NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:336.8k
Nilai: 5
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Dibuang ibu kandungku, disiksa keluarga tiriku. Tapi itu belum cukup...

Saat Lania beranjak dewasa, ia justru harus menggantikan kakak tirinya untuk menjadi tunangan pria yang tidak dikenalnya.

Penyiksaan itu terus berlanjut sampai Lania benar-benar menikahi pria itu. Karena sebuah kesalahpahaman, suaminya terus menyiksanya karena kebencian yang tidak seharusnya ia terima.

Sabar... sabar... sabar... hanya satu kata itu yang bisa menguatkan Lania dalam menjalani kehidupannya yang sangat keras.

Akankah kehidupan Lania menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbicara dengan Malik

Malik akhirnya tiba di rumah besar Jamiko, pria itu segera masuk ke dalam rumah untuk menemui Aston. Dilihatnya Presdir perusahaan Jamiko Elektronik tersebut sedang mondar-mandir di dalam ruang keluarga.

"Pak Presdir," sapa Malik.

Aston menghentikan langkahnya seraya melihat Malik.

"Ke ruang kerjaku," ajak Aston.

Malik menganggukkan kepalanya seraya mengikuti langkah Aston ke ruang kerjanya.

Sesampainya di sana...

"Bagaimana?" tanya Aston.

"Sepertinya memang ada yang tidak beres pak. Anak buahku sudah mencari keberadaan Kurdi di rumahnya, tapi tidak ada. Di rumah sakit juga tidak ada. Tetangganya bilang pria itu bersama keluarganya sudah pindah sekitar seminggu yang lalu."

"Apa...???" ucap Aston terkejut, "jadi pria itu menghilang?" imbuhnya.

Malik menganggukkan kepalanya membuat Aston mengumpat.

"Mungkinkah ia yang merusak rem mobilnya hingga membuat kecelakaan itu terjadi? jika benar, aku tidak akan membiarkannya begitu saja. Malik, segera kirim anak buahmu lebih banyak untuk mencari keberadaannya. Kita harus tahu alasan dan siapa yang menyuruhnya melakukan ini," perintah Aston.

"Tentu pak Presdir, aku sudah mengerahkan lebih banyak orang untuk mencarinya."

"Ya Tuhan... ini semakin membuatku gila. Bagaimana mungkin ada orang yang tega mencelakai keluarga Jamiko seperti ini," ucap Aston sedih.

"Pak Presdir harus tetap tenang, kita akan segera mengetahui siapa dibalik semua ini."

Aston menganggukkan kepalanya, "Ley ingin segera ke Amerika, bisakah kau mengatur perjalanan ini secepatnya? sepertinya ia bukan hanya ingin menyembuhkan kakinya, tapi juga ingin melanjutkan kuliahnya di Harvard."

Malik sangat terkejut, "tuan muda benar-benar ingin pergi?"

Aston kembali mengangguk, "apakah bisa?"

"Secepatnya pak, aku akan segera mengatur semuanya."

"Lalu bagaimana dengan perjanjian pernikahan yang aku minta, apakah sudah selesai?"

Malik mengambil tas kerjanya, ia mengeluarkan berkas yang diminta oleh atasannya.

"Ini pak Presdir, anda lebih baik membacanya terlebih dahulu," kata Malik.

Aston mengambil berkas tersebut lalu membacanya berulang-ulang.

"Aku rasa sudah cukup, kirimkan berkas ini pada keluarga Furhet untuk ditandatangani. Aku harap selama Daley berada di luar negeri, mereka tidak pernah berubah pikiran apapun hasil dari pengobatannya. Malik, banyak sekali tugas yang harus kau selesaikan. Apa kau mampu menyelesaikan semuanya dalam waktu singkat?"

"Sudah menjadi tugasku pak Presdir, aku akan menyelesaikan semua ini demi tuan muda Ley."

Aston mendekati Malik lalu menepuk pundaknya, "aku senang karena masih memilikimu. Malik, usiamu masih sangat muda. Aku harap kau akan terus bekerja di perusahaan sampai Daley dewasa dan mengambil alih perusahaan. Aku ingin kau menjadi asistennya kelak, karena aku tidak mungkin terus bisa mendampinginya di usiaku yang sudah semakin tua. Aku harap kau dapat dipercaya sampai kapanpun. Teruslah membantu keluarga Jamiko."

"Aku akan menjadi asisten tuan muda? tapi pak Presdir..."

"Kau tidak bersedia?" sergah Aston.

"Bukan seperti itu, tapi bukankah seharusnya tuan muda Ley bisa mendapatkan asisten yang usianya sama dengannya. Aku merasa tidak pantas pak Presdir. Jika 7 tahun lagi tuan muda mengambil alih perusahaan, maka usiaku sudah lebih dari 30 tahun."

"Masih sangat muda, jika kau bersedia."

"Tentu saja aku sangat bersedia, tapi tuan muda Ley..."

"Aku juga ingin pak Malik yang mendampingiku kelak," sergah Daley seraya masuk ke dalam ruang kerja Aston.

Aston dan Malik terkejut, ternyata pintu ruang kerja sejak tadi terbuka. Daley juga mendengarkan semua pembicaraan mereka.

"Aku bersedia mengambil alih perusahaan, meneruskan usaha kakek dan pekerjaan papi. Aku ingin menemukan pembunuh papi dan mami. Dan saat itu tiba, aku ingin pak Malik tetap membantuku seperti sekarang bapak membantu kakek," imbuh Daley.

Aston menyunggingkan senyumnya, cucunya tiba-tiba berubah menjadi pria yang dewasa. Sepertinya rasa sakit yang ia derita saat ini justru membangkitkan semangatnya.

"Apa kau dengar itu Malik? aku rasa tidak ada yang lebih pantas menjadi asisten selain dirimu. Aku harap kau bersedia," ucap Aston.

"Siap pak Presdir, tuan muda Ley. Aku akan terus memberi kepercayaan untuk keluarga Jamiko," jawab Malik.

Aston tersenyum lebar sambil mengangguk.

"Bisakah aku ke Amerika besok?" tanya Daley.

"Ley... jangan terlalu terburu-buru nak, kau harus..."

"Bisa tuan muda," sergah Malik, "pak Presdir, aku akan mengatur perjalanan tuan muda besok, sedangkan persiapan yang lain akan aku urus setelah tuan muda sampai di Amerika. Sekarang aku akan menghubungi dokter Marlon agar segera mengatur pengobatan tuan muda dengan dokter James di Amerika," imbuhnya.

Aston menghela nafas lega, "kau memang dapat dipercaya Malik, terima kasih. Atur perjalanan Ley besok, aku akan ikut mengantarkannya."

"Siap pak."

"Ley... apa kau senang sekarang?" tanya Aston.

Daley menganggukkan kepalanya, laki-laki remaja itu langsung memutar kursi rodanya dan mulai meninggalkan ruang kerja kakeknya.

"Tuan muda berubah," ucap Malik.

"Ia tiba-tiba berubah setelah mengingat kecelakaan itu," jawab Aston.

"Sepertinya tuan muda Ley sangat terpukul dengan kejadian ini, aku harap bisa melindunginya sampai kapanpun pak Presdir."

"Hanya Daley yang aku miliki sekarang Malik. Aku berharap banyak padanya."

"Pak Presdir tidak perlu khawatir, aku akan selalu bersama kalian sampai kapanpun."

"Terima kasih banyak Malik."

"Tidak perlu berterima kasih pak, ini memang sudah menjadi tugasku. Anda lebih baik beristirahat, aku akan mulai menyelesaikan semua pekerjaan ini secepatnya. Jika ada kabar tentang sopir itu, aku akan segera menghubungi anda."

Aston menganggukkan kepalanya dan membiarkan asistennya pergi meninggalkannya. Pria paruh baya itu menghela nafas panjang.

"Darwin, Leyni... jika kematian kalian ada faktor kesengajaan, maka aku akan mengurusnya sampai tuntas. Kalian tenanglah di sisi Tuhan, Ley akan aku jaga sampai kapanpun. Aku akan melindunginya sampai nafasku ikut berhenti. Ley ingin berangkat ke Amerika, berkahi jalannya dengan do'a kalian. Setelah ini, akan aku pastikan Ley hidup dengan lebih baik walaupun tanpa kalian di sisinya," pikir Aston.

Aston pun keluar dari ruangan kerjanya, dengan langkah tertatih menggunakan tongkat tuanya, pria itu berjalan menuju kamarnya.

"Kakek..." panggil Daley membuat Aston terkejut.

Aston mencari asal suara, setelah menemukannya, pria itu sontak menatap cucunya.

"Kenapa masih juga belum tidur Ley?" tanya Aston.

"Bolehkah aku tidur dengan kakek malam ini," kata Daley.

Aston mengerutkan keningnya, "kau yakin?"

Daley menganggukkan kepalanya.

"Tentu saja boleh, ayo kita ke kamar," ajak Aston.

Daley pun segera memacu kursi rodanya mengikuti kakeknya menuju kamar. Aston tersenyum saat cucunya benar-benar mengikutinya ke kamar, ini pertama kali setelah belasan tahun Daley meminta untuk tidur dengannya.

"Kau bisa naik ke ranjang sendiri?" tanya Aston.

"Bisa," jawab Daley datar.

"Silahkan."

Daley mulai berusaha turun dari kursi rodanya untuk naik ke atas ranjang kakeknya. Aston berpura-pura tidak melihat cucunya yang keras kepala. Namun usaha Daley benar-benar berhasil, dengan kekuatan kedua tangannya, ia mampu menopang tubuh beratnya sendiri.

Aston kembali tersenyum, "kakek tidak akan khawatir lagi saat kau pindah ke Amerika."

"Kakek... jika aku berhasil di Amerika, bolehkah aku menolak perjodohan ini?"

Aston membelalakkan matanya, lagi-lagi Daley ingin memutuskan hubungannya dengan Lisa Furhet.

"Tidak bisa, sekarang tidurlah," jawab Aston seraya naik ke atas ranjangnya.

"Tapi kek..."

"Hentikan Ley, tidak ada negosiasi lagi tentang masalah perjodohan ini," sergah Aston.

Aston menarik selimutnya, pria paruh baya tersebut memejamkan matanya karena tidak ingin menanggapi ucapan Daley yang semakin tidak jelas.

Daley menghela nafasnya, ia pun menarik selimut untuk menutupi tubuhnya sendiri. Ia menatap langit-langit kamar kakeknya.

"Jika pernikahan ini benar-benar terjadi, maka aku tidak akan pernah membiarkan Lisa hidup dengan tenang di sampingku. Tunggu saja Lisa, jika kau berniat tidak baik, maka aku akan mengabulkannya, kau pun akan tidak baik di sini," pikir Daley.

...****************...

Happy Reading All...

1
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah loh kelojotan sendiri akhirnya ini mah, yang memuaskan siapa 🤪🤭🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Luka yang sama pernah dialami Lania dn masih harus bekerja di rumah Furhet, sekarang Lisa merasakan hal yang sama
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
lania pasti nggak bakalan mau mereka berdua di penjara, lania terlalu baik 😌 meskipun udah di siksa sama mereka
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
butuh air 🥵
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
olahraga sore 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
demi anak sama mantu apapun di lakukan papa Juan
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
Mereka yang bucin aku yang gila 🤣 ketawa sendiri 🤧
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
nggak di kasih syarat itu , ley juga bakalan ngasih cicit yang banyak koq kek 😁
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
banyak bekas gigitan nyamuk kepala item ya lania 🤣
ngenes banget kamu Lisss nggak ada yang muasin 😄
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan² kalau di kunci di gudang request kasih ular juga ya mbak Yun 😄
harusnya minuminnya sekalian sama botol²nya tuh 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan masalah mu selesai ley ? kasihan mau ketemu ayang aja harus ngendap² begitu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
baca lania aja belum kelar² , udah ada karya baru ya Miss 🤧
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
wah bisa viral dia kalo diseret namanya oleh Tomy
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
siksa terooozz
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
malam pertama nya ley sama lania lancar jaya, eh Lisa di gudang di temenin tikus² 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
akhirnya ley ..
kasihan Lisa nungguin sampe karatan , eh yang di unboxing malah lania 🤣🤣🤣
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
semangat ley jangan sedih² lagi , semua sudah di atur sama Miss jalan hidup mu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
dih ngarep banget kamu Lisa bakal di sentuh ley , liat aja nggak sudi apa lagi nyentuh 🥱
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
jangan sampe ley masuk jebakan Lisa
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
pak Kurdi dah membayar semua perbuatannya ley, jadi sekarang fokus aja nyiksa Lisa. dan kumpul lagi sama lania. nggak kangen kah jauh²an terus 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!