Red Rose (Cinta di Tiga Negara)
Perjalanan Cinta yang berliku, kekecewaan dan kesedihan.
Ketika ketulusan hati dipertanyakan dapatkah mempercayai cinta lagi, setelah semua yang dialami.
"Bukan Cinta Pertama, Tapi Cinta Sejati"
Lin Yijia
Perjalanan hidup yang di jalani, suka dan duka ia rasakan, membawanya terombang ambing dalam dekapan dunia.
Pertemuan demi pertemuan, yang berakhir dengan perpisahan. Terbuai perasaan, berpikir cinta itu datang, namun selalu berakhir dengan kegagalan.
Dapatkah ia bertahan, lalu dimanakah cinta sejatinya (?) akankah cinta pertamanya menjadi cinta sejatinya (?)
Temukan jawabannya dalam Novel Red Rose-Cinta di Tiga Negara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kapal Pesiar
" * Kapal Pesiar Britannia * "
Hari yang ditunggu-tunggu akhir-nya tiba, pernikahan antara dua keluarga besar. Keluarga Zohran dan Keluarga Marcus.
Mengusung Tema Putih, bertempat di atas Kapal Pesiar besar.
"Britannia" sebuah kapal pesiar dengan berat 141.000 ton.
Dengan perlayaran selama 12 malam, memiliki Destinasi akhir di Kota Greenock.
Dibangun di Italia dengan 15 Deck penumpang, 13 Bar dan 13 Restoran, Teater 935 kursi, 4 kolam renang, dan koleksi karya seni bernilai Jutaan Poundsterling.
Spa dan area anak-anak, Pusat kebugaran, Perpustakaan, Toko-toko yang luas dan area olahraga.
Kapal dengan panjang 329 meter ini dapat membawa 3.645 penumpang dan 1.350 awak.
Memiliki tenaga mesin yang sama dengan 70 Tank atau 86 Bugatti Voyrons.
Acara pernikahan Alexander Zohran salah satu anggota keluarga besar Zohran, yang merupakan sepupu dari Jhonathan Zohran. Dan mempelai wanita-nya yang berasal dari Keluarga Marcus, Maharani Marcus.
Hari yang bahagia itu akan berlangsung selama 11 Hari, 12 Malam. Dihari pertama akan diadakan-nya Resepsi Pernikahan, kemudian pada malam hari-nya Pesta Dansa. Dilanjut-kan hari-hari berikut-nya, Pesta win dan Makan Malam bersama. Dan serentetan acara lain-nya.
Pesta Mewah di atas Kapal Pesiar itu di hadiri tamu-tamu penting, bukan hanya Kolega ke dua keluarga besar saja, tapi juga mulai dari Pengusaha-pengusaha besar, hingga Menteri.
Begitu juga tentu-nya Keluarga Besar Julius, turut hadir dalam tamu undangan. Namun tidak semua dapat hadir, hanya Willona dan Kakak-nya, Morgan.
Sementara itu Yijia tengah berada dalam ruang Make Up bersama Maharani, Pemeran Utama Wanita dalam acara besar ini.
"Apa aku terlihat cantik Kak Yi?"
"Tentu saja, kamu sudah cantik, ditambah sekarang tentu semakin cantik." Benar, pujian Yijia itu benar ada nya, membuat Maharani tersenyum cerah.
"Terimakasih Kak, setelah ini pun akan tiba giliran Kakak dan Kak Jhon."
[ Yah aku harap juga begitu, semoga saja ] pikir Yijia.
Mengenakan Gauh Putih Panjang, karya Desainer ternama. Dengan hiasan kepala, Mahkota Tiara Crown Pearl. Maharani terlihat sangat mempesona.
Bagaimana pun pesta pernikahan Maharani sekarang adalah impian para gadis-gadis muda tentang pernikahan.
Yijia yang bertugas sebagai pengiring pengantin pun tak luput dari pandangan mata, mengenakan Mini Dres putih dan rambut yang di sanggul di hiasi mahkota bunga, Yijia berjalan di samping Maharani.
...
Setelah acara resepsi pernikahan yang berjalan lancar selama satu hari penuh, dilanjut-kan acara makan malam. Dipagi hari minum teh bersama dan seterus-nya acara-acara lain nya terus berlanjut.
"Sayang aku juga tidak sabar akan pernikahan kita nanti." Jhonathan memeluk Yijia dari belakang, Yijia yang sedang berdiri di samping pembatas Kapal, tengah menikmati pemandangan laut.
Entah bisa disebut menikmati atau justru sedang melamun, terlihat jelas pandangan kosong Yijia. Bagaimana tidak, selama acara pesta berlangsung ia terus menangkap Willona yang selalu memandangi Jhonathan begitu pun sebalik-nya, Yijia merasa terpuruk dan kecewa.
"Sayang kenapa kamu diam saja?"
"Tidak apa-apa, disini nyaman. Aku merasa tenang menikmati pemandangan yang ada di depan mataku saat ini."
"Apa menurut mu sebaik-nya kita juga melangsung-kan pernikahan kita di atas Kapal Pesiar?"
"Terserah pada mu saja."
"Baiklah, aku akan bicara pada Kakek, lalu akan langsung mengatur segala-nya."
"Tidakkah menurut mu itu terlalu terburu-buru, kita sama sekali belum tau apa yang akan terjadi pada hari esok, bisa saja..."
"Apa nya yang terburu-buru? tidak ada yang terburu-buru, aku ingin pernikahan kita siap dan sempurna, aku harap kelak dapat menceritakan-nya pada anak-anak kita nanti."
"Iya Jhon."
.....
Pesta selanjut-nya diada-kan di kolam renang, setiap tamu undangan di peringat-kan bahwa kolam renang nomer tiga dan empat adalah kolam terdalam, jadi disaran kan untuk yang tidak terlalu pandai berenang, tidak berenang disana.
Bagi Willona yang tidak bisa sama sekali berenang, ia memilih untuk tetap di atas menikmati minuman-nya.
Airin tengah berbincang dengan Alexander, Bintang Utama Pria pada acara ini.
"Wah pengantin barukita terlihat begitu bersinar hari ini, bagaimana?" Mendengar pertanyaan Airin, Alexander merasa malu dan hanya dapat tersenyum.
"Apa yang Kakak maksud sih?"
"Hey pengantin, kenapa pura-pura tidak tau?"
"Ayolah Kak, jangan menggoda diriku."
"Hm seandai-nya ada Andrew, kau pasti sudah habis diledekin nya."
[ Ah Andrew, sejak hari itu aku belum bicara pada-nya, tapi seperti-nya dia tidak melihat aku di tempat itu, akan sangat bagus jika ia tidak tahu ] pikir Alexander.
"Hey apa yang kamu pikir kan? tidak baik bagi pengantin baru untuk melamun seperti ini."
"Ah Kak, kenapa Andrew tidak dapat dihubungi setelah pulang ke Korea, apa dia ada masalah? apa Kakak tau?"
"Yah aku juga tidak tau, mungkin dia memang tidak ingin di ganggu dulu."
"Hey lihat ada yang terjatuh kedalam kolam renang nomer empat!" Teriak seorang tamu undangan.
Airin dan Alexander menoleh ke arah kolam nomer empat dan menyadari bahwa yang terjatuh itu adalah Willona di saat bersamaan Yijia juga terjatuh kedalam kolam renang nomer tiga.
Semua orang kaget, bahkan Jhonathan pun yang berada di dekat kedua kolam renang ikut melongo.
"Tolongg!!" Jerit Willona
Willona yang nota bene nya tidak bisa berenang terus meminta tolong, namun sesekali ia terus timbul tenggelam kedalam air. Tanpa berpikir panjang lagi, Jhonathan buru-buru melompat masuk ke dalam air menolong Willona.
Sementara itu Yijia yang juga tengah berada dalam kolam renang, terus berusaha agar tetap nengambang. Ia sebenar-nya bisa berenang namun karena gaun panjang yang ia gunakan, ia tampak kesulitan di tambah kolam renang itu cukup dalam dan luas.
"Ck!" ucap Thomas lalu langsung melompat masuk ke dalam air, menyelamat-kan Yijia.
"Wah benar-benar tidak di duga, tuan muda Jhonathan lebih memilih menyelamat-kan mantan tunangan-nya dari pada calon istri-nya." Komentar seorang tamu undangan itu cukup membuat risih Roy yang mendengar-nya. Ditambah beberapa tamu undangan wanita lain-nya yang terus bergosip.
Jhonathan berhasil menyelamat-kan Willona, dan membawa-nya naik ke atas. Jhonathan terus menekan dada Willona yang sedang terbaring tidak sadar-kan diri untuk mengeluarkan air yang tertelah oleh-nya.
Segera setelah-nya Thomas juga berhasil menyelamat-kan Yijia, berbeda dengan Willona, Yijia tetap sadar-kan diri.
Yijia menatap ke arah Jhonathan yang sedang melakukan nafas buatan, mulut ke mulut pada Willona, karena tadi tidak berhasil mengeluar-kan air dengan menekan-nekan dada Willona.
Jhonathan terlihat begitu serius dan khawatir pada Willona, hingga tidak menyadari apa yang tengah ia lakukan saat ini.
"Uhuk..Uhuk.." setelah 10 menit Jhobathan melakukan nafas buatan akhir-nya Willona sadar dan memuntah-kan air yang tadi tertelan oleh-nya.
[ Hebat, benar-benar hebat! ]
Salam dari Edward dan Kimmy
I LOVE MY CEO
Mampir yah kak
cinta pak bos hadir lagi kak😊
semangat semangat 💪💪💪
cinta pak bos hadir lagi kak😊
semangat semangat 💪💪💪
kalau sempet, mampir ya Thor. ke novel perdan aku.
selebihnya oke semua👍👍👍
5 LIKE & RAT 5 Terbang ke karyamu thor
Semakin seru & membuat penasaran 💓
Jangan bosan mampir
🌷REINKARNASI🌷
Menantimu dengan setia
btw ditunggu karya selanjutnya 😎😍😘