NovelToon NovelToon
MY CLICK GIRL

MY CLICK GIRL

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:160.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: musbich

Kisah seorang gadis bernama ara yang dikhianati kekasihnya, tanpa sengaja dia dipertemukan dengan malaikat tanpa sayap yang ternyata pacar dari selingkuhan kekasihnya. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah ara akan tetap melanjutkan kisahnya dengan kekasihnya? atau akan merelakan kekasihnya begitu saja? ikuti kisahnya di "My CLick Girl" ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Ara point of view:

🌻🌻🌻

Siang ini aku belanja bareng chika dan debby. Se enggak nya ngilangin stress karena lama nggak ketemu dengan bisma. Ralat, sangat lama sekali.

Nanti malem debby bakalan ngenalin pacar nya ke aku dan chika. Alhasil kita bertiga belanja baju ke mall karena bosen di rumah terus. Debby memilihkan ku cocktail dress yang terbuat dari kain satin berwarna coklat perpaduan gold, tanpa lengan dan panjang selutut.

“Kamu memilihkan ku baju seperti ini? Aku bakalan masuk angin tau," Celetukku.

“Ayolah ra, demi aku untuk malam ini saja," Kata debby.

“Okelah hanya malam ini saja,"

🌻🌻🌻

Malam nya kami bertiga sibuk di kamar kosan memakai dress yang tadi siang kami beli. Aku memoleskan make up tipis di wajahku, menyanggul rambutku dengan model croissant chignon, leherku semakin terlihat jenjang jika rambutku disanggul begini.

Aku tidak memakai accessories apapun karena aku memang suka gaya yang serba sederhana. Ku pakai high heels berwarna gold sebagai pemanis pada kaki ku.

Kita berangkat ikut mobil chika, secara di antara kita bertiga yang bisa mengendarai mobil hanya chika saja. Sedangkan aku dan debby hanya anak kos yang tidak memerlukan mobil.

Dengan menggunakan google map, sampailah kita pada restaurant private yang dimaksud debby. Aku dan chika mengikuti debby dari belakang, okelah dia ratu nya pada malam ini. Ini adalah ulangtahun pacar nya, tentu saja dia tampil sexy dan mempesona sekali.

Kami berhentii di meja tempat beberapa orang berkumpul. Apa apaan ini? Di sini ada Vino, Doni, Rio, bisma dan bahkan citra.

Ahh… aku lupa debby pernah cerita jika pacar nya itu satu genk dengan bisma. Berarti salah satu dari ketiga cowok ini adalah pacar nya, yang jelas bukan bisma.

Restaurant sebesar ini khusus disewa hanya untuk kita saja? Lelucon macam apa ini? Menghambur hamburkan uang saja.

Aku hanya diam sedikit mencuri pandang pada citra yang bergelayut manja di tangan bisma, tapi aku bisa merasakan tatapan dingin bisma karena risih.

“Oia sayank, kenalin ini sahabat baikku chika dan kinara,” Kata debby pada vino.

Ternyata pacarnya vino? Kenapa debby bisa jatuh cinta pada cowok nggak normal kayak gitu sih? Apa yang bikin debby terpesona, nggak ada manis manis nya. Hanya aku ingin muntah melihat tingkah sombong nya waktu itu.

“Salam kenal, silahkan menikmati makanan nya ya,” Kata vino sedikit memandangku aneh.

Kami semua makan malam bersama. Acara apa ini? Membosankan sekali bagiku. Apalagi melihat citra yang sok perhatian pada bisma daritadi.

Setelah makan kita pindah, berjalan dan berdiri mendekati kue ulangtahun. Seperti biasa ada acara make a wish, tiup lilin, potong kue dan bla.bla.bla… Sampai pada akhirnya citra membuka mulut nya untuk berbicara padaku.

“Kenapa kamu nggak berangkat sama pacarmu?” Tanya citra padaku tapi aku hanya membalas nya dengan senyuman dan meneguk sirup yang ada di depanku.

“Kinara kan berangkat sama aku, kenapa harus sama pacar nya?” Sahut chika.

“Atau jangan jangan kamu sudah putus dengan pacarmu? Apa pacarmu tidak benar benar mencintaimu? Ahh, sesibuk itu kah pacarmu sampai tidak menjemputmu?” Kata citra sambil melihatku tapi tubuh nya masih menempel pada bisma.

“Benarkah? Yang penting aku yakin jika pacarku tidak bersamamu ketika ke sini tadi. Aku tau pacarku tidak akan menjemput wanita lain kecuali aku,” Kataku mendekat ke arah bisma dan citra.

Aku tau mereka nggak mungkin berangkat bersama, aku tadi sempat melihat di parkiran ada mobil bisma dan disana juga terparkir mobil yang bertuliskan citra di bagian belakang nya.

“Apa kamu yakin? Aku bahkan meragukan jika hubunganmu dengan pacarmu sedang baik baik saja. Apa ada orang berpacaran tapi tidak ada waktu untuk bersama sama dengan waktu yang cukup lama?”sahut citra.

“Kamu tidak mengikuti pacarku sepanjang waktu kan? itulah guna nya kepercayaan, aku percaya pada pacarku. Tapi seperti nya aku sudah salah karena percaya padamu. Lepaskan tubuhmu dari pacarku,” Kataku sambil menghampiri bisma, meraih leher nya dan mencium nya dengan lembut.

Aku benar benar merindukan bibir tipis nya yang manis. Ku pejamkan mataku sejenak menikmati ciuman ini yang sudah sangat lama ku rindukan, yang sudah sangat lama juga menghilang dariku.

Bisma memegang pinggangku dan dia tidak melepaskan ciuman ini sampai aku melepaskan nya dengan lembut beberapa detik kemudian. Ya ciuman ini sangat singkat.

“Kamu benar benar murahan!” Kata citra membelalakkan mata nya tidak percaya.

“Lebih murah mana mencium pacar sendiri atau bergelayut manja pada pacar orang?” Aku tersenyum licik.

Citra dengan wajah merah padam menahan marah nya dan pergi begitu saja dari pesta ini.

“Kinara, coba jelaskan! aku pusing melihat nya. Kamu mencium nya? Pacar nya marah padamu karena kamu mencium nya. Maafkan temanku yang aneh ini,” kata chika pada bisma.

“Kinara,” Terlihat debby yang khawatir melihatku tapi vino seperti nya biasa saja. Ku kira dia akan marah aku mencium bisma.

“Dia harus bertanggung jawab atas kelakuan nya tadi," Kata bisma tersenyum pada chika dan debby sambil mengandengku keluar.

“Mana bisa begitu?” Protesku kesal mengikuti langkah nya.

“Aku keluar dulu, sorry ada hal yang harus ku selesaikan sebentar," Kata bisma pada vino dan vino mengiyakan.

Bisma mengajakku masuk ke dalam mobil nya, entahlah baru juga sampai kenapa dia mau mengantarku pulang.

“Berani nya kamu nggak bales chattku,” Kata bisma. Aku hanya diam pura pura melihat ke depan.

“Dan kamu kenapa berdandan secantik ini tanpa ijinku? Kamu dandan buat siapa? Pakaianmu aku tidak suka,” Kata bisma.

“Kamu selalu nggak suka yang berhubungan denganku, apa emang nya yang kamu suka? Hah?” kataku marah.

“Aku suka jika kamu menciumku duluan tanpa meminta ijin dariku," Sahut bisma.

Wajahku bersemu merah merona pertanda malu tingkat dewa. Kenapa juga aku tadi mencium nya? Itu karena tadi aku benar benar merindukan nya. Gimana aku sembunyikan rasa gugupku sekarang? Benar benar tak punya muka aku di depannya.

“Sekarang kamu mulai berani menciumku tanpa ijin,” Kata bisma meniru kata kataku.

“Apa harus ijin dulu? Kamu aja melakukan nya berkali kali padaku tanpa ijin,” Kataku kesal.

“Kalo aku ijin dulu, pasti nggak boleh kan,”sahut bisma.

“Lagian kalo kamu memang mau memanfaatkanku, kenapa aku nggak boleh memanfaatkanmu?”

“Memanfaatkan dalam hal apa?”Tanya bisma tersenyum

“Menyingkirkan ulat bulu itu," Kataku.

“Ulat bulu?” Tanya bisma sambil mengernyitkan alisnya.

“Iya ulat bulu yang selalu nemplok di tangan kamu itu,” Kataku kesal.

“Citra?”

“Pikir aja sendiri siapa yang suka nemplok di tanganmu. Bikin yang liat gatel aja,” Kataku cemberut.

“Yang ditemplokin kan aku, kenapa kamu yang gatel?”

“Kamu seneng ditemplokin dia?”Tanyaku.

Dengan cepat Bisma meraih belakang kepalaku supaya menghadap ke dia. Merasakan manis bibirku, menciumku dengan panas. Aku tidak menolak ciuman ini sama sekali, aku benar benar merindukan nya.

Apa mungkin dia merasakan hal yang sama? Lama sekali kami berciuman melepaskan kerinduan setelah sekian lama tidak bertemu, hanya satu minggu sih tapi rasa nya uda lama nggak ketemu dia.

Aku tak tau mulai kapan tangan kanan ku berada di leher nya dan tangan kiriku sudah ada digenggaman nya dengan kuat. Nafas kami sudah tidak beraturan saling berbagi bibir dan masih menikmati rasa manis ini.

Tiba-tiba hapeku bergetar, tangan kananku mencoba mencari pusat getaran itu tapi bibir kami masih menyatu. Tangan bisma meraih tanganku seperti melarangku mencari hapeku.

Sekali lagi hapeku bergetar akhir nya kami menyudahi ciuman ini. Ku lihat nama chika yang tertera di hape dan ku terima telpon nya.

“Kamu dimana? ini hujan deres loh, ra,” Tanya chika.

Aku melihat ke luar mobil dan ternyata hujan nya sangat lebat.

“Aku bareng bisma,” Jawabku.

“Kamu nggak diapa apain kan? Apa dia menghukummu karena kamu berani mencium nya?” Tanya chika.

“Mungkin…” Jawabku nggantung, ya dia menghukumku dengan ciuman nya.

“Dia akan berurusan denganku kalau sampe kamu lecet. Akan ku hubungi kevin juga nanti,” Kata chika.

“Jangan!!! Bisa-bisa aku yang mati kalo mas kevin tau aku nyium bisma,” Sahutku.

“Lalu aku harus apa sekarang? Ku jemput kamu aja ya?”

“Nggak usah, hujan deres juga. Ini aku juga mau pulang ke kosan kok,” selaku cepat.

“Ya udah deh, ntar kita cerita di kosan aja. Yang penting kamu baik-baik aja,”

“Oke, ntar kita cerita bareng," Sahutku.

“Iya, ntar aku nginep di kosanmu,” Kata chika sambil nutup telpon nya.

Sedangkan saat ini aku yang mati gaya, tiba tiba suasana jadi canggung. Dia juga nggak ngomong apa-apa, aku harus ngomong apa biar suasana cair? Ayo donk ngomong sesuatu!

jangan lupa like, comment and vote 🌻🌻🌻

semoga suka dan selamat menikmati 🐡🐡

Selamat merayakan hari raya idul adha 1441H untuk yg merayakan, mohon maaf lahir bathin dari saya sekeluarga 🌻🌻🌻

1
Ran Aulia
Luar biasa
Vindi Anisa
ceritanya mebangongkan,katanya dlu Bisma waktu mutusin Kinara ga akan kembali lagi kekinara???
kavena ayunda
karakter cwek nya menye2 segitu aja luluhh skippp.aja readerrr gk.jelas
kavena ayunda
bisma gk tegas plin plan
kavena ayunda
murahan bgt jd cwek mending ma alfa yg nemenin dr nol.cwek kok suka obral najiss
kavena ayunda
karakternya murahan jijik q
Ar Rasya
baru nemu novel sebagus ini
Erni Fitriana
satu mawar kucicil untukmu thor
Aly'Jawa
pacaran tidak sehat itu gimana kalau keblabasan coba... cepat 2 di halalin harusnya bisa bahaya itu
Aly'Jawa
ouwg gt ya ceritanya.. good idea
Winda Nurmayani
cewek di novel author..tingkat kesabarannya tinggi banget..wlpun sering disakiti..tetap bisa memaafkan lagi..luar biasa..apa hanya di novel aja..kl kejadian ini terjadi padaku..aku mungkin menjauh aja he he
Riska Wulandari
mbok ya bilang si Marsha itu sebenarnya siapa..
Riska Wulandari
enak banget ya jadi Bisma..sak kareppe dewe..
Riska Wulandari
g ada status jelas tapi kamu mau2 aja d cium dia Ra..
Riska Wulandari
tingkahmu yg itu yg kaya g punya mulut..susah banget ngejelasin sesuatu..
Riska Wulandari
mungkin si Marsha sodara Bisma & pacarnya Alfa??
tapi si Bisma juga cueknya kebangetan sama Ara..
Riska Wulandari
bingung???masa setelah cerai juga g nemuin Ara,,dulu juga bilang ke Ara meskipun aku minta balik kamu jangan percaya..
Riska Wulandari
ya iyaaaalah..emang siapa elu Raaa??
Riska Wulandari
bener yg Ara bilang...Ara g pantes buat kamu yg terlalu baik Alfa..Ara pantesnya dapetin yg sama2 bodohnya kaya dia..
Riska Wulandari
udah terjawab misterinya,,tapi tetep terlanjur g suka sifat Bisma yg plin plan g mau jelasin apa2 langsung ninggal nikah & skr mau maksa balik pdhal udah jelas2 ada Alfa yg lebih baik dari dia menjaga Ara,,si Ara juga murahan banget main iya iya aja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!