NovelToon NovelToon
Jadi Ibu Tiri Mantan Pacar

Jadi Ibu Tiri Mantan Pacar

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:44.2k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Tiara pergi ke kantor catatan sipil menemani bibinya yang akan bercerai dengan suaminya. Siapa sangka seorang pria menarik tangannya dan memperkenalkan dirinya sebagai calon istri pada seorang wanita tua yang berada di sebuah kursi roda.
"Ibu, dia calon istriku. Aku pasti akan menikah lagi, dan memberikan Andrew seorang ibu. Sekarang ibu sudah mau di operasi kan?" tanya pria yang menggenggam erat tangan Tiara.

"Eh, pak ini apa..."

Mata Tiara melebar, pria itu menciumnya. Begitu saja. Lalu berbisik pada Tiara.
"Bekerja samalah dengan ku. Aku akan berikan apapun yang kamu mau!"

"Wah, kalian benar-benar mesra. Baiklah, kalau begitu langsung masuk saja. Ibu baru mau dioperasi kalau kalian sudah dapat sertifikat pernikahan!"

Rahang Tiara nyaris jatuh.
"Me.. menikah? nyonya, aku masih SMA" kata Tiara tergagap.

Pria matang dan dewasa yang menciumnya tadi cukup terkejut.
'Dia masih SMA?' batinnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Tiara dan Will sudah sampai di perusahaan. Tiara tampak memperhatikan gedung itu. Sepertinya dia pernah ke tempat ini bersama ayahnya dulu. Tapi bukan di tempat ini, di depan jalan sana.

"Tuan Will, kakakku juga bekerja di dekat sini!" kata Tiara ketika Will membuka pintu mobil untuknya.

"Benarkah? apa nama perusahaannya? hanya ada dua perusahaan di area ini. Hanya ada empat gedung besar, yang tiga milik tuan. Dan satu lagi milik PT Mandala!" jelas Will.

Namun Tiara lupa apa nama perusahaan tempat kakaknya bekerja.

"Ah, aku lupa. Sudah, lupakan saja!" kata Tiara yang malas untuk mengingat nama perusahaan tempat kakaknya bekerja.

Will membawa Tiara masuk ke perusahaan. Karena Tiara bersama Will, meskipun para karyawan lain yang melihatnya penasaran siapa gadis yang bersama dengan Will itu. Mereka juga tidak berani bergosip atau bergunjing di belakang Will.

Perusahaan ini penuh dengan kamera pengawas, yang bahkan bisa di lihat secara langsung di ruangan khusus Will. Jika ada yang tertangkap bahasa bergosip di perusahaan maka perusahaan pasti akan memberikan sanksi yang cukup berat karena membicarakan orang lain tanpa tahu kebenarannya termasuk salah satu peraturan di perusahaan itu yang tidak boleh dilakukan oleh para karyawan.

Hal itu, menghindari ada karyawan yang merasa diri mereka dikucilkan dan mempengaruhi kinerja pekerjaan mereka. Juga, kalau beberapa tukang gosip untuk terus menyebarkan berita-berita tidak benar sampai melupakan tanggung jawab mereka terhadap pekerjaan mereka.

Bergosip, sungguh di larang di perusahaan ini. Apalagi mengobrol di luar pekerjaan di jam kerja. Dan selama ini, peraturan itu cukup efektif untuk meningkatkan kinerja para karyawan di perusahaan. Dan mengurangi menyia-nyiakan waktu, karena baju mereka di sini juga sangat besar per jamnya.

Ting

Will dan Tiara sudah keluar dari lift yang berada di lantai, dimana kantor CEO berada.

Pintunya besar, Tiara yang melihat itu cukup terpana. Bahkan untuk masuk, ada akses sidik jari. Mungkin hanya Will dan Nicholas saja yang bisa masuk ke dalam ruangan itu.

Pintu terbuka, Tiara yang melihat Nicholas segera melambaikan tangannya.

"Hai om!" sapanya dengan wajah yang terlihat sangat ceria.

Tiara terus tersenyum, sambil mengikuti langkah Will masuk ke dalam ruangan itu.

'Lihat dia! itulah ATM berjalan ku. Satu bulan 100 juta, dua bulan 200 juta, satu tahun aku akan kaya raya' batin Tiara yang vibesnya senang sekali kalau melihat Nicholas.

Nicholas melihat Tiara tidak berhenti tersenyum.

"Ada apa denganmu? senang sekali?" tanya Nicholas.

"Tuan, nona. Aku akan pesankan makan siang!" kata Will yang langsung keluar lagi dari ruangan itu setelah Tiara masuk dan berdiri di dekat meja kerja Nicholas

Tiara menoleh ke arah Will. Bahkan sampai pintunya tertutup lagi.

'Apa yang harus aku lakukan?" batin Tiara tak tahu apa yang harus dia lakukan tanpa perintah dari Will.

Tiara hanya begitu di tempatnya. Sambil memegang tali tas ranselnya. Sesekali dia melihat ke arah Nicholas yang terlihat sangat serius.

"Duduk lah, kenapa berdiri saja..."

Tiba-tiba saja ada sesuatu yang jatuh di paha Nicholas ketika dia menyuruh Tiara duduk. Hingga dia harus menepuk dua kali pahanya itu untuk mengusir sesuatu itu, sepertinya serpihan kertas saja.

Tiara yang melihat ke arah Nicholas menjadi salah paham. Matanya melebar, dan dia menggaruk tengkuknya yang sebenarnya sangat tidak gatal sama sekali.

'Dia menepuk pahanya. Apa dia mau aku duduk disana. Apa tidak masalah?' batin Tiara ragu.

Tiara menelan salivanya dengan sulit. Dia tahu dia dah Nicholas sekarang suami istri. Tapi, ini kan di kantor. Dia juga masih remaja, ya setidaknya dia masih 19 tahun. Apa Nicholas memang orang yang seperti itu. Tiara menjadi bingung.

Nicholas melirik sekilas ke arah Tiara.

"Kenapa masih berdiri di situ?" hanya Nicholas.

Dia sama sekali tidak mau di anggap terlalu otoriter dan menakuti Tiara. Sampai tidak berani untuk duduk. Sofa di samping Tiara ada, banyak yang kosong. Dia meja di depan meja kerja Nicholas juga ada. Dia tidak mau hadis itu berdiri terus.

Tapi, sepertinya yang salah paham di sini Tiara. Dia berpikir, Nicholas menepuk paha setelah dia meminta Tiara duduk, artinya Nicholas minta Tiara duduk di pahanya.

'Em, kesana gak ya' batin Tiara ragu.

"Terserah..."

"Iya duduk, duduk!" refleks Tiara menyahut.

Dan gadis itu pun bergegas meletakkan tasnya di atas kursi yang ada di depan meja kerja Nicholas. Nicholas mengira, Tiara akan duduk di kursi itu. Tapi ternyata dia salah, Tiara bergegas ke arahnya. Dan duduk di pangkuan Nicholas.

Kedua tangannya bahkan merangkul ke belakang leher Nicholas. Dia tentu tidak mau jatuh, makanya dia menjadikan Nicholas pegangannya.

Nicholas yang terkejut, juga reflek memeluk punggung Tiara.

Deg deg deg

Keduanya merasa sangat canggung. Tapi, terdengar suara debaran jantung yang begitu kencang. Entah dari Tiara atau dari Nicholas asalnya.

Tatapan keduanya saling terkunci.

'Gapura kabupaten ini sangat tampan!'

'Gadis ini...'

Ceklek

"Tuan, makan siangnya..."

Brukkk

"Aduh!" pekik Tiara yang merasa bokongnyaa sakit karena barusan Nicholas mendorongnya sampai jatuh.

Will yang menjeda ucapannya, langsung berbalik dan keluar dari ruangan itu.

"Aku tidak lihat apa-apa!" katanya lalu kembali menutup pintu.

Alih-alih membantu Tiara, Nicholas malah berdiri dari kursinya berkata.

"Kenapa kamu duduk di pangkuanku? kamu mau merayuku?" tanya Nicholas.

Biasanya dia kan memang sangat dingin pada wanita. Jadi, ketika Will melihatnya dan Tiara tadi. Entah kenapa, dia refleks saja mendorong Tiara.

Tiara berusaha untuk bangun.

"Om kasar sekali sih?" tanya Tiara kesal.

'Ish, kalau bukan ATM berjalan. Sudah aku tendang itu masa depan om-om kasar!' batin Tiara kesal.

"Kamu kenapa duduk di pangkuan pria sembarangan..."

"Kamu kan suamiku!" sela Tiara membuat Nicholas terdiam, "lagian om kan yang tadi kasih isyarat buat aku duduk di pangkuan om!" kata Tiara protes.

"Aku? kapan aku berikan isyarat seperti itu?" tanya Nicholas bingung. Dia memang tidak merasa melakukan hal itu.

"Om tadi suruh aku duduk. Terus om tepuk-tepuk paha om. Apa namanya kalau bukan suruh aku duduk di pangkuan om. Aduh pantattku sakit! om sih lah!" omel Tiara yang terus mengusap bokongnya yang rasanya cukup panas setelah mencium lantaii marmer tadi.

Nicholas baru ingat, dia memang menepuk pahanya tadi. Tapi bukan menyuruh Tiara duduk disana.

Nicholas menghela nafas panjang.

"Apa masih sakit? maafkan aku. Kamu salah paham, tadi ada serpihan kertas di pahaku. Aku akan panggil dokter!" kata Nicholas.

Tiara menoleh ke arah Nicholas. Dari wajahnya, pria itu sepertinya memang tidak sengaja.

Tiara melambaikan tangannya dengan cepat.

"Tidak usah, om sudah minta maaf kan. Sudah, tidak masalah. Lanjutkan saja kerjanya. Aku akan menunggu om di sini!" kata Tiara yang duduk perlahan di sofa.

Lima menit, sepuluh menit, Nicholas masih sibuk dengan pekerjaannya.

Brakk

Hingga dia mendengar suara buku terjatuh. Arah pandangannya tertuju ke sofa panjang dimana Tiara sekarang berbaring. Entah kapan gadis itu dari posisi duduk, berubah jadi berbaring.

Dia tadi membaca salah satu buku tebal di atas meja. Sepertinya dia mengantuk dan akhirnya tertidur. Buku itu memang bukan bacaan yang ringan.

Nicholas berdiri dari kursinya. Dia mengambil buku yang jatuh di karpet. Lalu meletakkannya kembali di meja. Rok pendek Tiara, tampak tidak nyaman untuk di pandang. Nicholas melepaskan jas mahalnya, dan menutupi paha Tiara sampai bawah lututnya.

"Gadis nakal"

Tiara sedikit bergerak, mungkin gerakan Nicholas memberinya selimut jas itu sedikit menganggu tidurnya. Tangannya terjuntai ke bawah. Nicholas berjongkok, dia bermaksud membenarkan posisi tangan Tiara. Dia meletakkan tangan Tiara di perutnya. Tapi ketika dia akan berdiri, sesuatu menarik perhatiannya.

Bibir merah muda istrinya itu. Yang membuatnya teringat kejadian di kantor catatan sipil. Tadinya dia hanya mau kecup sekilas bibir gadis itu. Siapa sangka, dia merasa bibir gadis itu sangat manis dan lembut.

Nicholas menundukkan wajahnya, tatapannya terkunci di bibir merah muda istri remajanya itu.

Cup

***

Bersambung...

1
D_wiwied
koq ya kepikiran lontong, kenapa ga matcha gitu loh 🤭😆
D_wiwied
bener2 angka sial buatmu Andrew🤭🤭🤣
sukensri hardiati
toko elektronik pa toko sembako thor....
Noer: toko sembako deh kayaknya kak
total 1 replies
sukensri hardiati
hadeeeeh.....tiaraaaaa...
Noer: marahin aja kak
total 1 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
setidaknya masih ada empat apa lima bab lagi Thor, sampai Andrew punya adik🤭
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 7 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
eh wes tamat 🤔🤔🤔
Noer: iya bener, dia ambil sendiri tinggal
total 18 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
Astaghfirullah kata² nenek Salma sungguh terlalu 😡
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 4 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
ada apa dengan jarimu Thor 🤭 kenapa banyak typo🤭
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 7 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
mungkin Trenz merasa bersalah, tapi kok malah keras🤭
Noer: iya kak keknya gitu
total 3 replies
mimief
lah gimana Thor
kita belum liat si Abang bulan loo🥹🥹..
walaupun tahun ini Kita dilewati
ga masalah,ada bts😜🤣🤣
Noer: iya jahara pledis, masa kita di lewatin
total 1 replies
mimief
kan kan..
terkadang hidup penuh kebohongan lebih baik dari pada tau yg mana ttg kebenaran.
karena, pasti lebih jauh sakitnya

kayak...
tau dengan jujur kalau Hannie suka boong Mulu kalau maen mafia😜🤣🤣
Noer: kasihan bonon satu-satunya yang loading
total 1 replies
mimief
idem ti,aku juga belum ketemu hao😭🤣🤣
mimief: wkwkwkwkwkwk
total 2 replies
Yuliana Tunru
kok tamat sih kan blm unboxing tiara x tapi hrs puhya ank ya thorrr extra part deh ya
Noer: harus dong ya, buat ada lawan itu si Andrew
total 1 replies
partini
belum di unboxing Thor 🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣 belum lulus, unboxing nanti kalau udah lulus 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 1 replies
mustika ikha
yah kok tamat sihthor bonchap lah thor.. semangat 💪💪💪💪💪
Noer: iya, kak. Terimakasih sudah betah. Yok pindah ke yang baru yok
total 1 replies
partini
kecelakaan,, jangan methong dulu
Noer: ho'oh ya kak tahan, tahan jangan metong dulu
total 1 replies
mimief
aku speechless lah bab ini
sedih banget,kadang seseorang untuk menutupi kekalahan nya maka akan menyerang kelemahan yang lain. kuk keluarga mamahnya. dia tau Andrew itu kelemahan Nick.
mimief: jelas..ga ada yg lebih kejam dr kakak kakak nya
🤣🤣🤣😜
buktinya hao dan Jun di China main game menang Mulu
bingung malah mereka🤣🤣
total 4 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
gimana reaksi Andrew kalau tau kebenarannya kalau emaknya yang selingkuh 🤔🤔
apa lagi emak tirinya yang nyeritain🤔🤭
Noer: 🤣🤣🙏🏻🙏🏻
total 15 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
mati gak ya Andrew 🤔
apa jangan-jangan koma🤭
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 14 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
yang kang selingkuh mamanya Andrew ternyata, pantesan dia sampai 13 kali selingkuh orang turunan emaknya 🤭
mimief: Wkwkwkkw
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!