NovelToon NovelToon
TEROR PARAKANG

TEROR PARAKANG

Status: tamat
Genre:Misteri / Thriller / Iblis / Kutukan / Roh Supernatural / Tumbal / Tamat
Popularitas:149.5k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Kisah ini berasal dari tanah Bugis-Sulawesi yang mengisahkan tentang ilmu hitam Parakang.

Dimana para wanita hamil dan juga anak-anak banyak meninggal dengan cara yang mengenaskan. Setiap korbannya akan kehilangan organ tubuh, dan warga mulai resah dengan adanya teror tersebut.

Siapakah pelakunya?

Ikuti Kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Petaka

"Hah!" Jhony kembali tersentak kaget saat mendengar suara desahan nafas yang yang berada jelas ditelinga kirinya.

Ia berdiri mematung, dan menatap dengan nafasnya yang memburu, ada rasa takut yang begitu sangat besar.

Sesaat ia menoleh dengan gerakan lambat, dan ketika ia menatap sosok dalam gelap.

Craaaaas

Craaaaas

Sebuah cakaran merobek dadanya, dan dua taring tajam tertancap dilehernya, lalu menyesap darahnya.

Tubuh Jhony bergetar dengan dua bola mata yang membeliak, ia tampak sangat kesakitan, dan untuk berteriak saja ia tak mampu sebab tangan kiri sosok makhluk yang tak terlihat dalam ruang gelap itu masuk menerobos kerongkongannya dan mengambil paksa organ tubuhnya, dan disambut oleh tangan kanannya yang sudah membuka lebar dada korbannya.

Tubuh Jhony bergetar, dan perlahan pistol ditangannya terjatuh ke lantai bersama ponselnya dengan senter yang masih menyala.

Sosok itu menyesap darahnya hingga kering dan habis. Lalu terdengar langkah dari arah kamar mandi, sepertinya seorang pria baru saja buang hajat dsn perutnya mulas, hingga ia terburu-buru dan tidak memberitahu.

Dengan senter ponsel ditangannya, ia menerangi ruangan dengan langkahnya yang tertatih menahan perih pada bagian wajahnya.

Saat tiba didepan pintu, tiba-tiba lampu hidup dan lampu bohlam menerangi semua ruangan.

Taaap

Sosok pria yang tak lain ada Beny berdiri mematung didepan pintu, dan tubuhnya mendadak gemetar saat melihat tubuh sang pimpinan terlihat berdiri dengan rongga dada yang berlubang dan organ intinya sudah kosong.

Mulutnya terbuka lebar, dan perlahan tubuh itu ambruk ke lantai.

Braaaaak

Beny merasakan detak jantungnya seolah berhenti berdetak, dan ia terdiam dalam kebingungan.

Sesaat suasana menjadi hening dan sunyi, hanya desahan nafas yang terdengar tersengal.

Sementara itu, mobil yang dikemudikan oleh Enre tiba didepan rumah. Pria itu turun dengan langkah yang tergesa-gesa.

Ia menarik handle pintu, tetapi tidak juga terbuka, dan saat bersamaan, ia melihat kelebatan bayangan dalam gelap yang menuju ke arah belakang rumah.

"Apa itu? Kenapa bau sekali?" gumamnya dengan lirih. Ia berjalan ke arah samping rumah, dan ingin mengetahui apa yang sebenarnya yang tadi ia lihat.

Langkahnya tampak hati-hati. Ia tak ingin membuat sosok itu mengetahui jika ia sedang mengintai.

Kleeeeeek

Suara handle pintu dibuka. "Bang, kamu lagi ngapain?" tanya seorang wanita cantik yang sedang berdiri didepan teras dan bersedekap tangan didada.

"Hah!" Andi Enre tersentak kaget. Ia memegang dadanya dengan debaran yang bergemuruh. "Kamu ngagetin saja, Sayang," ucap Andi Enre dengan nafasnya yang tersengal.

Pria itu mendadak membatalkan niatnya untuk melihat apa yang tadi sudah membuatnya sangat penasaran.

Kecantikan Daeng Cening sudah membuat Andi Enre tak dapat menolak apapun.

Tatapan sang istri sudah membuat dunianya seakan luluh.

"Masuklah, Bang. Apakah kau tak ingin menghabiskan malam ini bersamaku?" ucapnya dengan nada yang terdengar menggoda.

Pria itu menganggukkan kepalanya, lalu berjalan menghampiri sang istri.

"Aku mengkhawatirkanmu, Sayang. Berulang kali abang menelepon mu, tetapi tidak juga diangkat." ucap Andi Enre menyampaikan semua keluh kesahnya.

Ia menghampiri sang istri yang menyambutnya dengan senyum penuh pesona.

"Maafkan Daeng, Sayang. Tadi ketiduran, dan sekali lagi maaf, sudah buat lakkai merasa khawatir." Daeng Cening merangkul pinggang sang suami.

Mendadak pria itu menjadi luluh seluluhnya.

"Iya, Sayang. Abang itu tidak bisa gak dengar kabar kamu sehari saja, rasanya dunia ini hampa tanpa kamu," ucap Andi Enre dengan gemas.

Keduanya memasuki rumah dan mengunci pintu dengan cepat. "Sayang, kamu ada mencium bau comberan apa tidak?" ucapnya dengan menggerakkan ujung hidungnya, mencari sumber bau yang ia endus begitu sangat dekat.

"Kamu abis darimana, Sayang? Kenapa bau sekali?" tanyanya dengan rasa penasaran.

"Masa, sih--Sayang? Tapi Daeng tidak ada mengendusnya," kilah Daeng Cening mencoba menutupi semuanya.

"Iya--kah? Kenapa abang mencium banunya ya?"

"Mungkin hidung abang yang bermasalah," Daeng Cening mengambil tas ransel milik suaminya yang sudah penuh dengan butiran emas, dan hari ini tampaknya penghasilan biji emas mereka semakin meningkat, dan hal ini membuat mereka akan semakin kaya.

Keduanya memasuki kamar, dan lagi-lagi Andi Enre mengendus aroma anyir darah saat memasuki kamar.

Akan tetapi, lagi-lagi ia tak dapat menampik apapun yang menjadi kecurigaannya.

Ia terlalu cinta pada sang wanita, sehingga semuanya tampak buta.

Sementara itu, Beny baru saja menghubungi satuannya untuk memberikan kabar mengejutkan tentang kematian sang pimpinan yang sangat tragis.

Pria itu terlihat sangat gelisah, berjalan mondar dan mandir dengan wajah yang pucat sembari menunggu datangnya bantuan.

Sesaat ia berhenti, menatap pada tubuh yang tak lagi bergerak dan hanya kedua matanya saja yang membeliak.

Baru saja mereka membahas tentang Parakang, dan sosok itu justru sudah menghabisi sang pimpinan.

Sedangkan dirumah seberang, Andi Enre sudah tertidur lelap, ia sangat begitu mengantuk, dan membuatnya tak dapat menahan rasa untuk segera tertidur.

Ditengah kegelisahan Beny, ia mendengar sesuatu dibalik kamar mandi. Ada sesuatu yang sedang mengorek comberan.

Mendadak tubuhnya gemetar, dan ia merasakan punggungnya menebal.

Rasa penasaran membuatnya melangkah untuk melihat apa yang terjadi disana. Ia mengambil pistolnya. Lalu menuju ke arah dapur, dan disana terdapat kamar mandi yang terhubung dengan comberan.

Saat tiba didapur, ia melihat bawang putih yang masih ada ditempat bumbu, dengan instingnya, ia mengambil bawang putih tersebut, lalu mengupasnya, dan membelahnya menjadi beberapa bagian, lalu membalurkannya ke seluruh tubuhnya.

Ia mengingat jika mitos mengatakan bahwa sosok Parakang takut dengan bawang putih.

Sesaat ia mengendus aroma comberan yang semakin menyengat dan bau menguar diudara melalui ventilasi.

Beny kembali bergerak, dan membuka pintu kamar mandi dengan perlahan.

Ia mendengar suara gemerisik dan kecimpung terdengar semakin intens.

Dengan rasa penasaran yang cukup besar, ia menaiki toilet yang mana saat itu menjadi pijakan bagi Ella untuk melihat sesuatu disana.

Meskipun ia baru saja mengalami peristiwa mengerikan, tetapi tidak menyurutkan rasa penasarannya.

Ia menggapai ventilasi, dan mencoba mengintai sesuatu disana melalui lubang udara, dan seketika ia dikejutkan oleh sosok mengerikan yang tadi menyerang ia dan juga Jhony.

"Hah!" ucapnya dengan rasa takut yang cukup dalam. "P-Parakang," ucapnya dengan lirih dan gemetar.

Sosok itu menatapnya dengan tajam, dan gigi taring yang mencuat dari sudut mulutnya.

Tubuhnya gemetar, dan ia bergegas untuk turun ke bawah.

Akan tetapi, ia terpeleset, dan terjungkal dilantai.

"Aaaaargh..."pekiknya dengan wajah kesakitan.

"Ia berusaha bangkit, dan tiba-tiba saja sosok itu sudah merayap diatas plafon dan menyeringai dengan dua nola mata merah menyala.

Dengan gerakan yang cukup cepat, sosok itu menerkamnya.

1
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Smoga aja cepat terjawab semua teka teki yg ada dikepala pak Romy ya, bahwa parakang itu adalah Paung. 😏
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Polisi ko gitu ya, didikn saat sblum jd polri knp ga dpake, percuma jd polisi tp watak nya kriminal, knp ga jd maling aja skalian dree, daripada mnjdi duri dlm daging NEGARA. 😒😒

Kelakuan mu mencoreng nama baik aparat yg amanah sm jabatan nya.

Smoga yg lihat Andre waktu itu ke rumah dukun sialan itu, adalah pak Romy ya, tp aq yakin pasti dia, pasti menyelidiki si pecundang Andre.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Mungkin kh mahkluk itu merasakan serangan dri pelindung daeng yg sllu ngikutin Daeng ya.

pdhl sdh takut lho Daeng dbunuh ke 2 pria itu, dan kirain mahkluk itu mau mangsa mereka semua.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
😆😆Mau liat smpai mn warga dbodohi, apakah sampai mereka hbis mati dmangsa, apakah mereka msh menuduh Daeng dalang dr hilang nya rekan mereka yg 3 brusan. 😒😒
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Aamiin 😫😢😢sesungguhnya kematian orang yg sdh bertobat itu lebih mulia.
smoga kmu selamat, jd ikutan deg-degan.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Baca lg setelah sekian lama gak baca krena merajuk, 😆😁pas othor buat Andi Enre mnjadi korban juga.

Tetapi seperti nya jiwa Enre ada di Pak polisi yg bernama Romy itu. 😃
Smoga aja mereka kmbali bjodoh ya.
🥀🥀Anggita.🥀🥀: 😁😄hooh Thor
total 2 replies
Arinda Fira
thor aku balik buat like yang tertinggal
Arinda Fira: tapi aku masih di alas purwo kak author
total 2 replies
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
bagus banget kak thor aku suka, menambah wawasan baru soal dunia luar yang belum aku tahu terimakasih
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih
total 1 replies
Meli Meli ana
halo thorr
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: hallo
total 1 replies
Arinda Fira
ya, sudah seharusnya. korbanya harus dapat keadilan juga
Arinda Fira
apa itu artinya sudah tak akan ada lagi parakang
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: kalsu ditempat asalanya saat ini ya masih ada
total 1 replies
Arinda Fira
hm segeralah sadar
Arinda Fira
kena karma
Arinda Fira
ayo balas🤣
Arinda Fira
tapi cening tak dibakar sampai mati
Arinda Fira
jahat
Arinda Fira
Qosim bisa jadi saksi kalau cening bukan lagi parakang
Arinda Fira
kenapa jadi tidak sopan polisinya
Arinda Fira
lalu hukuman cening bagaimana?
Arinda Fira
ada benarnya juga. mereka telat nangkap cening
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!