Zeevania Elvareta Anjani
gadis berusia 23 tahun yang hidupnya sederhana.Dia hidup sebatang kara karena orang tuanya sudah tiada.Vania merupakan gadis yang mandiri , baik hati, ramah dan Lembut.Dia tinggal disebuah apartemen sendiri. Kini dia magang disebuah perusahaan ternama Daniswara group.Dia tidak peduli dan mengabaikan tatapn bossnya yang ingin mengenalnya.
Rendra Arsenio Daniswara
CEO Daniswara group dan Pewaris sekaligus putera tunggal dari pasangan Damian Daniswara dan Shella Aryani.
Status Rendra adalah duda dengan satu orang anak laki laki berusia 5 tahun dia sekarang berusia 30 tahun.
Nama putera Rendra adalah Reno Daniswara dan istrinya telah meninggal ketika melahirkan Reno.Saat ini dia enggan menikah lagi karena dia fokus pada puteranya juga perusahaan yang dia pimpin saat ini.
Hingga pertemuan nya dengan seorang gadis diperusahaannya yang bekerja sebagai sekertarisnya membuatnya ingin selalu bertatap muka dengan gadis itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
"Daddy pokoknya aku ingin mommy cantik jadi mommyku," sahut Reno sambil menatap Rendra daddynya
"Tetapi jika mommy cantikmu itu tidak mau bagaimana sayang,ujar Rendra pada puteranya
Reno pun menundukkan kepalanya lalu menangis hal itu membuat Rendra bingung sekaligus merasa kasihan pada putera kecilnya itu. Mommy Shella dan Daddy Damian pun berusaha menenangkan Reno namun Reno tetap menangis.Di dalam kamar Vania sudah mandi dan berganti pakaian dan dia pun keluar kamar.Vania mendengar suara Reno yang menangis.Dia pun bergegas menghampirinya diruang tamu.Mommy Shella tersenyum melihat kehadiran Vania yang berdiri disampingnya.
"Vania tolong tenangkan Reno nak dia tidak mau berhenti menangis," bujuk Mommy Shella
"Iya tante," jawab Vania singkat
"Reno sayang," panggil Vani dengan lembut
Reno mengangkat kepalanya lalu menatap Vania dengan berderai air mata.Dia pun merentangkan tangannya dan Vania langsung menggendongnya dan duduk disebelah Rendra.Dia mengelus kepala Reno dengan lembut.
"Kenapa sayang kok menangis?" tanya Vania pada Reno
"Aku minta sama daddy agar mommy cantik menjadi mommyku yang sebenarnya namun Daddy hanya diam saja," ucap Reno dengan muka polosnya sambil sesegukan
Vania terbelalak sekaligus terkejut medengarnya.Dia pun menatap orang tua Rendra dan juga Rendra yang kini tengah menatapnya. Kemudian Vania kembali menatap Reno yang masih berderai air mata.
"Sayang jangan menangis lagi ya sekarang Reno sudah memanggil aku dengan sebutan mommy sayang memangnya kurang apa lagi?" tanya Vania dengan lembut lalu menghapus air mata Reno
"Karena Reno ingin tidur bersama mommy dan daddy dikamar.Selain itu Reno tidak mau kehilangan mommy jika kelak mommy akan pergi jauh," ujar Reno panjang lebar
Vania pun tersentak mendengar ucapan dari Reno begitu juga dengan Rendra dan kedua orang tuanya.Dia pun memghela nafas lalu mengelus kepala Reno.
"Sayang nanti malam mommy akan tidur bersama kamu," ucap Vania sambil tersenyum
"Benarkah mommy?" tanya Reno memastikan
"Iya sayang nanti malam mommy temani kamu tidur jadi sekarang jangan menangis lagi ya," bujuk Vania
"Iya mommy Reno tidak akan menangis lagi," ucap Reno
"Baiklah mom aku mau main dulu ya," ungkap Reno
Vania pun mengangguk lalu Reno pun mengambil mainan mobil mobilan dan bermain dan duduk dikarpet.Orang tua Rendra begitu takjub dengan Vania yang dengan sabar membujuk Reno.
"Vania sangat cocok menjadi pasangan Rendra," Batin Mommy Shella
"Vania kamu sudah memiliki kekasih?" tanya Mommy Shella memecah keheningan diantara mereka
"Belum tante memangnya kenapa ya?" tanya Vania bingung
Rendra pun menyunggingkan senyum kecil mendengar jawaban dari Vania. Hal itu tentu disadari oleh kedua orang tua Rendra melihat puteranya tersenyum bahagia.Lalu mommy Shella pun kembali menatap Vania.
"Tidak kok nak tante cuma penasaran dan kalau soal teman pria bagaimana?" tanya Mommy Shella lagi
"Punya sih tante dia sahabat aku dari saat kuliah dulu sekaligus kakak senior dikampus," ungkap Vania
Mommy Shella pun mengangguk lalu tersenyum tipis menatap Vania.Sementara dia menoleh memperhatikan Reno yang asyik bermain.
"Tante mau minum apa nanti saya buatin," tawar Vania dengan sopan
"Teh saja nak dan kalau om juga Rendra cukup Kopi dengan sedikit gula," balas Mommy Shella
Vania pun mengangguk lalu dia pun berdiri dan berjalan menuju ke dapur.Mommy Shella pun tersenyum kearah puteranya.
"Nak jika kamu menyukai Vania lebih baik kamu kejarlah dia dan ungkapkan perasaanmu padanya.Namun sebelum itu kamu harus memutuskan pertunanganmu dengan Sasa," ujar Mommy Shella
"Aku sudah bilang pada Vania namun dia menganggapku bercanda dan dia bilang dia tidak tertarik padaku Mom," jawab Rendra dengan raut wajah lesunya
Mommy dan Daddy pun saling berpandangan lalu kembali menatap putera semata wayangnya itu.Mommy Shella pun mendengus dengan tingkah Rendra begitu juga dengan Daddy Damian.
"Ayolah Nak kamu sudah punya anak soal asmara harusnya kamu sudah paham dan berpengalaman.Lagipulq tingkahmu seperti abg yang baru jatuh cinta," sindir Daddy Damian
tbc