NovelToon NovelToon
AYRAFKA (Jodoh Impian)

AYRAFKA (Jodoh Impian)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Badboy / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:906.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Aira, siswi pindahan dari Surabaya yang mampu mengaduk-aduk hati Rafka. Cowok berandal itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sial memang saat cewek incarannya ternyata saudara kembar musuh bebuyutannya. Semakin rumit karena Aira menaruh hati pada kakak laki-laki Rafka.

Mampukah Rafka memperjuangkan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Try out untuk persiapan ujian telah dimulai. Siswa kelas sepuluh dan sebelas masuk siang, sehingga pagi ini hanya kelas dua belas saja yang masuk pagi. Seperti biasa, semenjak pacaran dengan Rafka, Aira selalu diantar jemput oleh cowok tampan itu. Hingga berita tentang hubungan keduanya sudah tersebar ke seluruh penjuru sekolah. Bahkan Pak Bambang yang menjadi guru sekaligus kesiswaan pun sudah mendengar berita itu.

Usai try out, Rafka langsung berlari keluar menghampiri kelas Aira. Hari ini mereka pulang pagi. Setelah menghampiri Aira, Rafka membawanya ke ruang kelas yang tidak terpakai, dekat dengan bengkel tempat praktik anak Teknik Kendaraan Ringan.

"Ngapain kita ke sini Raf?" tanya Aira setelah Rafka membawanya ke kelas yang kosong itu.

"Nggak apa-apa sih, cuma mau kasih ini aja!" Rafka menyodorkan sebatang coklat seharga tujuh ribuan, di atasnya ada bunga mawar yang entah Rafka petik dari mana.

"Apa ini maksudnya?" tanya Aira sembari menerima coklat dengan senyum-senyum.

"Kita kan habis try out, aku nggak mau kamu stres, makanya aku kasih coklat buat kamu," kata Rafka. Ia menopang kepala dengan satu tangan, matanya terus menatap gadisnya yang selalu saja terlihat cantik.

"Besok aku dapat lagi dong coklatnya?" tanya Aira. Sebenarnya ia tidak berharap mendapat coklat setiap hari, tapi Rafka mengartikan lain pertanyaan Aira itu.

"Gajiku belum begitu banyak Ay, aku kan masih belajar. SPP aja masih dibayarin Mami," curhatnya.

"Ya ampun Rafka, makasih ya udah kasih aku coklat, tapi kayaknya kamu juga butuh." Aira menyuapkan coklat yang telah ia buka itu ke mulut Rafka.

Rafka pun mau tidak mau menerima suapan Aira, mulut terbuka lalu menggigit coklat dengan kacang mede itu.

Aira tertawa, lalu memakan sendiri sisa gigitan dari Rafka. Rafka terus memperhatikan Aira, sampai tiba-tiba ia memberanikan diri untuk mencium pipi gadis itu.

"Rafka."

"Maaf Ay, aku nggak sengaja, tiba-tiba aja ...."

"Hayo loh, ngapain kalian di sini?" Deni sahabat Rafka tiba-tiba muncul dari jendela yang tidak tertutup. Kepalanya melongok untuk mengintip Rafka dan Aira yang memang hanya berduaan di kelas itu.

"Apaan sih Den, orang kita nggak ngapa-ngapain," jawab Rafka mengelak, padahal jelas-jelas ia baru saja mencium pipi Aira.

"Kita pulang aja yuk Raf, ada yang bilang kalau kita berduaan orang ketiganya itu setan."

Rafka malah tertawa terbahak-bahak. Padahal maksud Aira supaya mereka tidak tergoda untuk melakukan yang lebih, tetapi Rafka dan Deni mengira orang setan yang dimaksud Aira adalah Deni sendiri.

"Yuk Ay, aku juga nggak mau kamu dipengaruhi setan." Rafka menarik tangan Aira. Mereka berdua keluar dari kelas, sedangkan Deni menatap kesal dua sejoli dimabuk asmara itu.

Aira dan Rafka sudah ada di parkiran sekolah, begitu pun dengan Deni yang juga sudah berada di parkiran.

"Hei, kalian berdua mau kabur ke mana? Aku punya bukti yang bagus buat dikasih Pak Bambang," kata Deni sambil mengangkat ponselnya. "Raf, lo ternyata kalau udah pacaran bucin juga ya," ledek Deni sambil memperlihatkan layar ponselnya yang masih menyala.

Kebetulan, Deni berhasil membidik beberapa gambar Rafka yang menatap wajah Aira, bahkan saat Rafka mencium sekilas pipi gadisnya itu, Deni berhasil mengabadikannya.

"Eh monyet hapus nggak." Rafka berlari meninggalkan Aira, untuk mengejar temannya yang berhasil mencuri gambarnya.

Deni berhasil lari menyelamatkan ponselnya dari Rafka, ia berlari kencang di tengah lapangan, sampai menjadi tontonan beberapa adik kelas yang menjerit-jerit saat Rafka mengejar Deni di depan kelas para gadis-gadis multimedia itu.

Saat Deni melihat Pak Bambang yang melipat tangan di depan dada, cowo berambut cepak itu berhenti, dan masuk ke kelas kosong yang tadi dipakai Rafka pacaran dengan Aira.

"Apa yang lo foto?" tanya Rafka setelah berhasil menangkap Deni yang masuk kelas.

"Banyak, lo bucin banget sih sama dia." Deni melemparkan ponselnya yang langsung ditangkap oleh Rafka.

Rafka membuka galeri foto milik Deni yang tidak pernah dikunci. Ia tersenyum melihat gambarnya sendiri yang terlihat begitu mengagumi Aira. Lalu ia mengirimkan semua gambar itu ke ponselnya.

"Lain kali kalau ngambil foto, jangan teriak-teriak, bisa ngamuk si Ay. Gue aja nyium tadi udah dipelototin, bisa gawat kalau dia ngadu ke Ba*bi."

"Hahaha kasihan banget sih lo, harusnya udah dapat ci*pok malah kalau lo pinter bisa dapat enen." Deni tertawa terpingkal-pingkal saat tahu Rafka takut pada Aira, bahkan mencium pipi saja cowok itu takut.

"Mulut lo monyet!" Rafka melempar spidol yang ada di meja guru tepat mengenai muka Deni. "Dasar monyet mesum!" Rafka menggelatakkan ponsel Deni di meja, lalu meninggalkan sahabatnya itu untuk menemui Aira.

Sementara itu, Aira masih menunggu Rafka yang kejar-kejaran dengan Deni. Tiba-tiba seorang guru menghampirinya.

"Kamu anak pindahan dari Surabaya itu kan?" tanya sang guru.

"Iya, Pak." Aira menjawab sambil mengangguk pelan.

"Pacarnya Rafka?" tanya guru itu lagi.

Kali ini Aira hanya mengangguk pelan.

"Sayang ya, gadis pintar seperti kamu, kok mau maunya sama Rafka yang juara satu, kalau buat onar."

"Meskipun dia pembuat onar, tapi hati saya nyaman sama dia Pak."

Tanpa Aira dan gurunya tahu, Rafka mendengar percakapan mereka. Cowok tinggi itu berdiri di balik tembok dan menguping pembicaraan Aira dan guru yang masih sangat muda itu.

"Cowok itu harus punya masa depan, mau jadi apa kalau masih sekolah saja sudah suka buat masalah. Kenakalan apa yang tidak Rafka lakukan, semuanya pernah. Kalau bukan karena dia anaknya Pak Rizal Airlangga, pasti dia sudah dikeluarkan dari sekolah," kata guru itu.

"Bapak nggak ngajar? Lebih baik bapak ajari murid-muridnya biar nggak senakal Rafka. Urusan hati dan masa depan saya, biar saya sendiri yang tentukan," jawab Aira.

Rafka yang masih bersembunyi itu lalu tersenyum di balik tembok. Sampai Pak Bambang tiba-tiba muncul.

"Ngapain kamu senyum-senyum di sini? Bukannya pulang malah main petak umpet, kamu pikir ini sekolahan TK!" kata Pak Bambang.

"Nggak Pak, saya cuma lagi seneng aja, saya pulang dulu Pak, jaga kesehatan ya." Rafka mencium tangan Pak Bambang, membuat guru yang biasa menghukum Rafka itu jadi terheran-heran dengan sikap murid nakalnya.

Aira melihat kemunculan Rafka dari balik tembok, lalu ia meninggalkan gurunya dan berlari mendekati Rafka.

"Udah dapat fotonya?" tanya Aira.

"Udah kok."

"Udah dihapus kan? Gawat kalau ketahuan guru," oceh Aira yang membuat Rafka hanya tersenyum meliriknya.

Maaf Ay, aku simpan buat kenangan, kalau aku pernah berjuang dapatin kamu.

❤❤❤

Part uwuw dulu lah ya, biar nggak sedih. Sedihnya besok lagi aja 😅😅

Udah vote Babang Rafka belum?? Si Berandal uwuw aku 🥰🥰🥰

1
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuhhh BARU PERTAMA KETEMU PERAN COWOKNYA BEGO KAYAK GINI..KALO GITU BIARIN AJA DAFA YG NIDURIN ISTERI LOE UNTUK YG PERTAMA,DAN KAMU AMBIL YG BEKAS NYA DAFA..kesel aku .🤦🤦🤦🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
ASTAGA SEMPAT2 NYA DIA MIKIR SOAL BUKU NIKAH WAKTU KEADAAN GENTING KAYAK GINI.. MASA IA UDAH 4 TAHUN BUKU NIKAHNYA GAK JADI-JADI???!! 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Buat laporan polisi,Biar Hukum yg bicara.. Orang GILA kayak Dafa jangan pernah dipandang Enteng lho..
Qaisaa Nazarudin
Noh denger kan kamu,Ada Cowok yg ngejar2 isteri kamu,Yakin nih gak mau pulang..
Qaisaa Nazarudin
DENGAN KAMU YG PERGI MENGHINDAR KAYAK GINI AY,YANG ADA DAFA TAMBAH NYUSAHIN KAMU,HARUSNYA BIARIN AJA ABI KASIH DIA PELAJARAN BIAR KAPOK DIA..CKK OGEB🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Terus gimana dengan kamu sendiri nantinya,,Setelah kamu SUKSES pasti akan Banyak ulat bulu yg akan MENGHALALKAN segala cara untuk mendapatkan seorang pria yang mereka inginkan..
Qaisaa Nazarudin
Mending kamu JUJUR sama Aira,Bawak dia pindah kuliah sekalian,pasti Aira akan paham kalo kamu JUJUR sama dia..
Qaisaa Nazarudin
Tunggu-tunggu ini perempuan kenapa sih aneh gini,SIAPA JUGA YANG MAU KETEMU SAMA DIA,KEPEDEAN TIBA2 NGANCAM KAYAK GITU, Emang selama ini Rafka pernah mencari dia, MENUNTUT tanggungjawab jawab dia atau gimana?? Kenapa dia tiba-tiba sok NGANCAM gitu,GILA..SIAPA JUGA YG MAU KETEMU SAMA KAMU,GAK MASUK AKAL BANGET..🙄🙄😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Buah simalakama ya Raf..kalo gini mah aku juga bingung..Tapi yah balik lagi kalo HUBUNGAN ITU DI LANDASIN DENGAN KESETIAAN DAN KEPERCAYAAN,Dan juga saling JUJUR, menurut ku gak masalah sih..
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir ibunya meninggal saat melahirkan Rafka, Makanya Rafka di jaga oleh Rizal dan isteri nya..Eh ternyata masih HIDUP aja..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Rizal Marah banget kamu menggoda dia sampai Hamil Rafka..Wanita kayak kamu benar-benar JAHAT ternyata,,Kamu yg nemuin Rafka ngapain malah kamu yg mengancamnya?? Siapa juga yg mau dekatin kamu, KEPEDEAN 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah ini yg ku mau, Seberandal-berandal cowok,jangan sampai jadi TEH CELUP..KALO COWOKNYA TEH CEPUP TAPI DAPAT BINI YG MASIH VIRGIN DAN GADIS BAIK2,gak RELA aja aku..
Qaisaa Nazarudin
Karena sikapnya Rafka yg berandalan, makanya mereka semua mikirnya kayak gitu, Padahal Rafka itu gak ada apa-apa,ya Semoga emang gak kayak gitu..
Qaisaa Nazarudin
Ya udah Serah kamu,Dasar LELAKI EGOIS,,Bisa nya mojokin orang,tapi saat dia yg di pojokin malah MARAH wkwkwkwkwk dasar gak sadar diri..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ngapain sih Rajin banget selaluu dtg kesini..ckk 🥱🥱
Qaisaa Nazarudin
Kan..kan.. mereka kagak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Abi ini kenapa sih Heran aku..MENDING JUGA RAFKA KEMANA2,MANDIRI,DEWASA..LHA KAMU CUMAN NGAREP HARTA ORTU,TINGGAL DI KETEK ORTU..BIKIN MALU..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Aku jadi teringat awal perkenalan mereka Rafka bilang,AY-AYRA SEBENTAR LAGI AKAN JADI AY-AYANG.. Nah ini doa Rafka udah terkabul..😁😁👍👍
Qaisaa Nazarudin
Harus dibiasakan dari sekarang ya Ay..Rafka cuman punya kamu doang,semua orang tidak menginginkan dia,Kan bukan salahnya dan bukan maunya dia dilahirkan dari Rahim wanita penggoda..🥹🥹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!