NovelToon NovelToon
Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Balas Dendam / Mafia / CEO / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wiwin Tengker

Bercerita tentang seorang gadis bernama Yaura Gita Devmalik yang berusaha keras membongkar kasus besar kematian keluarganya , hingga dia rela mempertaruhkan kebahagiaan dirinya dimasa depan dengan menikahi Pria yang salah satu anggota keluarganya terlibat dalam ' kisah kelam hidupnya '.



BLOCKBUSTER * Follow IG Aku yah @wiwin.tengker

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiwin Tengker, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tugas Pertama Paman Arga

Setelah Paman Arga pergi , Pak Agus segera menghampiri Yaura .

" Bagaimana, kau bisa mengendalikannya ? "

" Hanya dengan 1 Peluru, dia ketakutan. Dan Kematian, itulah yang akan Kita gunakan sebagai senjata untuk memanfaatkan Paman Arga . Mereka yang membunuh Ayahku juga ternyata menghianati Paman Arga . sepertinya ini kesempatan bagus untuk kita Pak, dia mungkin dendam dengan mereka juga " Yaura melebarkan senyumnya .

" Baguslah Nak, buat Arga benar- benar bisa dipercaya dan mengikuti semua perintahmu "

" Aku akan melakukannya " Yaura kembali tersenyum.

......

Pagi yang cerah mulai muncul, waktunya orang untuk kembali beraktifitas .

Kantor NIS

Kak Alfin , Helena , dan Henry sudah ada di Kantor lebih awal , mereka sudah disibukkan dengan berbagai tugas Intelligent . Mereka mengotak-otak komputer dengan fokus dan teliti,

" Apa kau tidak memberitahu Yaura untuk datang lebih Awal ? " Alfin menatap ke arah Helena.

Helena tertegun , dan ntah harus apa yang Helena katakan kepada Kak Alfin . Dia sebenarnya sudah memberitahu Yaura tadi malam, tapi ntah kenapa Yaura belum juga tiba.

" Yaura benar-benar keterlaluan . Aku sudah memberitahunya padahal, Apa dia tidak juga faham bahwa Ketua Tim nya seperti singa ? " gerutu Helena.

" Pak Alfin, Aku sudah memberitahunya semalam. Mungkin ada sedikit masalah , jadi dia terlambat " sambungnya seraya tersenyum ke Alfin .

" Apa dia tidak memiliki Ponsel ? sehingga dia tidak bisa memberitahu siapapun kenapa Dia terlambat ? " Alfin menatap sinis Helena.

" Tenanglah, Yaura mungkin segara datang , kau tahu sendiri jalanan macet " saut Henry .

Tak berselang lama, Yaura datang dengan sejumlah perban yang membalut sebagian tubuhnya . Jalannya pun sedikit pincang .

" Selamat Pagi , Aku mohon maaf datang terlambat " Yaura sedikit membungkukkan tubuhnya.

Melihat Yaura terluka , membuat Alfin, Helena, dan Henry terkejut .

" Kau kenapa Mulan ? Kau kecelakaan ? " Henry menghampiri Yaura .

" Kau kenapa Yaura ? kenapa kau tidak memberitahuku ? " Panik Helena .

Kak Alfin hanya menatap Yaura dengan tatapan khawatir .

" Beritahu Tim jika kau sedang bermasalah . Jangan menghilang tanpa kabar " .

" Aku minta maaf kepada kalian semua " Yaura menjelaskan kenapa dia datang terlambat dan terluka.

" Ya Tuhan , Yaura kenapa kau tidak dirawat di Rumah Sakit ? Ini Bahaya " Helena mengece luka Yaura.

" Mulan . Kau harusnya menghubungi kami, kami akan menolongmu , kecelakaan bukan hal sepele " Kritik Henry seraya mengamati perban yang membalut luka Yaura.

Alfin hanya diam , dan sejenak Ia berfikir.

" Aku yakin kau tidak terlalu bodoh . Pulanglah ! Pulihkan kondisimu terlebih dahulu, Tugasmu Helena yang akan mengatasinya " .

Yaura dan Helena terkejut.

" Aku boleh pulang? " Yaura menunjuk ke dirinya.

" Apa ? Aku yang menyelesaikannya? " Helena Protes kepada Alfin.

" Kalian tidak tuli kan? Jangan bertanya untuk hal yang sudah dijelaskan " Kak Alfin meninggalkan Ruangan .

Helena memandang Yaura dengan kesal .

" Kenapa harus terluka Yaura . Jadi Aku yang menyelesaikan tugasmu " Helena mengerucutkan bibirnya .

Yaura hanya tersenyum .

" Ayolah Helenaku cantik, Aku sedang terluka sekarang " .

" Tenanglah Helenaku sayang, Aku akan membantumu kau tenang saja " Henry menyenggol Helena seraya tersenyum usil .

" Kalian ini ! Menyebalkan " Helena berlalu pergi dengan wajah Manyunnya .

Yaura dan Henry pun terkekeh melihat kekesalan Helena.

.......

Masih teringat akan keadaan Yaura, membuat Ken merasa tidak nyaman, dan hatinya tidak tenang . Ken memakai pakaian Kantor , dan memang Hari ini harus Pergi ke Kantor . Namun, Dia memutuskan untuk ke Rumah Sakit terlebih dahulu .

Rumah Sakit

Ken menghampiri Meja Receptionist . Dia menjelaskan bahwa kemarin Ia datang kesini bersama seorang Wanita yang terluka, dan Bertanya tentang Identitas Yaura.

"Mohon Maaf Tuan, kau bisa menjelaskan ciri-cirinya ? " Tanya Receptionist

" Baru kemarin saja kenapa kalian tidak mengingatnya ? " protes Ken . Sejenak ia menghela nafas,

" Dia terluka di bagian tangan dan lutut , rambutnya panjang berwarna Hitam , Aku kesini menggendongnya . Ruang 41 UGD , Bukankah Kau ( Ken menunjuk salah satu Receptionist ) Ikut bersama Kami untuk Formalitas ? Aku yakin Kau mengingatnya " .

Sejenak Receptionist itu terdiam .

" Nona itu? Mohon Maaf Tuan, Nona yang bersama Tuan tidak mau memberikan Identitasnya . Jadi kami hanya menulis Tuan Kendrick Rafandra Bachtiar sebagai Penanggung Jawab "

" Sia-sia saja Aku datang kesini " gumam Ken .

" Baiklah , Terima Kasih, Aku meminta maaf telah mengganggu pekerjaan Kalian " Ken berlalu meninggalkan Rumah Sakit.

Memutuskan untuk Pergi ke Kantor , Ia pun melajukan mobilnya .

" Kenapa dia tidak memberikan Identitas ? Jika terjadi apa-apa saat penanganan , Ini sangat beresiko. Sial ! Kenapa juga aku tidak bertanya tentangnya waktu itu " .

...

Vino berada di sebuah Butik Pengantin , letaknya tidak terlalu jauh dari Apartement Yaura .Ia berniat untuk membelikan Pacarnya Gaun Tunangan .

Terlihat dari kejauhan dan menyadari bahwa itu adalah Vino . Yaura yang sedang lewatpun segera menyusulnya masuk kedalam Butik Pengantin .

" Vin .. "

Mendengar suara Wanita dan memanggilnya membuat Vino berbalik badan dan mencari sumber suara.

" Yaura .. Wahh Kau kesini juga? " Vino melebarkan senyumnya .

" Aku lewat sini, dan tidak sengaja melihatmu . Kau membeli gaun pengantin Vin? Wahh.. Hari Tunanganmu semakin dekat ternyata " puji Yaura.

" Sebenarnya ini adalah Kejutan, Aku tidak memberitahu pacarku bahwa Aku akan segera bertunangan dengannya " .

" Semoga semuanya lancar Vin . Sebenarnya aku ingin bertanya sesuatu denganmu , Kau adalah seorang Pengusaha , Kau pasti mengetahui tentang Pembangunan Gita Hotel ? " Yaura menatap Vino .

" Iyah Yaura , Gita Hotel akan segera di bangun, dan G&D Insurance juga kabarnya akan dibuka kembali , Namun ada sedikit masalah. Aku juga sekarang ingin ke Kantor untuk Rapat Hotel . Kenapa memangnya ? Apa ada masalah dengan pembangunan itu ? " Vino menatap Yaura dengan penuh keheranan .

" Tidak Vin, aku hanya bertanya saja . Temanku dari London kabarnya ingin melamar di Gita Hotel nantinya, kau beritahu aku yah jika Lowongan Kerja telah dibuka "

" Astaga .. Kau ini , Aku kira kau ada masalah dengan Pembangunnya, siapa tau tempat tinggalmu tergusur jika Gita Hotel dibangun " Vino terkekeh .

" Tempat tinggalku bukan disana " Yaura mengerucutkan bibirnya.

" Baiklah Vin, aku pamit dulu . dan semoga Hari Pertunanganmu lancar " Yaura tersenyum dan melangkah pergi .

" Ya Tuhan, kenapa aku lupa bertanya kepada Yaura selera Wanita itu bagaimana .. dan ukuran Gaunnya ? Sial ! Kenapa aku benar-benar pelupa " gerutu Vino .

" Aku bertanya saja kepada SPG nya , mungkin dia mengerti maksudku " lanjut Vino .

......

Dari Kejauhan , Evelyn dan Bianca ternyata memantau Vino & Yaura .

" Mereka bahkan membeli Gaun Pengantin " ujar Bianca menoleh ke arah Evelyn .

Evelyn meneteskan air mata dan matanya menyorot tajam .

" Wanita itu benar-benar brengsek . Aku akan membuatnya benar-benar menderita secepatnya . Berani-beraninya dia merebut Vino dariku " Evelyn memandang Yaura dari balik jendela .

" Kau ingin menemui Vino sekarang? " Bianca hendak membuka pintu mobil.

" Jangan Kak ! Kita harus bertingkah baik-baik saja didepan Vino . dan harus bersandiwara sampai hari itu terjadi " Evelyn mengeluarkan Ponsel dari tasnya .

" Apa yang ingin kau lakukan sekarang ? " ujar Bianca .

" Menelfon Kak Ken. Dia di Kantor atau di Rumah " Evelyn memencet tombol hijau pada ponselnya .

Sambungan telfon terhubung . Evelyn pun bertanya pada kakaknya.

" Aku ada di Kantor Evelyn . Apa ada masalah ? " jawab Ken seraya mendudukkan tubuhnya di Kursi Rapat.

" Tidak apa-apa Kak, aku hanya bertanya saja . Baiklah Kak, aku matikan dulu sambungan telfonnya. Semoga Rapat Kakak berjalan lancar " Evelyn pun mematikan sambungan telfonnya.

" Kita akan ke Rumah Kak " perintah Evelyn pada Bianca.

" Kita baru saja dari Rumah, untuk apa ke Rumah lagi " Bianca terheran .

Mendengar Bianca banyak bertanya, akhirnya Evelyn menjelaskan Kenapa mereka harus ke Rumah.

" Wow. Ide yang bagus " Bianca tersenyum sinis dan segera melajukan mobil menuju Rumah Ken .

....

Yaura berjalan dengan wajah berseri . Ia memainkan Ponselnya .

" Aku telah memasang Penyadap pada Vino . sepertinya aku akan segera tahu siapa investor dan pembangun Gita Hotel nanti "

" Sepertinya aku harus menemui Paman Arga sekarang " Lanjut Yaura.

Yaura pun segera menolah kanan kiri untuk mencari taksi, tak berselang lama , ia mendapat taksi dan segera menuju Apartment Paman Arga.

15 menit kemudian .

Yaura sampai di Apartment Paman Arga , Ia turun dari taksi dan memberi beberapa lembar uang kepada sopir . Mempercepat waktu, Ia pun melangkahkan kakinya dengan cepat menuju Kamar Paman Arga .

Kamar Paman Arga .

Tokk tokkk tokk Yaura mengetuk pintu kamar. Tak menunggu waktu lama, Paman Arga pun segera membukakan Pintu .

" Nona ? "

" Kenapa kau tidak melarikan diri ? " Yaura menatap sekeliling Kamar .

" Bukankah Aku sudah berjanji kepada Nona , untuk mengabdi kepada Nona " jelas Paman Arga dengan sedikit ketakutan .

" Apa Kau boleh masuk ? " Yaura menatap Paman Arga dengan tatapan dingin .

" Iyah silahkan Nona " Paman Arga mempersilahkan Yaura masuk .

Yaura mengamati setiap sudut Ruangan Kamar, Ia khawatir Arga memasang CCTV, Penyadap , atau Ada Pembunuh bayaran pada Ruangan tersebut.

" Siapa yang membayarmu waktu itu? "

Mendengar pertanyaan Yaura membuat Paman Arga sedikit ketakutan .

" Yang menyuruhku waktu itu ada 2 Orang Nona, Ritz Carlton dan Dynamic mereka yang mengirimnya "

" Berapa dia membayarmu ? " Yaura menatap Paman Arga.

" Mereka membayarku sebesar 10 Milyar waktu itu. Namun itu hanya setengahnya, mereka menjanjikanku 20 Milyar "

Yaura terdiam

" Jika yang menyuruh Paman Arga ada 2 orang berarti dia tidak berbohong . Jumlah pembunuh Ayahku adalah 7 , 5 Orang yang menembakki kami, dan 2 Orang yang menyuruh Paman Arga "Batin Yaura , memori otaknya mengingat kembali rekaman CCTV yang ada di Rumahnya dulu, di dalam CCTV menunjukkan 5 Orang Berjubah Hitam menembakki Keluarganya dan 2 Orang menangani Paman Arga .

" Kenapa Kau mematikkan Ponselnya? " Yaura menyodorkan tangannya.

Seakan mengerti maksud Yaura , Paman Arga pun mengeluarkan Ponsel dari sakunya .

" Jika Aku mengaktifkan Ponselnya , Kemungkinan Dia bisa melacak keberadaanku saat Ini Nona "

" Benarkah ? " Yaura membuka rangka Ponsel dan mengecek apakah SIM Card nya ada atau Tidak ( Bisa saja Paman Arga berpura-pura tidak mengaktifkan , padahal memang SIM Card nya tidak ada )

" Benar-benar SIM Cardnya ada " Gumam Yaura.

" Dia ? Siapa yang kau maksud ? " lanjut Yaura.

" Pak Andi , Nona "

Mendengar nama Pak Andi, Yaura Terkejut .

" Pak Andi mengetahui dirimu masih hidup? "

" Iyah Nona, Aku tidak sengaja bertemu dengannya . sejak saat itu Pak Andi mulai mencari-cariku " ujar Pak Arga.

" Baiklah, Paman muncullah kehadapan Pak Andi , mainkan sandiwaramu dan carilah informasi sebanyak mungkin tentang Gita Hotel , Aku belum menemukan siapa dalang dari Pembunuhan " Yaura menyorkan HP Paman Arga.

" Nona Yaura menyebutku Paman , ini berarti Dia sudah kembali sebagai Nona Yaura yang dulu " Paman Arga mengambil Ponsel miliknya dari tangan Yaura.

" Ini untukmu . Aku yakin, Kau pandai menggunakan senjata sekarang " Yaura mengeluarkan senjata dan memberinya kepada Paman Arga.

" Aku belajar menembak secara otodidak Nona, sejak mengisolasi diri aku mengisi hari-hariku dengan belajar menembak . Tapi ... Nona juga sepertinya sangat mahir menggunakan senjata "

" Aku tidak mahir sepertimu . Temui Pak Andi, dan rekam percakapan Kalian. dan Ini , gunakan sesuka Hatimu " Yaura menyodorkan sebuah Debit Card pada Pak Arga.

" Ti-tidak Nona, aku tidak butuh itu " Ujar Arga.

" Aku yang butuh ini. Kau butuh sejumlah uang untuk berkamuflase nantinya, terimalah . " Perintah Yaura.

Takut kepada Yaura, Paman Arga pun menerima Debit Card tersebut .

" Bahkan Debit Card pun tidak sungkan Nona berikan padaku . Tahu seperti ini, Aku akan selamanya mengabdi kepada Nona Yaura " batinnya .

" Cepat temui Pak Andi, sebelum Rapatnya berakhir " Lirih Yaura.

" I- Iyah Nona, aku akan segera kesana " Paman Arga pun melangkah keluar kamar .

Yaura mengeluarkan ponsel dari tasnya dan menelfon seseorang .

" Aku sudah mengirim Paman Arga kesana. Kau awasi Dia " Perintah Yaura pada seseorang.

" Baik Nona " Jawab seseorang tersebut .

Yaura pun mematikan sambungan telfonnya .

Hendak melangkah keluar ..

" Ahhh .. Kenapa kakiku menjadi sakit begini " Yaura terpekik sakit , dan memegangi kakinya.

Butuh saran dan kritik

1
Glastor Roy
Update ya torrr ku
Wiwin Tengker
Halo, Aku Wiwin Tengker, Author Love Of NIS AGENT. Maaf menghilang terlalu lama, dan membuat kecewa. Untuk yang masih setia menunggu kelanjutannya, Aku izin info SUDAH ADA SEASON II dengan judul “LOVE OF NIS AGENT TRUE LOVE” sudah update🫶🏻💞Terima Kasih, aku menulisnya di Akun ini, karena Aku kehilangan akun lamaku. Sayang Kalian~ From Ken and Yaura
Nisa Nisa: aku barunya namanya apa Thor, aku kangen bgt sama ceritamu..
total 3 replies
Alcantra
Luar biasa
Wiwin Tengker
ASTAGAAAA AKU MENGHILANG SANGAT LAMA, HALOO APA KABAR SEMUANYA🫶🏻🫶🏻AKU KEHILANGAN AKUN KU DAN HIATUS, Next ada SEASON 2 yah🫶🏻
Glastor Roy: nama akunya pa
total 5 replies
Sida Rosida
up lagi dong...
Wiwin Tengker: iyahh bebb nanti aku up lagi ya🫶🏻
total 1 replies
R.Adeeva🤍🤍🤍🤍
karya yg cukup menguras emosi jiwa,heheh.
alurnya menantang,bikin penasaran n penuh misteri tentunya .
karya ini rekomendite bgt buat yg suka genre action n romantis...sukses slalu buat author nya 🥰🥰🥰❤️lopelope SM smua visualnya 🤭🤣🤣
Wiwin Tengker: miss u kakku💖
total 1 replies
Glastor Roy
update dong torrr
Wiwin Tengker: iyah bebb nanti aku up yaa🫶🏻
total 1 replies
Mafrudoh
ni cerita udah ga up lagi ya, saya selalu cek eh tetap ga ada up kemana ni thor ya/Smile/
Wiwin Tengker: iyahh bebb nanti yaa aku lanjutin💖
total 1 replies
HNF G
koq nona Lee gak curiga kl yaura hamil😅
HNF G
ada lg, pembunuhan dg membakar dan meledakkan penjara
HNF G
blm tau aja kau bikin, yaura malah suka sayat2 tangannya sendiri kl lg stress 😅😅😅
HNF G
savage banget jawabannya 🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍
HNF G
lupa kl dia Sultan🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣🤣🤣
HNF G
ya ampuuuun..... angel wes..... angeeell.......dasare jahat tetep jahat.... tembak wae men mati sisan😡😡😡😡
HNF G
ya ampuuuun.... gak ada insyaf insyafnya nih orang. hrsnya dimusnahkan saja sebelum ada korban jiwa lagi 😡😡😡😡
HNF G
bebal sekali si anin😡😡😡
HNF G
dipenjara aja, jadi satu sama para iblis😤
HNF G
berarti km hrs mati dulu zayn😅
Wiwin Tengker: 🤣🤣🤣🤣jangan donk, aku sayang Zayn
total 1 replies
HNF G
🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍👍
HNF G
naahh.... sesuai rencanamu saja ken, berbulan madu selama 8 atau 10 bln, biar gak bisa ditemukan mereka😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!