NovelToon NovelToon
PREMAN JALANAN PUTRA KONGLOMERAT

PREMAN JALANAN PUTRA KONGLOMERAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Pembunuhan
Popularitas:317k
Nilai: 4.9
Nama Author: Wisnu Arca

perkenalan
namanya Roman maulana satria usia dua puluh empat tahun pendidikan sarjana hukum lulusan amerika.hidup sebagai preman jalanan walau merupakan putra konglomerat pewaris tunggal satria corp. kisah cintanya tak direstui ibunya. yok kita lihat perjuangan hidupnya untuk mengungkap kasus kematian kekasihnya yang dibunuh dengan menularkan virus covid 19 yang lagi viral dan menghilang dari kedua orang tuanya. mari kita masuk dalam kisah pertama pulang ke Idonesia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisnu Arca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyesal

Pak Rifky kebingungan harus berbuat apa saking gembiranya. Putranya mengirim sms pertanda dia baik baik saja.

Aku akan menuruti permintaanmu nak. Aku akan datang menemui kedua orang tua Morrin bila perlu sampai ngemis ngemis untuk minta maaf. Tidak perlu gengsi demi kamu anakku.

Tadinya pak Rifky tidak mau membangunkan istrinya yang sudah tertidur pulas. Wajah pucat istrinya mengundang rasa iba dihatinya.

Mungkin ini bisa jadi obat mujarab menghilangkan rasa rindunya pada putranya. Aku harus membangunkannya kata pak Rifky.

"Sayang...bangun!"

Samar samar Marisa mendengar suara sedang memanggilnya persis seperti suara suaminya tapi yang memanggilnya adalah seekor burung rajawali sedang bertengger disebuah ranting cemara berukir indah.

"Marisa...bangun."

Suara itu kembali terdengar menyuruhnya bangun.Kali ini Marisa tampak melihat, Morrin tersenyum mengenakan gaun indah serba putih. Sedang menggandeng tangannya mengintari taman bunga dan buah buahan dari berbagai jenis. Buah buahan yang ranum dan segar.

"Sayang...ayo bangun!" pak Rifky menggoyang goyangn tubuh istrinya yang sedang tersenyum. Marisa sadar seperti ada yang membangunkannya perlahan matanya dibuka.

"Pak..." sapa marisa lemah.

"kamu mimpi..."

Marisa anggukan kepala perlahan dan sangat lemah.

"Ada berita baik untukmu...?" bisik pak Rifky dengan senyum manis sedikit menambah semangat bagi Marisa.

"Dari putra kita?" lirih suara Marisa.

"Hm...,!" pak Rifky anggukan kepala.

Pak Rifky memperlihat sms dari Roman. Dia membujuk Marisa makan, dan mengajaknya berkunjung kerumahnya Morrin. Untuk silaturohmi sekalian minta maaf sebagaimana permintaan putranya.

Dengan badan masih lemah Marisa mengiyakan dan berangkat usai sholat isa.

Sekarang Nadira dan Hadi sudah sampai di apartemennya Roman.

"Kalau kamu mau aman untuk sementara tinggalah disini tidak usah kemana mana. Kamu tahu kan...kerjanya Ghazan, orang orang pasti sedang memburumu dengan bayaran yang tinggi!" Nasehat Hadi.

"Kami ikhlas menolongmu, jangan coba coba kabur dan kami juga berharap kamu ikhlas menolong kami. Untuk terungkapnya kasus ini!" tambah Nadira supaya Bisri tidak berpikiran negatip.

"Aku juga menyesal..., aku tak dapat berbuat apa apa untuk menolak keinginan Ghazan dan Winda, akhirnya istrikupun jadi korban. Seandainya istriku tetap berada ditempat perawatan mungkin istriku tidak jadi korban." kata Bisri menyesal.

"Wandi...Parti...Saripah, masuk...!" Hadi memanggil seorang security dan dua pembantu apartemen.

"Kalau kau perlu apa apa tinggal bicara pada ketiga orang ini.baju, selimut dan segala lain lainnya segera kami datangkan." ucap Hadi.

Usai memberi wejangan pada Bisri. Hadi dan Nadira keluar bersamaan dengan security dan para asisten rumah tangga apartemen itu.

Diluar Hadi memperingatkan security dan asisten rumah tangga itu agar tetap menjaga dan mengawasi Bisri. Karena orang itu sangat penting untuk mengungkap kasus tewasnya Morrin.

Usai mewanti wanti orang orang di apartemen Hadi dan Nadira langsung meninggalkan apartemen.

"Nadira...apa sekarang kamu menemukan ide untuk menemukan keberadaan Roman." tanya Hadi dengan suara agak kedengaran sedih sambil mengendarai mobil dalam perjalanan pulang.

"Terus terang Di...aku tidak bisa tidur memikirkan Roman yang sekarang keberadaannya entah dimana." ucap Nadira.

"Justru aku berharap kamu menemukan solusinya." lanjut Nadira.

"Mudah mudahan dia bisa mope on dan kembali berkumpuk dengan kita." harap Hadi.

"Mudah mudahan." timbal Nadira.

Mereka berdua terdiam, dan mobil terus meluncur di jalanan. Cukup riskan memang perjalanan hidup cinta Roman yang mendapat tentangan dari ibunya. Dan sekarang ibunya jatuh sakit karena menyesal.

Wanita yang dituduh kuat membunuh Morrin adalah Winda, wanita pilihan mamanya. Karena bukti jelas dengan adanya bros milik winda yang ditemukan dikamar Morrin.

"Di...aku tidak jadi pulang antar aku kerumahnya Morrin." pinta Nadira.

"Baik, sekalian aku ikut tahlilan." jawab Hadi.

"Kalau...tahlilannya habis isa. Kalau tahlilannya magrib gimana?" tanya Nadira.

"Mudah mudahan habis isa!" harap Hadi.

"Malu...kita kalau kita tidak kelihatan disana." ucap Nadira.

Azan magrib berkumandang, Hadi mengarahkan mobilnya menuju arah suara azan dikumandangkan.

Begitu juga dengan pak Rifky sekarang mereka sedang sholat berjamaah dimasjid al huda. Sedang Marisa tinggal didalam mobil karena tidak mungkin dia ikut berjamaah sebab dia tidak bisa duduk biasa apalagi berjalan. Dia tidak kuat menahan tubuhnya bawaannnya selalu mau jatuh saking lemahnya.

Habis sholat berjamaah pak Rifky tidak tunggu lama lama. Dia langsung star bersama istrinya. Begitu juga dengan Hadi dan Nadira.

Sesampai di rumah Morrin, suasana terlihat ramai. Para jamaah belum ada yang datang karena isa belum tiba. Sebelum acara dimulai pak Rifky mampir disebuah majid yang tidak jauh dari ruman pak Imran bapaknya Morrin.

Hadi baru saja tiba dan dia melihat ada mobil pak Rifky yang parkir tidak jauh dari masjid.

"Nadira... saya melihat mobil pak Rifky." kata Hadi memberi tahu Winda.

"Dimana Di...?" tanya Nadira memandang Hadi.

"Tu...warna merah muda belakang mobil hitam." tunjuk Hadi.

"Benar Di...itu mobil pak Rifky.lihat tu ada sopirnya bapak...!" bilang Nadira.

"Kita samperin...," kata Hadi.

Mereka berdua nyamperin pak Zaini sopir pribadi pak Rifky.

"Hai Hadi...!" sapa Didin security pak Rifky.

"Hai Din...kamu ada disini?!!" tanya Hadi penasaran.

"Iya...ngantarin bos kerumah Morrin." jawab Didin.

"Oh ya...terus kamu bertiga kesini?" tanya Hadi.

"Tidak Di...kami berempat."

"Berempat? siapa saja Din."

"Nyonya dan Aminah!"

Satu demi satu jamaah tahlilan berdatangan setelah mereka sudah turun dari masjid. Mobil juga sudah mulai penuh.

Pak Imran dan bu Sri terkejut dengan kedatangan orang tua Roman.

"Assalam mualaikum pak!" sapa Hadi menghampiri pak Rifky menyalaminya. Sementara bi Aminah pak Zaini dan Didin memapah bu Marisa turun dari mobil dan menaikannya di kursi dorong.

"Wa alaikum salam.ee..Hadi kamu ada juga disini?!!" sambut pak Rifky menyalami Hadi.

"Iya...pak,mari sama sama masuk!" ajak Hadi.

Hadi menemani pak Rifky masuk kerumah pak Imran. Sementara, Didin pak Zaini menemani Aminah mendorong kursi roda bu Marisa.

"Assalam mualaikum..." sapa pak Rifki kepada pak Imran.

"Wa alaikum salam..." jawab pak Imran.

Pak Rifky memeluk pak Imran sambil menangis dan meminta maaf.

"Maafkan saya pak..." ucap pak Rifky menangis sedih.

Pak Imran merasa iba melihat kedua orang tua Roman yang datang berkunjung kerumahnya sambil meminta maaf.

"Sama sama pak saya juga minta maaf." jawab pak Imran.

"Iya dah, nanti kita bicara orang orang udah banyak." kata pak Rifky.

Sedangkan bu Sri menyambut bu Marisa yang berlinang air mata menatapnya.

"Bu Sri...aku tidak akan bisa memaafkan diriku. Seharusnya aku sudah menikahkan mereka...aku menyesal bu Sri...aku menyesal." kata Marisa sambil terus menangis.

Bu Sri langsung membawa bu Marisa masuk kedalam kamar Morrin lalu dibaringkan ditempat tidur.

😟😟😟😟😟

trimakasi baca episode selanjutnya.

1
Endeh Dedeh
Luar biasa
Abi Uung
aktor utamanya siapa sich sebenarnya ?
Abi Uung
lanjut bro ! mantap ceritanya
Khairul Imran
Luar biasa
Eko Nur Yanto
Roman Orang kaya P Riski juga tapi kok gak punya Bodi guad ya?????
Eko Nur Yanto
mantul
Eko Nur Yanto
Lumayan
Wisnu Arca
Thor...Akunku tidak bisa muncul lagi. aku lupa sandinya, sudah ku ajukan. tapi, tidak ada jawaban. yang ada disini bingung mau nulis kelanjutannya.
Wisnu Arca: tolong kak gimana aku melanjutkan episode berikutnya.
total 1 replies
Arfance Akbar
kapan up nya Thor.....
♍Naira_GENEXIS
timpal "
♍Naira_GENEXIS
baru di awal typonya banyak
♍Naira_GENEXIS
Roman yang datang ke Indonesia bukan Restu.
♍Naira_GENEXIS
typo
Arjuna Wera
udh lama bangat ko lom up thor
mochamad ribut
up up
mochamad ribut
up
Amang Karsadi Amang Karsadi
iya di bn ljut pa boss
Arjuna Wera
semakin menarik nie lanjutkan thor
Arjuna Wera
lanjutkan thor
Irwan Lan
Jangan Salamualaikum, yg benar Assalamualaikum.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!