NovelToon NovelToon
Transmigrasi Gadis Gila Di Alam Kiamat

Transmigrasi Gadis Gila Di Alam Kiamat

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Fantasi Timur / Ruang Ajaib
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: cloudia

bukan novel terjemahan!!!
negara : China

oh yeah, untuk jodoh Lin yan mungkin akan penuh plot twist dan tidak seperti novel pada umumnya yang pria mana yang bersama Lin yan bisa jadi itu jodohnya, nah bukan ya jadi jodohnya mungkin akan terlambat atau apakah selama ini berada di sekitarnya? tidak ada yang tau bagaimana jodoh si gadis gila akan muncul.

Sinopsis :
Bagaimana jika seorang gadis dari rumah sakit jiwa bertansmigrasi ke novel kiamat? apakah dia akan mengacaukan alur cerita novel atau mengikuti alur novel itu?

kehidupan Lin Yan si gadis gila dari rumah sakit jiwa dengan sifat psikopat gila akan memenuhi hari dengan kegilaan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloudia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

latihan keras Lin Feng dan Li mei

Pabrik sebelah lebih besar, pabrik ban bekas dengan ruangan-ruangan luas dan mesin-mesin raksasa yang sudah berkarat. Di tengah ruangan, dua zombie level 3 berdiri saling berhadapan, seperti sedang berkomunikasi.

Mata mereka merah menyala, lebih terang dari zombie level 2. Tubuh mereka lebih kekar, gerakan lebih lincah. Begitu melihat Lin Feng dan Li Mei masuk, mereka langsung menyerang.

"Li Mei, satu untukmu, satu untukku!" teriak Lin Feng.

Ia berlari ke zombie kiri, pedang berayun. Zombie itu menghindar dengan geseran cepat, lalu membalas dengan cakaran. Lin Feng memblok dengan pedang, suara benturan logam terdengar.

Li Mei berhadapan dengan zombie kanan. Ia memukul dengan tinju kanan sampai zombie itu terhuyung, tapi tidak jatuh. Ia memukul lagi, zombie itu mundur beberapa langkah. Tapi kemudian zombie itu menyerang balik, cakar hampir mengenai wajah Li Mei.

"Jangan cuma maju! Hindar dulu, cari celah!" teriak Lin Feng sambil bertarung.

Li Mei mundur, mengatur napas. Ia mengamati gerakan zombie gerakannya lambat di kaki kanan, sering membuka sisi kiri. Ia menunggu, lalu ketika zombie menyerang, ia membungkuk, menghindar, dan memukul perut zombie dengan sekuat tenaga.

BRAAK!

Zombie itu terpental, jatuh ke mesin. Tapi tidak mati. Li Mei berlari mendekat, mengangkat tinju, dan memukul kepala zombie berulang-ulang hingga hancur.

"A-aku berhasil..."

Di sebelahnya, Lin Feng sudah selesai dengan zombienya yang kepalanya terputus, tubuh roboh di lantai.

"Bagus, Li Mei!" Lin Feng mengacungkan jempol.

"K-Kau juga..."

Dari pintu masuk, suara tepuk tangan malas terdengar.

"Lumayan." Lin Yan berdiri di ambang pintu, permen di mulut. "Tapi masih lambat. Kalau ada zombie lain, kalian sudah mati."

"Jie, jangan terlalu keras..."

"Dunia ini keras, Feng." Lin Yan berbalik. "Keluar. Kita lanjut ke area berikutnya."

Sepanjang hari, mereka membersihkan area industri kota timur. Lin Feng dan Li Mei bertarung tanpa henti, sementara Lin Yan duduk di atas mobil, merokok? Tidak, rokoknya masih disita jadi dia cuman makan permen lolipop, kadang memberi komentar sinis.

"Tebasan Lin Feng terlalu lebar! Nanti kena tembok!"

"Li Mei, pukulannya jangan asal! Fokus di kepala!"

"Kalian lambat! Cepetan! Nanti udah mau malam!"

Meskipun komentarnya menyebalkan, Lin Feng dan Li Mei terus bertambah baik. Gerakan mereka lebih efisien, pukulan lebih akurat, dan kepercayaan diri mulai tumbuh.

Sore hari, saat matahari mulai condong ke barat, mereka kembali ke mobil. Lin Feng dan Li Mei kelelahan, pakaian kotor, wajah hitam oleh darah zombie, napas tersengal. Tapi mata mereka bersinar puas.

"Jie, berapa total tadi?" tanya Lin Feng sambil mengatur napas.

"42 zombie level 2. 5 zombie level 3." Lin Yan mengeluarkan permen baru. "Hasil lumayan untuk pertama kalinya."

"Lumayan? Jie, itu luar biasa!"

"Jangan sombong. Lain kali harus lebih banyak."

Li Mei yang duduk di kursi belakang bertanya, "Tuan, besok kita latihan lagi?"

Lin Yan menatapnya sekilas. "Kau mau?"

"Mau!" jawab Li Mei semangat.

"Bagus. Besok jam 6 pagi. Jangan telat."

Lin Feng tersenyum, lalu menyalakan mesin. Mobil militer hitam itu melaju meninggalkan area industri, meninggalkan jejak darah dan mayat zombie di belakang.

Di kastil, Bibi Li sudah menyiapkan makan malam: sop iga sapi, ayam goreng tepung, tumis kangkung, dan sambal terasi. Aroma sedap menyambut mereka begitu pintu kastil terbuka.

"Tuan, Tuan Muda, Nona Li Mei! Silakan makan! Kalian pasti kelelahan!" sapa Bibi Li ramah.

"Makasih, Bibi Li." Lin Feng langsung duduk, mengambil sendok.

Li Mei juga duduk, masih sedikit gemetar karena kelelahan. "Bibi Li, masakannya enak banget."

"Ah, biasa saja. Yang penting kalian pulang selamat."

Lin Yan duduk di kursi utama, mengambil piring, dan mulai makan. Tidak banyak bicara, seperti biasa. Tapi matanya berbinar—puas.

【Senang?】

"Iya. Adikku sudah mulai berkembang. Li Mei juga."

【Kau guru yang baik. Meskipun agak keras.】

"Dunia ini keras. Aku hanya mempersiapkan mereka."

Lin Feng yang sedang makan tiba-tiba bertanya, "Jie, besok kita ke mana?"

"Kota barat. Kabarnya ada zombie level 4 di sana."

Sendok Lin Feng berhenti di mulut. "L-Level 4? Jie, kita belum siap!"

"Kau belum siap. Jie sudah." Lin Yan tersenyum tipis. "Jie yang akan lawan level 4. Kalian bersihkan yang lain."

Lin Feng menghela napas, lalu mengangguk. "Baik, Jie."

Li Mei yang mendengar juga mengangguk, meskipun wajahnya sedikit pucat. Tapi matanya bertekad.

Malam harinya, Lin Yan duduk di balkon lantai tiga, permen lolipop rasa jeruk di mulut. Di bawah, lampu-lampu taman menyala, apartemen dan laboratorium terlihat rapi. Bibi Li masih di dapur, menyiapkan teh jahe. Lin Feng dan Li Mei sedang berbincang di taman, tertawa bersama.

【Apakah hari ini seru?】

"lumayan. Lihat adikku bertarung, rasanya... bangga."

【Kau tidak pernah bilang begitu langsung ke dia.】

"Nanti. Biar dia tetap semangat."

Lin Yan mengisap permennya, menikmati angin malam.

【Lin Yan.】

"Iya?"

【Kau sudah berubah, meskipun kau tidak mau mengaku.】

"Aku tidak berubah. Aku masih malas. Masih psikopat. Masih suka memotong zombie."

【Tapi kau mulai peduli pada lebih dari satu orang.】

Lin Yan diam. Ia menatap ke bawah, melihat cahaya-cahaya dari jendela apartemen. Di dalam, orang-orang yang ia "pungut" sedang menjalani hidup baru. Makan, tidur, bekerja, tertawa.

Dan sekarang, adiknya sedang belajar menjadi pejuang.

"...Mungkin."

Ia berdiri, meregangkan tubuh.

"Tapi untuk sekarang, aku mau tidur. Besok kita ke kota barat."

【Selamat malam, Lin Yan.】

"Selamat malam, sistem."

Lin Yan masuk ke kamar, menutup pintu balkon, dan menjatuhkan diri di ranjang. Di luar, bulan bersinar terang. Di dalam, ia tersenyum puas dengan hari yang ia lalui.

1
sasa adzka
jadi penasaran siapa kah tuan itu😄😄.. gak sabar nunggu selanjutnya kak😍😍😍 semangat up nya kak
sasa adzka
yang aku tunggu dah up... ehhh tapi ko cuman se bab doank😄😄😄 maaf keun aku yg baca rakus ya kak.. abis nya keren seh.. dan menunggu kapan penyamaran jadi papa tu akan terbongkar sama anak angkat🤭🤭
cupcake: bab nya pada hilang di note saya, jadi butuh penyesuaian ulang 😔
total 1 replies
sasa adzka
kak jangan bikin gak guna itu anak angkat.. jujur aku baca gak like loh.. jangan manja lah mana ini zaman zombi bukan zaman romantisan loh kak...
ganti karakter nya itu anak angkat ya kak😄😄😄
semangat up nya
sasa adzka: siap.. moga bisa berkembang kak anak nya.. btw up banyak bnyk kak.. 😄😄 keren ko cerita nya 😍😍😍
total 2 replies
sasa adzka
xiao Qiang berubah jadi Harry Potter😂😂😂 penyihir gak tu🤭🤭 le ih meyakinkan pake jubah hitam nanti d kasihnya😄😄
sasa adzka
eh kak itu lin feng harus kuat juga donk.. jangan jadi adik manja🤭🤭harus keren gila kaya kakak nya😂😂😂
sasa adzka
kak itu teman 1 nya yg ahli akupuntur gila kagak transmigrasi juga.. biar pada gila d zaman zombi gitu🤣🤣🤣🤣
sasa adzka
pasien RSJ mahal bikin makin gila aja d suruh belanja banyak.. 😂😂😂 kreatif lu kak bikin cerita.. biasa kan ya org normal gitu trus transisi k dunia zombi.. lah sekarang transisi nya orang gila🤣🤣🤣 ehhh transmigrasi toh🤭🤭🤭🤭
keren keren😍😍
sasa adzka
sistem esmosi🤣🤣🤣🤣🤣
reaaannaaa
muak lama2 sama anak angkat nya lin yan,banyak ngebacot gk penting n gk guna
Ellasama
lama2 bosen, masak Lin Yan tu kan cewek ya setidaknya kek jangan gitulah, nanti ujung2nya LGBT
Ellasama: sesuai type aku dong
total 3 replies
nana
sedih amat kisah hidup Lin Yan 😭
Marsya
tamat riwayat seorang zhang mei/Skull//Skull//Skull/
Ellasama
hadeh ni cewek kegatelan bgt sih,,,, secantik n bohay Lin Yan GK bakalan luluh orang diany aja cewek
Norimi Dwel
lanjut thor
Ellasama
bunga lagi/Rose/
Ellasama
up lebih banyak kak, dukungan dariku selalu menyertai mu/Determined/
Norimi Dwel
💪/Rose//Rose/
aku
seekor gk tuh 🤣
Norimi Dwel
lanjut thor
XIA LING
semangat 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!