putri akilla dia adalah gadis yang berumur 14 tahun baru saja memasuki bangku SMP. dia memiliki wajah yang cantik, menawan dan juara satu dikelas. dia anak yang pendiam dan jarang dekat dengan laki-laki tetapi sejak mengenal Rendy sikapnya menjadi berubah.
akankah akilla bisa menjadi teman dekat Rendy???
yuk jangan lupa baca novelnya ya😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. bab 18
Saat dimeja makan Killa pun menatap wajah kedua orang tuanya dengan muka sedih lagi, akan tetapi kali ini Kila tidak memberontak lagi dia sepertinya sudah lebih dewasa dan lebih mengerti akan keadaan orang tuanya. Lalu Killa mendekati ayah dan ibunya dan berkata ;
" ayiah,, ibu,, jika dikantor sedang ada masalah ya sudah selesaikan saja, dengan kedatangan ayah, ibu saja dan kita makan bersama Killa sudah bahagia sekaligus senang, Killa disini sudah ada nenek yang selalu perhatian sekali dengan Killa, jika kalian ingin berangkat lagi ke luar kota untuk pekerjaan tidak apa - apa kalian pergi saja, ini semua yang kalian lakukan juga untuk Killa semua kan".
Senyum manis dari wajah Killa yang sangat pengertian terhadap ayah dan ibunya.
Mereka pun saling berpelukan dan saat itulah Killa menjadi orang yang sangat pengertian dan penyayang tidak ada kata marah lagi kepada kedua orang tuanya.
" Maafin ayah dan ibu ya nak, Killa bersama nenek lagi ya, ibu dan ayah pasti akan kembali lagi,," . Ucap ibunya Killa.
sutngguh malang sekali nasib Killa ini baru saja dia senang bisa berkumpul dengan keluarganya tetapi pada akhirnya berujung sedih lagi.
Setelah kepergian ayah dan ibunya lalu Killa berpamitan kepada neneknya ;
" Nek Killa hendak pergi keluar sebentar ya untuk mencari angin, kali ini Killa diantar sama pak Tono ya nek" ucap Killa dengan muka yang sedih.
" Ya sudah nak hati - hati diperjalanan ya nak" Ucap nenek sambil mengelus rambut cucunya itu.
" Pak Tono , tolong antarkan Killa ke pantai biasa Deket rumah ridho ya pak". Icap non Killa.
" Baik non ". Sang supir pun menjawabnya.
Sesudah sampai dipantai Killa berpesan dengan pak Tono ;
" Pak Tono pulang saja ya, nanti kalau Killa sudah selesai, nanti Killa telepon pak Tono lagi".
Setelah itu pak Tono pergi meninggalkan Killa dipantai sendirian, gadis itu diwajahnya, Dimata nya, tersembunyi kepedihan yang tidak tertahankan.
Dan ombak dipantai itu pun pagi itu juga seolah sedang mengidap kepedihan yang sama.
bergulung - gulung dia ke depan, menghantam pantai, menghantam batu karang, menghantam batang - batang nyiur, disalah satu batangnya gadis itu bersandar sambil menatap matanya pejam.
Ketika mata itu kemudian terbuka, alangkah basahnya dia dan semakin merah wajahnya, baru sekarang dirasakannya lututnya gemetar, lalu Killa pun duduk dan memandangi keindahan pantai itu.
Setelah itu Killa langsung saja meminta pak Tono untuk menjemputnya dan setelah Killa sampai dirumah Killa pun langsung berlari kekamarnya dia mengunci diri dan hanya terdiam dan tenggelam dalam kamarnya kemudian Killa menulis buku dicatatan hariannya..
Hari libur sekolah pun telah selesai saatnya para siswa masuk kembali ke sekolah kali ini Killa pindah di ruangan kelas yang berbeda setiap kenaikan kelas murid-murid pasti akan dipilih secara acak dari kelas yang lain juga dan kali ini Killa sekelas dengan ridho dikelas 8A, dan Nisa sama rendy dikelas sebelah kelas 8B.
Pertama kali memasuki ruangan belajar, Killa pun bingung mencari tempat duduk untuk belajar dikelas itu, biasanya dia selalu bersama Nisa kali ini dia berbeda ruangan kelasnya.
Killa sengaja masuk kelas lebih awal dari yang lain karena takut kehilangan bangku ternyaman yang paling depan itu.
Pagi itu belum ada murid lain yang masuk ke kelas, tak lama setelah Killa masuk ada seorang anak perempuan yang masuk ke kelas dan ikut mencari tempat duduk di kelas itu, namun di waktu itu mia belum saling mengenal, dan diwaktu yang sama aku mengambil kesempatan untuk berkenalan dengannya dan mencari tau dari mana dia tinggal begitupun sebaliknya.
semenjak kejadian ditinggal ayah dan ibunya itu Killa sekarang jadi pendiam dan hanya tersenyum biasa saja, dan pada saat itu Rendy pun datang mendekati Killa dan berkata ;
" Kill, kamu marah ya sama aku? ngomong - ngomong selamat ya untuk kenaikan kelas kamu jadi juara peringkat pertama,". Ujar Rendy
" Engga ko Ren,". Dengan nada senyum yang biasa saja.
" Oh ya kali ini kita beda kelas ya kamu dikelas 8A sekarang aku dikelas 8B aku malah bersama Nisa dari kelas 7A dulu. ". Ujar Rendy
" Iya Ren aku masuk kelas dulu ya byee ". Sapa Killa sambil meninggalkan Rendy.
Lalu setelah itu mereka kembali ke ruangan kelas masing - masing.
Lalu Ridho pun menghampiri Killa dan berkata ;
" Pagi - pagi begini masih aja ada yang cemberut dan diam saja bahkan dihari pertama kenaikan kelas seharusnya kamu seneng gitu, apa ada masalah lagi kill??"
Lalu Killa pun menjawab ;
" Tidak aku sedang baik - baik saja,"
Lalu rendy pun menghampiri Killa lagi setelah jam istirahat dia mendatanginya ke kelasnya langsung dan tanpa rasa malu berkata ;
" Kill, nanti setelah sepulang sekolah, pulang bersamaku ya ada yang mau aku ungkapkan padamu" .
" Rendy kamu tidak pulang bersama Sella saja pacarmu itu? Aku sudah ada pak Tono yang sedang menungguku ". Sapa Killa
" Kill dengerin dulu penjelasanku, nanti kamu tahu semuanya". Ujar si Rendy dengan kekeh.
" Ya sudahlah lihat nanti saja". Sapa Killa dengan nada kesal nya.
Setelah itu bell pun berbunyi pertanda mata pelajaran kelas 8 selanjutnya akan dimulai.
Bagaimana keseruan kisah dari Killa dan Rendy ini??
Jangan lupa baca bab selanjutnya ya guys
Thanks for watching🙏😉😉
bejibun tuh gk bakal habis2...
tinggal benerin tata penulisannya
semangat killa
curiga nisa cuma manfaatin killa doang...