Hubungan memiliki hal spesial bagi kedua insan tapi bagaimana jadinya jika seorang twins atau kembar yang jodoh nya tertukar begitu saja dalam suatu insiden yang tak pernah di sangka sangka.
pasangan mereka tertukar , apalagi pasangan tersebut bukan lagi berstatus pacaran melainkan hubungan suami istri yang berarti sudah sakral dalam mata agama.
" nak tolong lah keluarga kami , calon Alfa tidak datang dan tidak ada informasi sama sekali , dan Alfi juga Bunda tidak tau dia kenapa tidak ada disini." ucap Bunda twins
" tamu sudah berdatangan , Saya juga sangat merasa tertolong jika kamu mau menikah dengan Alfa sekarang ini menggantikan Kekasih nya." ucap Daddy kembar
" Aku akan menjadi wali , dan aku sebagai kakak Vera sangat merestui jika adik saya bersama sahabat saya sendiri " ucap kakak Vera
pernikahan begitu saja terjadi tanpa ada ikatan cinta dari keduanya , mereka berdua sama sama menelan pil pahit , walaupun sebenarnya Alfa sama sekali tidak menaruh hati pada kekasih nya yang harusnya menjadi istri nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thalib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
season 2 (Elena pingsan )
Elena datang untuk menyusul Vera entah mengapa Elena juga sangat Beta berada di sana , mungkin karena keluarga Yuli dan Aidil yang begitu hangat hingga siapapun yang bertamu akan merasa keluarga nya sendiri.
Elena belum mengetahui jika Alfi mempunyai saudara kembar , Elena lebih dulu memencet bel , bagaimana pun dia juga harus menghormati tuan rumah
Pintu sudah di buka oleh Gadis yang berwajah cantik dan imut , gadis tersebut langsung memeluk elena , dia tidak membedakan antara Vera dan Elena menurut nya keduanya adalah teman yang sudah serasa kakak kandung sendiri karena sifat Elena yang tak jauh beda dengan Vera.
" kak elena kenapa telat datang " ucap ayu melepaskan pelukannya
" kak Elena tadi pulang dulu ke rumah " jawab Elena
" berarti kak Elena mutar mutar dong ?? tanya Lagi ayu
" hahahaha mana mungkin , kita hanya beda Gang saja , rumah kak elena di sebelah sana gak jauh dari sini " jawab elena
" benar kah ?? tanya ayu dan di angguki oleh Elena
" ayo kak masuk , bantu ayu kerjain tugas kak Vera hehehe , maksudnya bantu jelasin saja biar ayu yang jawab " ucap Ayu
" iya ,iya " jawab Elena tersenyum manis
mereka berdua masuk secara bersamaan , ketiga anak SMA yang melihat kedatangan Elena segera menyapanya
" kak Elena datang nya terlambat sih " ucap Azkia
" kak Elena pulang dulu tadi , katanya rumah nya dekat aja dari sini Lo " jawab ayu
" wah kebetulan dong " saut Bagas
" kebetulan apa lagi kutu air ?? tanya Alfi
" kan Bagas bisa antar " jawab Bagas
" kak Elena bawa mobil sendiri kok , ya kan kak elena " saut Ayu dan di angguki oleh Elena.
" kenapa sih Ayu , gak bisa lihat aku bahagia bentar saja " ucap Bagas kesal.
" kok pada berantem sih " ucap Davira ikut kesal
" ayo lanjutkan soal nya itu " lanjut Davira
" Elena sini ikut jadi guru hahaha " ucap Vera
" iya biar kita bertiga bisa hukum ni bocah bocah " saut Alfi
" memangnya kak Elena sama kak Vera anggap tu anak cicak ?? tanya Bagas
" hah anak cicak ?? tanya elena yang memang belum tau apa apa
" apa kak elena belum tau nama aslinya kak Alfi ?? tanya Azkia dengan wajah yang sangat serius dan dengan serius pula Elena menggeleng kan kepalanya
" nama nya : Anak Cicak hahahahaha " jawab serentak ke empat anak SMA tersebut dan di iringi oleh tawa mereka.
Vera juga ikut tertawa melihat reaksi wajah Elena , Jujur saja Vera juga seperti Elena saat baru mengenal Alfi dulu tapi ternyata nama tersebut hanya julukan ayah nya Bagas.
Alfi hanya bisa menahan rasa malunya , dia tidak bisa berkata apa apa lagi melihat elena yang juga sudah ikut tertawa Renyah.
" apaan sih , jangan percaya sama mereka elena , itu hanya julukan masa kecil ku sama ayah nya nih bocah kutu air " ucap Alfi kesal.
" sudah ahg , lama lama kalian gak selesai dengan tugas kalian , ayo lanjutkan " ucap Vera dan di angguki oleh mereka, seketika ruangan hening karena ke empat bocah tersebut fokus dengan tugas nya.
" aku ke Toilet bentar ya " ucap Alfi
" gak usah minta izin juga kali , memang nya kak Alfi juga murid , dan kak Alfi juga bukan siap siapa nya kak Vera dan Kak Elena " saut Bagas tak menoleh ke arah Alfi , tangan nya hanya sibuk menulis.
" sana sudah kak , gak usah datang kesini lagi ,cuma datang jadi pengganggu " ucap Davira
" kaya setan dong " ucap Azkia yang kembali mendapatkan gelak tawa dari mereka
Alfi hanya mendengus kesal dan langsung pergi begitu saja , dia sudah tidak tahan ingin debat karena dia sudah kebelet untuk mengeluarkan yang harus nya keluar.
Saat Alfi sudah pergi , Tiba tiba Alfa datang membawa secangkir air minumnya dan duduk dengan santai di sana.
Elena yang melihat nya hanya bisa mengucek mata nya berkali kali
" kak Alfi punya jurus , kok cepat banget dan langsung ganti baju , dan kapan kak Alfi cukur rambut ?? tanya Elena yang membuat ke empat bocah tersebut menahan tawanya , mereka saling memberikan kode untuk diam , Vera juga yang melihat kode anak anak itu hanya bisa menundukkan kepalanya diam , dia masih merasa malu sama kejadian tadi yang mungkin akan di alami sama sahabat nya Elena.
" Tapi Elena salut kak hehehe " lanjut elena yang semakin membuat mereka menahan tawanya.
" kamu siapa ?? tanya Alfa datar
" kamu berubah jadi Spiderman kak , kenapa suara kakak sangat dingin dan kenapa kak Alfi tidak mengenal wanita secantik aku ?? tanya elena tersenyum manis ke arah Alfa yang di pikirnya adalah Alfi
" huh , apa kepalamu sudah besar sekarang, memuji dirimu sendiri ?? ucap Alfa ketus
" loh , kok gitu sih kak , gak seruh ahg becanda nya " ucap Elena yang sudah tak bisa menjawab kata kata Alfa lagi.
" siapa yang becanda ?? tanya balik Alfa tersenyum kecut
" aku pulang aja deh , kak Alfi udah gak seruh " ucap Elena ingin membuat laki laki yang di pikirnya adalah Alfi menghentikan sandiwara nya.
" pintu di sana , jangan lewat jendela " ucap Alfa lagi yang membuat Elena menoleh ke arah Ayu, Vera , Azkia , Davira dan Bagas dengan wajah yang sudah meminta pertolongan.
mereka hanya pura pura membaca untuk melanjutkan drama tersebut.
" ahhg segar " ucap seseorang laki laki yang baru datang
" kak Alfi " ucap Elena dengan ekspresi yang sangat kaget
Beberapa kali elena menoleh secara bergantian ke arah Alfa dan Alfi
" apa aku saja yang melihat ada dua kak Alfi ?? ucap Elena
" aku cuma satu " Jawab Alfi yang belum melihat kakak nya dan belum mengerti arah pembicaraan Elena.
" aku melihat sosok gaib kalau begitu ya " ucap Elena lagi dan pingsan seketika.
Mereka semua panik saat melihat Elena pingsan kecuali Bagas yang malah tertawa berbahak-bahak melihat kebodohan Elena
" wahahahaha aduh perut ku sakit dari tadi menahan tawa " tawa Bagas menggelegar di dalam sana.
" Bagas. " ucap tegas Alfi ke arah nya
" kak Alfa juga ngapain sih , gak langsung jujur aja " ucap Ayu ikut kesal
" memang nya di nanya nama ku , tidak kan ?? tanya Alfa dengan ekspresi santai.
" Ada apa ini ?? tanya Aidil yang baru pulang
" saya melihat Daddy sehat sehat saja " ucap Alfa berdiri dari duduknya
" Alfa " ucap Aidil kaget
Alfa langsung memeluk Daddy nya
" kenapa gak kasih tau Daddy kalau pulang ?? tanya Aidil
" hah , apa Bunda sama ayu tidak memberitahu kan ?? tanya Balik Alfa
" sudah kak , tapi Daddy saja yang lupa " saut ayu
" kalau anak manis ku sudah berkata berarti Daddy nya kalah " ucap Aidil
" ini mau di apain , kak Elena pingsan " ucap Davira
" kok bisa pingsan ?? tanya Aidil
" gara gara kakak " saut Davira
" kamu apain ?? tanya Aidil ke arah Alfa
" tidak , Alfa cuma jawab yang dia tanyakan " saut Alfa santai
" kamu ini gak ada berubah nya , sifat mu pas kecil Dimana Alfa " ucap Daddy nya menggeleng kan kepalanya
" sudah di kuburan " saut Alfa langsung meninggalkan mereka dengan wajah yang sudah sangat kesal.
" kakak kenapa sih , kenapa kakak tiba tiba seperti itu kalau Daddy sama Bunda bahas sifat ?? tanya ayu
" banyak hal yang telah terjadi nak , Dan Alfa masih belum mengikhlaskan sesuatu yang baru dia ketahui saat berusia 10 tahun " ucap Aidil
" kamu ambilkan minyak kayu putih , baru dekatkan di hidung Elena " ucap Daddy nya dan dengan segera ayu mengangguk
💪💪💪
Sukses selalu dan lanjut
thanks mbak 💪👍🙏🏻
Sukses selalu dan lanjut