Ketika aku mengejar cintamu, ketika itu juga Allah menjauhkan kamu dariku. Ketika aku mengejar cinta Allah, saat itu juga Allah mendekatkan kamu kepadaku.
Tapi..
Kehadiran mu seakan membuatku lupa diri.
Aku terlalu banyak berharap padamu, tanpa ku sadari, bahwa berharap pada manusia hanya akan membawa luka.
Aku tidak menyalahkan mu, yang sudah mengecewakan ku. Karena aku sadar, pada kenyataannya akulah yang menempatkan diri untuk di kecewakan. #Arshyla_Savina
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penjelasan Mike
...~Happy Reading~...
“Apakah setiap pernikahan harus di dasari dengan cinta? Dan apakah cinta bisa menjamin kebahagiaan seseorang?” tanya Mike menghela napasnya dengan berat.
“Tidak semua kebahagiaan itu bisa di ukur dengan saling cinta. Begitu pun sebalik nya, menikah tanpa cinta bukan berarti tidak akan bahagia. Kamu jelas tahu, di luar sana banyak yang melakukan Ta’aruf. Apakah mereka saling mencintai? Bahkan bertemu pun tidak pernah. Namun, lambat laun mereka bisa bisa hidup bersama dan mempertahankan pernikahan nya sampai maut memisahkan. Anggap saja kita ta'aruf, hanya bedanya kita sudah mengenal sejak kecil. Dan kita menikah karena Allah, maka percayakan semuanya kepada Allah. Kita bisa sama sama belajar,” jelas Mike panjang lebar.
“Apa kamu mengerti?” tanya Mike seraya menangkup kedua pipi Chila, hingga membuat bibir gadis itu langsung memanyun akibat tekanan dari jari Mike.
Chila pun menganggukkan kepala nya dan menatap Mike dengan tatapan polos, yang mana membuat laki laki itu tersenyum lega dan tanpa aba aba, tiba tiba Mike mendaratkan sebuah kecupan di kening nya, hingga membuat mata Chila membola.
Cup!
“Jangan pernah bahas apapun yang hanya akan menyakiti kamu. Kita bisa buka lembaran baru tanpa harus mengungkit masa lalu. Jadi mulai sekarang, kita saling belajar, saling mengerti, saling menerima dan saling melengkapi. Dan aku harap, kamu juga mengubah panggilan mu untuk ku,” imbuh Mike seraya menghela napas nya berat.
“Chila gak tau mau manggil apa,” jawab gadis itu sedikit menundukkan kepala nya karena bingung.
“Kamu bisa memanggil ku, Mas, Sayang, cinta, Hubby atau—“
“Diihh om, maluuuu!” seru Chila yang langsung menutup wajah nya dengan tangan.
“Kenapa malu?” tanya Mike terkekeh, ia memang selalu gemas dengan tingkah Chila sejak kecil, hanya saja kini tingkah kegemasan nya kian bertambah setiap kali melihat istrinya tersipu.
“Kita sudah menikah, kita sudah sah. Aku berasa seperti om om pedofil yang menikahi anak kecil kalau kamu memanggil ku seperti itu,” imbuh Mike menghela napas nya berat, “Dan juga, apakah kamu tidak ingat dengan kata kata kamu dulu hem?’
“Kata kata apa?” tanya Chila mengerutkan dahi nya.
“Saat dimana aku melarang mu memanggil ku dengan sebutan om. Kamu bilang saat dewasa, kamu akan memanggil ku apa?” kata Mike berusaha mengingatkan. Tentu saja Mike masih ingat dengan celotehan dan rengekan manja dari Chila kecil yang selalu menggoda dan mengganggu nya dulu.
“Mas,” gumam Chila pelan seraya menggigit bibir bawah nya.
“Bukankah seperti itu lebih baik?” ucap Mike tersenyum.
“Baiklah, mas.” Sahut Chila yang semakin merasa aneh dengan nama panggilan baru nya.
“Terimakasih Yaa zawjatii,” bisik Mike di telinga Chila yang mana semakin membuat wajah gadis itu merona bak kepiting yang sudah over load di masak.
“Astagfirullah, gak mau gak mau gak mau kaya gini! Jantung Chila makin gak aman!” gumam gadis itu seraya menggelengkan kepala nya, dan ia segera beranjak bangkit dari sofa hendak pergi.
“Mau kemana?” tanya Mike langsung menahan tubuh Chila dan merangkul nya dari belakang.
“Chila mau mandi. Sebentar lagi masuk sholat Maghrib. Tuh udah jam lima lebih,” ucap Chila menunjuk ke arah jam dinding yang terpajang di dinding.
“Mau mandi bareng gak?” tawar Mike yang lagi lagi membuat jantung gadis itu semakin tidak terkendali.
“Gak mau!” jawab Chila dengan cepat.
“Tapi aku mau, gimana?” goda Mike dengan tersenyum miring.
“Mass!” teriak Chila dengan cukup kencang ketika dengan tiba tiba Mike mengangkat tubuh nya dan menggendong nya menuju kamar yang berada di lantai dua.
Setelah menaiki beberapa anakan tangga.Kini Mike dan Chila sudah tiba di kamar utama, kamar yang akan ia gunakan sebagai kamar pribadi keduanya.
“Kamu mandi disini, aku akan mandi di sebelah, cup.” Lagi dan lagi, Mike mengecup kening Chila ketika sudah menurunkan tubuh mungil nya di depan pintu kamar mandi.
Tidak mampu menjawab, Chila hanya mampu mengulum senyuman dan memasuki kamar mandi dengan segera. Ia kembali menimbang setiap perkataan yang di ucapkan oleh Mike kepadanya. Benar, tidak perlu mengungkit masa lalu, saat kita memulai lembaran baru. Bukankah setiap kisah akan ada awal sebelum menuju akhir yang bahagia?
Allah sudah menunjukkan jalan terang padanya dengan sebuah ikatan pernikahan. Bukankah itu berarti Tuhan merestui hubungan nya dengan Mike. Tidak ingin over thingking, Chila pun akhirnya menerima keadaan nya, dia tidak akan menutup diri lagi dengan suaminya. Ia akan membuka hati dan menempatkan diri di samping suaminya, karena dia adalah masa depan, sementara mantan hanyalah masa lalu.
...~To be continue ......
...Jangan su'udzon lagi sama mas Mike yah 🤭🙈🙈 Doakan yang terbaik untuk rumah tangga mereka. Jangan pula si Chila di hujat bodoh karena mau bertahan sama Mike. Jadilah deterjen yang bisa membasmi noda, bukan deterjen yang membuat noda semakin parah, seperti deterjen dunia nyata yah #Ehhh 🤭🙈🤣🤣🤣...
Kang rusuh lg pingsan, eh malah nyantai aja... bukannya kasih minyak atau apa kek biar cepat sadar malah ribet beli testpack n lagi yg disuruh beli malah Clayton si mafia berhati hello kitty...wkwkwkwkwk... terus nambah lagi dramanya, antra jesica n Chila soal kenormalan si Mike
Geng rusuh bener mereka🤣