Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rahasia cindy
Pak atmaja yang kini sedang berada di kamar langsung disusul oleh istrinya.
"pahh,, sudahlah jangan terlalu dipikirkan, aku yakin pasti aldo akan menerima perjodohan ini, bella dan wawan pasti sedang bicara dengan aldo sekarang. Mending papah istirahat dulu. "
" iya mah,"jawab pak atmaja.
Dan ketika mereka hendak berbaring tiba² ponsel pak atmaja berbunyi.
..... Kriiiingg Kriiiingg......
"Pah wawan telpon,ini Pah."ucap mama rara sambil menyerahkan ponselnya
Pak atmaja:
"halo gimana wan, apa kamu berhasil membujuk aldo. "
Pak wawan:
" iya aku sudah berhasil, sekarang tinggal andini. tapi aldo tidak mau menikah dulu sampai semester 1 kuliah nya.,dan aku ingin aldo dan andini bertunangan dulu,gimana"
Pak atmaja:
" aku yakin andini tidak akan menolak perjodohan ini, karena dia tidak pernah menolak keinginanku.baiklah mungkin lebih baik begitu dulu agar mereka bisa terbiasa. "
Pak wawan:
"kamu jangan terlalu yakin dulu, bukankah saat ini anakmu sedang mempunyai kekasih."
Pak atmaja:
"kamu tenang saja, nanti aku bicara dengan andini, yang penting besok kamu jangan lupa makan malam ditempatku. Jangan lupa bawa aldo dan bita, kita akan tentukan tanggal pertunangannya besok."
Pak wawan:
"oke sampai ketemu besok calon besan,hhhaaa."
Pak atmaja:
"dasar kamu dari dulu suka menggodaku,sudah aku mau tidur dulu. "
Dan akhirnya pak atmaja menutup telponnya dengan wajah bahagia. Mama rara yang sudah tau dari raut wajah suaminya langsung menanyakannya.
" apa kata wawan pah? Pasti dia sudah berhasil membujuk aldo. "tanya mama rara.
" iya mah, sekarang tinggal kita harus bisa membujuk andini.nanti malam pas makan malam kita akan beritahu dia, dan rencananya besok aku dan wawan akan menentukan tanggal pertunangan mereka. "
" bertunangan pah?? Tidak langsung menentukan tanggal pernikahan saja."tanya mama rara.
"aldo menolak untuk langsung menikah, ia mau bertunangan terlebih dahulu, katanya semester 1 baru dia siap menikah. "jawab pak atmaja.
" ohh gitu ya pah, gapapa deh yang penting andini dan aldo tetap menikah. "ucap mama rara sambil memeluk suaminya
..... Makan Malam.......
" andini."panggil papa.
"iya Pah. "jawab andini.
" kamu sekarang sudah besar nak, apa papah boleh minta sesuatu sama kamu. "tanya papa kembali.
" mau minta apa Pah??"jawab andini kembali.
"papah ingin menjodohkan kamu dengan aldo, karna dari kamu masih di perut mama kamu, papah dan om wawan serta mama dan tante bella ingin menjodohkan kalian, agar persahabatan diantara kami bisa menjadi persaudaraan. "
Andini yang mendengar nama aldo sontak kaget dan langsung berdiri dari meja makan.
" ENGGGGAKKK,, ANDINI GAK MAU!!!!"teriak andini.
"ANDINI.... DUDUK KAMU!!! "perintah mama rara sambil berdiri.
Akhirnya andini pun duduk kembali.
" siapa yang mengajarimu berani terhadap papa, kami tidak pernah meminta apapun dari kamu, kami menjodohkan kamu dengan aldo karna kami yakin aldo adalah calon suami yang paling tepat untuk menjadi imam kamu."bentak mama.
"Enggak ma, andini gak bisa menerima perjodohan ini, andini.. "ucapan andini terputus karna mama rara langsung menyahutnya.
"kamu punya pacar kan dan pacar kamu bernama deva,kalian sudah pacaran dari kelas 1 dan kamu sudah membohongi kami selama ini." teriak mama rara.
Andini yang terkejut karna kedua orang tuanya tau akan hubungannya dengan deva hanya bisa menunduk dan berkata dalam hatinya "ini semua pasti aldo yang cerita, kenapa al sekarang loe berubah, gue benci ma loe."
"kenapa kamu diam, sekarang kamu baru merasa bersalah terhadap kami. Mama dan papa sudah tau semuanya. "ucap mama rara sambil berapi².
" duduk mah, biar papa yang bicara, mama diam saja. "kata pak atmaja sambil menarik tangan istrinya untuk menyuruh duduk.
Andini kini sudah tidak bisa membendung air matanya, dan hanya rasa bersalah kepada orang tua nya yang ia rasakan saat ini.
" maa... maa.. maafin andini Pah mah,, "ucap andini sambil menangis.
" sudah nak, yang berlalu biarkan saja, sekarang papa hanya minta kamu menerima perjodohan kami ya. "balas papa.
" tapi Pah, andini sangat mencintai deva, apa papa dan mama tau kalo aldo sebenarnya juga mencintai orang lain. Lagian aldo pasti juga akan menolak perjodohan ini"jawab andini dengan yakinnya.
" yaa, papa dan mama sudah tau dia mencintai sahabat kamu cindy, dan cindy sudah menolaknya. Aldo juga cerita ke papa kalo cindy sebenarnya mencintai pacar kamu yang tak lain sahabatnya yaitu deva. Bahkan cindy juga memutuskan untuk kuliah di luar negeri karna dia tidak bisa melihat kamu dan deva. Aldo pun sakit hati akan penolakan cindy. Dan kamu salah andini, aldo sudah menerima perjodohan ini. "ucap papa.
" oh andini sekarang tau aldo menerima perjodohan ini karena dia sakit hati dengan deva. "
"ya memang awalnya aldo kemarin meminta pada mamanya untuk menikahi kamu dan tadi sehabis mengantarmu pulang tiba tiba aldo jujur kepada kami,awalnya mama marah dengan aldo hingga mama menampar aldo, dan aldo pun bersikeras menolak perjodohan ini, tapi tadi om wawan sudah berhasil membujuk aldo. Hanya saja aldo tidak mau langsung menikah, dia ingin bertunangan terlebih dulu dengan kamu. "tegas mama rara.
Andini yang sudah tidak bisa berkata kata hanya diam dan akhirnya dia tidak bisa menolak perjodohan ini.
" ternyata aldo menolak perjodohan ini juga, apa gara gara kejadian tadi di mobil, hingga aldo membatalkan niat buruknya untuk gue dan deva, tapi percuma gue dan aldo ternyata sudah dijodohkan juga, apa aldo sebenarnya sudah berusaha menghubungi gue, tapi tadi kan kontaknya gue blokir. "batin andini.
" gimana andini, apa kamu sudah bisa menerima perjodohan kami, papa hanya ingin menitipkan kamu di orang yang tepat, papa minta kamu segera putuskan hubungan mu dengan deva, dan papa harap kamu dapat mengabulkan permintaan papa. "
Andini hanya menganggukan kepalanya seraya berkata" baiklah Pah, jika itu yang papa dan mama inginkan, andini mau menikah dengan aldo. Sekarang andini pamit ke kamar dulu ya Pah. "jawab andini.
" makasih sayang, besok jangan lupa dandan yang cantik, karena besok om wawan dan keluarganya mau kesini dan menentukan tanggal pertunangan kalian. "sahut mama rara dengan senyumnya.
" ya mah. "
Andini yang kini berada di kamarnya bingung apa yang harus dikatakan kepada deva, dan yang kini ia lakukan saat ini, ia berusaha menghubungi cindy, dan menanyakan kebenaran cerita orangtuanya, apakah benar yang aldo katakan kepada orang tuanya.
" gue harus tanya langsung sendiri ma cindy, apa bener yang dikatakan aldo, kenapa sih loe nyimpen rahasia kalo loe suka ma deva dan elo udah nolak aldo. Gue jadi ngerasa bersalah ma loe cin"gumam andini.