NovelToon NovelToon
THUNDEROUS

THUNDEROUS

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Horor / Supernatural / Vampir / Manusia Serigala / Epik Petualangan / Persahabatan / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Barat
Popularitas:153.4k
Nilai: 5
Nama Author: ittiiiy

Lanjutan Kisah dari Caelvita-119 yang sudah resmi menjabat yakni tokoh utama andalan Felix bersama dengan Pemimpin Alvauden Cain dan juga Tan, Teo dan Tom yang masih belum diketahui bagaimana kabarnya. Di season kedua ini, kita akan bisa melihat bagaimana perubahan Tiga Kembar.

Setelah Perang Besar Pertama Caelvita-119, Viviandem sudah dibangkitkan dan semua aktivitas di Mundebris kembali berjalan normal. Hingga terdapat masalah pertama yang muncul di Penjara Aluias. Disinilah awal mula konflik di season kedua ini dimulai.

Di season dua ini juga akan lebih menunjukkan bagaiamana permusuhan antara Aluias dan Sanguiber. Bagaimana kedua Viviandem dari Kerajaan yang berbeda ini selalu saja tidak pernah sependapat. Tapi Felix sendiri lahir dari Ayah yang seorang Raja Aluias dan Ibu yang seorang Ratu Sanguiber.

Apakah dengan itu, Aluias dan Sanguiber bisa berdamai? atau tetap saja tidak memberi perbedaan besar?!
Silahkan simak kisahnya, selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ittiiiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17 : Murid

"Kau punya rumah disetiap wilayah atau disetiap kerajaan di Mundebris?!" Cairo tercengang.

Camden tidak menjawab, hanya terus memimpin jalan didepan dengan santai. Tapi lama kelamaan kelihatan ada percikan semangat disetiap langkah Camden yang terus melompat ringan dan ceria.

"Tidak ada apa-apa disini." kata Cairo setelah melihat Camden berhenti melangkah.

"Kau berdiri diatasnya." kata Camden yang mulai mengetuk-ngetuk permukaan tanah pada rumput lebat yang sedang tertidur nyenyak dengan harus terpaksa bangun dalam keadaan kaget.

Cairo diam saja memperhatikan Camden yang seperti menari berkeliling disana. Tapi sepertinya itu bukan salah satu keanehan lain dari Camden. Karena ada pola yang teratur dari gerakan Camden yang itu. Tak lama kemudian hanya berjarak beberapa senti dari Cairo, muncul bangunan dari dalam tanah naik dengan kecepatan tinggi hampir menabrak Cairo kalau tidak cepat bergerak mundur.

"Selamat datang di rumahku yang ke ... em 116 mungkin! Hahh ... seharusnya memang aku memberi nomor dari awal." kata Camden membuka pintu mempersilahkan masuk.

Cairo heran bagaimana bisa di dalam tetap kelihatan terawat sementara di luar penuh tanah, akar pohon dan segala macam yang biasanya akan memenuhi benda jika berada di bawah tanah dalam waktu yang lama.

"Bagaimana?! Tidak seperti yang kau bayangkan kan?!" kata Camden menyimpan semua tas belanjaannya dan langsung menjatuhkan diri berbaring diatas sofanya yang kelihatan sangat nyaman.

"Sepertinya imajinasiku harus lebih ditingkatkan lagi." kata Cairo membuat Camden tertawa, "Jadi kau punya rumah seperti ini di tempat lainnya?! Bagaimana bisa?!"

"Namanya juga hobby! Tidak ada yang mustahil jika itu berkaitan dengan apa yang kita sukai." kata Camden seperti sudah antara sadar dan tidak.

"Tidak, hobby ini hanya bisa terwujud kalau kau sudah hidup ratusan ribu tahun. Bahkan untuk Mundebris, hal seperti ini tidak semuanya bisa jadikan sebagai hobby." kata Cairo.

"Kalau kau mau memujiku, lakukan nanti saat aku bangun. Kalau sekarang, aku akan lupa karena sudah sangat mengantuk. Tidak berpengaruh untuk menambah poinmu." kata Camden.

"Aku tidak memuji, aku penasaran! Aku juga tidak ada niat untuk menambah poin agar terlihat baik darimu." kata Cairo.

"Hahh ... buatlah dirimu nyaman, anggap rumah sendiri!" kata Camden sudah menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut tanda tidak mau diganggu lagi.

"Sepertinya aku kena jebakan lagi ...." kata Cairo dalam hati menyadari kini perjalanannya tertunda lagi. Tapi karena lelah habis keliling berbelanja, Cairo berbohong jika mengatakan tidak butuh istirahat sebentar. Tanpa sadar juga Cairo sudah terlelap padahal masih dalam posisi duduk.

...****************...

Felix dan Cain kembali melanjutkan perjalanan setelah istirahat sebentar. Felix masih memakai jubahnya setengah-setengah dan terkesan sembarangan masih sama seperti saat baru bangun tidur karena tidak ada juga Quiris disana yang melihat. Sedangkan Cain berjalan sambil memetik buah yang ada di samping kanan dan kiri jalan untuk mengisi perut.

Sudah berapa kali Cain diteriaki karena mengambil buah tanpa izin dan terlebih lagi pada saat Plaevivindote sedang tidur.

"Semoga pencernaanmu terganggu!" teriak Plaevivindote yang kaget bukan main karena Cain mengambil buahnya pada saat sedang tidur nyenyak. Bagi Plaevivindote yang diambil buahnya seperti sedang dicubit jadi tidak heran kalau mereka mengeluh. Apalagi Cain secara sembarangan memetik.

"Kau memang keterlaluan, banyak juga yang bangun tapi hanya yang tidur saja yang kau ganggu." kata Felix.

"Karena yang itu enak, mau bagaimana lagi?!" Cain membela diri.

"Kau memang suka mencari masalah! Coba bayangkan kau ada di posisi mereka, kau sedang tidur tapi ada yang tiba-tiba memotong bagian tubuhmu tanpa izin dan peringatan terlebih dahulu. Bagaimana rasanya?!" kata Felix.

"Hahh ... kau jadi membuat segalanya seperti film horor saja! Menyeramkan sekali perumpamaan mu itu!" kata Cain ngeri sendiri bersamaan sedang memakan buah yang rasanya sangat asam. Wajah Cain seperti menjelaskan semuanya lebih akurat lagi.

"Tidak ada yang salah dari ucapanku ...." kata Felix.

"Tapi bisa tidak kau buat sedikit cocok supaya bisa didengarkan oleh semua umur dan lebih umum, biasa saja begitu ...." kata Cain.

"Seperti apa ... kau yang sedang menjual makanan tapi sedang tidur dan ada yang mengambil jualanmu tanpa izin begitu?!" kata Felix membuat Cain tertawa keras hingga berguling-guling di tanah karena merasa ucapan Felix barusan itu sangat lucu.

"Itu ... sangat ... Hahahaha!" Cain tidak bisa mengendalikan dirinya masih sibuk tertawa karena kali ini perumpamaan Felix sangat biasa saja tidak seperti Felix yang biasanya. Cain sadar kalau Felix tidak bisa memaksakan menjadi orang lain, "Tidak cocok!"

...****************...

Cairo mengira suara yang didengarnya itu hanyalah bagian dari mimpinya saat ini tapi setelah sepenuhnya terbangun ternyata suara itu berasal dari dunia nyata. Cairo nya saja yang mencampurnya dengan mimpinya tadi karena sedang dalam keadaan setengah sadar.

Suara dari sulur tanaman yang terus meliliti rumah dari luar. Sehingga jendela atau apapun itu yang bisa dipakai untuk melihat keluar tidak bisa diakses. Karena sulur tanaman itu menutupi semuanya tapi anehnya tidak merusaknya. Bukan seperti meremas rumah tapi hanya seakan menggunakan rumah itu sebagai tempat untuk hidup dan berkembang saja, "Rumah untuk mereka juga sepertinya ...." kata Cairo dalam hati mendekat ke depan jendela memperhatikan lebih seksama fenomena yang tidak bisa dilihatnya lagi di Mundclariss nanti.

Jendela yang diamati oleh Cairo itu tiba-tiba terbuka. Cairo dan yang juga masuk dari jendela itu kelihatan sama-sama kaget.

"Si ... sia ... siapa kau?!" tanya Anaevivindote dengan bulu hitam dan mata merah yang menyeramkan. Kedatangan yang tiba-tiba dan visual yang seperti itu, wajar saja jika Cairo merasa hampir kena serangan jantung. Tapi dengan suara dan tingkah yang lucu, Cairo langsung menghilangkan prasangkanya tentang visual Anaevivindote yang menyeramkan itu.

"Aku ... itu ... em ...." Cairo tidak tahu harus memperkenalkan diri sebagai siapanya Camden.

"Dia muridku!" kata Camden muncul dari balik sofa dengan wajah tipikal orang baru bangun tidur.

"Murid?!" bukan hanya Anaevivindote itu tapi Cairo juga bingung kenapa disebut murid.

"Lalu apa?! Umur beda jauh untuk dikatakan teman, kakek?! Aku bahkan lebih tua dari kakek buyut dan leluhurmu untuk kau sebut kakak. Jadi hanya tersisa itu yang cocok. Lagipula aku mengajarkanmu hal baru dan kau juga belajar yang baru dariku. Bukankah itu sudah cukup menjelaskan?!" kata Camden.

"Tidak mau! Aku tidak mau menjadi muridmu! Sampai matipun!" kata Cairo menolak dengan heboh.

"Tapi, kau tidak pernah memiliki murid sebelumnya ...." kata Anaevivindote itu berjalan ke arah sebuah ruangan dengan membawa sesuatu yang tadi sempat dijatuhkannya saat masuk dari jendela.

"Kau dengar itu, seharusnya kau merasa terhormat menjadi pertama dan terakhir." kata Camden.

"Maaf, tapi aku sama sekali tidak merasa terhormat!" Cairo menegaskan.

"Ayo ... kalian pasti lapar!" kata Anaevivindote menyela dengan muncul kembali dari balik tirai dari ruangan sebelah.

"Kita baru saja makan tadi, apanya yang pasti lapar?!" tanya Cairo yang kemudian tersadar, "Hahh?! Jangan bilang kita sudah tertidur lama sekali?!" Cairo kini dalam mode panik.

"Em ... kita baru melewatkan dua jam, astaga ... aku baru tidur sesebentar ini?!" kata Camden terlihat sangat kecewa menurunkan kembali baju lengan panjangnya untuk melihat jam. Tapi Cairo sempat melihat banyak bekas luka dari Camden, mungkin karena itulah pakaiannya sangat tertutup menurut Cairo itu untuk menutupi bekas lukanya.

"Tunggu ... dua jam?! Itu tandanya sudah dua hari Mundclariss!" Cairo melupakan rasa sentimentalnya melihat bekas luka Camden dan kembali dalam mode panik yang sempat dilupakannya.

...-BERSAMBUNG-...

1
R⃟•D•I👏OFF
kapan lanjut kk
R⃟•D•I👏OFF
bagus banget
Vazdlia
kangen FCT3 kemana kah ini?? udh lama gak up 🥲🥺
Restia Nia
rindu FCT3 kak.....
Vazdlia
yaa ampun sampe lupa ini nyampe mana ceritanya, terakhir ini ngapain mereka aku sampe lupa 😭😭
With_maysa
semangat kaaaak😇💪🔥🔥🔥
Vazdlia
masih menunggu 🙂🙂
Restia Nia
masih menungguuu😊😊😊
🍉SEMONGKO
tuyulku tampil/Facepalm//Facepalm//Facepalm/,,
Restia Nia
selamat tahun baru 2024 juga buat kk author,, semoga apa yg di cita²kan akan terijabah ditahun ini, semoga semakin semangaaatt,,,💪💪💪💪
ittiiiy: Aamiin/Pray/ semoga sehat selalu juga dan apa yg diinginkan tahun ini perlahan" smuanya tercapai/Smile/
total 1 replies
Andi Hasni
sehat selalu thor
Suya
asik 🙈
Andi Hasni
/Drool//Drool/
Restia Nia
selamat berjuan Tan.. semoga sukses..
doaku menyertaimu...🤲🤲🤲😁😁😁
ikut deg²an yaaaahhh🤭
ittiiiy: Kasian operasi sendirian/Facepalm/
total 1 replies
🌸Santi Suki🌸
keren ceritanya. 👍👍👍
Nikodemus Yudho Sulistyo
'Lini Masa' mampir nih.
༄༅⃟𝐐QueenCy
mampir kk
WiraBP
+1 vote! semangat 🔥🤭
WiraBP: bener🤭😆
total 4 replies
Andi Hasni
sehatki selalu thor
Taki
Semangat 🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!