NovelToon NovelToon
Kebangkitan Kaisar Asura

Kebangkitan Kaisar Asura

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yann_Story

Seorang pemuda dari Klan Lin, Lin Huang mencoba mencari jalannya sendiri di tengah keputusannya. Hingga suatu hari, kejadian tak terduga yang dia alami justru menjadi titik balik baginya untuk hidup di tempat yang hanya peduli pada kekuatan ini... Apa yang sebenarnya terjadi padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yann_Story, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngarai Sembilan Kematian

Tiga hari pasca-promosinya menjadi Murid Inti Utama, Lin Huang memanfaatkan setiap detiknya untuk memadatkan fondasi barunya. Di dalam Dantiannya, Jiwa Nascent Asura kecil itu kini telah duduk tenang, dengan patuh mengalirkan darah ungu keemasan hasil produksi Sumsum Tulang Asura Sejati ke seluruh jaringan meridian.

Efek penempaan Petir Sembilan Kesunyian membuat tubuh fana Huang sepenuhnya bertransformasi menjadi wadah yang sanggup menampung energi purba skala masif.

Sebelum melangkah ke neraka penempaan selanjutnya, Huang turun dari Puncak Arak untuk menemui Putri Elysa di Paviliun Peri.

Di teras paviliun yang dikelilingi bunga-bunga spiritual beraroma menenangkan, Elysa telah menunggu dengan gaun hijau giok khas bangsawan Peri. Di sampingnya, Mu berdiri tegak bagai patung baja dengan pedang raksasanya.

"Lin Huang," Elysa menyapa, sepasang mata indahnya menatap pemuda di depannya dengan binar yang rumit. Baru beberapa hari tidak bertemu, namun aura Huang kini terasa jauh lebih mendalam, bagai jurang tak berdasar yang menyembunyikan badai.

"Kemenanganmu di langit gerbang luar telah mengguncang seluruh kerajaan kami di Benua Timur. Ayahandaku, Raja Peri, telah mengirim pesan rahasia: faksi kami akan mendukungmu sepenuhnya di Gerbang Alam Kuno tiga bulan lagi."

"Terima kasih, Putri Elysa, Senior Mu," Huang menjura tulus. "Dukungan kaum Peri sangat berarti bagiku. Namun, sebelum perang sejati itu pecah, aku harus mengasingkan diri di Ngarai Sembilan Kematian Api Purba."

Mu yang mendengar nama tempat itu seketika tersentak, mata kekarnya melebar. "Ngarai Api Purba? Tempat di mana Penatua Agung generasi pertama akademi mengisolasi sisa Api Bumi Purba? Junior Lin, tempat itu adalah tungku pemusnah! Bahkan tetua ranah Jiwa Nascent tidak ada yang berani bermeditasi di sana lebih dari seminggu!"

"Bagi kultivator biasa, itu adalah pemakaman. Tapi bagiku, itu adalah satu-satunya jalan untuk mengejar ketertinggalan dalam tiga bulan," jawab Huang dengan senyum tipis penuh keyakinan.

Elysa melangkah mendekat, lalu menyerahkan sebuah botol giok kecil yang memancarkan hawa dingin yang kontras dengan atmosfer sekitarnya. "Ini adalah Embun Es Dewa Air dari mata air suci kami. Ini tidak bisa meredam Api Purba, tapi setidaknya bisa menjaga kesadaran jiwamu agar tidak terbakar ilusi api saat kau mencapai batas kemampuan tokomu."

Huang menerima botol giok itu, merasakan kehangatan di balik sifat dingin esensi obat tersebut. "Kebaikan ini akan kuingat selalu."

---

Keesokan paginya, di dasar tebing terdalam Akademi Empat Jagat yang diselimuti kabut hitam tebal.

Penatua Jiu berdiri di depan sebuah gerbang besi raksasa yang dirantai oleh sembilan segel naga pembatas. Di balik gerbang tersebut, sayup-sayup terdengar raungan angin yang membawa hawa panas ekstrem, mengubah udara di sekitar gerbang menjadi terdistorsi bagai fatamorgana.

"Ingat, Bocah," Penatua Jiu melemparkan kunci batu patah dari faksi Gagak Hitam ke dalam celah gerbang, memicu runtuhnya rantai segel satu per satu. "Di dalam sana, setiap jengkal udara adalah api. Kau tidak boleh hanya bertahan dari apinya, tapi kau harus memaksa Api Purba itu masuk ke dalam Dantianmu, membakar Jiwa Nascent-mu, dan membentuk ulang Hukum Asura milikmu sendiri. Jika kau gagal... kau akan menguap tanpa sisa."

"Murid mengerti," Huang menatap gerbang yang perlahan terbuka, memperlihatkan lautan api berwarna merah darah yang bergolak di dalam ngarai yang gelap.

Tanpa ragu sedikit pun, Huang melangkah maju. Begitu kakinya melewati batas gerbang, pintu besi raksasa di belakangnya langsung menutup dengan dentuman keras, menguncinya di dalam neraka duniawi.

HUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!

Lautan Api Purba langsung menerjang sosok Huang bagai naga kelaparan yang mendapati mangsanya. Dalam sekejap, jubah abu-abunya hangus menjadi abu. Namun, kulit perunggu Huang yang kini dipenuhi urat-urat ungu keemasan langsung menyala terang.

Sumsum Tulang Asura Sejati di dalam tubuhnya bergetar hebat, mengeluarkan raungan kuno yang menantang panasnya Api Purba tersebut. Huang duduk bersila di atas sebuah batu karang hitam yang membara di tengah lautan lahar api, memejamkan matanya, dan mulai memutar Kitab Pembalik Surga Sembilan Putaran pada tingkat yang paling ekstrem.

"Buka!"

Huang membuka seluruh pori-pori kulitnya, dengan sengaja membiarkan Api Purba yang destruktif itu merangsek masuk, membakar jalur meridiannya, dan langsung menghantam Jiwa Nascent Asura di dalam Dantiannya. Rasa sakit yang ribuan kali lebih mengerikan dari kematian mulai mengoyak kesadarannya, namun lingkaran emas di pupil matanya berkilat semakin tajam.

Proses penempaan neraka selama tiga bulan telah resmi dimulai. Di dalam kegelapan ngarai yang membara, Lin Huang membiarkan dirinya hancur dan meleleh, bersiap untuk terlahir kembali sebagai entitas yang sanggup meruntuhkan langit Benua Barat saat Gerbang Alam Kuno terbuka nanti.

KRETEK... KRETEK...

Rasa sakit yang mendera Lin Huang berada di ambang batas kewarasan makhluk fana. Api Purba berwarna merah darah itu merangsek masuk melalui meridiannya yang membara, langsung mengepung Jiwa Nascent Asura di dalam Dantiannya. Jiwa kecil bertangan empat itu mulai bergetar hebat, kulit energinya perlahan melepuh dan meleleh di bawah suhu ekstrem inti bumi.

Di saat kesadarannya mulai buram oleh rasa sakit yang membakar jiwa, Huang tidak panik. Dia langsung membuka botol giok pemberian Elysa.

WUSH!

Embun Es Dewa Air mengalir masuk ke dalam tenggorokannya. Hawa sedingin esensi kutub seketika meledak di dalam kepalanya, memberikan gelombang kejernihan spiritual yang luar biasa di tengah kepungan rasa sakit. Kesadaran Huang kembali fokus seutuhnya.

'Jika aku bahkan tidak bisa menaklukkan api dunia fana ini, bagaimana mungkin aku bisa menuntut balas pada Jenderal Agung Gorgon?!' raung Huang di dalam batinnya.

Tato tiga sayap di dahinya mendadak menyala dengan warna ungu yang teramat pekat. Sumsum Tulang Asura Sejati di dalam kerangka tubuhnya mulai memroduksi darah ungu keemasan dalam volume yang masif. Darah purba ini mengalir bagai air bah, melapisi dinding-dinding meridian yang rusak dan membungkus Jiwa Nascent-nya dengan lapisan pelindung yang kokoh.

"Putaran Kedelapan: Pemusnah Keberadaan, Balikkan Api!"

Huang mengubah arah putaran Kitab Pembalik Surga Sembilan Putaran. Teknik pembalik surga itu mendadak menciptakan daya isap yang mengerikan dari dalam Dantiannya. Api Purba yang tadinya mencoba membakar Huang, kini justru dipaksa tunduk. Pusaran api raksasa setinggi ratusan meter berputar mengelilingi tubuh telanjang Huang, mengalir masuk ke dalam tubuhnya bukan lagi sebagai perusak, melainkan sebagai bahan bakar penempaan.

Di bawah kendali mutlaknya, Jiwa Nascent Asura yang sempat meleleh mulai terbentuk kembali. Namun kali ini, serpihan-serpihan energi api purba terikat masuk ke dalam struktur jiwanya. Perlahan tapi pasti, Jiwa Nascent milik Huang tidak lagi hanya berwarna ungu gelap, melainkan diselimuti oleh guratan petir ungu dan kobaran api merah darah yang sakral.

Waktu di dalam Ngarai Sembilan Kematian Api Purba seolah kehilangan maknanya. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Di bawah sana, Huang terus tenggelam dalam meditasi hidup-mati yang ekstrem. Setiap detik, basis kultivasinya meroket dengan kecepatan yang menentang seluruh hukum kultivasi Benua Pusat.

Dari Jiwa Nascent Tingkat Awal... melompat ke Tingkat Menengah... lalu menembus ke Tingkat Akhir!

1
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
😄😄😄😄
yos helmi
💪💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
Libz Adoel
👍👍👍👍👍
Libz Adoel
Mantappp 👍👍😍
Yann_Story: makasih😇
total 1 replies
yos helmi
🤭🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
bagus.. lebih bagus kalao sampe tamat n up minimal 3 bab / hari.. sy ng sayang kasih dukungan..
Yann_Story: siapp😇
total 1 replies
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!