NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Aditya berpacu dengan waktu, hari ini dia akan mendengar tentang Elfa. Perempuan yang nyaris membuatnya gila. Perempuan yang terus bergentayangan dalam mimpinya.

Aditya masuk dalam ruangannya, jantungnya, nafasnya memburu. Seolah-olah dia sedang menunggu sidang untuk kesalahannya.

Aditya bahkan merasakan saat langkah kaki dari orang suruhan semakin mendekat.

"Apa yang kamu dapatkan?"

"Dia masih di rumah lamanya, sendiri tidak ada siapa-siapa"

"Sendiri?" Aditya bertanya ingin menyakinkan pendengarannya

"Iya tuan"

"Hanya ini yang kamu dapatkan?"

"Iya tuan, dia bekerja sebagai tukang cuci ". Aditya tersenyum,. meremehkan, Dia merasa Elfa tidak ada pengaruh untuk hidupnya.

"Baiklah, sekarang kamu boleh pergi "

"Tuan,Ibu Chelsea jauh lebih sempurna di bandingkan wanita yang anda cari " Kata orang kepercayaan ayahnya lalu berbalik pergi.

Mendengar laporan sudut bibir Aditya tertarik membentuk seringai yang sangat tipis " Ternyata hidupmu tetap saja menyedihkan"

Beberapa saat kemudian, Aditya melangkah keluar. Dia berjalan dengan penuh kelegaan. Dia hanya perlu meyakinkan istrinya agar bersabar.

Aditya menelpon ibu mertuanya " Bu, kapan ayah pulang? "

"Dua hari lagi nak"

"Acara makan malamnya, saat ayah pulang saja Bu. Aku ingin memberi kejutan untuk Chelsea saat acara makan malam nanti"

"Baiklah nak, dua hari lagi ya"

Aditya berjalan menuju mobilnya, dia ingin membeli perhiasan untuk Chelsea.

"Dunia kita berbeda Elfa, aku tidak mau reputasiku saat ini hancur. Aku sempat merasa bahwa mungkin saja sumpah mu itu membawa efek tapi ternyata, sumpah orang sepertimu tidak ada apa-apanya"

Aditya menatap perhiasan yang tertata dalam etalase kaca " Aku ingin perhiasan yang paling mahal untuk istriku"

"Hentikan pencarian tentang wanita itu, aku rasa laporan dari mu sudah cukup "

Aditya menelpon orang kepercayaannya setelah mendapatkan pesan apakah harus melanjutkan pencariannya tentang Elfa atau tidak.

Pukul dia belas siang Aditya kembali ke rumah, ia ingin menghabiskan waktunya bersama Chelsea. Langkah kakinya terasa ringan melewati tangga yang tersusun.

"Bi, ibu di mana ?" Aditya mengikuti arah telunjuk asisten rumah tangga itu.

Aditya menghela nafas berat..

"Sayang..aku pulang " Chelsea hanya melihat sekilas saja, Aditya mendekat dan memeluk tubuh Chelsea dari belakang.

Jemari Aditya menyentuh pipi istrinya dengan lembut " Aku cinta kamu, sayang "

Sunyi memenuhi ruangan itu

"Sayang, aku tidak mau kehilangan ini jadi alasan aku kehilangan hal yang lain, aku tidak mau kehilangan kamu yang dulu"

Chelsea menatap Aditya " Maafkan aku, Aku belum sepenuhnya iklas Dit "

Ayo kita sama-sama mencoba. Aku akan selalu di sini untukmu " Bisik Aditya.

_____

Satu hal yang Aditya suka dari Chelsea yaitu dia terlalu cantik dan sempurna.

Apalagi saat ini , Chelsea begitu cantik dengan gaun yang ia beli di butik Gavela Desain.

"Kamu cantik sekali sayang "

"Aku suka gaun ini, sangat pas di tubuhku"

"Aku membeli di butik langganan ibu, mungkin pemilik butik itu adalah wanita yang hebat sampai ibu mertuaku saja begitu tertarik dengan gaun dari butik itu "

"Aku penasaran.... ingin ke sana "

"Kapan pun kamu mau, aku akan mengantarmu ke sana. sekarang kita kerumah Ayah, mereka sudah menunggu kita "

Malam itu Aditya memacu mobil dengan kecepatan sedang, ia ingin menikmati setiap detik bersama istrinya.

Rumah orang tua Chelsea sudah ramai, ada beberapa mobil sudah berjejer rapi di halaman. Termasuk mobil kakak Aditya.

"Selamat malam semua, maaf kami terlambat" Chelsea tersenyum, ia meletakkan buah tangan yang ia bawa di atas meja.

"Sayang, akhir kamu datang. Ibu sempat berpikir mungkin kamu tidak akan ikut malam ini. Padahal suamimu sudah menyiapkan kejutan "

Chelsea tersenyum menatap Aditya

Semua sudah berkumpul, Chelsea mengambil tempat duduk dekat istri kakak iparnya.

"Tasya,kamu semakin cantik sayang "

"Terima kasih tante "

Malam ini semua keluarga merasa senang melihat Chelsea hadir di sini. Walaupun masih terlihat kesedihan di wajahnya namun Chelsea mau keluar meninggalkan kamar kosong itu. Kamar bayi yang menjadi tempat favoritnya.

"Paman, di sekolah aku punya teman baru"

"Wah, seneng dong Tasya dapat teman baru" Aditya tersenyum manis menatap keponakannya

"Iya paman, Dia baik sekali. Tidak seperti Ruli sama Dino yang suka usil "

"Temannya cewek atau cowok sayang" Tanya Aditya, semua orang di meja makan melihat Tasya berbicara. Chelsea yang sedang makan ikut tertawa.

"Cowok, dia tampan sekali. Paman tau, wajahnya mirip banget sama foto paman waktu masih SMA "

Deg..

Ting....

Sendok di tangan Aditya terlepas begitu saja, bahkan bunyi nyaring diatas piring, Aditya membeku. Pak Suryadi menatap Aditya. Sementara Ardian kakak Aditya melihat perubahan pada wajah adiknya.

"Pertama kali melihatnya aku langsung ingat foto paman yang udah lama"

"Siapa namanya sayang ?" Chelsea bertanya, ia belum menyadari perubahan wajah Aditya.

"Gavin, dia sama paman kayak kembar beda usia " Tasya dengan polosnya menceritakan tentang temannya.

Tubuh Aditya seketika kaku, matanya mengerjab liar mencoba mengumpulkan kesadaran. Ia berusaha senatural mungkin, namun setiap ia mendengar cerita keponakannya itu Aditya merasa seolah-olah nyawa nya di cabut paksa . Aditya bahkan tidak lagi mendengar cerita Tasya selanjutnya. Tangannya bergetar.

Usia Tasya 13 tahun, artinya temannya juga usianya sama dengan Tasya.

Gavin, wajah yang sama, seperti kembar beda usia..

"Tidak.... Ini cuma kebetulan " Teriak Aditya dalam hati. Dia menatap istrinya yang sedang tertawa mendengar cerita Tasya.

"Sayang, aku ke toilet sebentar ya "

Chelsea tersenyum..

Aditya bisa merasakan kakinya lemas seolah-olah tak bertulang. Langkah kakinya goyah. ia berusaha menahan diri agar tidak limbung.

Ardian melihat Aditya yang berjalan gontai, ia mengikuti Aditya ke belakang.

"Apakah dia......?" Gumannya lirih

"Tidak, tidak...ini hanya kebetulan " Aditya mencengkram kuat pinggiran wastafel, baru saja dia tertawa angkuh dengan keadaan Elfa yang terlihat menyedihkan. Dia tertawa meremehkan keadaan Elfa. Dia merasa semua hanya kebetulan. Tapi sekarang, Ia seolah-olah merasakan oksigen dalam ruangan ini menguap. Membuatnya sulit bernafas.

"Dit...kamu kenapa, kamu sakit?"

Ardian melihat Aditya, sama seperti di Rumah sakit.

"Kak...dia...dia.. Aku..aku tidak ingin.."

"Dit kamu kenapa? ada apa ? Coba ngomong sama aku ?"

"Kak..." Aditya mengerjab, mengembalikan kesadarannya. Ia melihat Ardian menatap penuh tanya.

"Aku tiba-tiba saja merasa pusing kak"

Kening Ardian berkerut "Kamu merasa pusing ? Aku antar ke kamar Chelsea "

Malam ini, sekali lagi Aditya meringkuk di tempat tidur king size. Dalam kamar Chelsea di rumah orang tua Chelsea. Dia terlihat rapuh.

Aditya merasakan sekujur tubuhnya membeku, Chelsea berpikir suaminya kelelahan. Ingatannya kembali berputar putar di setiap kejadian yang terjadi.

Aditya menyadari satu hal yang mengerikan, Elfa tidak melakukan apapun untuk balas dendam, tapi kutukan itu seakan akan terus mengikutinya.

Tiba-tiba Aditya tersentak, matanya terbuka melebar, menatap langit-langit kamar yang begitu tinggi. Nafasnya memburu, seperti orang yang baru saja lolos dari sebuah jebakan. Aditya gemetar. Chelsea mengira Aditya menggigil karena sakit.

Keringat dingin membasahi tenggorokan dan tubuh Aditya.

"Sayang, kamu kenapa?"

Sementara di ruang tengah, keluarga inti belum pulang. Mereka menunggu dokter untuk memeriksa kondisi Aditya.

"Apa yang terjadi dengan Aditya, pak?"

"Kita tunggu dokter memeriksa keadaan Aditya, Bu "

Suasana kembali hening..

Sepuluh menit kemudian, dokter datang. Aditya yang tiba-tiba tersadar hanya diam dengan tatapan kosong.

"Dokter, gimana keadaan suamiku ?"

"Semua baik baik saja, pak Aditya hanya kelelahan " Kata dokter.

Beberapa saat kemudian, Aditya sudah tidur kembali, karena obat tidur.

"Kamu menang, kamu tidak membunuhku tapi membuat aku hidup seperti dalam neraka "

Pagi pagi sekali Aditya terbangun, semua orang masih tidur, ia meraih kunci mobil dan berjalan ke luar, menuju ke sekolah Tasya.

"Aku harus melihat sendiri "

Aditya diam dalam mobil, menunggu detik demi detik, detak jarum jam mengiringi detak jantungnya.

Tepat pukul enam, siswa dan siswi SMP mulai berdatangan, satu persatu setiap anak yang datang tak luput dari perhatian Aditya. Dia memperhatikan, mencari sosok anak itu.

"Mana dia ? Mana anak itu...?" Matanya nyalang mencari. Tapi sampai bel sekolah berbunyi, gerbang di tutup Aditya tidak melihat sosok anak remaja yang Tasya katakan.

"Apakah Tasya berbohong?" Sorot mata Aditya yang mencari, ada ketakutan.

Harapan yang tadinya membumbung tinggi kini berubah menjadi kecemasan yang mencekik

Aku harus melihatnya sendiri....

.

.

.

Next.....

1
Raine
hah thor gak mau bikin masalahnya cepat selesai kah,, kucing"an ga capek apa , mancing biar ketemu, giliran ketemu kabur lagi, bosan bacanya
Lee Mba Young
lanjut semoga hancur rumah tanggamu Aditya yg sombong.
anakmu tak kan mnerima mu.
apalagi km ingin dia mati dulu.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
cinta semu
kenapa g sekalian tu burung Pipit ny Aditya di kutuk biar g berfungsi ...g bakalan ada wanita yg mau ... biar jadi jomblo seumur hidup,..q yg baca cerita dah murka lantas gimana dgn Elfa ya🤔
cinta semu
sadis banget tu Aditya ...kasih karma penyesalan seumur hidup buat Aditya Thor ...
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tia
lanjut thor
Susilowati Jais
ko otak sy mikir kemn" thor, mikir jangan" bpknya Chelsea ni bpk yg ninggalin Elfa😄😄😄tp balik lg nj terserh authornya🤭
Lee Mba Young
Yup selamanya rumah mu akn jd rumah kosong, hartamu tak Ada gunanya.

Chelsea kl km gk cerai dng Aditya mk km selamanya tak akn punya anak.
CPT cerai sebelum terlambat km tambh ngenes. hidup dng laki biadap, tega mmbunuh darah daging nya sendiri.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fuadi algifari
lanjut dong kak
tia
lanjut thor
Lee Mba Young
Lebih mentingin usaha Dan kekayaan. lihat saja nnti semua akn musnah. keluarga bejad semua.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Elpina: Makasih kak..
total 1 replies
Novansyah
bagus tapi update nya lama udah itu cuma 1 bab lagi coba sekali2 kalau lama update buat bab nya agak banyak jangan cuma 1 bab
Elpina: Siap kak 🙏
total 1 replies
tia
lama skli gk update
Elpina: Iya kak.. makasih ya 🙏
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Susilowati Jais
thor kok blm up....
Elpina: Siap kak ☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!