Zulkarnain yang dipaksa untuk menjadi pewaris harus menjalani kehidupan yang tidak diinginkan.Ia harus jauh dari istri tercintanya yang tengah hamil muda.Namun berkat kegigihan AIDA, istri Zulkarnain.Mereka yang terpisah akhirnya bisa bersama.
Akan tetapi itu bukanlah akhir dari segalanya, Niken ayu yang terlanjur cinta kepada Zulkarnain memilih jalan pintas sehingga Zulkarnain mengkhianati istrinya.Diluar dugaan, Anak kembar yang dilahirkan oleh AIDA ternyata memiliki kekuatan yang diturunkan oleh kakeknya.kekuatan itulah yang menyelamatkan Zulkarnain dari pengaruh Niken ayu.
Kejahatan Niken ayu tidak berhenti sampai disitu,Ia merencanakan pembunuhan kepada AIDA dan kedua anaknya.Yang mengakibatkan meninggalnya AIDA dan hilangnya si kembar.
Akankah Zulkarnain bisa menemukan Si kembar yang telah dinobatkan sebagai Ahli waris nya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sang pewaris Bab 19 Ajian pengasih
Setelah mengikuti alamat yang ditulis, akhirnya Niken Ayu menemukan rumah Mbah Sukma dukun yang dicari nya.
Kebetulan Sang dukun tengah ada dihalaman rumah nya memberi pakan ayam.
"Assalamu'alaikum Mbah... "
"Wa'alaikum salam... mari masuk cah ayu"
"Terimakasih Mbah... "
Mbah Sukma melangkah lebih dulu masuk kedalam rumah nya.Diikuti oleh Niken Ayu.
"Silahkan duduk... maaf rumah Mbah sangat kurang layak untuk cah ayu"
"Nggak apa-apa Mbah" Niken Ayu begitu sopan, iya pun duduk dikursi sofa yang sudah lanjut usia.
"Sebentar Mbah masuk dulu"
"Silahkan Mbah... "
Mbah Sukma tersenyum sembari masuk kedalam rumahnya.
Tak berapa lama, beliau datang dengan segelas teh hangat di atas nampan.
"Kok Mbah repot-repot amat sih"
"Nggak apa-apa cuma teh saja"
Mbah Sukma menyuguhkan teh itu ke hadapan Niken Ayu.
"Terima kasih Mbah"
Mbah Sukma manggut-manggut.
"Kamu sendirian ndok"
"Iya Mbah"
"Orang tua mu tahu kamu kesini? "
"Tidak Mbah"
Mbah Sukma menautkan kedua alisnya.
"Apa tidak masalah jika tak ada dukungan dari keluarga?? "
"Saua akan memberi tahu nanti sepulang dari sini Mbah.. Karena tadi terburu-buru banget"
"Ohh begitu rupanya" mbah Sukma manggut-manggut mengerti.
"Iya Mbah"
"Sekarang apa keinginan mu? "
"Aku ingin laki-laki itu mencintai ku Mbah dan menikahiku, meskipun aku harus jadi yang kedua"
"Jadi dia sudah punya istri? "
"Iya Mbah"
Mbah Sukma diam, agak lama.Sampai akhirnya...
"Siapa namanya?"
"Zulkarnaen Mbah"
Mbah Sukma diam lagi.
"Kamu sudah pikirkan resikonya? "
"Apapun itu Mbah, aku siap menanggung nya"Jawab Niken Ayu sangat yakin. Mbah Sukma manggut-manggut.
" Baiklah... tunggu disini sebentar "
Niken Ayu mengiyakan. Mbah Sukma bangkit dan masuk kedalam lagi.
Dalam kurun waktu 20menit, Mbah Sukma keluar dengan sesuatu yang dipegangnya dan meletakkan dihadapan Niken Ayu.
"Didalam bungkusan itu, ada gula.Masukkan ke minuman nya.Ada benda dibungkus kain merah, kubur dihalaman rumah nya. Dan ada kemenyan, bakar, mandikan tubuh mu dengan asapnya"
Niken Ayu manggut-manggut tanda mengerti, ia menimang bungkusan itu dengan binar senyuman bahagia.
"Hanya ini mbah? "
"Iya.... tapi kamu punya pantangan"
"Apa itu Mbah?? "
"Jangan mengusap kepala anak yatim?? "
"Hah??? "cukup mengherankan bagi Niken, tapi dia tak perduli. " Baiklah Mbah "
"Bagus... segeralah pulang.Orang tua mu sangat merisaukan dirimu"
"Baik Mbah, terimakasih banyak Mbah saya pamit" Niken Ayu bangkit, ia menyalami Mbah Sukma beserta sebuah amplop tebal yang diselipkan ditangan nya. Mbah Sukma mengangguk pelan.
Dengan berbunga-bunga Niken Ayu pergi dari rumah Mbah Sukma.Impian nya untuk bisa menjadi istri Zulkarnaen akan segera tercapai.
Membayangkan nya saja sudah sangat membahagiakan.
___
"Niken... darimana? kok sampek malam begini? " tegur Bu Risma begitu melihat Niken Ayu baru datang.
"Mama kok belum tidur?"
"Mama sengaja nungguin kamu"
Niken melenggang masuk kedalam rumah nya, ia terlihat memang sangat bahagia.
"Ada apa ini??? kok sumringah sekali? " selidik Bu Risma.
"Impian Niken untuk menjadi istri Zulkarnaen akan tercapai Ma" jawab Niken Ayu berbinar-binar.
"Tapi kan Zulkarnaen udah punya istri nak"
"Niken nggak apa-apa jadi istri kedua Ma"
"Kamu sudah gila apa?"
"Jika cinta ini adalah kegilaan, mungkin benar aku sudah gila Ma" ucap Niken dengan enteng nya. Ia pergi meninggalkan Bu Risma yang masih tak percaya mendengar Jawaban Niken Ayu.