NovelToon NovelToon
I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Balas Dendam / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Anissa_af

hai readers ini novel pertamaku. bila ada kesalahan dalam penulisan mohon di maklumi yah. karna sekaligus belajar menjadi seorang penulis.
oke selamat membaca 😗

Menceritakan seorang gadis remaja yang dibuang oleh ayah kandungnya. ayahnya bukan hanya membuangnya tapi ia juga membunuh ibunya.

bertemu keluarga angkat yang sangat baik hati. walau sifatnya dingin terhadap orang lain. ia masih bisa bersifat hangat kepada keluarga dan sahabatnya.

bagaimana kelanjutan ceritanya..
tunggu Up selanjutnya yah 🙏

Oh iya bantu like dan vote nya juga ya kak. terima kasih:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anissa_af, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 18

Malam pun tiba. Vanessa dkk sudah bersiap dengan jubah mereka tak lupa dengan topeng yang mereka gunakan agar musuh tidak tau wajah asli mereka, yang tau wajah asli mereka hanya tangan kanannya saja. Topeng milik vanessa dkk terlihat simple tapi itu sudah memperjelas bahwa mereka leader mafia BLS. Topeng dengan paduan warna hitam putih dan terdapat 4 berlian kecil di bagian kanan atas dekat area mata. Setelah selesai bersiap mereka pun berangkat menuju markas The Green Dragon. Dengan membawa 50 anak buah yang merupakan bawahan terkuat.

"Lapor bos. 50 pasukan sudah siap untuk penyerangan ini." Ucap Daffa

"KITA BERANGKAT SEKARANG." Ucap vanessa dkk serempak

Mereka pun menuju ke markas The Green Dragon. Sampai disana mereka melihat ada 30 penjaga di sekitar markasnya. Bawahan vanessa dkk berhasil melumpuhkan semua penjaga itu. Mereka pun segera masuk ke markas.

Brakk

Dor..dor..

Sring.. bug...bug..

Dor...dor...dor...

Banyak anggota Green Dragon yang tewas ketika bertarung karena kurang persiapan. Sedangkan anggota BLS masih bertahan karena tidak ada yang terluka. Mereka pun sampai di ruangan ketua Green Dragon.

Brakk

"SIAPA KALIAN, BERANI SEKALI MENYERANG MAFIA TERBESAR DISINI." Ucap ketua itu. Ketua itu melihat ada 4 gadis di depannya.

"Halo gadis-gadis, apakah kalian ingin bersenang-senang bersamaku malam ini." Ucap ketua Green Dragon menghampiri vanessa dkk

"Tadinya kita akan melepaskan mu." Ucap vinda dingin

"Tetapi sikapmu itu yang memandang rendah kami." Ucap viola

"TIDAK BISA DI TERIMA." Ucap vanya dan vanessa bersamaan.

"Selamat menikmati pesta bersama kami tuan." Ucap vinda

Vinda pertama menyerang dan menebas lengan kiri ketua green dragon.

Sring...

"AAAAAAA KAU... ****** KECIL BERANI MENYERANG KETUA..."

"Wah wah lihat lengan kirimu sudah tidak ada, tetapi mulutmu masih saja tidak sopan." Ucap vinda lalu memukul kepala ketua itu hingga tersungkur ke lantai

"I'M LEADER MAFIA OF BLACK LIGHT SQUAD." Ucap vanessa dkk serempak. Seketika nyali ketua itu menjadi kecil. Karena dihadapannya memang 4 gadis cantik tetapi memiliki aura kepemimpinan yang kuat dan pembunuh yang sangat keji. Ia juga sadar karena telah menyerang BLS, ia tidak tahu kalau mafia baru itu memiliki 4 pemimpin yang sangat kuat.

"Jika kau berfikir kita tidak dapat membunuh mu, maka pikiranmu itu perlu di atur kembali." Ucap vinda menyeringai. Setelah melakukan itu vinda mundur dan berganti viola yang menyayat banyak luka di tangan dan kaki ketua itu menggunakan pisau kecil tetapi memiliki ketajaman yang luar biasa.

Sreettt... srettt...

Setelah memberi sayatan ke tangan dan kaki, viola pun menusuk paha kiri ketua Green Dragon, setelah itu ia mencabut pisau itu dan ganti menancapkan ke paha kanan. Ketua green dragon hanya bisa berteriak kesakitan karena dihadapannya 4 gadis pembunuh yang kejam.

"AAAAA... BUNUH SAJA AKU..."

"Oh tidak semudah itu tuan, kita masih banyak kejutan untukmu." Ucap vanya dingin menyeringai, ia melirik ke arah vanessa, vanessa hanya mengangguk dan menyeringai

Viola pun mundur dengan menyeringai ia bangga dengan hasil kerjanya yang membuat lumpuh ketua green dragon.

"Lihat tuan hasil karyaku ditangan dan kakimu itu bagus bukan, harusnya kau memuji ku karena karya ku ditubuhmu itu sangat sempurna." Ucap viola menyeringai lalu berjalan mundur

Kini berganti vanya yang melakukan tugasnya, vanessa masih diam dengan tatapan tajam dan menyeringai. Vanya pun memberi sayatan di semua tubuh ketua green dragon dan menebas lengan kanan sang ketua.

Sreett... srettt...

"Tangan kananmu ini pasti banyak melecehkan para gadis jadi aku berikan hukuman kecil ya." Ucap vanya menyeringai lalu menebas lengan kanan ketua.

Sring...

"AAAAA....KUMOHON HABISI...SAJA NYAWAKU..."

"Ya kita akan melakukan itu, tetapi nikmati 1 kali lagi ya karena pesta ini belum berakhir." Ucap vanya dingin

Bugg...bugg

Vanya menendang alat vital ketua itu. Hingga ia berteriak kesakitan.

Anggota BLS dan anggota green dragon yang terluka pun bergidik ngeri karena tidak menyangka 4 gadis yang cantik berubah menjadi iblis yang menakutkan. Mereka juga berjanji untuk tidak mengusik ketenangan para gadis itu. Sekarang ganti vanessa yang maju.

"Tuan kau begitu bodoh, apakah kau berfikir BLS sebagai mafia baru akan memiliki ketua yang sangat bodoh sepertimu." Ucap vanessa dingin.

Ketua GD hanya bisa meringis kesakitan karena disekujur tubuhnya banyak sekali luka, dan darah banyak yang keluar dari tubuhnya. Ia hanya bisa pasrah karena kali ini ia berhadapan dengan aura pembunuh terkuat dari ketiga gadis yang sudah menyerangnya.

"BUNUH...SAJA...SAYA."

"Loh kau kan tadi meminta bersenang-senang. Kita sudah menuruti ucapanmu." Ucap vanessa menyeringai lalu menggoreskan luka di pipi ketua itu dengan pisau kecil miliknya.

"AAAAAA BUNUH SAJA AKU.. DASAR ******..." Teriak ketua itu

"BODOH... LUKA DITUBUHMU TERNYATA TIDAK BISA MEMBUAT OTAKMU SADAR JUGA." Teriak vanya.

"Kau salah memilih musuh tuan." Ucap viola

"Dasar tua bangka sialan, mulut lo penuh dosa." Ucap vinda

Vanessa pun geram karena ia mendapatkan hinaan seperti itu.

"Mendekamlah kau di neraka." Ucap vanessa mengeluarkan katana milik nya yang ada simbol di ujungnya bertuliskan V.A.S. yang artinya itu milik vanessa. Dengan seketika vanessa menebas kepala ketua itu.

Sring...

Kepala ketua itu seketika langsung putus dari badannya vanessa pun mengambil kepala itu dan menentengnya. hal itu membuat semua orang yang berada di situ ketakutan.

"JIKA KALIAN BERANI MENGUSIK KETENANGAN KAMI, MAKA NASIB KALIAN TIDAK JAUH BERBEDA DENGAN NYA." Teriak vanessa menenteng kepala ketua itu. Lalu melemparkan ke arah anggota green dragon. Mereka hanya bisa menelan salivanya karena beruntung masih hidup walau terkena luka tembak atau sayatan.

"Jika kalian ingin bernasib sama maka silahkan maju." Ucap vinda dingin

"Ampun nona, kami akan menjadi anggota kalian." Ucap seseorang anggota green dragon

"Viko, Daffa bawa anggota Green Dragon yang masih hidup. Latih mereka dengan baik." Ucap vanessa

"Baik bos." Ucap viko dan daffa serempak

"Bila kalian berani menghianati kami, maka bersiaplah menerima hukumannya." Ucap viola datar.

Vanessa dkk pun segera keluar dari markas itu, begitupun anggota BLS mereka segera keluar dan

BOOMM...BOOMM..

Seketika markas itu meledak. Green dragon pun musnah. Ada sepasang mata yang melihat kejadian itu hanya tersenyum tipis.

Vanessa dan yang lainnya segera kembali ke markas. Anggota baru banyak yang dilatih oleh tangan kanan BLS. Tetapi vanessa dkk menuju ke dapur dan membuat makanan untuk mereka dan tangan kanan mereka.

"Setelah ini musuh kita pasti lebih banyak." Ucap vanessa sambil meminum teh hangat buatannya

"Kau benar nes, kita sudah menghancurkan mafia terbesar ke 8." Ucap vanya

"Selagi mereka tidak mengusik ya tidak masalah kan." Ucap vinda

"Apa salahnya kita bersiap dari sekarang vinda." Ucap vanya

"Green Dragon memiliki bawahan mafia yang terbilang banyak vin" ucap viola

"Sudahlah kalian tenang saja, mansion ini tidak akan ada penyusup." Ucap vanessa

"Bagaimana kau tau nes." Ucap viola

"Gerbang utama sudah banyak aliran listrik, itu akan berlaku pada orang yang bukan bagian dari BLS." Ucap vanessa

"Anggota BLS memiliki identitas sendiri, yaitu di sekitar baju mereka terdapat pin yang berlambang mawar hitam dan 2 pedang dengan bentuk silang. Itu sudah memperjelas bahwa mereka bagian dari kita." Sambung vanessa

Teman-teman vanessa hanya mengangguk dan ber'oh' ria.

"Btw nes, ada mafia yang berada dibawah pimpinan Green Dragon yaitu King Snake, bila mereka tau kita yang menghancurkan Green Dragon entah apa yang akan mereka lakukan." Ucap vanya

"Aku pernah dengar mafia itu sangat ganas ketuanya adalah seorang psychopat sejati." Ucap viola

"Kita berempat juga psychopat." Ucap vinda santai

"Udah lah gausah dipikirin sekarang kita istirahat aja, gue besok mau pulang ke mansion." Ucap vanessa beranjak menuju kamarnya. Di lantai 4 juga terdapat dapur dan ruang keluarga untuk berkumpul santai sambil menonton televisi.

---------^^^^----------

Halo readers🤗

Untuk episode selanjutnya ditunggu aja ya, akan author usahakan untuk up 1 hari 2 episode.

Jangan lupa juga buat like,comment dan vote nya yah.💚

Terimakasih;)

1
Riswana ANha
Lumayan
Riswana ANha
Luar biasa
Yanie Handayani Yani
ky kisah alana apa y judul ny lupa aku
marini anggita
update dong Thor
penasaran nihhh
Irna Herawati
Thor bisa ganti panggilanx gak,jngan Bos dong thor
Eida Nuban
memgandung bawang tjhor😭😭😭
Helen Nirawan
ada yg ngintip tuh
Dwi Anwaith
kapan update lagi Thor, udah ganti tahun nih masih setia nungguin aku, semangat Thor 💙💙 ditunggu
Felani Febrianti
Kak kapan upnya?🥹
Aisyah Suyuti
seru
Siti Aniah
semangat author, up lagi jangan lama²
Felani Febrianti
kak upnya jgn lama-lama🫠
Nadia Utari
yg bawa
mutiara sandi
ini yg gw tunggu
mutiara sandi
aku baca nya oke langkah2 thorrr..lbh merapat thor
Fy Ndut
Kecewa
Siti Aniah
upnya jangan lama² thor suka lupa dengan ceritanya yg dah di baca
Siti Aniah
kulkas 2pintu kapan nikahnya
Siti Aniah
terlalu banyak flesbeck
Siti Aniah
semoga saja setelah cerita ini selesai di baca kan ada kelanjutan dgn cerita yg sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!