NovelToon NovelToon
Black Grimoire

Black Grimoire

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Merlin yang merupakan seorang genius dari dunia bumi mati tewas karena kelelahan dan juga kebosanan di dunia asalnya, dan terlahir kembali ke Avalond yang mana berada di galaksi Andromeda, di sana dia menyadari kalau Avalond telah mengembangkan tehnik sihir yang mana mereka lakukan untuk bertahan hidup dari serangan 10.000 ras monster. Namun bukanya putusasa ataupun bertekad untuk menjadi penyelamat dunia, Merlin malah lebih tertarik untuk mulai meneliti tehnik sihir yang ada di dunia Avalond.

Ini adalah kisahnya seorang peneliti gila yang jenius, yang akan melakukan apapun untuk penelitiannya, baik itu legal maupun ilegal dan akan menghancurkan siapapun yang menghalangi jalannya baik itu manusia, monster, Demon ataupun Dewa itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 Singa Betina bagian 2

Satu ton bubuk mesiu yang mana di campurkan dengan inti kristal level 2 yang telah di haluskan, lalu semua itu di campur menjadi satu dengan cabang dari monster level 2 Treant. Dengan penggabungan itu tehnik sihir Explosion akan tercipta, setelah pemilik Griomoire memasukan seluruh bahannya ke dalam Grimoire miliknya, tehnik sihir Explosion kemudian dapat di gunakan kapanpun selama bahan yang ada  di dalam Gimoire masih cukup.

Explosion adalah sihir yang cukup umum di kalangan Mage ber elemen api, karena jarak serangan yang lumayan jauh, serta dampak serangan yang kuat, banyak Mage ber elemen api yang menggunakan sihir Explosion. Namun Sania berbeda dari para Mage ber element api lainnya, dia tidak hanya menguasai tehnik Explosion, akan tetapi dia juga mengembangkannya menjadi beberapa gerakan unik dan membuatnya menjadi tehnik Explosion yang berbeda.

“Dapat mengembangkan tehnik Explosion, menjadi tehnik gerakan… bahkan kecepatannya hampir dapat menyamai seorang Mage element angin”

“Aku penasaran, apa saja tehnik yang dapat dia gunakan… apakah dia memfokuskan dirinya pada satu tehnik sihir, atau dia menyembunyikan tehnik yang lainnya” pikir Merlin.

Dengan senyuman di wajahnya Sania terlihat menyombongkan dirinya di hadapan Merlin dan yang lainnya, lalu secara tiba-tiba “Fusshkk…” sebuah angin kecil yang membawa energi force ke telinga Sania. Dan saat yang bersamaan “Traask…” sesosok Snake Man kemudian muncul dari pasir di belakang Sania.

Namun Sania tidak terlihat panik, lalu “Tringgss…” secara tiba-tiba tubuh Sania bercahaya dan “Bomshkk…” ledakan besar muncul dari tubuhnya. “Wushkk…” ledakan tersebut menghempaskan tubuh Snake Man tersebut, akan tetapi karena kekuatan sisiknya Snake Man itu berhasil selamat dengan beberapa luka bakar di tubuhnya.

Dengan wajah penuh rasa takut, “Srrahkk…” Snake Man itu berusaha untuk melarikan dirinya, akan tetapi “Taask…” Sania dengan cepat memegang leher dari Snake Man itu dan “Bomshkk…” dia menggunakan sihir Explosion untuk menghancurkan tubuh Snake Man itu dari jarak dekat. Cara bertarungnya yang sangat brutal sangat mencerminkan sosok singa betina yang sedang membantai mangsanya, sosok singa yang menerkam leher mangsanya dan menghancurkan mereka.

“Menarik… dia dapat membuat Force Shield miliknya menjadi sangat kecil dan tipis, dengan kekuatan dari Force Shield yang melindungi kulitnya dia dapat dengan leluasa membuat ledakan di sekitarnya”

“Untuk bisa mengalahkannya seseorang harus menggunakan sihir tipe yang cepat dan juga kuat, sebuah sihir yang berada di atas level 5…” pikir Merlin.

Setelah terhenti karena serangan Giant Snake tersebut, kelompok penjelajah Lions kemudian melanjutkan perjalanan mereka, dan setelah 5 jam berjalan menggunakan mobil pengangkut khusus milik mereka, Merlin dan para murid Mage lainnya berhasil sampai dengan selamat di markas militer. Di sana telah menunggu komandan yang mana memimpin markas tersebut, dengan wajah garang dia melihat mobil pengangkut milik kelompok Lions tersebut.

Saat Sania keluar untuk menyapa komandan yang memimpin markas tersebut, dengan tersenyum dia berkata.

“Selamat malam Komandan Lasley, maaf kalau mengganggu tengah malam begini… akan tetapi sepertinya kami membawa kiriman khusus untuk pihak militer”

“Aku sebagai perwakilan dari markas militer Kerajaan Nera nomer 5, berterimakasih atas bantuan dari pihak penjelajah kelompok Lions” balas Lasley dengan nada hormat.

“Hahaha… tidak masalah, kami juga kebetulan ada di sana saat sedang melakukan misi… namun siapa sangka kami bisa menemukan kesempatan besar seperti ini… nampaknya militer Kerajaan Nera harus di perbaiki” Kata Sania.

Mendengarkan hal itu Lasley terlihat kesal, akan tetapi “Taak…” saat mengetahui kalau di dalam mobil pengangkut tersebut membawa beberapa mayat murid Mage, membuat Lasley hanya bisa menundukkan kepalanya. Melihat Lasley yang tidak melawan kata-katanya, membuat Sania merasa bosan dan langsung kembali kedalam mobil pengangkut.

Beberapa menit kemudian para murid Mage yang terluka dengan cepat di obati oleh pihak medis militer, sementara itu Merlin dan beberapa murid Mage yang tidak terluka terlihat sedang berkumpul di hadapan komandan Lasley. Saat itu Lasley ingin memberikan beberapa pidato untuk memberikan semangat pada para murid Mage yang tidak terluka, akan tetapi secara tiba-tiba Sania yang ada di dalam mobil pengangkut berteriak dengan kerasnya.

“Ingatlah para murid-murid sekalian, kalian masih muda… dan kalian masih memiliki banyak kesempatan… jika kalian lebih kuat dari sekarang, maka cobalah untuk bergabung dengan kami… kelompok Lions selalu menerima bakat-bakat muda yang berharga”

Setelah mengatakan itu kelompok penjelajah Lions kemudian langsung pergi dari markas militer nomer 5, dan Lasley kehilangan kesempatan untuk berpidato di hadapan para murid Mage yang ada. Dengan wajah sedikit kesal Lasley kemudian berkata.

“Semuanya maafkan kami karena kekacauan yang telah terjadi… akan tetapi ini adalah kondisi yang kita hadapi saat ini, sebagai seorang Mage kita memiliki kewajiban untuk mengorbankan nyawa kita demi umat manusia”

“Rekan-rekan yang tewas di medan perang adalah pemandangan yang biasa di tempat ini, selama 1 tahun ini… biasakanlah, dan jadilah kuat untuk bisa bertahan hidup”

Setelah itu Merlin dan para murid Mage yang tidak terluka langsung di antar oleh beberapa prajurit menuju ruangan mereka, di dalam satu ruangan terdapat 4 kamar tidur dan di sana Merlin terlihat berada di ruangan seorang diri. Sementara itu di sisi lain, pengawas nomer 67 yang mendengarkan kejadian akan serangan dari mobil pengangkut tempat Merlin berada, “Wushkk…” langsung dengan cepat menuju markas militer nomer 1 tempat di mana pimpinan para pengawas berada.

Pengawas nomer 67 adalah seorang Mage ber elemen angin, dia menggunakan sebuah tehnik sihir khusus yang membuat perisai udara di sekitar tubuhnya, dan dengan perisai udara kecepatan berlarinya menjadi meningkat tajam, pengawas nomer 67 sekarang ini lebih cepat dari sebuah kereta api.

“Semoga saja aku masih sempat, aku tidak tahu siapa itu… akan tetapi akan aku buat dia membayar karena berani melanggar aturan militer” pikir pengawas nomer 67.

Pada pagi hari itu, para murid Mage langsung di bangunkan pada jam 3 pagi, mereka di perintahkan untuk bersiap dan berkumpul di lapangan. Dalam waktu 1 menit Merlin langsung mencuci mukanya dan mengganti baju dengan cepat, dia belajar kalau militer memiliki aturan yang ketat sehingga dia telah bersiap dalam keadaan apapun.

Saat itu Merlin adalah yang pertama kali sampai di lapangan, dan di depan dirinya telah menunggu komandan Lasley dengan dua bawahannya, beberapa detik setelah Merlin menunggu di lapangan tersebut 4 murid Mage lain mulai muncul dan berbaris di belakang Merlin. Lalu setelah 5 menit berlalu para murid Mage yang mana tidak terluka berhasil berkumpul di lapangan.

Denga wajah kesal komandan Lasley kemudian berkata.

“Dasar tidak berguna, kalian terlambat 4 menit saat di suruh berkumpul… apa kalian semua ingin mati dan menjadi makanan para ras monster”

“Jika kalian memang sudah merasa sangat hebat, maka baiklah… mari kita mulai pelatihan militer kali ini”

.

.

.

.

Bersambung…..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!