NovelToon NovelToon
Ling Ling

Ling Ling

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Kultivasi / Tamat
Popularitas:476.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: wiwiek

Seorang ahli ramuan yang hebat di zamannya. Mendapat konspirasi waktu diadakan lelang dan terbunuh olek pihak lawan yang merasa tersaingngi dan terkalahkan.

Dia menyebrang ke dunia lain dan menjadi seseorang yang nama dan wajahnya mirip dengannya. Mampukah Ling Ling bertahan di dunia yang baru.

Mampukah dia menuju kejayaannya seperti ketika dia dizamannya. Silahkan mengikuti kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwiek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Tidaaaak! Tolong hentikan! Aku mohon! Jangan perlakukan aku seperti ini! Aaahh..." Pikiran Ling In Chuan terluka.

Tabib Hang makin menjadi dia makin berani berbuat seenak hatinya pada Ling In Chuan. Tabib Hang sekarang melonggarkan hanfu yang di pakai oleh Ling In Chuan dengan melepas talinya.

Membuat tangannya bebas bergrilya pada kulit putih, menyebabkan hanfu bagian atas terbuka dan menampakkan gunung kembar yang indah.

Air liur Tabib Hang menetes melihat keindahan itu. Dan tak mau membuang kesempatan yang ada Tabib Hang segera mengusir hausnya dengan meminum dari gunung kembar ranum yang indah itu.

"Ouh... Tidaaak! Cukuup jangan di teruskan! Bajingaaaan tunggu saja pembalasanku! Aku akan menyiksamu sampai matiiii! Ayaaaah tolong aku? Kenapa kau membawa monster tua ini mengobatiku?" Kata pilu Ling In Chuan dalam hati.

Tabib Hang tak ubahnya seperti bayi yang sangat kehausan dan tidak sabaran sehingga beberapa kali menggigit gemas biji kelengkeng Ling In Chuan.

Selang beberapa lama Tabib Hang menghentikan tindakan tidak terpujinya itu dan merapikan kembali hanfu yang di kenakan oleh Ling In Chuan sambil tersenyum dan berbisik, " Manggamu besar, mulus dan ranum sangat enak dan nikmat di makan! Hehe ... Nanti malam aku akan memakannya lagi." Tabib Hang turun dari ranjang dan bergegas berjalan ke arah pintu dan terdengar...

KLIK KLIK

Pintu terbuka Tabib Hang keluar kamar. Kesempatan ini juga tidak di sia - siakan oleh seseorang yang sejak tadi sembunyi, dia pun bergegas keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan terus keluar dari Pavulium Roseling menuju ke Pavilium Homeling.

********

Pavilium Homeling

Ling Ling sedang bersikap lotus dengan menyerap Batu Spiritual langka dan murni yang di dapatkannya dari lelang Sun Shan.

Batu itu cahayanya menghilang, aura yang berasal dari langit dan bumi telah sepenuhnya diserap masuk ke dalam tubuh Ling Ling. Dan tak lama kemudian batu itu pecah menjadi butiran debu.

"Hem... Badan aku terasa lebih segar dan ringan. Auraku sekarang bertambah sedikit. Ketika Ling Yuyu datang aku sudah bisa dan mampu mengalahkannya."

"Sekarang aku harus mempelajari dan juga mempraktekkan tahap dua dari warisan Phioenix yaitu penguasai dan mengendalikan binatang."

Ling Ling kembali memejamkan matanya mulai belajar dan berusaha menahaminya. Pengatahuan ini tersimpan dalam pikiran Ling Ling bersama dengan sisa kekuatan phioenix.

Tak berapa lama kemudian Ling Ling membuka mata. "Aku sudah memahami 50 % dari tahap dua warisan Phioenix pengendalian binatang! Aku jadi tidak sabar untuk mencobanya!"

Ling Ling turun dari ranjang dan keluar kamar. Dia melihat kedua pelayannya sudah ada di Pavilium. Ling Ling kemudian mengeluarkan dua Batu Spiritual biasa ukuran kecil hadiah dari Tang Ta Liang.

"Ini untuk kalian berdua! Jangan lupa nanti malam baru diserap! Bagaimana sama tugas yang aku berikan padamu?" Ling Ling bertanya kepada kedua pelayannya.

"Terima kasih Nona atas Batu Spiritualnya. Saya berhasil memata - matainya! Tenyata tabib itu Tabib mesum! Dalam mengobati Tabib juga berbuat kurang ajar menyentuh Ling In Chuan!" ucap Ling Yen kepada Ling Ling.

Ling Yen kemudian bercerita apa yang dia lihat dari dalam kamar Ling In Chuan. Dari awal dia sembunyi sampai akhirnya Ling Yen bisa pergi meninggalkan tempat persembunyiannya.

"Sudah jatuh tertimpa tangga juga! Itulah keadaan yang di alami dan di hadapi Ling In Chuan sekarang!" ucap Ling Ling.

"Nona benar, Sialnya lagi yang berbuat padanya bukan pemuda tampan tapi orang seusia ayahnya , jelek dan pendek lagi!" ucap Ling Yen.

"Aku senang sekali kalau dia menderita! Agar dia bisa merasakan seperti apa sakit hati saya! Sayang aku tak melihat peristiwa naas dia, saat dilecehkan oleh tabib itu!" ucap Ling Chi.

"Tabib itu akan merawatnya dan dia jua tidurnya di Pavilium Roseling! Suatu saat kamu pasti bisa melihatnya ekspresi kehancuran hatinya ," kata Ling Yen menghibur Ling Chi.

"Ling Yen, kerja bagus!" Ling Ling mengangkat kedua tangannya sambil menunjukkan kedua jempolnya. Kalian sekarang boleh pergi dan melanjutkan aktifitas seperti biasanya!" Ling Ling berkata kepada Ling Yen dan Ling Chi.

Setelah kedua pelayannya pergi Ling Ling memandang sekitarnya. "Aku merasa ada yang sedang mengawasi dan memperhatikan diriku. Dan itu pasti bukan Yuan Long. Kalau Yuan Long tak mungkin tidak muncul dihadapanku! Tapi.... Tidak ada orang lain? Apa ini perasaan aku saja?" Ucap Ling Ling dalam hati sambil memeriksa setiap tempat yang dirasa mencurigakan.

Sedangkan ditempat yang tak jauh dari Ling Ling ada seorang pemuda yang bersembunyi ada rasa kwatir dan kaget terlihat dari raut wajah tampannya. "Untung tidak ketahuan? Untung cepat menghindar! Untung refleksi diriku cepat! Aku pikir Nona Ling tidak akan menyadari kehadiran diriku. Dengan tingkatannya itu tidak akan tahu tapi..... Ternyata dugaanku salah! Untuk kedepannya aku harus hati - hati. Aku tidak boleh mengecewakan Tuanku , Yuan Long! Kamu pasti bisa Yuan Jing!" gumam pemuda tampan itu sambil menyandarkan badannya.

Setelah merasa nyakin memang tidak ada apa- apa. Pavilium Homeling tempat yang aman. Ling Ling segera mencoba warisan dari burung Phioenix tahap dua. Sasaran uji cobanya adalah serangga kupu- kupu yang banyak di taman.

"Teknik Rasconhen!" Ling Ling memandang kawanan kupu- kupu , " Terbang dan terjunlah kedalam kolam itu."

Kupu -kupu yang mendengarkan suara dari Ling Ling kemudian terbang menuju kolam dan menjatuhkan diri kedalam air kolam.

Melihat hal itu Ling Ling tersenyum karena ada hasilnya tapi apakah juga bisa buat hewan yang lebih besar.

Tak mau membuang waktunya percuma segera saja Ling Ling menuju kandang kuda yang ada di belakang Pavilium Roseling. Tak perduli dengan banyak pasang mata yang melihat dan memperhatikan dirinya ketika lewat Pavilium Roseling.

Ling Ling berhenti berjalan ketika matanya tak sengaja menatap seorang pria seumuran Ling In Wurong, pendek dan jelek yang sedang berjalan.

"Oh... Jadi itu Tabib Hang tabib mesum. Ling In Chuan... Hari - harimu akan jadi Neraka. Aku upankan selamat....." ucap Ling Ling dalam hati dan tersenyum lebar.

Ling Ling tidak merasa kasihan atau ibah pada nasib Ling In Chuan karena gadis itu sangat jahat dan kejam pada Ling Ling asli pemilik tubuh. Dan sudah seharusnya Ling In Chuan mendapat balasan yang setimpal atas segala perbuatannya.

Ling Ling kembali meneruskan langka kakinya menuju kandang kuda untuk mempraktekkan warisan burung Phioenix tahap dua.

Begitu sampai kandang kuda Ling Ling langsung mendekati kuda yang masih diikat pada palang kayu.

" Teknik Rasconhen!" Mata Ling Ling bertemu mata kuda hitam itu ketika melepas ikatan tali yang mengikat kuda pada palang kayu.

*********

1
Dewi Sulistiyani
payah tokoh utama g terlalu sakti g sat set g ada empati nya jd males bacanya maaf kk
Dewi Sulistiyani
Q kok bosan y si ling " terlalu g peka, g nolongin si ling in lg
Dewi Sulistiyani
namanya aneh nona Tang ta ting, kayak nglileng anak kecil tek ting nang ning, tak ting nang ning🤣🤣 btw lanjut thooorrr😍😍
Erlina Ibrik
Luar biasa
X'tine
mantap loe jalang... Cita-cita loe mau jadi permaisuri nomor 1 harus lenyap atas tindakan binal loe... wkwkwk
X'tine
belum waktu nya ling ling beraksi... kalian mah jauhhhh... wkwkwk
X'tine
mantap tuan long... hapus aja yg hapus anda hapus termasuk menjadi penerus istana kristal blue... mampus loe Jalang... yg menghalalkan berbagai cara...
X'tine
suka thor.. di part ini banyak ketemu penjahat,, jadi seru2 aja sering terjadi perkelahian👊👊👊👊...
X'tine
kalian jahat... bibi sama pelayan2 sama2 jahat.. belum tau dia ling ling hebattt.. nanti kalian kena binasakan!
X'tine
Yuan Ying melawan babi ngepet... 🤣🤣🤣🤣
X'tine
Bantu Ling Ling... Yang Ji..
X'tine
nahhhh.. gitu donk hero datang... kasihan mereka... kena gassss'kan kawanan bandit yg tidak punya bekas kasihan... 😡
X'tine
kesal baca part ini... semua nya kena perkosa 😤😡
X'tine
heran kemana si Ling ling kog gak mau bantu si Ling In.. malah ke asyik si kadal buntung nie...
X'tine
mantap Ling Ling... basmi aja tikus2 gak tau diri itu...
X'tine
hadir thor. keren.. dari awal ude ada duel maut.. seru eee... skg mampus loe ling in chuan
Diah Susanti
🤣🤣🤣🤣
Mdede91
Tamat?kok rasanya masih kurang sih..kayaknya putus d tengah jln.tp petualangan Ling Ling dikira sudah selesai d dunia bawah..cuman d Alam atas belum?apapun tergolong menarik menurut aku/Good/
Purwanto Purwanto
👍👍
nurvaizatul karimah
😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!