis, amoeba yang pusing sama si onoh🤣🤣🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️
Ayano: Iya🤣🤣
total 3 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
say goodbye👋
Ayano: 🤣🤣🤣 tar kangen kalo buru buru bye 🤣
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
hayooo harus nurut kamu alice
Ayano: 😅😅 Mak JLEB langsung
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
kan makan lagi. yang lain pasti ngerasa ngeri2 gimana gitu
Ayano: 🤣🤣🤣 udah kenyang duluan liatnya yak
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
yes alice datang untuk memakan bloody mary.. krauk krauk.. eh kira2 dimakan gak yaa?🤔
Ayano: makan gak ya. diet keknya🤣
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
horeee mati 1 jangan sampe tumbuh seribu
Ayano: 🤣🤣🤣 harusnya tumbuh 10 dulu lah
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
nanti Alice kekanyangan🤭
Ayano: 🤣🤣🤣 udah kenyang sama kenyataan idup
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
gak krauk krauk kah??🤣
Ayano: krauk krauk keknya 🤣
total 1 replies
Dance Seaweed
sayangnya doa mu gak diberkahi oleh sang Author 🤣🤣🤣
Ayano: 🤣🤣🤣 waaaak
jangan buka kartu 😅
total 1 replies
Dance Seaweed
Red queen kita juga gak? 🤔😏😌
Ayano: Tau deh wak
Sekarang lagi mikir bakalan dimunculin apa kagak itu anak
total 1 replies
Dance Seaweed
detik-detik cemburu😌
Ayano: Ettolong😅 waduh
total 1 replies
Dance Seaweed
jadi trauma dispam 🤣🤣
Ayano: Gak pengen liat anaknya ngadu Mulu sambil spam 99+🤣
total 1 replies
Dance Seaweed
maklum... remaja fase tantrum🤣
Dance Seaweed: kurang sehat🤣🤣🤣
total 2 replies
Dance Seaweed
sangat🤣🤣🤣
Ayano: Banget banget🤣
total 1 replies
Dance Seaweed
mulai Tantrum🤣🤣
Ayano: iy 🤣🤣🤣 mulai esmoni
total 1 replies
Dance Seaweed
Giuna bener-bener mati, toh? aku kira kemampuan usernya yang mengelabui kematian 😅
Ayano: /Casual/
total 3 replies
Dance Seaweed
hoho... skill dan sistem yang sangat berguna 😏
Ayano: 😏 yoyoi/Casual/
total 1 replies
Dance Seaweed
cuma queen. biasanya pemain lain masa bodo🤣🤣 maklum... pemain terkuat emang beda😌
Dance Seaweed: kenal dong. tapi btw, yang AC Philip mendekati jalan psikopat 🤣🤣
total 4 replies
Dance Seaweed
ntar dia mematung🤣🤣 salah ketik nih
Dance Seaweed: wajar wajar 😁
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!