NovelToon NovelToon
The Secret Of My Secretary

The Secret Of My Secretary

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying di Tempat Kerja / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan tentang Davidson Mahendra seorang pria dengan sikap dingin dan perfeksionis yang tak sengaja di hadapkan dengan Nindi, gadis biasa yang pernah menjadi bagian dari masalalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 : Pamer

Hari ini nindi akan kembali bekerja di kantor sesuai keinginan David, pacar barunya itu memaksa untuk menjemput dirinya pagi ini, padahal tadinya nindi sudah bersikeras untuk berangkat sendiri.

"Selamat pagi cantik" Sapanya.

"Buaya!" Cibir nindi.

Nindi baru saja mendudukan dirinya di kursi mobil namun David secara tiba tiba mendekati dan mengukung tubuhnya.

"Kamu apa apaan sih?!" Protesnya

"Apa? orang aku cuma bantuin pasang sabuk pengaman" Balasnya.

"Ya tapi gak gini juga ah kedeketan" Protes nindi.

"Ya kan aku ngambil talinya"

"Bilang aja modus!"

"Enggak kok, jangan jangan kamu lagi yang mikir enggak enggak" Tanya David curiga.

"Kamu pikir aku mesum?!" Sulut nindi tak Terima.

David tertawa kecil, ternyata melihat nindi kesal adalah vitamin terbaik di pagi hari.

"Ayo jalan kamu nunggu apa?"

"Ini mobil gak bakalan jalan sih kalo gak ada morning kiss" Katanya.

Nindi menoleh, jangan sampai David melihat senyum nya yang tertahan.

David mengerucutkan bibir nya, matanya juga terpejam meminta sebuah ciuman.

"Ayo dong aku nunggu nih" Katanya.

Tanpa basa basi nindi memajukan bibirnya dan mencium bibir David singkat.

"Nah gitu dong"

"Baru pacaran 3 hari udah modus aja" Cibirnya.

"Kan sama pacar sendiri, asal kamu tau aku udah nungguin ciuman ini hampir 5 tahun, sekarang ada kesempatan harus di pergunakan dengan baik dong!"

"Iya bawel Ayo jalan!"

"Iya iya" David pun mulai menjalankan mobilnya setelah menggoda nindi pagi ini, mereka akan bekerja sebagai pasangan untuk yang pertama kali

"Kamu cinta kan sama aku?" Tanya David.

"Enggak" Jawab nindi.

David menoleh, ia cemberut mendengar jawaban nindi, ia yakin nindi berbohong seratus persen.

"Jangan gitu dong aku sedih nih" Katanya.

"Biar kamu gak banyak omong!" Balas nindi.

"Kan aku cuma nanya, apa susahnya di jawab iya sayang aku cinta sama kamu"

"Gak mau ah!"

"nin ayolah!"

"No no no!"

"Aku gak fokus nyetir nih, cinta kan?"

"Dave udah ah aku malu!"

David berdecak kesal, ia menyerah, mungkin lain kali ia akan menanyakannya lagi.

Nindi tersipu malu, haruskah ia mengatakan cinta pada David.

"Iya aku -"

Tin Tin....

"Dave!"

David melakukan pengereman mendadak saat hampir menabrak mobil yang sedang menyebrang.

"Aduh kamu tunggu dulu" Pemuda 28 tahun itu segera turun untuk meminta maaf pada pengemudi mobil yang hampir di tabraknya.

Nindi beberapa kali mengusap dadanya, ia juga sangat takut mengingat kejadian barusan.

Setelah beberapa lama David kembali masuk ke dalam mobil.

"Gak apa apa kan?" Tanya nindi.

"Gak papa kok, orang nya agak kesel dikit tapi aku udah minta maaf"

"Hati hati dong"

"Maaf sayang aku gak fokus"

"Iya gak papa"

...****************...

David membukakan pintu mobil untuk nindi, hal itu tak luput dari pandangan semua orang yang berada di sana, mereka terlihat seperti sepasang kekasih.

"Kok bisa mereka berangkat bareng?" Bisik salah satu karyawan.

"Lo sadar gak sih barusan pak David bukain pintu buat nindi?"

"Pantesan aja nindi langsung di jadiin sekertaris"

"Ternyata mereka pacaran ya?"

"Bu sarah gimana?"

"Ayo!" Ajak David.

"Tangannya harus gandengan begini ya?"

"Biar semua orang tau kalo kita pacaran, kalo kamu punya aku" Kata David.

"Aku kan malu!"

"Kok malu sih? aku direktur loh di sini"

"Bukan itu maksud aku, ntar kalo anak anak mikirnya macem macem gimana?"

"Yaudah lah biarin aja, ayo!"

David mengapit sebelah tangan nindi dengan lengannya, keduanya berjalan beriringan di Koridor kantor.

"Pagi pak?" Sapa karyawan.

"Pagi? saya udah jadian sama nindi" Katanya pamer.

"Waduh selamat ya pak"

"Terimakasih"

"Kamu ngapain ngomong gitu sih?"

"Emang aalah?"

"Sekalian bikin papan pengumuman aja di mading!" kesal nindi.

"Ide bagus tuh, yaudah nanti aku suruh ivan"

"Dave!" Nindi berteriak jengkel.

"Kan kamu yang nyuruh?"

"Masa iya beneran kamu lakuin?!"

David mengendikkan bahunya acuh, keduanya masuk ke dalam lift meninggalkan pandangan pandangan heran dari karyawan kantor.

"Hebat banget ya si nindi"

"Jadi pak David gak jadi tunangan sama bu Sarah?"

"Bu sarah udah tau belum ya?"

...****************...

Sarah mendapat beberapa laporan dari teman maupun bawahannya tentang nindi dan David yang datang ke kantor bersama hari ini, ia marah dan kesal tentu saja, tapi sesuai dengan perintah ayahnya ia harus menahan semuanya.

Tok tok tok...

"Masuk!"

Ivan membuka pintu nya dari luar, Sarah semakin terlihat kesal, ivan menambah suasana hatinya semakin buruk.

"Lo ngapain sih?" Tanyanya kesal.

Laki laki itu menutup pintunya dan mendudukan diri di kursi yang berada dalam ruangan Sarah.

"Lo pasti udah tau kabar tentang nindi dan David kan?"

"Terus lo mau apa?!" Tanyanya tak santai.

"Kenapa sih marah marah mulu? gue ini suka sama lo Sarah, kenapa lo gak bisa sedikit sabar sama gue?"

"Ya karna gue gak suka sama lo!" Tegasnya.

"Sesuai dugaan gue pasti nindi bakalan balik kantor, hubungan mereka semua orang udah tau, dan itu berarti lo gak punya kesempatan lagi"

Ivan meletakkan sebuah kotak kecil berwarna merah di atas meja Sarah.

"Apa ini?"

"Cincin, gue mau nikahin lo" Katanya.

"Lo pikir gue mau?!"

"Ya karna gue pikir lo udah gak ada harapan lagi, why not?"

"Ini belum selesai!" Sarah tampak berdiri menantang ivan.

Namun sedetik kemudian ia kembali membungkam mulutnya, ia harus menahan amarahnya, ivan adalah sahabat setia David, ia tak mungkin mengatakan rencana nya pada pria ini.

"Apa yang lo tunggu?"

"Lo gak perlu ikut campur! kalaupun gue gak jadi nikah sama David gue gak mungkin milih lo asal lo tau!" Katanya.

"Karna gue gak sekaya david?"

"Ya lo pikir aja sendiri!"

"Sampai kapan sarah?"

"keluar!" Usir Sarah menunjuk pintu keluar.

"KELUAR!" Teriak nya sekali lagi

Ivan mengalah, ia menyahut benda kotak itu dan keluar dari ruangan sesuai permintaan Sarah.

...****************...

David mencium pipi nindi singkat.

"Stop gak?!" Peringat nindi.

"Ciuman yuk!" Ajaknya

"Kayanya aku bakal hamil di luar nikah deh kalo punya pacar kaya kamu" Katanya.

"Emang aku se mesum itu apa?"

"Kamu pikir aja sendiri"

David kembali berjalan ke meja besarnya, lelaki itu duduk dan melanjutkan pekerjaannya setelah beberapa saat lalu mengganggu nindi.

"Aku boleh Tanya sesuatu sama kamu?" Tanyanya.

"Kenapa sayang?"

"Kenapa kamu gak suka sama Sarah? padahal kan dia cantik, keluarga kalian juga deket"

"Emmm kenapa ya?"

David berpura pura berfikir dan membuat nindi semakin penasaran.

"Kenapa?" Tanyanya lagi.

"Dia pernah tidur sama Ivan, Ivan sendiri yang bilang, dan Ivan tuh sebenarnya suka sama dia tapi ya di tolak gitu deh"

"Hah?! maksudnya gituan?" Tanya nindi polos.

David mengangguk tanpa ragu, kemudian nindi diam membeku, ia merenungkan semuanya.

"Kenapa? kamu juga mau gituan?"

1
Rian Moontero
lanjooot👍😍
Yourbee Lebah
Ayo baca
falea sezi
David keterlaluan sih ini
falea sezi
cinta di tolak. kok dendam. laki cemen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!