NovelToon NovelToon
Gadis Pembawa Lentera

Gadis Pembawa Lentera

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Cintamanis / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:389
Nilai: 5
Nama Author: Novita Tory

Time travel seorang gadis yang terpeleset di acara festival lampion kampus.
Karya Fantasi kedua setelah Petualangan Mayanza, semoga berkenan di baca tiap episode nya... 🤍😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novita Tory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembohong

Aku menyesali perkataanku tadi siang.

Aku berniat mengetuk pintu kamar Fang, tapi aku tidak berani.

Fang membuka pintu dia melihatku berdiri di depan kamar.

Aku mematung, Fang datang memelukku tanpa memegang tongkat tanpa kursi Roda.

"Jaga Rahasia ini dengan baik" kata Fang.

"Kenapa harus berbohong:" kataku.

"Aku tidak ingin wanita itu tau kalau aku baik-baik saja" kata Fang.

Aku melepaskan pelukan Fang yang sudah menjadi suamiku selama ini, "Kau masih mencintainya" kataku

"Lee...hei.. lee" kata Fang.

Aku buru-buru pergi masuk kamar, membanting pintu.

kusadari aku bodoh, karena marah.

Kenapa aku cemburu.

Ingat dia bukan Pangeran Fang di masa lalu, dia hanyalah Fang Ren orang yang menikah karena di jodohkan, dia tidak mencintaimu Angelie Lee.

Aku bersikap cuek, tidak perduli dengan Fang, mau dia menggunakan kursi roda atau tongkat, terserah aktingnya saja.

Aku paling tidak suka dengan pembohong.

Makan buru-buru, keluar rumah berkeliling sesukaku begitu sudah jam makan malam aku kembali ke rumah.

**

Kulihat ada mobil terpakir di depan rumah, kacau...

Ayah dan Ibu Mertua, aku harus bilang apa.

"Sayang, baru datang...dari mana?" kata Bibi Sara.

"Baru saja dari luar membeli beberapa barang" kataku mengangkat kantong belanja.

"Oh, tidak masalah...Fang bilang lusa kau wisuda, dia bilang kau berbelanja barang untuk wisuda. kenapa tidak ambil dari galeri mama saja" kata Bibi Sara.

Fang menatapku, kenapa dia membelaku.

"Eh, aku membeli beberapa barang biasa....tidak perlu merepotkan mama" kataku kikuk.

Kulihat tangan Fang menepuk sofa sebelahnya karena aku terlalu lama berdiri.

Aku duduk di samping Fang.

"Mama senang kalian berdua akur, walaupun di jodohkan, mama lihat kalian sama-sama saling menyukai, iya kan pa?" kata Bibi Sara.

"Tentu saja, seperti Pangeran Fang dan Xiu Ren di cerita sejarah yang selalu bertengkar jadi jatuh cinta" kata Ayah Fang.

"Pada waktunya Xiu Ren di culik juga" sambungku tersenyum dengan maksud bercanda.

"Siapa yang menculik?" tanya Fang menoleh ke arahku.

Ayah Fang melihatku heran, "Bu..bukan begitu aku hanya bercanda, karena di sejarah ceritanya begitu" kataku menoleh lagi gelagapan melihat Fang bingung.

Kedua orang tua Fang tertawa, hanya Fang sendiri yang diam tidak mengerti.

**

Kedua orang tuanya pulang.

Pelayan menutup pintu dan aku kembali ke kamar.

"Lee, nanti ke kamarku" kata Fang.

"Kita bicarakan di sini saja" kataku di depan pintu kamar sebelum aku masuk.

"Jangan bercanda hal-hal yang tidak penting di hadapanku" kata Fang.

Aku mengigit bibir, "Baiklah, kalau aku boleh jujur, aku tidak suka dengan pembohong sepertimu" kataku.

"Baiklah orang jujur, barusan tadi apa yang kau lakukan berkeliaran beberapa hari tidak di rumah di jalanan, dengan alasan mencari barang untuk wisuda?" tanya Fang memojokkanku hingga pintu, tangan kanan nya menyentuh pintu di atas kepalaku, kepalanya menunduk menatapku marah.

Kami berdua sama-sama pembohong.

**

Pertengkaran yang tidak habis-habisnya,

Hari aku di wisuda, tidak ada satupun keluargaku yang datang, Fang juga tidak, apa yang kuharapkan dari Pria yang tidak ada perasaan.

Aku pulang kerumah, pakaian wisudaku sudah kugantung di lemari.

"Tuan pergi kemana?" tanyaku pada pelayan.

"Dari tadi pagi pergi bersama supir" kata Pelayan.

Aku duduk diam di meja makan, Fang melewatkan makan siang, aku hubungi HPnya tidak aktif.

Aku makan duluan, kembali ke kamar.

Ku kemas barang-barang masuk ke koperku.

"Bu, apa kamar kost ku masih kosong?" tanyaku.

"Masih.. lee, ada apa?kau mau mengontrak lagi?" tanya Ibu kost dari sambungan telepon.

"Ya, bu untuk satu tahun" kataku.

Ku seret koperku meninggalkan rumah hadiah pernikahan.

Kamar kost, yang sama dengan perabotan seadanya.

Semoga dia membaca surat di kamarnya hari ini.

Aku bersantai nomornya ku blokir, lagipula tidak ada seorangpun yang atau kalau kami berdua sudah menikah.

**

"Kak Lee ada tamu diluar" kata seorang mahasiswa.

Aku sibuk menterjemahkan tulisan kuno salinan buku sejarah sekaligus membuat salinan di kertas baru dengan tinta.

"Siapa?" tanyaku.

"Tidak kenal" kata mahasiswa.

Aku keluar menengok, masih mengenakan celemek coklat dan  mengantongi kuas.

"Sudah sebulan, tinggal dimana" kata Fang berdiri tegak dengan jas hitamnya.

Cincin pernikahan kami masih melingkar di tangannya, sedangkan tanganku polos seja terakhir kutinggalkan surat di atas meja kamarnya berserta cincin pernikahan.

Aku mengajaknya berpindah tempat ke bangku di bawah pohon yang rindang, masih area kampus dengan mahasiswa yang lalu lalang.

Terkadang terlihat menunduk, memberi hormat lalu berbisik ada pria tampan.

"Aku tinggal di kost" jawabku menoleh ke arahnya yang dari tadi menunggu jawaban.

"Pulanglah..." kata Fang dia ingin meraih tanganku tapi aku lebih cepat mengenggam kedua tangan ku sendiri.

"Kenapa aku harus pulang, aku sejak awal tidak punya tempat untuk kembali pulang" kataku sambil menatap daun-daun yang tertiup angin.

"Jangan terlalu lama marah, aku minta maaf, tepat hari kau wisuda aku ada rapat direksi penting di luar negeri, aku sudah bilang waktu itu  tidak bisa datang, aku pulang malam itu juga, tapi kau tidak ada di kamarmu, kupikir kau pulang tempat orang tuamu" kata Fang.

"Lalu baru sebulan kau cari?" aku tertawa merasa kasihan pada diriku sendiri.

"Aku langsung mencarimu, aku bertemu kakakmu, dia bilang kalau kau marah jangan cari dulu kau akan mereda dan kembali" kata Fang berusaha jujur kutatap matanya dia tulus dan tidak berbohong.

"Aku tidak bisa pulang, maafkan aku" kataku.

"Kalau kau tidak ikut aku, bagaimana denganku?" tanya Fang.

Aku berbalik, "Urusanmu" jawabku.

Fang melangkah meraihku, melingkarkan lengan di leherku seolah memelukku dari belakang dengan tangannya.

Menunduk mencium rambutku, "Ikut aku pulang" katanya lembut.

Mahasiswa lalu lalang melihatku dan Fang, "Lepaskan..." kataku berbisik malu.

Aku mengikutinya, aku pernah di perlakukan dengan sama di tempat yang lain di abad yang berbeda.

Berulang kali aku menengok Fang apakah ini benar-benar Pangeran Fang.

**

"Jadi ini kamar kostmu? bagus, tidak bisa di bilang rapi namun sangat berantakan" katanya duduk di sofa.

Aku mengeluarkan juice jeruk dari dalam kulkas untuk tamu agung.

"Mana kursi roda dan tongkatmu?" kataku.

"Dirumah" jawabnya singkat sambil menyentuh buku-buku di meja.

"Kenapa hari ini berjalan tanpa alat bantu" kataku sambil minum dan bersandar di dinding berbicara ke arahnya.

"Kupikir kau tidak suka aku berbohong" kata Fang.

"kenapa jadi aku alasannya sekarang? bukankah kita tidak ada urusan perasaan" kataku mulai lagi.

"Aku hanya mengurangi kebohongan tidak lebih" katanya.

"Jadi orang tuamu masih menganggap kau duduk di kursi roda" kataku.

'Hmmm...kau ikut pulang atau tidak" tanya Fang mengalihkan pembicaraan.

"Jangan bilang kau ingin aku kembali hanya karena ditanya orang tuamu" kataku sekarang menebak dengan tangan di lipat di dada.

"Salah satunya, yang terpenting aku kehilangan teman berdebat di rumah" kata Fang.

"Aku masih sewa kost ini setahun" kataku.

Pintu di ketuk, aku keluar.

"Lee pria itu terlalu lama di kamarmu, ibu tau kalian sudah dewasa aturannya tidak boleh ada pria lama di kamarmu nanti Ibu mendapat laporan" kata Ibu kost.

Fang keluar dari pintu, menyalami Ibu kost, "Perkenalkan, saya Fang Ren suami Angelie Lee" kata Fang pada Ibu kost.

Rupanya dia menguping dari balik pintu, Ibu kost menganga, "Betul pria tampan ini suami mu Lee?" tanya Ibu Kost.

Aku mengangguk pasrah

***

𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜...

1
Novita Tory
Sampai saat ini berharap happy ending
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!