NovelToon NovelToon
Pewaris Rahasia

Pewaris Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

Janu Manggala adalah seorang pemuda polos yang tak menyadari bahwa dirinya memiliki kesaktian Tiada Tanding... Segala jenis pusaka tunduk di hadapannya, ucapannya langsung menjadi kenyataan, dan orang orang yang menunjukan kesaktiannya di mata Janu mereka hanyalah orang gila...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

misi baru!

"Aarrrggghh!! Sialan!!" Teriak Nyai Diajeng Keshwari penuh dengan frustasi.

Dia benar benar tidak menyangka akan menghadapi sosok yang sangat mengerikan, sosok yang bisa mengintip masa depan dari masa lalu!

"Bagaimana caranya aku bisa mengalahkan musuh sekuat itu?" Terlihat Nyai Diajeng Keshwari berdiri kemudian berjalan mondar mandi layaknya setrika.

"Apa yang harus aku lakukan?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari dengan ekspresi bingung.

"Apa aku bunuh saja Monica dan Bella, sebagai permintaan maafku kepada Tuan itu?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari dalam hatinya, namun dengan cepat ia menggelengkan kepalanya, "ini juga tidak bagus, dua orang wanita bodoh itu memiliki latar belakang yang besar, terlebih lagi Bella."

Tiba tiba mata Nyai Diajeng Keshwari melebar, "aku tahu caranya! Aku jebak saja Tuan itu ke dalam penjara itu! Tempat yang satu orang pun tak akan bisa lolos!" Ucap Nyai Diajeng Keshwari.

"Aku harus memanggil Bella dan Monica lagi! Akan aku manfaatkan mereka berdua untuk menjebak Tuan itu ke dalam tempat itu.. tempat yang mustahil ia bisa keluar!" Imbuh Nyai Diajeng Keshwari.

Pada saat ini Nyai Diajeng Keshwari mendapatkan sebuah solusi. Dia akan menjebak pria mengerikan itu ke dalam sebuah tempat yang seorang pun tak akan bisa keluar dari sana, konon tempat itu sangat wingit dan hanya para sesembahan Sang Bethari Panggodo Pangrencono saja yang bisa keluar masuk dengan bebas di tempat itu.

Waktu berjalan dengan sangat cepat, tidak terasa esok hari telah tiba begitu saja.

Sebuah mobil mewah tiba di halaman rumah Nyai Diajeng Keshwari. Dua orang wanita muda nan cantik keluar dari mobil itu.

Mereka berdua berjalan dengan tenang kerumah besar itu.

"Hah?!" Sontak mereka berdua tercengang melihat Nyai Diajeng Keshwari duduk di sofa, tentu saja dengan wajah yang sedikit gelisah dan seolah belum tidur. .

Monica dan Bella memandangi pintu kamar yang terbuka.

"Ada apa? Mengapa kalian berdua kaget?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari.

Kedua wanita itu menggaruk kepalanya, jujur saja mereka berdua kaget sebab biasanya mereka harus menunggu Nyai Diajeng Keshwari olahraga di dalam kamar terlebih dahulu, yang biasanya pula mengeluarkan suara sedikit kesenangan.

Tentu saja mereka berdua tak berani mengutarakan apa yang mereka pikirkan.

"Duduk!" Ucap Nyai Diajeng Keshwari.

Mereka berdua duduk di sofa.

"A.. ada apa Nyai?" Tanya Bella dengan gugup.

"Ada tugas untuk kalian berdua." Ucap Nyai Diajeng Keshwari dengan sangat serius.

Tiba tiba Bella berucap, "eh iya.. ngomong ngomong bagaimana kabar peletnya, nyai?"

"Ah ya! Bagaimana kabarnya nyai?" Tanya Monica yang ikut ikutan.

"Tuan Muda Galih masih belum menghubungiku, apakah peletnya gagal?"

Terlihat Nyai Diajeng Keshwari menggaruk kepalanya dengan eksprsi sedikit geram... seumpama kedua orang ini tidak memiliki latar belakang keluarga yang besar, Nyai Diajeng Keshwari pasti sudah membunuh keduanya dan memberikan kepala mereka berdua kepada Tuan yang bisa mengintip masa depan melalui masa lalu itu.

"Tenanglah kalian berdua!" Ucap Nyai Diajeng Keshwari dengan serius, "pada saat ini ada tugas penting untuk kalian berdua, untuk mengundang kedua orang itu atau si pria kemarin ke tempat ini!"

Kemudian Nyai Diajeng Keshwari membuka sebuah peta dan membukanya di depan kedua orang ini. Baik Bella dan Monica segera mengamati peta ini.

"Kaki Gunung Pancar?" Tanya Bella dan Monica.

"Benar, pastikan juga dia membawa ini!" Ucap Nyai Diajeng Keshwari sembari menyerahkan buntelan kusus yang terikat rapi.

Nyai Diajeng Keshwari segera memandangi kedua wajah wanita di depannya, keduanya tampak gelisah..

"Kenapa kalian berdua gelisah?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari..

Keduanya saling memandang satu sama lain kemudian berucap, "aduh nyai, sejujurnya kami berdua juga tidak tahu di mana rumah kedua orang itu.."

Nyai Diajeng Keshwari tersentak kaget, wajahnya langsung melongo, "jadi kalian berdua tidak tahu di mana keberadaan orang itu? Lalu kenapa kalian jebak untuk jadikan tumbal?!"

Bella menggaruk kepalanya, "masalahnya aku agak jengkel melihat seorang pria biasa biasa saja bisa mendapatkan wanita secantik itu, masa seorang gembel bisa punya wanita cantik."

Seketika itu juga Nyai Diajeng Keshwari langsung merosot di sofanya. Nyai Diajeng Keshwari memandangi langit langit rumahnya dengan wajah kosong.

Nyai Diajeng Keshwari benar benar tidak tahu, apakah ia sedang sial atau salah memilik klien.

Bisa bisanya kedua orang ini menjebak dua orang yang tidak mereka kenal, dan yang lebih parahnya orang yang mereka jebak adalah seorang Tuan yang bisa mengintip masa depan dari masa lalu.

"Aduh..." kepala Nyai Diajeng Keshwari langsung terasa pusing.

Sementara itu Bella dan Monica hanya tertawa garing.

Nyai Diajeng Keswari kembali duduk dengan tegap, dia memandangi Bella dan Monica dengan sangat serius, "pokoknya apapun yang terjadi kalian berdua harus bisa mengundang pria itu ke dalam tempat yang ada di peta, atau peletmu akan gagal!"

"Aku tidak perduli, mau kamu cari sendiri atau menggunakan kekuatan keluargamu, pokoknya kamu harus berhasil!" Ucap Nyai Diajeng Keshwari.

Buru buru Bella menganggukan kepalanya.

Monica bertanya, "apakah hanya prianya saja Nyai?"

Nyai Diajeng Keshwari menganggukan kepalanya, "ya, yang pria saja!"

"Sekarang kalian berdua pergi dari tempat ini, kalian di larang ke tempat ini sebelum kalian menyelesaikan tugas kalian!" Ucap Nyai Diajeng Keshwari.

Bella dan Monica berdiri dan pamit pergi.

Nyai Diajeng Keshwari memandangi kedua orang itu yang pergi seraya berucap, "semoga kedua orang itu berhasil... kalau tidak aku bisa mati."

"Ta.. tapi tunggu dulu! Kalau Tuan itu bisa mengintip masa depan melalui masa lalu bukankah seharusnya ia sudah mengetahu niatku?" Seketika itu juga Nyai Diajeng Keshwari merasakan tubuhnya merinding. Dia kembali overthinking ketakutan.

Buru buru Nyai Diajeng Keshwari menampar wajahnya sendiri.

Plak!

"Tidak, aku tidak boleh ketakutan! Aku harus berpikir positif, aku harus yakin Tuan itu bisa di jebak!"

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat, cepat sekali. Pada saat ini Bella dan Monica kembali ke Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Namun mereka berdua tak segera mencari keberadaan Janu, melainkan mengopi di cafè mewah.

Keduanya tampak pusing memikirkan cara menemukan pria pengemis itu. Bagaimana pun juga Tanjung Priok luas, ada satu juta lebih manusia yang tinggal di sini.

Bagaimana cara mereka menemukan seseorang tanpa petunjuk sama sekali?

Sambil memijit pelipisnya Monica berucap, "bella saat ini aku tidak bisa ikut denganmu, aku ada urusan bisnis dengan keluargaku, urusan itu sangat mendesak."

Bella terlihat sedih ketika mendengar hal ini, namun tetap saja ia tak dapat memaksa Monica.

"Oh iya tidak apa apa Monica, kalau urusanmu sudah selesai tolong datangi aku lagi ya?" Pinta Bella.

"Tentu." Jawab Monica. Dengan cepat keduanya berpisah begitu saja.

1
Aman Wijaya
Rangga kepedean merasa dirinya seperti pangeran 🤴
Tini Nurhenti
mentri bahlul gan
Tini Nurhenti
puspa gmna kabare thor ?? 💪💪💪
Tini Nurhenti
kek kamyu ea thor 🤭🙏
Tini Nurhenti
baru lgi thor ?? hadir n nyimsk dlu thor 😄🙏🤭
bedul: iya nih, jangan lupa baca sampe selesai ya. udah 37 bab terjadwal nih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!