NovelToon NovelToon
Sejak Kapan Aku Jadi Sekuat Ini?

Sejak Kapan Aku Jadi Sekuat Ini?

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Slice of Life
Popularitas:19.3k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Xu Ming adalah pemuda biasa dari Bumi yang sangat menggemari novel dan komik kultivasi. Suatu hari, keinginannya untuk menjadi tokoh utama benar-benar terkabul. Ia tiba-tiba terbangun di Dunia Tianxuan dan memperoleh Sistem Pembimbing Kultivasi. Namun, alih-alih menjalani petualangan besar, ia justru dipaksa berlatih pedang, berkebun, memasak, melukis, memainkan qin, menulis kaligrafi, hingga melakukan berbagai pekerjaan sederhana selama sepuluh tahun.

Saat Xu Ming mengira perjalanan sebagai seorang kultivator baru akan dimulai, sistem justru menghilang setelah menyatakan bahwa tutorial telah selesai.

Menganggap dirinya masih seorang mortal yang lemah, Xu Ming memilih tinggal di Desa Qinghe dan menjalani hidup tenang. Tanpa ia sadari, seluruh latihan itu telah membuatnya melampaui semua tingkatan kultivasi. Sementara Xu Ming terus meragukan kekuatannya, seluruh dunia justru memanggilnya Senior, menganggapnya sebagai pertapa agung yang menyembunyikan identitas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 — Nasihat Seorang "Orang Biasa"

Suasana di tanah lapang itu menjadi sangat sunyi.

Tidak ada lagi suara benturan senjata.

Tidak ada lagi teriakan kemarahan.

Semua orang hanya menatap arah kepergian Xu Ming.

Sosok pemuda dengan keranjang bambu di punggungnya perlahan menghilang di antara pepohonan.

Seorang murid muda dari sekte biru akhirnya membuka mulut.

"Siapa sebenarnya orang itu?"

Tidak ada yang menjawab.

Karena tidak seorang pun tahu.

Tetua berjubah biru yang sejak tadi diam perlahan berjalan ke tempat Xu Ming berdiri sebelumnya.

Ia menundukkan kepala.

Di tanah masih terlihat bekas jejak kaki Xu Ming.

Namun yang membuatnya terkejut...

Bukan jejak itu.

Melainkan sebatang ranting kecil yang terinjak secara tidak sengaja.

Tetua itu mengambil ranting tersebut.

Matanya langsung berubah serius.

"Apa yang terjadi, Tetua?"

Tanya salah satu murid.

Tetua itu tidak menjawab.

Ia hanya menatap ranting biasa di tangannya.

Bagi orang lain, itu hanyalah ranting kering.

Namun bagi seorang ahli pedang seperti dirinya...

Ia bisa merasakan sesuatu.

Jejak niat pedang.

Bukan dari serangan.

Bukan dari teknik.

Melainkan dari cara Xu Ming berjalan.

Setiap langkahnya alami.

Setiap gerakannya selaras.

Bahkan tanpa sengaja...

Ia meninggalkan jejak Dao.

Tetua itu menarik napas panjang.

"Orang yang barusan lewat..."

"Jangan pernah mencari masalah dengannya."

Semua murid terkejut.

"Tetua?"

"Kita bahkan tidak tahu siapa dia."

Tetua itu memandang mereka.

"Itulah yang paling menakutkan."

Sementara itu...

Xu Ming sudah berjalan cukup jauh.

Ia sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi.

Ia hanya memikirkan makan malam.

"Sepertinya hari ini aku harus membuat sup."

Ia berhenti sebentar.

Lalu tersenyum.

"Besok mungkin aku bisa membeli beberapa bumbu baru di kota."

Baginya...

Pertarungan tadi hanyalah kejadian kecil.

Ia bahkan sudah melupakannya.

Ketika Xu Ming tiba di Desa Qinghe, matahari hampir tenggelam.

Beberapa penduduk desa menyapanya.

"Xu Ming, baru pulang?"

"Iya."

"Hari ini dagangan habis?"

Xu Ming tersenyum.

"Hampir semuanya."

"Wah, bagus."

Para penduduk desa menganggap Xu Ming sebagai pemuda rajin yang mencoba bertahan hidup.

Tidak ada yang tahu bahwa pemuda yang mereka kenal itu telah menjadi pusat perhatian berbagai kekuatan besar.

Di rumah.

Xiao Hei langsung berlari menyambut.

"Woof!"

Xu Ming mengusap kepalanya.

"Aku pulang."

"Ada yang menjaga rumah?"

Xiao Hei menggonggong bangga.

Xu Ming tertawa.

"Bagus."

Ia membuka keranjang bambunya.

Mengeluarkan beberapa makanan yang dibelinya dari kota.

Lalu mulai memasak.

Malam kembali menjadi tenang.

Namun di tempat lain...

Berita tentang kejadian di hutan mulai menyebar.

Di sebuah penginapan Kota Qingyun.

Seorang kultivator sedang bercerita kepada teman-temannya.

"Kalian tahu?"

"Hari ini ada seorang ahli misterius menghentikan pertarungan dua sekte."

"Ahli misterius?"

"Iya."

"Dia hanya mengatakan beberapa kata."

"Namun kedua pihak langsung berhenti."

Orang lain tertawa.

"Hanya beberapa kata?"

"Memangnya sehebat apa?"

Kultivator itu menggeleng.

"Kalian tidak mengerti."

"Dia melihat teknik pedang mereka sekali..."

"Lalu langsung menunjukkan kelemahannya."

Ruangan menjadi sunyi.

Seorang pria bertanya.

"Siapa namanya?"

Kultivator itu menjawab.

"Namanya Xu Ming."

Di sebuah ruangan gelap.

Seseorang mendengar laporan itu.

Xu Ming.

Nama yang sama.

Pemuda dari Desa Qinghe.

Orang yang menjual kaligrafi Dao.

Orang yang memiliki rumah penuh misteri.

Pria itu tersenyum.

"Menarik..."

"Jadi dia bukan hanya ahli seni."

"Dia juga memahami pedang."

Ia berdiri.

"Sepertinya..."

"Kita harus mencari tahu lebih banyak tentang orang ini."

Keesokan paginya.

Xu Ming bangun seperti biasa.

Ia membuka pintu rumah.

Menyapu halaman.

Menyiram tanaman.

Lalu memberi makan hewan.

Hari itu tampak sama seperti hari-hari sebelumnya.

Namun di luar Desa Qinghe...

Nama Xu Ming perlahan mulai berubah menjadi legenda.

Seorang ahli yang tidak mengakui dirinya ahli.

Seorang pertapa yang menganggap dirinya petani.

Dan seorang pemuda yang masih bertanya dalam hati...

"Kenapa semua orang memanggilku Senior?"

Bersambung...

1
Ilham Yono
good job
Ilham Yono
nambah seru nih
Ilham Yono
beuh dapat durian runtuh
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Shy/
Ilham Yono
😄😄😄
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ilham Yono
hanya bisa nyengir kuda gaes
Ilham Yono
WIS..WIS...
Ilham Yono
nambaj dalem lagi
Ilham Yono
geleng geleng gw dah
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Grin/
Ilham Yono
legend mah beda
Ilham Yono
mulai viral
Ilham Yono
salah faham maning
Ilham Yono
hihihi jadi di hormati
Ilham Yono
kacau..kacau mania
Ilham Yono
heboh dah🤣
Ilham Yono
/Facepalm/
Ilham Yono
dalem banget dah
Ilham Yono
untung kaga macem macem...Hem kalau engga jadi bacem ente
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!