Kebangkitan goblin yang akan menjadi kuat dan akan melampaui semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 18.
Beberapa waktu berlalu, goblin perlahan membuka matanya, ia menatap sekitar dan mulai menggerakan seluruh tubuhnya "Haa..." ia duduk perlahan menghela napas.
"Aku baik-baik saja..."
Ia tidak tahu kenapa dirinya kembali pingsan setelah memakan seluruh tubuh troll sebelumnya, ia kira dirinya keracunan atau mungkin kelelahan saja karena bertarung sangat lama.
Saat ia melihat kedua tangannya ia baru sadar kalau kukunya mejadi sangat keras berwarna hitam pekat, sebelumnya tidak sekeras sekarang dan tidak sehitam sekarang. Goblin mencoba menggoreskan kukunya ke batu besar dan mampu memberika goresan dalam.
"Ini sangat keras!..." bahkan lebih keras dari pedangnya.
Tidak hanya kukunya saja, tapi giginya juga ikut berubah menjadi hitam dan sangat keras "Gigiku juga?..." sambil melihat pantulan wajahnya di genangan air.
Lalu goblin berpikir dan mengira-ngira kalau tulang dan organ dalamnya juga ikut berubah seperti kuku dan giginya "Kemungkinan besarnya organ dalamku ikut berubah jadi lebih kuat..." dalam hatinya.
Goblin berjalan-jalan di wilayah troll itu, ia sesekali menemukan adanya troll lain yang berkeliaran tapi tidak melawan mereka dan hanya memperhatikan saja.
Beberapa hari kemudian ia dikejutkan oleh seekor troll yang tiba-tiba muncul di persimpangan jalan dan terpaksa harus bertarung dengan troll itu.
ROOOAAARRR!!!
Troll melihat goblin dan langsung menyerang.
DUK!
Tanah bergetar, goblin tidak mundur dan langsung menggenggam pedangnya untuk bertarung, kemudian ia maju atau menyerang lebih dulu.
FWOOSH!
SLASH!!
Pedangnya menebas tubuh troll dan langsung melukainya, goblin terdiam sejenak "..." tebasan itu terasa jauh lebih kuat ari sebelumnya, luka yang dibuatnya jauh lebih dalam dan berat, namun-
KREK...
Regenerasi troll yang sangat cepat itu kembali menyembuhkan lukanya tadi, kali ini goblin bereaksi biasa saja karena mungkin pemandangan itu sudah biasa baginya.
Goblin maju menyerang lagi dengan kombinasi serangan, pedangnya menebas, lalu bekas tebasan itu ia susul dengan cakaran dan gigitannya untuk mengoyak daging troll.
ROOAAARRR!!!
Troll meraung kesakitan, beberapa saat kemudian ia menyadari sesuatu, regenerasi troll tidak secepat sebelumnya, daging yang robek mulai tumbuh tapi jauh lebih lambat.
"...Hah?" ia memperhatikan luka itu, biasanya troll hanya membutuhkan satu detik, tapi sekarang sudah 3 detik lebih dan regenerasinya masih tidak sempurna atau tidak tertutup sepenuhnya.
Goblin mengerutkan kening, lalu kembali mencakar tubuh troll dengan kecepatan luar biasa 'SREETH!' luka baru terbentuk, regenerasi kembali dimulai, namun kali ini juga lebih lambat "...Gigitan dan cakarku?" ia kemudian melihat troll.
Kemudian teringan sesuatu yaitu parasit.
"Jangan-jangan..." ia mulai memahaminya.
Sebelumnya parasit telah menyerap racun radiasi troll, kemudian parasit juga mencerna seluruh tubuh troll, semua yang masuk ke dalam tubuh goblin itu akan diurai.
Racun, daging, darah, tulang, organ, apapun itu.
Namun parasit tidak memberikan evolusi perubahan bentuk fisiknya, tidak membuat tubuhnya mengeluarkan racun seperti troll, tidak memberikannya regenerasi instan, tidak membuat tubuhnya berubah menjadi monster lain.
Parasit hanya melakukan satu hal.
Hanya memperkuat tubuhnya, goblin mulai mengerti "...Jadi begitu" ia mengepalkan tangannya "parasit tidak memberikan kemampuan atau skill..." ia melihat troll di depannya "parasit memakan sesuatu yang berbahaya..." goblin kembali melihat tangannya "...kemudian tubuhku menjadi lebih kuat!"
Ia teringat semua yang telah terjadi padanya, racun, monster, pertarungan, bahaya, troll dan semua yang pernah hampir membunuhnya justru menjadi makanan bagi parasit.
"...Parasit memperkuatku"
Tiba-tiba troll menyerangnya saat goblin sedang lengah memikirkan parasit.
DUAKH!!!
Tapi refleknya sangat cepat dan langsung menangkisnya dengan satu tangan 'BUAKH!' goblin tidak bergeser sedikitpun, lalu ia memukul peru troll 'BUAKH!' tubuh troll yang sangat besar itu terangkat dan menghantam tanah 'BOOMM!'
Goblin langsung menerkam "KRRCH!!!" ia menggigit tubuh troll.
Troll mencoba melawan dan menyerang goblin, tapi goblin terlalu cepat dan tidak bisa disentuh troll.
Daging demi daging terkoyak dan termakan, regenerasi troll kembali bekerja seperti biasa tapi kinerjanya melambat setelah tergigit atau tercakar oleh goblin.
Goblin tidak memberikan kesempatan, ia terus menggigit, terus mencakar, terus mengoyak sampai akhirnya goblin kembali melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, yaitu memakan troll hidup-hidup.
Tubuh troll terus beregenerasi namun sekarang regenerasinya terlalu lambat dan goblin jauh lebih cepat, dalam beberapa menit tubuh troll sudah tidak tersisa, goblin berdiri sambil mengunyah daging terakhir.
Ia melihat sekeliling pertarungan yang sebelumnya membutuhkan waktu dua hari lebih, tapi sekarang selesai hanya dalam beberapa menit saja.
Goblin menatap tangannya "...Aku sudah lebih kuat lagi!"
Goblin tidak membunuh troll lainnya, ia hanya tidak ingin membantai seluruh populasi troll, tujuannya bukan membunuh semuanya, ia hanya ingin menjadi lebih kuat, setelah memastikan dirinya sudah melampaui troll iapun meninggalkan wilayah troll dan turun dari pegunungan.
Beberapa hari kemudian goblin kembali ke wilayah ogre, tempat yang dulu membuatnya kehabisan akal untuk mengalahkan regenerasi ogre yang instan seperti troll.
Namun sekarang dua ogre adri arah berbeda muncul di hadapannya secara bersamaan "Dua ogre sekaligus?.. ini bagus!"
ROOOAAARRR!!!
Ogre mengangkat batang pohon besar dan mengayunkannya ke arah goblin, satu ogre lainya melemparkan batu besar ke arah goblin.
Goblin hanya berdiri diam.
KABOOOM!!!
Dua serangan dari ogre yang berbeda arah itu telah mendarat tepat ke arah goblin, batu dan batang kayu itu hancur tapi goblin tidak terluka sedikitpun, bahkan tidak bergeser satu langkah pun.
FWISH!!
KRRCH!!!
Goblin melesat sangat cepat seperti angin dan menghilang, tiba-tiba ia ada di belakang salah satu ogre dan langsung mengoyak, mencakar dan menggigitnya hingga menghilangkan lengan ogre.
Sebelum ogre sempat bereaksi 'FWISH!' ia sudah berada di sisi lain 'KRRAAKH!' dagingnya terkoyak dan ia memakannya.
Kecepatan mengunyahnya sangat luar biasa cepat dan tidak memberikan kesempatan pada ogre yang kedua untuk menyerang dirinya.
Setelah selesai menghabiskan satu ogre, goblin menyerang ogre satunya lagi dengan cara yang sama.
Goblin merasa kalau ogre sudah sangat jauh baginya dan tak layak lagi ia lawan karena kekuatannya jauh berkali-kali lipat.
Goblin berbalik dan teringat dengan tempat yang pernah memberinya perlindungan, tempat ia pernah belajar, tempat ia pernah mendapatkan teknik orc king, tempat ia pernah hidup bersama seperti keluarga.
"...Sudah lama" ia berjalan menuju wilayah orc dengan senyuman kecil.
Beberapa hari kemudian, hutan mulai berubah, goblin mengenali jalan yang pernah ia lewati, pohon-pohon besar, tanah yang familiar, suara-suara orc mulai terdengar dari kejauhan.
Goblin terus berjalan, langkahnya tenang, tidak terburu-buru, namun kekuatan yang tersembunyi di balik tubuh kecil itu sudah jauh berbeda dari saat ia meninggalkan tempat ini.
Dari kejauhan terlihat pemukiman orc, ia berhenti lalu menatapnya "...Aku kembali" kemudian melangkah maju.