NovelToon NovelToon
Bayi Mungil Kesayangan Keluarga Petani

Bayi Mungil Kesayangan Keluarga Petani

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:30.7k
Nilai: 5
Nama Author: Salsabila mbil

Di desa xixiang, seluruh penduduk tahu bahwa keluarga Zhao baru saja memungut seorang gadis kecil. Gadis itu berusia tiga tahun, berkulit putih dan bertubuh montok menggemaskan. semua orang berkata bahwa anak perempuan hanyalah beban merugikan. namun keluarga Zhao justru memperlakukan nya bagai permata berharga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsabila mbil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Si kecil itu sepertinya tidur dengan posisi yang kurang nyaman. Mulutnya menggumamkan sesuatu, dan kaki pendeknya yang gemuk menendang pelan ke udara.

"Ayah benar-benar seorang anak kecil," bisik Zhao Xuan. Meskipun ia bersikap dewasa dan tenang, bagaimana pun juga ia masih anak-anak. Ia tak tahan untuk mengulurkan tangan dan menyodok pelan kaki pendek yang gemuk itu.

Ia melihat dengan mata kepala sendiri, jarinya yang menyodok kaki itu meninggalkan bekas lesung Pipit di kulit yang empuk.

Gemuk sekali....

"Dingin hiksss... Hikss..."

Saat keluarga itu sedang melotot mengamati mahluk kecil ini, sebuah suara rengekan khas bayi menyadarkan lamunan mereka.

"Bu,coba periksa jendelanya, apakah ada bekas orang masuk? Jangan-jangan ada yang mencuri gingseng kita,lalu sengaja membuang bayi disini untuk mengelabui kita," kata Zhao Xuan setelah melirik bayi yang masih merengek itu.

Wang chunniang setuju dengan ucapan putranya. Ia segera memeriksa pintu dan jendela.

Tapi pintu dan jendela semuanya utuh. Bahkan jebakan rahasia yang mereka pasang pun tidak tersentuh sama sekali. Jelas... Kemungkinan gingseng itu ditukar orang sangat lah kecil.

"Kalau bukan ditukar orang, berarti anak ini memang benar-benar jelmaan gingseng," gumam Wang chunniang.

" Padahal gingseng besar itu bisa di jual mahal untuk membeli obat suamiku. Kalau dia sudah jadi siluman gingseng, kira-kira kalau direbus jadi sup masih berkhasiat tidak ya?".

Meski mulutnya berkata seperti itu,Mata Wang chunniang melirik ke arah bayi gempal itu. Tatapannya sedikit lapar.

"Ibu," Zhao Xuan memegang keningnya,ngeri kalau ibunya yang perkasa itu mengatakan hal-hal mengerikan lainnya.

"Hikssss... Hikssss... Dingin".

Sekarang masih awal musim semi,udara pagi memang cukup dingin. Si kecil yang gempal itu membalikan badan,merengek lagi,dan semakin meringkuk dalam tidurnya. Zhao Xuan bergegas mencari selimut.

" Chunniang. Chunniang kau ada di rumah? Bukankah hari ini kau mau ke kota kabupaten? Chunniang?"

Terdengar seorang menggedor pintu gerbang keluarga Zhao dengan keras. Mendengar teriakan itu, Wang chunniang menepuk pahanya.

"Gawat! Kemarin aku minta ibu goudan untuk memanggilku kalau mau ke kota. Tapi sekarang gingseng nya sudah hilang, untuk apa aku ke kota?".

Setelah menggerutu, Wang chunniang segera berlari ke halaman depan. Sambil berlari,ia memberi kode Mata pada putranya, menyuruh Zhao Xuan menyembunyikan bayi itu baik-baik.

Ibu goudan melihat Wang chunniang keluar dengan terburu-buru. Baru saja ia hendak membuka mulut untuk memberi tahu bahwa gerobak sapi sudah menunggu, tiba-tiba terdengar suara tangisan anak kecil yang melengking hingga menembus langit dari dalam rumah.

Semua wanita di sana sudah pernah menjadi ibu,tentu mereka bisa membedakan suara itu. Itu jelas bukan suara Zhao Xuan, melainkan suara bayi balita.

" Dingin hikksss... Hiksss" tangisan anak perempuan itu tiba-tiba terdengar meredam, seolah ada yang membekap mulutnya.

Ibu goudan terlonjak kaget. Matanya membelalak,naluri gosipnya muncul. Ia mengintip kedalam halaman rumah keluarga Zhao dan bertanya dengan suara pelan, "chunniang,sejak kapan dirumah mu ada bayi?"

Diluar sana kebetulan ada beberapa wanita yang sedang menunggu. mendengar ucapan ibu goudan,mereka semua berkerumun mendekat. Wang chunniang ingin menutupinya pun sudah terlambat.

"ibu,adik sepertinya lapar" tepat saat itu, Zhao Xuan keluar dari dalam rumah. Dengan wajah tenang dan nada bicara yang sangat wajar,ia melapor pada ibunya.

Mendengar itu,dan dihadapan tatapan para wanita tetangga, Wang chunniang pura-pura menghela napas panjang.

"kemarin saat aku dan Xuan pulang mencari obat,kami melewati sungai timur dan melihat ada baskom kayu hanyut. Saat ditarik ke tepi, ternyata isinya bayi ini. Terpaksa kami memungut nya."

Saat mengucapkan kebohongan itu, Wang chunniang berusaha keras mengendalikan diri agar matanya tidak bergerak gelisah.

Namun,reaksi ibu goudan dan yang lainnya sungguh diluar dugaan Wang chunniang. Mereka tampak tenang dan percaya.

Ibu goudan bahkan berkata,"sudah ku duga pasti bayi perempuan. Banyak orang merasa anak perempuan itu merugikan. Jadi begitu lahir langsung di buang. Hahh kasihan."

1
Ai
A bao cuma pinter disaat2 kepepet 🤣🤣
Putri Syadila
a bao lucuu bgt sih selalu nungguin cerita ini up terus jangan tamat dulu plss😭
Alexioporto87 Alexis
ok
Alexioporto87 Alexis
punya jurus baru ternyata A bao selain kepala besi🤣
Rlyn
lgi kk😗🤭
Ai
kalau sampai A bao knp2 aku jadi ikutan sedih
Datu Zahra
akhirnya, Zhao Heng sembuh 🥳
Fauziah Daud
seru.. trusemangattt
Hema Line Aritonang Ajha
up
Datu Zahra
Kurang banyak kak up'y
Rlyn
boleh 1lgi gk kk🤭😗
keyza formoza
ah Thor mksh udah double up
Ai
A bao hebat sekarang jadi ketua para serigala😄
Ai
A Bao cepet sembuh/Sob/
lin sya
smga a bao baik2 aj, gak seru klo pemeran bocahnya knp napa, psti ada jalan kluarnya💪, knp update dikit thor
Rlyn
A bao/Cry/
Datu Zahra
enggak sabar nunggu Zhao Heng bisa melihat lagi
Fauziah Daud
lanjuttt
Rlyn
mau lgi kk😗
Datu Zahra
A Bao kocak, jangan gede² ya A Bao, gemes lucu bacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!