JANGAN LUPA DUKUNG KARYA INI YA!
🌸Setelah tiga tahun menikah, Arjuna mengomentari istrinya sangat membosankan, tapi orang yang membosankan inilah yang melemparkan perjanjian perceraian di wajahnya pada perayaan ulang tahun perusahaan di depan semua orang, yang membuatnya kehilangan muka.
tetapi siapa sangka, setelah berpisah, Arjuna malah merasa sangat menyesal karena telah menyia-nyiakan istrinya, dan memulai mengejar cinta istrinya kembali.
Mampukah Arjuna kembali memperjuangkan kepercayaan dan cinta Luna kembali?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19 Kedatangan Adik Ipar
Hari ini adalah hari dimana Dias akan melakukan syuting perdananya. Luna sengaja datang untuk mengunjungi sahabatnya itu yang sedang syuting. Sesekali ia melambaikan tangannya kepada Dias. Dan Dias pun terlihat menyunggingkan senyuman manisnya ketika melihat sahabat Luna datang untuk melihatnya syuting. Luna pun tidak hanya datang untuk melihat sahabatnya saja, ia juga sekalian ingin menemui editornya untuk melihat hasil naskah skenario yang ia buat beberapa waktu lalu.
Di sebuah meja di dekat lokasi syuting. Luna duduk bersama editor nya. Sesekali mereka terlihat tertawa bersama sembari bercengkrama. Luna memang sudah terbiasa bersama editornya itu, karena mereka memang bekerja di satu perusahaan yang sama.
"Oh ya kak. Gimana naskah yang aku bikin. Apa sudah ok?" Tanya Luna.
"Cuma ada beberapa adegan yang mau di ubah. Selebihnya sudah ok kok"
"Tenang! Nanti langsung aku tulis kok, gak perlu revisi lagi" Ujar Lisa, yang merupakan Editor naskah yang bekerjasama dengan perusahaan tempatnya bekerja.
"Hai! Gimana Syuting ku? Ok gak?" Dias yang baru datang langsung bertanya sembari duduk di samping Luna.
"Ok kok. Bagus banget kamu mainnya" Jawab Luna memuji dengan tersenyum manis.
"Oh ya! Tadi aku dapat kabar daru sutradara bahwa mantan Adik Ipar mu akan datang kesini"
Luna sempat tertegun mendengar kabar ini. Ya dia sangat mengenal siapa adik iparnya itu. Dia adalah Winda, sang wanita yang selalu menindas dirinya dahulu. Bahkan wanita itu juga merupakan duri di dalam pernikahan dirinya dan juga Arjuna dahulu. Jika bukan karena dirinya, kesalahpahaman tidak akan berlanjut bersama Arjuna. Bahkan wanita itu tega menjodohkan kakaknya yang sudah jelas sudah menikah dengan dirinya. Sungguh adik ipar yang sangat jahat.
Bagaimana tidak? Bahkan adik iparnya itu lebih mendukung jika Arjuna menikah bersama Natasha. Karena Natasha adalah sahabat dekatnya. Selain itu, Luna juga mengerti kenapa adik iparnya bisa masuk kedalam dunia hiburan ini, itu karena atas kerjasama yang terjalin di antara Arjuna dan Pak Gibran. Dan karena kekuasaan kakaknya Arjuna, membuat Winda semena-mena untuk masuk ke dalam dunia perfilman manapun sesuai keinginan dirinya sendiri. Tidak hanya itu, dia juga bersikap sangat arogan dan sangat sombong. Apalagi baru-baru ini, Luna juga mendengar berita, bahwa Winda juga berpacaran bersama seorang pria tampan di perusahaan miliknya yang terkenal sedang menjadi sugar mami. Ahh sudahlah, itu bukan masalah lagi bagi Luna. Karena sekarang dirinya sudah berbeda.
"Aku juga mendengar, bahwa Winda akan syuting disini juga. Aku harap kamu harus berhati-hati. Karena aku yakin, wanita itu tidak akan pernah membiarkan kamu hidup dengan tenang,,,,,," Dias menambahkan.
"Hai Luna! Tidak menyangka kita akan bertemu disini " Atensi Luna pun seketika beralih kepadanya. Dia,,, dia adalah Winda, sang adik ipar yang di bicarakan oleh Dias sejak tadi.
Winda terlihat tersenyum sinis, niatnya bukan untuk menyapa Luna, melainkan ingin melihat keterpurukan Luna selama berpisah dari kakaknya Arjuna.
"Aku lihat kamu semakin kurus saja. Oh ya aku ingat, kan kamu harus banting tulang dong untuk mencari makan haha" Winda berbicara dengan tertawa mengejek. Luna tau, dia tidak akan bisa menghindar lagi dari Winda. Apalagi dia juga akan bekerja di sana.
"Untung saja kakak ku segera menceraikan kamu. Jika tidak, pasti kakak ku akan hidup melarat seperti dirimu. Dasar pel\*cur. Ups, Sorry. Perkataan ku cukup pedas ya? Tapi gelar itu cocok untuk mu"
Mendengar itu, Dias sangat emosi. Bahkan dia hendak bangun memukul mulut pedas wanita itu. Namun tangannya di tahan oleh Luna, yang membuatnya menghentikan niatnya.
.
.
.
.
Bersambung.
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
iyalah bknnya Luna udah sepantasnya gt krn klian udah bercerai Juna
😀😀😀😀😀😀😀